p-Index From 2021 - 2026
6.761
P-Index
This Author published in this journals
All Journal LIABILITIES (JURNAL PENDIDIKAN AKUNTANSI) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Economic, Public, and Accounting (JEPA) Jurnal Ekonomi dan Bisnis Terapan Majalah Ilmiah Gema Maritim PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan Student Scientific Creativity Journal Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Ocean Engineering: Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Jurnal Manajemen Dan Bisnis Ekonomi Jurnal Riset Manajemen Masip: Jurnal Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik Terapan JME Maeswara: Jurnal Riset Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan Lokawati: Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset Jurnal Manuhara: Pusat Penelitian Ilmu Manajemen Dan Bisnis Riset Ilmu Manajemen Bisnis dan Akuntansi Applied Business and Administration Journal (ABAJ) Pusat Publikasi Ilmu Manajemen Master Manajemen Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan jurnal Ilmu Sosial Jurnal Bisnis Kreatif dan Inovatif Jurnal Pajak dan Analisis Ekonomi Syariah Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi dan Pajak Jukerdi: Jurnal Kewirausahaan Cerdas Dan Digital Jurnal Transformasi Bisnis Digital Jurnal Manajemen Kewirausahaan dan Teknologi Kalao’s Maritime Journal Jurnal Manajemen Bisnis Digital Terkini E-JURNAL AKUNTANSI Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JME

SISTEM PENGURUSAN SIGN ON BUKU PELAUT CREW KAPAL DI KANTOR KSOP KHUSUS BATAM PADA PT. PUTRA ANAMBAS SHIPPING BATAM Netty Kesuma; Fadiyah hani Sabila; Chrisnatalanta Chrisnatalanta
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 4 No. 2 (2022): Article Research, Agustus 2022
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.755 KB) | DOI: 10.54196/jme.v4i2.87

Abstract

PT. Putra Anambas Shipping Batam merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang agen perkapalan (Shipping Agency) baik dalam Negri Maupun luar Negri PT. Putra Anambas Shipping melayani jasa perizinan keluar masuk kapal, izin keluar masuk crew asing ke Indonesia, perpanjangan sertifikat crew maupun sertifikat kapal, dan pengurusan sign on dan sign off buku pelaut crew. Proses pengurusan dokumen crew dimulai sejak crew tersebut menandatangani perjanjian kerja laut (PKL) bagi pelaut yang akan bergabung di kapal berbendera Indonesia dan agreement bagi pelaut yang bergabung di kapal berbendera Asing. Metode pengumpulan data yang digunakan oleh penulis dalam penulisan makalah ini adalah metode pengamatan lapangan (field research) dan metode pustaka (library research) untuk mengetahui lebih dekat bagaimana perusahaan PT. Putra Anambas Shipping Batam dalam melaksanakan kegiatan pengurusan dokumen crew sesuai dengan kebutuhan crew tersebut. Makalah ini bertujuan untuk mengetahui proses pengurusan sign on buku pelaut crew kapal pada PT. Putra Anambas Shipping Batam, prosesnya dimulai setelah adanya arahan dari pihak owner bahwasanya akan ada kegiatan crew change, setelah itu proses pengurusan sign on buku pelaut crew ke Kantor KSOP Khusus Batam. Sign on pada buku pelaut crew sangatlah penting bagi seorang pelaut selain sebagai tanda bahwa pelaut dinyatakan telah sah bergabung dalam kapal, juga menambah pengalaman kerja bagi pelaut. Adapun masalah – masalah yang dihadapi dalam proses sign on buku pelut crew adalah terlambatnya informasi dari pihak owner untuk sign on buku pelaut crew yang mengakibatkan apabila kapal akan berangkat dan buku pelaut belum di sign on sehingga menghambat proses clereance. Kerjasama serta koordinasi yang baik antara perusahaan pelayaran dengan instansi terkait dalam kegiatan sign on buku pelaut sangat dibutuhkan demi kelancaran pelayanan terhadap penangan dokumen crew. Perlu di ingat maksud dari koordinasi yang dimaksud adalah supaya instansi terkait dapat melakukan tugas dan fungsinya sehingga pelayanan terhadap pengurusan dokumen crew kapal dapat berjalan dengan lancar, aman, dan efisien.
PENANGANAN DOKUMEN EKSPOR BATU BARA DI PELABUHAN PANJANG PADA PT. TIGADE ARTHA SAMUDERA BANDAR LAMPUNG Fadiyah Hani Sabila; Netty Kesuma; Risperto Purba
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 5 No. 1 (2023): Article Research
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.345 KB) | DOI: 10.54196/jme.v5i1.99

Abstract

Penelitian ini menjelaskan bagaimana Penanganan Dokumen Ekspor Batu Bara di PT. Tigade Artha Samudera Panjang Bandar Lampung. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pengamatan lapangan (field research) yang dilakukan langsung dari lapangan yang berhubungan dengan objek penelitian dan yang kedua metode perpustakaan (library research) yang diperoleh dari penelitian bersifat teoritis yang bersumber dari buku-buku. Untuk mengetahui penanganan laut atau dapat melakukan pelayaran untuk mengangkut atau membongkar barang jika sudah dilengkapi dengan dokumen kapal yang telah disahkan oleh Syahbandar. Proses ini dimulai dari sebelum kapal tiba di pelabuhan dan setelah kapal tiba hingga kapal sandar dan kemudian kapal berangkat meninggalkan pelabuhan. Proses penanganan dokumen pengapalan muatan dimulai sejak perusahaan pelayaran atau keagenan mendapat surat atau dokumen shipping inruction. Shipping instruction merupakan sumber dokumen dari segala dokumen pengapalan muatan, atas data-data yang ada di shipping intruction maka pihak keagenan perkapalan membuat draft B/L. Apabila draft B/L tersebut dinyatakan sesuai dengan data dan sesuai dengan mate's receipt, maka agen pelayaran membuat B/L asli yang kemudian diserahkan kepada pengirim. Pihak agen juga akan mengajukan manifest keberangkatan (outward manifest), pengajuan tersebut harus sudah dilaksanakan sebelum kapal meninggalkan pelabuhan karena jika keterlambatan pengajuan akan dikenakan sanksi administrasi oleh pihak terkait. Instansi-instansi yang terkait dalam proses pengapalan muatan oleh keagenan di Pelabuhan Panjang Bandar Lampung antara lain: Shipper atau pemilik barang, Kantor Bea dan Cukai / Kepabeanan, Agen Pelayaran, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas 1 Panjang. Dan juga kerjasama dan koordinasi yang baik antara perusahaan pelayaran dengan instansi pemerintahan maupun swasta sangat dibutuhkan dalam hal ini demi kelancaran pelayanan terhadap kapal yang akan melakukan bongkar muat di pelabuhan. Perlu diingat bahwa koordinasi yang dimaksud adalah bahwa masing masing instansi dapat melakukan tugas dan fungsinya sehingga pelayanan terhadap kapal dapat berjalan dengan lancar, aman, dan efisien.
PENGURUSAN JASA KEPELABUHANAN DI KANTOR BP BATAM MENGGUNAKAN SISTEM B-SIMS PADA PT. SUKSES MAKMUR SAMUDRA BERJAYA BATAM Fadiyah Hani Sabila; Aulia Rahmah
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 5 No. 2 (2023): Article Research
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v5i2.109

Abstract

Perusahaan pelayaran PT. Sukses Makmur Samudra Berjaya merupakan salah satu perusahaan pelayaran yang menyediakan jasa keagenan kapal yang sebagian besar melayani kapal tug boat dan tongkang serta kapal-kapal niaga lainnya. Penelitian ini menjelaskan tentang Bagaimana Pengurusan Jasa Kepelabuhanan di Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam menggunakan sistem Batam - Seaport Information Management System (B-SIMS) pada PT. Sukses Makmur Samudra Berjaya Batam. Proses pengajuan jasa kepelabuhanan ini terbagi menjadi empat bagian yakni labuh, tambat, pandu dan tunda. Dalam proses pengajuan jasa kepelabuhanan ini menggunakan sistem yang dinamakan sistem B-SIMS di Batam, diterapkannya B-SIMS bertujuan untuk meningkatkan pelayanan jasa kepelabuhanan sesuai dengan nilai Dedikasi (Terdepan, Dinamis, Kolaboratif, dan Terintegrasi) yang menjadi budaya kerja Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam. Dengan penerapan B-SIMS, pengguna jasa tidak perlu lagi datang ke pelabuhan untuk mengurus PUK dan memonitor status nota sudah sampai di mana, sehingga bisa dikatakan pelayanan jasa kepelabuhanan di BUP sudah menerapkan digitalisasi sistem. Metode yang digunakan penulis dalam menyelesaikan penelitian ini adalah: Metode Lapangan (Field Research) dan Metode Pustaka (Library Research). Adapun masalah – masalah yang dihadapi dalam pengurusan jasa kepelabuhan adalah lambatnya verifikasi dari sistem yang melibatkan instansi terkait. Kerjasama serta koordinasi yang baik antara perusahaan pelayaran dengan instansi terkait dalam kegiatan pengajuan jasa kepelabuhanan sangat dibutuhkan demi kelancaran. Perlu di ingat dari koordinasi yang dimaksud adalah supaya instansi terkait dapat melakukan tugas dan fungsinya sehingga pelayanan kapal dapat berjalan dengan lancar, aman, dan efisien.
UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN DAN PENANGGULANGAN PENCEMARAN SAMPAH DI DAERAH PESISIR DESA PULAU KAMPAI KABUPATEN LANGKAT Danilwan, Yuris; Sutria, Yuna; Sabila, Fadiyah Hani; Taruna, Taruna; Said, Aja Avriana; Fransiska, Eka; Delina, Meriah Kita; Handayani, Irma; Ridho, Syarifur; Rinaldi, Fahmi
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 7 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v7i1.168

Abstract

Peserta dari kegiatan ini terdiri dari para nelayan dan penduduk sekitaran pelabuhan yang berada di pesisir Pelabuhan Pangkalan Susu yang memiliki mata pencaharian sehari-hari adalah berlayar, misalnya nelayan atau nakhoda kapal penyeberangan dari pulau ke pulau. Berdasarkan hasil observasi dan interview yang dilakukan tim pengusul Politeknik Adiguna maritim Indonesia (POLTEK AMI) Medan terhadap masyarakat di daerah Desa Pulau Kampai, bagaimana cara mengatasi pelestariaan lingkungan dan pencemaran laut yang terjadi di daerah pesisir Desa Pulau Kampai. Sementara itu laut merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat setepat khususnya para nelayan berada di Desa Pulau kampai di Kabupaten Langkat. Maka tim Politeknik Adiguna Maritim Indonesia (POLTEK-AMI) Medan ingin mensosialisasikan pelestarian lingkungan dan bahaya pencemaran dilaut baik itu sampah,limbah industri maupun limbah minyak atau yang lainnya. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat beserta kepala daerah setempat bekerja sama untuk melakukan sosialisasi pelestarian lingkungan dan pencegahan pencemaran yang bersumber dari sampah, limbah industri dan dari kapal terhadap pencemaan laut. Sasaran Sosialisasi adalah masyarakat pesisir yang berpropesi sebagai nelayan di daerah tersebut dan juga masyarakat daerah pesisir tersebut.
PROSEDUR PENGGUNAAN ALAT BONGKAR MUAT CRANE DITINJAU DARI PT. PELINDO (PERSERO) REGIONAL 1 SIBOLGA Sutria, Yuna; Sabila, Fadiyah Hani; Sihombing, Santiani
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 7 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v7i2.209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana tata cara penggunaan peralatan bongkar muat crane berdasarkan perspektif PT. Pelindo (Persero) Regional 1 Sibolga. Dalam penelitian ini penulis menerapkan metode penelitian lapangan (Field Study) melalui observasi dan wawancara langsung dengan General Manager (GM) PT. Pelindo (Persero) Regional 1 Sibolga, serta metode kepustakaan (Library Study). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tata cara penggunaan peralatan bongkar muat crane berdasarkan tinjauan PT. Pelindo (Persero) Regional 1 Sibolga selaku perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di bidang layanan jasa kepelabuhanan, tata cara penggunaan peralatan bongkar muat crane dapat berjalan dengan baik karena sesuai dengan prosedur yang ditetapkan. Dengan adanya persiapan yang matang sebelum bongkar muat menggunakan crane dan didukung oleh pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan bongkar muat menentukan kelancaran pelaksanaan bongkar muat. Sebelum persiapan bongkar muat menggunakan crane sebaiknya dilakukan rapat koordinasi untuk memberikan arahan kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) mengenai prosedur yang tepat dan benar, sehingga diharapkan dapat tercipta kerjasama yang baik. Kegiatan bongkar muat yang dapat berjalan dengan lancar sebaiknya didukung oleh Pelindo dan pihak-pihak lainnya yang ikut berperan dalam kegiatan bongkar muat, serta penyediaan peralatan bongkar muat yang baik dan siap dioperasikan.
Co-Authors Andi Yaser Arafat Angelita Rohana Sibagariang Angelita Rohana Sibagariang Aulia Rahmah Cahyadi, Wawan Dwi Yogo Chrisnatalanta Chrisnatalanta Citra Sumakdilaga Dafid Ginting Dea Sabrina Dedy Sahala Tua Aruan Delina, Meriah Kita Dewa Surya Dinata Dimas Puzakesuma Dimas Puzakesuma Dina Rispianti Dina Rispianti Dion Riski Naibaho Dirhamsyah Dirhamsyah Eka Fransiska Eka Fransiska, Eka Erika Situmorang Fadhila Husna Selian Fahmi Rinaldi Fikri Rakawitan Fober Nainggolan Gabriel Ferdinand Sitompul Ginting, Dafid Gunawan Arby Siregar Helfina Hutagaol Helmi Trinisa Br. Sinulingga Husniyah Husniyah Indri Yuliafitri Irma Handayani Irma Handayani Irma Handayani, Irma Ivone Dwimonica Sinaga Jean Chandradja Jusdi Simarmata Khairiwa, Fauziah Nur Lamganda Uli Rosalina Ekatrikson Pasaribu Lilis Lilis Lilis Lilis, Lilis Marpaung, Nabila Rahmadina Marwiyah, Masringgit Meriah Kita Deliana Michael Melpianus Muhammad Sahid Mujiono, Restu Netty Kesuma Nurmaliana Sari Paula Yuliarta Br Sitanggang Putra Sanjaya Sianturi Putri Debora Veronika Nasution Reni Sriana Tumangger Reski Varezi Restu Mujiono Ridho, Syarifur Rinaldi, Fahmi Riski Ronaldo Saragih Risperto Purba Rispianti, Dina Robinaria Nainggolan Rolina Berutu Royzaldi Royzaldi Sahfitri, Anggi Ayu Sahid, Muhammad Said, Aja Avriana Shafa Ardita Shelly Octavani Agustie Shelly Octavani Agustie Sihombing, Santiani Sinaga, Rodenson Sohibudin Sohibudin Sonya Ledys Pakpahan Sri Wahni Suratni Ginting Sutria, Yuna Syarifur Ridho Tarmiji Siregar Taruna, Taruna Vianus, M, Yepta Wahdan Arum Inawati Wasinton B. Hutagaol Yepta Vianus, M Yuris Danilwan Yusnidah Yusnidah Yusnidah Zulviannas, Rizti