Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

SUBSTITUSI GAMAL (Gliricidia sepium) DENGAN KALIANDRA (Calliandra calothyrsus) PADA RANSUM TERHADAP KECERNAAN IN-VITRO A. A. Ayu Sri Trisnadewi; I G. L. O. Cakra; I W. Wirawan; I Made Mudita; N. L. G. Sumardani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 3 No 2
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.912 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2014.v03.i02.p12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian gamal dengan kaliandra (Calliandra calothyrsus) pada ransum terhadap degradasi rumen secara in-vitro. Penelitian mengunakan rancangan acaklengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga kali ulangan sehingga terdapat 15 unit percobaan. Adapun kelima perlakuan tersebut adalah: perlakuan A (ransum basal + 20% gamal), B (ransum basal + 15% gamal + 5% kaliandra), C (ransum basal + 10% gamal + 10% kaliandra ), D (ransum basal + 5% gamal + 15 % kaliandra ), dan E (ransum basal + 20% kaliandra ). Peubah yang diamati adalah: degradasi ransumdalam cairan rumen in-vitro (kecernaan bahan kering [KCBK], kecernaan bahan organik [KCBK]), degradasi ransum dalam pepsin in-vitro (KCBK, KCBO), kadar ammonia, kadar VFA (Vollatyl Fatty Acid) dan pH cairanrumen in-vitro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian daun gamal dengan daun kaliandra sampai tingkat 20% dalam ransum, dapat menurunkan kecernaan bahan kering dan organik dalam rumen, tetapisebaliknya meningkatkan kecernaan bahan kering dan organik dalam pepsin in-vitro. Disamping itu dapat menurunkan kadar N-NH3 dan VFA, tetapi meningkatkan pH cairan rumen in-vitro. Dapat disimpulkan bahwa tanin kaliandra dapat dipakai sebagai agen proteksi dari degradasi mikroorganisme rumen in-vitro di dalam ransum, dan penggunaan kaliandra sampai 20% dalam ransum sebagai protek protein ransum dapatmenghasilkan kecernaan bahan kering dan bahan organik pepsin in-vitro tertinggi.
PRODUKTIVITAS RUMPUT Panicum maximum CV. GREEN PANIC PADA BERBAGAI TARAF PEMUPUKAN KOTORAN SAPI DALAM KONDISI TERNAUNG DAN TANPA NAUNGAN I Wayan Wirawan; I Wayan Suarna; Ni Nyoman Suryani; Anak Agung Ayu Sri Trisnadewi; Ni Luh Gede Sumardani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 5 No 2 (2016): Pastura Vol. 5 No. 2 Tahun 2016
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.66 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2016.v05.i02.p12

Abstract

The research was carried out to study the effect of cattle manure fertilizer on produktivity of Panicum maximun Cv. Green Panic under shade and without shade conditions. The research used a block randomized design with split plot treatment arrangement and 3 replications. The main plot was shade and withaout shade and the sub plots were 4 level of cattle manure fertilizer (0, 10, 20, dan 30 t ha-1). The parameter of this research is grass height, number of leave, number of tillers, diameter of steam, dry wight of roots, forage and inflorescense production. The results of research showed that not interaction between shade and level cattle manure fertilizer on productivity Panicum maximun Cv. Green Panic. The use of shade 70 % decreasing of forage productions, number of tiller, diameter of steam, dry weight of roots and inflorescense production panicum grass (P<0,05). Increasing the use of cattle manur fertilizer increased of all parameter but not significantly.Key words: shade, cattle manur fertilizer, forage production, and Panicum maximum.
GROWTH AND YIELD OF PENNISETUM PURPUREUM CV. MOTT THAT GIVEN SOME TYPES AND DOSAGE OF MANURE Leni Noralita; N. M. Witariadi; I W. Wirawan
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 1 (2020): Pastura Vol 10 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2020.v10.i01.p08

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil rumput gajah kate (Pennisetum purpureumcv. Mott) yang diberi beberapa jenis dan dosis pupuk kandang, serta untuk mengetahui interaksi antara jenisdan dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil rumput gajah kate (Pennisetum purpureum cv.Mott). Penelitian dilakukan di Rumah Kaca, Stasiun Penelitian Sesetan, Fakultas Peternakan, UniversitasUdayana di Jalan Raya Sesetan Gang Markisa. Penelitian berlangsung selama 8 minggu, menggunakanrancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial. Faktor pertama terdiri atas jenis pupuk yaitu: Pupuk kandangsapi (S), Pupuk kandang ayam (A), pupuk kandang sapi dan ayam (SA), faktor kedua terdiri atas dosis pupukyaitu: 0 ton/ha (D0), 10 ton/ha (D10), 20 ton/ha (D20), 30 ton/ha (D30) dan setiap perlakuan diulangsebanyak tiga kali, sehingga terdapat 36 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu variabel pertumbuhan,variabel hasil dan variabel karakteristik tumbuh tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadiinteraksi antara jenis dan dosis pupuk kandang terhadap variabel jumlah anakan. Perlakuan jenis pupukkotoran ayam berpengaruh nyata pada variabel jumlah daun, jumlah anakan, lingkar rumpun, berat keringbatang,dan berat kering total hijauan, sedangkan perlakuan dosis 20 ton/ha memberikan pengaruh nyata padatinggi tanaman, jumlah daun,jumlah anakan, lingkar rumpun, berat kering daun berat kering total hijauan,nisbah berat kering total hijauan dengan berat kering akar, dan luas daun. Berdasarkan hasil penelitiandapat disimpulkan bahwa terjadi interaksi antara jenis dan dosis pupuk kandang terhadap variabel jumlahanakan, dan perlakuan jenis pupuk kotoran ayam dan dosis 20 ton/ha memberikan respon terbaik padapertumbuhan dan hasil rumput gajah kate (Pennisetum purpureum cv. Mott).Kata kunci: pertumbuhaan, hasil, rumput gajah kate, jenis, dosis, pupuk
THE EFFECT OF DECOMPOSITION TIME AND DOSAGES OF CATTLE MANURE FERTILIZERS ON THE GROWTH AND YIELD OF Asystasia gangetica (L.) subsp. MICRANTHA I Gede Angga Bayu Pratama; M. Anuraga Putra Duarsa; I Wayan Wirawan
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 11 No 2 (2022): Pastura Vol. 11 No. 2 Tahun 2022
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2022.v11.i02.p10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu dekomposisi, dosis pupuk terbaik dan interaksi antara waktu dekomposisi dengan dosis pupuk kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan hasil hijauan Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha. Penelitian dilakukan di Rumah Kaca, Stasiun PenelitianSesetan, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana di Jalan Raya Sesetan Gang Markisa Denpasar. Penelitian berlangsung selama 3 bulan, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial. Faktor pertama adalah waktu dekomposisi yaitu 4 minggu (W4), 2 minggu (W2), tanpa dekomposisi (W0)dan faktor kedua adalah pemberian pupuk kotoran sapi dengan dosis 0 ton ha -1 (D0), 10 ton ha-1 (D10), 20 ton ha D20), 30 ton ha-1 (D30). Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga terdapat 48 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu variabel pertumbuhan, variabel hasil dan variabel karakteristik tumbuh tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara waktu dekomposisi dan dosis pada variabel nisbah berat kering daun dengan berat kering batang tetapi tidak menunjukkan adanya interaksi pada variabel lainnya. Waktu dekomposisi 4 dan 2 minggu nyata memberikan respon lebih baik dibandingkan tanpa dekomposisi. Peningkatan dosis pupuk dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil hijauan Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi interaksi antara waktu dekomposisi dengan dosis pupuk terhadap variabel nisbah berat kering daun dengan berat kering batang, dan perlakuan dekomposisi 4 minggu (W4) dan dosis 30 ton ha-1 memberikan respon terbaik pada pertumbuhan dan hasil hijauan Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha. Kata kunci: Asystasia gangetica, dekomposisi, kotoran sapi, pertumbuhan, hasil
The Growth and The Yield of Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha Fertilized with Fermented Slaughtering House Waste Joko Prasetyo; I Ketut Mangku Budiasa; I Wayan Wirawan
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 12 No 1 (2022): Pastura Vol. 12 No. 1 Tahun 2022
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2022.v12.i01.p06

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil hijauan Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha yang dipupuk dengan limbah rumah potong hewan (RPH) terfermentasi, telah dilakukan di rumah kaca, Stasiun Penelitian Sesetan, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana di Jalan Raya Sesetan Gang Markisa selama 8 minggu. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tujuh ulangan sehingga terdapat 28 unit percobaan. Perlakuan yang diberikan adalah dosis pupuk limbah rumah potong hewan terfermentasi yang terdiri atas : 0 ton ha-1, 10 ton ha-1, 20 ton ha-1 dan 30 ton ha-1. Variabel yang diamati yaitu variabel pertumbuhan, variabel hasil daan variabel karakteristik tumbuh. Hasil penelitian menunjukan bahwa pupuk limbah rumah potong hewan terfermentasi belum mampu meningkatkan pada variabel pertumbuhan, variabel hasil dan variabel karakteristik tumbuh. Perlakuan dosis 20 ton ha-1 pada tinggi tanaman menunjukan rataan paling tinggi sebesar 48,24 cm, perlakuan dosis 30 ton ha-1 pada berat kering total hijauan menunjukan rataan paling tinggi sebesar 4,89 g, dan perlakuan dosis 30 ton/ha pada nisbah berat kering total hijauan dengan berat kering akar menunjukan rataan paling tinggi sebesar 2,80 g. Disimpulkan bahwa pemberian limbah rumah potong hewan terfermentasi sebagai pupuk organik belum mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha. Kata kunci: limbah, fermentasi, Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha, dosis, pupuk, pertumbuhan
Growth and Yield of Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha Fertilized with Fermented Virgin Coconut Oil Waste I Ketut Nopa Artawiguna; N. M. Witariadi; I W. Wirawan
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 12 No 1 (2022): Pastura Vol. 12 No. 1 Tahun 2022
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2022.v12.i01.p05

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman Asystasia gangetica (L.) subsp. Micrantha yang dipupuk dengan limbah virgin coconut oil terfermentasi. Penelitian ini dilakukan di Rumah Kaca Desa Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Penelitian berlangsung selama 8 minggu, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 6 ulangan sehingga terdapat 30 unit percobaan. Perlakuan yang diberikan adalah dosis pupuk yang terdiri dari: D0: 0 l ha-1; D1: 2.500 l ha-1; D2: 5.000 l ha-1; D3: 7.500 l ha-1 dan D4: 10.000 l ha-1. Variabel yang diamati meliputi: variabel pertumbuhan, variabel hasil dan variabel karakteristik tumbuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk limbah virgin coconut oil terfermentasi dapat meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, berat kering daun, berat kering batang, berat kering total hijauan, nisbah berat kering total hijauan dengan berat kering akar dan luas daun per pot, sedangkan jumlah anakan, berat kering akar dan nisbah berat kering daun dengan berat kering batang menunjukkan hasil yang sama. Dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk cair limbah virgin coconut oil terfermentasi dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil pada tanaman A. gangetica (L.) subsp. Micrantha dengan dosis terbaik pada 7.500 l ha-1. Kata kunci: A. gangetica (L.) subsp. Micrantha, dosis, hasil, limbah virgin coconut oil, pertumbuhan