Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : jurnal sylva scienteae

ANALISIS NEKROMASSA BERDASARKAN INDEKS VEGETASI DI KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Ariansyah, Muhammad Indra; Jauhari, Ahmad; Syam'ani, Syam'ani
Jurnal Sylva Scienteae Vol 7, No 5 (2024): Jurnal Sylva Scienteae Vol 7 No 5 Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v7i5.9604

Abstract

This study aims to calculate the correlation of the potential of restless necromass with vegetation index and estimate restless necromass with greenness index using Landsat 9 imagery in the KHDTK area. The data used in this study is in the form of primary data and secondary data. The primary data used are remote sensing data in the form of the latest Landsat 9 imagery and field observation data. Field conservation data is the bottom carbon (litter necromass) which includes total weight, wet weight, and dry weight in each sampling plot. While secondary data are obtained based on literature studies. Then perform correlation analysis, regression analysis, and accuracy tests. The results of this study showed that based on 35 samples, research data was taken around 28 samples to be a reference in modeling. The results of a single regression correlation between the vegetation index value and the dry weight of the necromass were obtained a correlation value of 0.60 and an RMSE value of 12.56 obtained from the average dry weight of the necromass of 28 samples whose average number of necromass dry weight was 106.59. This means that this modeling value has a slight error difference, so that this correlation modeling can be used as a reference to measure and map the magnitude of the distribution of restless necromass.Penelitian ini bertujuan menghitung korelasi potensi nekromassa seresah dengan indeks vegetasi dan Mengestimasi nekromassa seresah dengan indeks kehijauan menggunakan citra Landsat 9 pada areal KHDTK. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Data primer yang digunakan yaitu data pengindraan jauh berupa Citra Landsat 9 terbaru dan data hasil observasi lapangan. Data obeservasi lapangan yaitu yaitu karbon bawah (nekromassa seresah) yang meliputi berat total, berat basah, dan berat kering dalam setiap plot sampling. Sedangkan data sekunder diperoleh berdasarkan studi kepustakaan. Kemudian malakukan analisis korelasi, analisis regresi, dan uji akurasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Berdasarkan 35 jumlah sampel data penelitian diambil sekitar 28 sampel untuk menjadi acuan dalam pemodelan. Adapun hasil korelasi regresi tunggal antara nilai indeks vegetasi dengan berat kering nekromassa seresah yaitu mendapatkan nilai korelasi sebesar 0,60 dan nilai RMSE sebesar 12,56 yang didapatkan dari  rata rata Berat Kering nekromassa yang berjumlah 28 sampel yang jumlah rata rata Berat Kering Nekromassa sebesar 106,59. Artinya nilai pemodelan ini memiliki selisih kesalahan yang sedikit, sehingga pemodelan korelasi ini dapat dijadikan acuan untuk mengukur dan memetakan besar sebaran nekromassa seresah.
BIODIVERSITAS AMFIBI ORDO ANURA DI SUNGAI MANDIANGIN KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Elis, Elis; Soendjoto, Mochamad Arief; Jauhari, Ahmad
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17785

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi biodiversitas amfibi dari Ordo Anura di Sungai Mandiangin, yang terletak di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Lambung Mangkurat, Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Lingkungan KHDTK yang mendukung, seperti tanah yang kaya bahan organik dan sumber air yang melimpah, menyediakan habitat beragam bagi spesies Anura. Penelitian ini bertujuan menganalisis biodiversitas amfibi dan memetakan persebarannya berdasarkan tutupan lahan dengan nilai NDVI. Dilakukan dari Januari hingga Maret 2024 menggunakan metode Visual Encounter Survey (VES) Hasil penelitian mengidentifikasi 7 spesies amfibi dengan total 27 individu. Indeks keanekaragaman Shannon 1.77 menunjukkan tingkat keanekaragaman sedang, dengan indeks kemerataan jenis 0.91 menunjukkan distribusi stabil di antara spesies. Indeks kekayaan jenis 1.82 mengindikasikan kekayaan jenis yang masih rendah. Hutan sekunder tua dengan NDVI tertinggi (0.60-0.70) mendukung keberagaman spesies. Suhu tubuh amfibi berkisar 24.8°C hingga 26.8°C, dengan kelembaban habitat 80%-85%. Studi ini menekankan pentingnya pelestarian habitat untuk menjaga populasi amfibi di daerah Sungai Mandiangin KHDTK ULM.
Estimasi Penyerapan Karbon di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus ULM Menggunakan Metode Klasifikasi NDVI Dengan Citra Sentinel-2 MSI Ramadhan, Aditya; Syam'ani, Syam'ani; Jauhari, Ahmad
Jurnal Sylva Scienteae Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Sylva Scienteae Vol 9 No 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v9i1.11428

Abstract

ABSTRACT, Greenhouse gases such as carbon dioxide are significant contributors to global warming, threatening the global climate. Carbon in forest biomass has the potential to reduce GHG emissions. This research aims to develop a biomass model based on NDVI values and field data to estimate carbon sequestration in the ULM Forest Carbon Stock Area. The research utilizes two methods: NDVI and field measurements. Pre-field data management involves image management, image correction, and image clipping for NDVI analysis on the research area map. Sample point determination uses stratified and purposive sampling with a plot size of 20 m × 20 m, totaling 45 sample points. Field observation data collection at tree, pole, pile, understory vegetation, seedlings, and litter levels to assess the forest biomass potential. The research results, based on 38 samples, establish a linear regression model correlation of 715.62x-187.29 with an R2 of 0.701 and an RMSE measurement error rate of 41.72 kg/pixel, indicating an average field carbon potential of 217.11 kg/pixel. This shows the highest carbon potential in 2018 at 0.39 ton/pixel and 0.42 ton/pixel in 2022. The developed linear regression model indicates a carbon sequestration of 2585.07 tons or 1.63 tons/ha over a four-year period in the ULM Forest Carbon Stock Area.Keywords : Biomass, NDVI, Correlation, Carbon SequestrationABSTRAK. Gas rumah Kaca (GRK) seperti karbon dioksida menjadi kontributor utama pemanasan global yang mengancam iklim global. Karbon hutan dalam bentuk biomassa memiliki potensi menurukan emisi GRK. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model biomassa antara nilai NDVI dan data lapangan sehingga mengestimasikan serapan karbon KHDTK ULM. Metode penelitian menggunakan dua metode NDVI dan pengukuran lapangan. Pengelolaan data pralapangan meliputi pengelolaan citra, koreksi citra, pemotongan citra untuk analisis NDVI pada peta wilayah penelitian. Teknik penentuan titik sampel menggunakan stratified sampling dan purposive sampling dengan ukuran plot 20 m × 20 m berjumlah 45 titik sampel. Pengambilan data hasil observasi lapangan pada tingkat pohon, tiang, pancang tumbuhan bawah, semai dan seresah untuk mengetahui potensi biomassa hutan. Hasil penelitian menunjukkan dari 38 sampel yang digunakan membangun korelasi model regresi linier yaitu 715,62x-187,29 dengan R2 (0,701) dengan RMSE tingkat eror pengukuran potensi karbon sebesar 41,72 kg/pixel, dengan rata-rata potensi karbon lapangan 217,11 kg/pixel. Menunjukkan potensi karbon terbesar tahun 2018 yaitu 0,39 ton/pixel dan tahun 2022 sebesar 0,42 ton/pixel. Model regresi linier yang dikembangkan menunjukkan penyerapan karbon KHDTK ULM sebesar 2585,07 ton atau 1,63 ton/ha dalam kurun waktu empat tahun.Kata Kunci: Biomassa, NDVI, Korelasi, Penyerapan Karbon
Correlation Analysis of Vegetation Density (VD) with the Level of Vegetation Covery Density in Forest Areas for Special Objectives Lambung Mangkurat University Busthami, Yazid; Peran, Setya Budi; Jauhari, Ahmad
Jurnal Sylva Scienteae Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Sylva Scienteae Vol 9 No 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v9i1.11436

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan, yaitiu; (1) Menganalisis korelasi data Normalize Difference Vegetation Indeks (NDVI) dengan luas kerapatan tajuk di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM); (2) Menganalisis korelasi Vegetation Densitiy (VD) dengan nilai kerapatan tajuk raster di KHDTK ULM. Penentuan titik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan Peta Normalize Difference Vegetation Indeks (NDVI) dengan kelas penutupan lahan berupa hutan sekunder dan ukuran petak ukur 10x10 m2 tingkat tiang dan 20x20 m2 untuk tingkat pohon, dengan data yang diambil berupa lebar tajuk melalui pengukuran diameter/jari-jari tajuk vegetasi. Hasil dari penelitian ini yaitu persamaan antara nilai Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dengan luas kerapatan tajuk dalam plot 20x20 m2 mendapatkan persamaan dengan y = 0,5327x - 0,176, dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,7159 yang memiliki arti bahwa nilai variabel (x) tersebut mempunyai pengaruh 71% dan nilai koefisien korelasi (r) 0,8461 mengartikan hubungan antara Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dengan luas kerapatan tajuk dalam plot 20x20 m2 sangat kuat dan persamaan antara nilai Vegetatio Density (VD) dengan Kerapatan tajuk raster menghasilkan y = 0,6851x + 0,0076, dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,9146 yang memiliki arti bahwa nilai variabel (x) tersebut mempunyai pengaruh 91% dan nilai Koefisien Korelasi (r) 0,956347 mengartikan hubungannya sangat kuat. Oleh karena itu, penggunaan citra Vegetation Density (VD) dapat dijadikan informasi yang cukup valid terhadap data kerapatan tajuk vegetasi pada suatu area dan dapat dijadikan informasi tambahan sebelum melakukan pengambilan data di lapangan
ESTIMASI CADANGAN KARBON MENGGUNAKAN METODE KLASIFIKASI NDVI DENGAN CITRA SENTINEL-2 DI KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Zen, Muhammad Arif Hafizh; Jauhari, Ahmad; Rinakanti, Rinakanti
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 3 Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i3.15922

Abstract

Forests in some parts of the Special Purpose Forest Area of Lambung Mangkurat University (KHDTK ULM) are experiencing intentional or unintentional deforestation, including forest fires that cause carbon dioxide emissions and potentially contribute to global warming. To overcome this, this study aims to estimate and analyze the amount of carbon stored in KHDTK ULM using the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) value from the Sentinel-2 imagery. A total of 47 sample points were used in this study to build a regression model. The data collected involved trunk diameter, height of stake, pole, and tree growth, as well as dry weight for seedling, undergrowth, and litter. The results showed that carbon stocks in KHDTK ULM amounted to 30,434,777 kg or equivalent to 30,434,777 tons, covering an area of 1576.93 ha with various land cover classes based on NDVI values. The correlation between the value of NDVI and carbon stocks produces a linear equation of 469.08x - 121.18 with a correlation coefficient (R2) value of 0.7. A correction factor of 469.08 and an NDVI coefficient of 121.18 contribute to this equation. The Root Mean Square Error (RMSE) value of this model is 56.369, equivalent to 1.77% of the observed carbon potential. This research emphasizes the importance of monitoring and understanding carbon stocks in forest areas, providing valuable insights for sustainable forest management and global warming mitigation effortsHutan di beberapa bagian Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus Universitas Lambung Mangkurat (KHDTK ULM) mengalami deforestasi yang disengaja atau tidak disengaja, termasuk kebakaran hutan yang menyebabkan emisi karbon dioksida dan berpotensi menyumbang pada pemanasan global. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan dan menganalisis jumlah karbon yang tersimpan di KHDTK ULM dengan menggunakan nilai Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dari citra Sentinel-2. Sebanyak 47 titik sampel digunakan dalam penelitian ini untuk membangun model regresi. Data yang dikumpulkan melibatkan diameter batang, tinggi pertumbuhan pancang, tiang, dan pohon, serta berat kering untuk pertumbuhan semai, tumbuhan bawah, dan seresah. Hasil penelitian menunjukkan cadangan karbon di KHDTK ULM sebesar 30.434.777 kg atau setara dengan 30.434.777 ton, meliputi luas wilayah 1576,93 ha dengan berbagai kelas tutupan lahan berdasarkan nilai NDVI.Korelasi antara nilai NDVI dan cadangan karbon menghasilkan persamaan linier 469,08x - 121,18 dengan nilai koefisien korelasi (R2) sebesar 0,7. Faktor koreksi sebesar 469,08 dan koefisien NDVI sebesar 121,18 merupakan kontribusi terhadap persamaan ini. Nilai Root Mean Square Error (RMSE) dari model ini adalah 56,369, setara dengan 1,77% dari potensi karbon yang diamati. Penelitian ini menekankan pentingnya pemantauan dan pemahaman cadangan karbon di kawasan hutan, memberikan wawasan berharga untuk pengelolaan hutan berkelanjutan dan upaya mitigasi pemanasan global.
POLA BINA PILIH UNTUK PENINGKATAN VOLUME TEGAKAN LANJUTAN DI PT. KARYA DELTA PERMAI Aulia, Muhammad; Udiansyah, Udiansyah; Jauhari, Ahmad
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 3 Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i3.10281

Abstract

The selective development pattern is one of the forest management methods that aims to achieve sustainability in wood production, maintain environmental quality, and ensure the sustainability of the social and economic functions of forests. The objective of this research is to assess the optimal spatial pattern of the selective management system between the tree canopy buffer-based method and the box-grid method in an effort to increase the potential volume of the subsequent stand at PT. Karya Delta Permai to produce sustainable timber production. This research was conducted at PBPH PT. Karya Delta Permai Central Kalimantan in the RKT 2022 block plot 12P. The object of this study is the residual stand in the research plot in the RKT 2022 Block Plot 12P. The data collection method used is sampling with the purposive sampling method, which is selecting samples selectively and based on specific criteria. The conclusion obtained from this research is that the construction pattern design choosing a spatial design based on Header Buffer is more optimal than Box-Grid based, where trees built with a design based on crown buffer have more optimal growth space. The number of remaining stands before the tree canopy-based bina bilih pattern was designed was 1,717 trees, then after the tree canopy buffer-based selected bina bilih pattern was designed using buffers of 6m x 6m and 8m x 8m respectively the number of remaining stands reached 1,653 trees and 1,603 trees. Pola bina pilih merupakan salah satu metode pengelolaan hutan yang bertujuan untuk mencapai keberlanjutan dalam produksi kayu, mempertahankan kualitas lingkungan, serta memastikan keberlanjutan fungsi sosial dan ekonomi hutan. Penelitian ini mengkaji pola bina pilih yang efektif untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tegakan tinggal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji pola bina pilih secara spasial yang optimal antara metode berbasis buffer tajuk pohon dan box-grid dalam upaya peningkatan potensi volume tegakan lanjutan di PT. Karya Delta Permai untuk menghasilkan produksi kayu yang berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan di PBPH PT. Karya Delta Permai Kalimantan Tengah Pada blok RKT 2022 petak 12P. Objek dari penelitian ini adalah tegakan tinggal di petak penelitian pada blok RKT 2022 Petak 12P.  Pengumpulan data yang digunakan ialah cara sampel dengan metode purposive sampling yaitu memilih sampel secara selektif dan berdasarkan kriteria tertentu. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah desain pola bina pilih desain spasial berbasis Buffer Tajuk lebih optimal dibandingkan berbasis Box-Grid, dimana pohon binaan dengan desain berbasis buffer tajuk memiliki ruang tumbuh yang lebih optimal. Jumlah tegakan tinggal sebelum dilakukan desain pola bina bilih berbasis tajuk pohon adalah 1.717 pohon, kemudian setelah dilakukan desain pola bina pilih berbasis buffer tajuk pohon dengan menggunakan buffer 6m x 6m dan 8m x 8m masing-masing jumlah tegakan tinggal yaitu mencapai 1.653 pohon dan 1.603 pohon.