Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

SUBSTITUSI GAMAL (Gliricidia sepium) DENGAN KALIANDRA (Calliandra calothyrsus) PADA RANSUM TERHADAP KECERNAAN IN-VITRO A. A. Ayu Sri Trisnadewi; I G. L. O. Cakra; I W. Wirawan; I Made Mudita; N. L. G. Sumardani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 3 No 2
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.912 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2014.v03.i02.p12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian gamal dengan kaliandra (Calliandra calothyrsus) pada ransum terhadap degradasi rumen secara in-vitro. Penelitian mengunakan rancangan acaklengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga kali ulangan sehingga terdapat 15 unit percobaan. Adapun kelima perlakuan tersebut adalah: perlakuan A (ransum basal + 20% gamal), B (ransum basal + 15% gamal + 5% kaliandra), C (ransum basal + 10% gamal + 10% kaliandra ), D (ransum basal + 5% gamal + 15 % kaliandra ), dan E (ransum basal + 20% kaliandra ). Peubah yang diamati adalah: degradasi ransumdalam cairan rumen in-vitro (kecernaan bahan kering [KCBK], kecernaan bahan organik [KCBK]), degradasi ransum dalam pepsin in-vitro (KCBK, KCBO), kadar ammonia, kadar VFA (Vollatyl Fatty Acid) dan pH cairanrumen in-vitro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian daun gamal dengan daun kaliandra sampai tingkat 20% dalam ransum, dapat menurunkan kecernaan bahan kering dan organik dalam rumen, tetapisebaliknya meningkatkan kecernaan bahan kering dan organik dalam pepsin in-vitro. Disamping itu dapat menurunkan kadar N-NH3 dan VFA, tetapi meningkatkan pH cairan rumen in-vitro. Dapat disimpulkan bahwa tanin kaliandra dapat dipakai sebagai agen proteksi dari degradasi mikroorganisme rumen in-vitro di dalam ransum, dan penggunaan kaliandra sampai 20% dalam ransum sebagai protek protein ransum dapatmenghasilkan kecernaan bahan kering dan bahan organik pepsin in-vitro tertinggi.
PRODUKTIVITAS RUMPUT Panicum maximum CV. GREEN PANIC PADA BERBAGAI TARAF PEMUPUKAN KOTORAN SAPI DALAM KONDISI TERNAUNG DAN TANPA NAUNGAN I Wayan Wirawan; I Wayan Suarna; Ni Nyoman Suryani; Anak Agung Ayu Sri Trisnadewi; Ni Luh Gede Sumardani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 5 No 2 (2016): Pastura Vol. 5 No. 2 Tahun 2016
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.66 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2016.v05.i02.p12

Abstract

The research was carried out to study the effect of cattle manure fertilizer on produktivity of Panicum maximun Cv. Green Panic under shade and without shade conditions. The research used a block randomized design with split plot treatment arrangement and 3 replications. The main plot was shade and withaout shade and the sub plots were 4 level of cattle manure fertilizer (0, 10, 20, dan 30 t ha-1). The parameter of this research is grass height, number of leave, number of tillers, diameter of steam, dry wight of roots, forage and inflorescense production. The results of research showed that not interaction between shade and level cattle manure fertilizer on productivity Panicum maximun Cv. Green Panic. The use of shade 70 % decreasing of forage productions, number of tiller, diameter of steam, dry weight of roots and inflorescense production panicum grass (P<0,05). Increasing the use of cattle manur fertilizer increased of all parameter but not significantly.Key words: shade, cattle manur fertilizer, forage production, and Panicum maximum.
GROWTH AND YIELD OF PENNISETUM PURPUREUM CV. MOTT THAT GIVEN SOME TYPES AND DOSAGE OF MANURE Leni Noralita; N. M. Witariadi; I W. Wirawan
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 1 (2020): Pastura Vol 10 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2020.v10.i01.p08

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil rumput gajah kate (Pennisetum purpureumcv. Mott) yang diberi beberapa jenis dan dosis pupuk kandang, serta untuk mengetahui interaksi antara jenisdan dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil rumput gajah kate (Pennisetum purpureum cv.Mott). Penelitian dilakukan di Rumah Kaca, Stasiun Penelitian Sesetan, Fakultas Peternakan, UniversitasUdayana di Jalan Raya Sesetan Gang Markisa. Penelitian berlangsung selama 8 minggu, menggunakanrancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial. Faktor pertama terdiri atas jenis pupuk yaitu: Pupuk kandangsapi (S), Pupuk kandang ayam (A), pupuk kandang sapi dan ayam (SA), faktor kedua terdiri atas dosis pupukyaitu: 0 ton/ha (D0), 10 ton/ha (D10), 20 ton/ha (D20), 30 ton/ha (D30) dan setiap perlakuan diulangsebanyak tiga kali, sehingga terdapat 36 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu variabel pertumbuhan,variabel hasil dan variabel karakteristik tumbuh tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadiinteraksi antara jenis dan dosis pupuk kandang terhadap variabel jumlah anakan. Perlakuan jenis pupukkotoran ayam berpengaruh nyata pada variabel jumlah daun, jumlah anakan, lingkar rumpun, berat keringbatang,dan berat kering total hijauan, sedangkan perlakuan dosis 20 ton/ha memberikan pengaruh nyata padatinggi tanaman, jumlah daun,jumlah anakan, lingkar rumpun, berat kering daun berat kering total hijauan,nisbah berat kering total hijauan dengan berat kering akar, dan luas daun. Berdasarkan hasil penelitiandapat disimpulkan bahwa terjadi interaksi antara jenis dan dosis pupuk kandang terhadap variabel jumlahanakan, dan perlakuan jenis pupuk kotoran ayam dan dosis 20 ton/ha memberikan respon terbaik padapertumbuhan dan hasil rumput gajah kate (Pennisetum purpureum cv. Mott).Kata kunci: pertumbuhaan, hasil, rumput gajah kate, jenis, dosis, pupuk
Efisiensi Pemanfaatan Air Pada Legum Lokal Centrosema pubescens dan Clitoria ternatea Agustina N. K. A.; N. N. Candraasih; I W. Wirawan
Jurnal Peternakan Tropika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims to know the efficiency of water utilization in local legumes Centrosema pubescens and Clitoria ternatea with gave different concentration of water. The research was conducted for 12 weeks at the Green House Laboratory of Feeds, Faculty of Animal Science, Udayana University, Denpasar. The experimental design used in this research was completely randomn design (CRD) with split plot pattern. The main plot were the type of local legume, Centrosema pubescens (S) and Clitoria ternatea (C), while sub plot were the concentration of water 100% in field capacity (FC) (K1), 80% FC (K2), 60% FC (K3), 40% FC (K4). So, there were eight treatment combinations that were repeated five times with 40 experimental pots. The observed variables in the research were efficiency of water utilization, growth, plant’s production and characteristic grow of the plants. The research result showed that the local legumes were significant difference (P<0.05) in all variables except water utilization efficiency, plant height, number of leaves, dry weight of stem and root. Treatment of water concentration offered to the plants showed significant difference (P<0.05) on all variables except dry weight of leaves, root and the ratio of dry weight of leaves with stems. It can be concluded that the water level of 40% FC still be able to maintain the growth of local legumes as will as in the water concentration of 60% FC and 80% FC. Water concentration of 100% FC produced the highest yield on growth, production and characteristics grow of local legumes. The concentration water 40% FC gave the highest yield on efficiency of water utilization in local legumes. There was no interaction between the types of local legumes with different concentration of water. Keywords: Centrosema pubescens, Clitoria ternatea, waterconcentration, efficiency of water utilization
POPULASI MIKROBA PADA RANSUM BERBASIS LIMBAH PERTANIAN DIFERMENTASI DENGAN INOKULAN ISOLAT BAKTERI KOLON SAPI BALI DAN SAMPAH ORGANIK Riandani N W.; I G.L.O Cakra; I M. Mudita; I W. Wirawan
Jurnal Peternakan Tropika Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui populasi mikroba dari ransum berbasis limbah pertanian yang diproduksi dengan teknologi fermentasi menggunakan kombinasi isolat unggul 1 dan/atau 2 bakteri kolon sapi bali (K1dan/atau K2) serta sampah organik (S1 dan/atau S2) telah dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Udayana. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap/RAL 12 perlakuan dan 3 ulangan yang didasarkan pada jenis ransum yang diproduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri ransum yang diproduksi dengan teknologi fermentasi menggunakan inokulan yang diproduksi dengan kombinasi isolat unggul asal isi kolon sapi bali dengan sampah organik dengan kode RBS12;RBK12;RBS1K1;RBS1K2;RBS2K1; RBS2K2; RBS12K1;RBS12K2;RBS1K12; RBS2K12 dan RBS12K12 mempunyai populasi total bakteri, bakteri lignoselulolitik, dan bakteri asam yang lebih tinggi dan berbeda nyata (P<0,05) dibandingkan dengan ransum yang diproduksi tanpa proses fermentasi (RB0) namun terhadap populasi total fungi, dan fungi selulolitik, fermentasi ransum menggunakan inokulan dengan isolat bakteri unggul asal kolon sapi bali dan sampah organik mempunyai populasi yang berbeda tidak nyata (P>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa produksi ransum berbasis limbah pertanian dengan teknologi fermentasi menggunakan kombinasi isolat bakteri unggul 1 dan 2 asal limbah kolon sapi bali serta sampah organik mampu menghasilkan ransum dengan populasi total, bakteri lignoselulolitik,dan bakteri asam laktat yang lebih tinggi.
METABOLIT RUMEN SAPI BALI YANG DIBERIKAN RANSUM TERFERMENTASI DENGAN INOKULAN YANG DIPRODUKSI DARI CAIRAN RUMEN SAPI BALI DAN RAYAP Dioksa IM.R; Mudita IM.; Wibawa A.A.P.P; Wirawan IW.
Jurnal Peternakan Tropika Vol 3 No 2 (2015): E-Journal Peternakan Tropika Vol 3 No 2
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ransum berbasis limbah pertanian terfermentasi inokulan cairan rumen sapi bali dan rayap terhadap metabolit rumen sapi bali. Penelitian dilaksanakan di Stasiun Penelitian Fakultas Peternakan Universitas Udayana Bukit Jimbaran, Penelitian dilaksanakanmenggunakanRancangan Acak Kelompok (RAK) empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diberikan, yaitu ransum tanpa terfermentasi (RBo), ransum terfermentasi inokulan 20% cairan rumen dan 0,2 % rayap (RBR2T2), ransum terfermentasi inokulan 10% cairan rumen dan 0,3 % rayap (RBR1T3) dan ransum terfermentasi inokulan 20% cairan rumen dan 0,3 % rayap (RBR2T3).Variabel yang diamati meliputi pH cairan rumen,populasi protozoa,kadar N-NH3,VFA total/varsial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemanfaataninokulan yang diproduksidarilimbah cairan rumen sapidanrayap (BR1T3, BR2T2 dan BR2T3) sebagai starter ransum berbasis limbah pertanian menurunkan populasi protozoa  rumen dan konsentrasi VFA parsial (Asetat, propionat, butirat), masing masing sebesar 63,33-83,33%; 1,44-33,30%; 31,21-47,33% dan 45,98-56,35% dibandingkan dengan pemberian RB0 (2,64-104cell/ml; 23,45mM; 6,76mM dan 0,33mM) sertameningkatkankonsentrasi N-NH3cairan rumen sapi bali sebesar 24,29-31,79% dibandingkan dengan pemberian ransum tanpa fermentasi inokulan. BerdAsarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pemanfaatan inokulan yang diproduksi dari cairan rumen sapi bali dan rayap sebagai starter akan menurunkan populasi protozoa rumen dan konsentrasi VFA parsial serta meningkatkan konsentrasi NH3 cairan rumen sapi bali.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI RUMPUT Paspalum notatum cv. Competidor PADA BERBAGAI KOMBINASI LEVEL PUPUK N, P, DAN Ca Stephanie B. M. M; I. B. G. Partama; I W. Wirawan
Jurnal Peternakan Tropika Vol 6 No 2 (2018): May - August 2018
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.51 KB)

Abstract

The purpose of this research is to find out the effect about growth and production of Paspalum notatum cv. competidor in various combination at different level of N, P, and Ca fertilizer. This research was conducted for 12 weeks at Greenhouse, Research Station of Animal Husbandry Faculty, Udayana University, Denpasar. This research is designed by Completely Randomized Design (CRD) with 10 treatments combination and 3 repeatements, so there were 30 pots of experimental unit with various combinantion fertilizer. The treatments combination was consist: control or without any fertilizer involved; 100, 150, 200 kg/ha of N fertilizer; 50, 100 kg/ha of P fertilizer, and 50, 100 kg/ha of Ca fertilizer in certain combination has been designed. Variable observed were plant length, number of leaf, number of branches, leaf dry weight, branches dry weight, total foarage dry weight, ratio of leaf dry weight and branches dry weight, leaf area, and the last chlorophyle content. According to the result of this research is showed that all of variables have significant result based on statistic test (P < 0,05) unless plant length and chlorophyle content showed non significant result (P > 0,05) based on statistic test. According to this research, combination of fertilize N150 P50 Ca50is giving the best result based on all of observed variable. Keyword: Paspalum notatum cv. Competidor, combination of fertilizer, fertilizer of N, P, Ca
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN Indigofera zollingeriana YANG DIPUPUK DENGAN KOTORAN SAPI LIMOUSIN PADA DOSIS BERBEDA Jesus E. S. D.; N. M. Witariadi; I W. Wirawan
Jurnal Peternakan Tropika Vol 10 No 1 (2022): Vol. 10 No. 1 Tahun 2022
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the growth and yield of Indigofera zollingeriana plants fertilized with limousin cow manure at different dosage. This research was carried out in the Sesetan Laboratory Greenhouse, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University, starting from February to April 2021. The experimental design used in this study was a completely randomized design (CRD) with five treatments and six replications. The five treatments were dosage of 0 tons ha-1 (D0), 10 tons ha-1 (D10), 20 tons ha-1 (D20), 30 tons ha-1 (D30), and 40 tons ha-1 (D40). The variables observed in the study were growth variables, production variables, and growth characteristics variables. The results showed that the application of limousin cow manure fertilizer could increase the total dry weight variable for Indigofera zollingeriana plants but did not have an effect on other variables. The conclusion of this study was that the yeilds of Indigofera zollingeriana was increased by giving dosage of limousin cow manure fertilizer. The application of limousine cow manure fertilizer at the level of 20 tons ha-1 gave the best results. Key words: Growth, Indigofera zollingeriana, limousin cow manure fertilizer, yield
Kualitas Fisik dan Kimia Silase Jerami Padi yang Dibuat Dengan Penambahan Cairan Rumen Sapi Bali Suadnyana I M.; I G. L. O. Cakra; I W. Wirawan
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.264 KB)

Abstract

This study aims to determine the physical and chemical quality of rice straw silage made by the addition of Balinese cattle rumen fluid. The study was conducted in Banjar Buda Manis, Sidemen Village, Sidemen District, Karangasem Regency. Silage analysis was carried out at the Animal Nutrition and Food Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University. The design in the study was complete random concoction with four treatments and four replications. Treatment A (rice straw silage without rumen fluid) "control", B (rice silage straw with additional sterile rumen fluid 50 ml / kg straw), C (silage rice straw with additional fresh rumen liquid 25 ml / kg and sterile rumen fluid 25 ml / kg of straw) and D (rice straw silage with added fresh rumen liquid 50 ml / kg straw). The variables observed were physical quality including pH, fungi, color, aroma, and silage texture, while chemical qualities were: dry matter (DM), organic matter (OM), crude fat (CF), crude fiber (CF’), crude protein (CP), and ash. The results showed, in addition to the PK and SK variables showed a non-significant effect (P> 0.05). The silage CP levels in D treatment were significantly higher than treatments A, B, and C respectively at 11.12, 8.88 and 1.27%, and CF’ levels of D treatment were significantly lower than treatments A, B, and C is 22.06, 13.64 and 8.46%, respectively. The results of this study can be concluded that rice straw silage added with rumen fluid of 50 ml / kg can reduce SK content and increase PK content, while physical quality shows differences which is not real. Keywords: Rumen fluid, rice straw, silage physical quality, silage chemical qualiy
SUBSTITUSI PUPUK UREA DENGAN PUPUK KOTORAN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL RUMPUT GAJAH KATE (Pennisetum purpureum cv. Mott) Aginandita I M.; N. N. C. Kusumawati; I W. Wirawan
Jurnal Peternakan Tropika Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2 Tahun 2022
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui substitusi pupuk urea dengan pupuk kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan hasil rumput gajah kate (Pennisetum purpureum cv. Mott). Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kaca Desa Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Penelitian ini berlangsung selama 8 minggu, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 5 dosis pupuk perlakuan dan 5 kali ulangan sehingga terdapat 25 unit percobaan. Perlakuan yang diberikan adalah A = 200 kg urea ha-1; B = 150 kg urea ha-1 + 5 ton pupuk kotoran sapi ha-1; C = 100 kg urea ha-1 + 10 ton pupuk kotoran sapi ha-1; D = 50 kg urea ha-1 + 15 ton pupuk kotoran sapi ha-1; E = 20 ton pupuk kotoran sapi ha-1. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu variabel pertumbuhan, variabel hasil, dan variabel karakteristik tumbuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, substitusi pupuk urea dengan pupuk kotoran sapi dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil rumput gajah kate (Pennisetum purpureum cv. Mott). Dosis pupuk kotoran sapi sebesar 20 ton ha-1 memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil rumput gajah kate. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan kotoran sapi pada dosis 20 ton ha-1 memberikan pertumbuhan dan hasil rumput gajah kate (Pennisetum purpureum cv. Mott) Kata kunci: pupuk kotoran sapi, substitusi urea, Pennisetum purpureum cv. Mott