Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Pengaruh Pelebaran Jalan Terhadap Kapasitan Jalan ( Studi Kasus : Jalan Iskandar Muda, Desa Punge Jurong, Kec. Meuraxa Kota Banda Aceh) Norita, Rahmi; Ariansyah, Dedek; Kamalia, Kamalia; Hani, M Reza
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v3i3.871

Abstract

Kota Banda Aceh adalah ibu kota provinsi Aceh yang menjadi pusat kegiatan ekonomi, politik, sosial dan budaya yang mengakibatkan banyaknya aktivitas kegiatan yang dilakukan sedangkan kapasitas dan kinerja jalan yang menampung arus kendaraan semakin terbatas khususnya di Jalan Iskandar Muda, desa Punge Jurong yang memiliki peran penting sebagai akses utama jalan raya yang menyebabkan kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perubahan kapasitas ruas jalan di Jalan Iskandar Muda dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pelebaran jalan terhadap peningkatan kapasitas diarea tersebut. Metode yang digunakan adalah Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023). Untuk mendapatkan gambaran tentang kecepatan arus bebas, kapasitas dan hambatan samping dilakukan pengambilan data primer dan sekunder. Hasil pengamatan geometrik Jalan Iskandar Muda desa Punge Jurong kecamatan Meuraxa kota Banda Aceh diketahui bertipe jalan empat lajur dua arah dengan lebar penampang melintang jalan adalah 15,00 m. Dengan lebar masing-masing jalur 7,50 m. Untuk ukuran bahu jalan yaitu sebesar 2,50 m. Volume lalu lintas puncak dari tiga hari pengamatan pada ruas jalan Iskandar Muda yaitu pada hari Minggu 12 Mei 2024 sebesar 1174 smp/jam dan hari Sabtu 11 Mei sebesar 1033 smp/jam serta hari Senin 06 Mei 2024 sebesar 1060 smp/jam. Hasil tersebut membuktikan bahwa untuk tingkat pelayanan tertinggi berdasarkan indicator derajat kejenuhan dapat digolongkan pada kelas B dengan derajat kejenuhan untuk jam puncak dari tiga hari pengamatan yaitu DS = 0,37. Pelebaran jalan tersebut memberikan pengaruh positif, yaitu meningkatkan kapasitas ruas jalan yang berarti melancarkan gerakan arus lalu lintas pada ruas jalan tersebut.
Perbandingan Biaya Kontrak dan Mutual Check Awal Pada Pekerjaan Pelat Lantai Bunyamin, Bunyamin; Sabri, Rafizal; Pramanda, Heru; Ariansyah, Dedek; Kamalia, Kamalia
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v4i1.936

Abstract

Pembangunan Gedung Badan Pengelolaan Keuangan Aceh Tahap II dilakukan beberapa tahun anggaran, di mana pada tahun 2023 ialah pekerjaan lanjutan dengan nilai kontrak sebesar Rp. 14.700.000.000, diperuntukkan untuk melanjutkan pekerjaan struktur beton bertulang dari lantai 1 sampai dengan lantai 7, yang dikerjakan oleh PT. Pitra Sari Rahayu dengan masa kontrak 111 hari kalender. Lokasi proyek berada di Desa Kuta Baru, Kota Banda Aceh. Permasalahan penelitian ini adalah pada saat pengukuran kondisi eksisting lapangan terdapat perbedaan dimensi antara dimensi gambar rencana dengan dimensi lapangan, sehingga perbedaan tersebut sangat berpengaruh terhadap kuantitas, biaya, waktu pelaksanaan dan tenaga kerja. Adapun tujuan penelitian adalah untuk memastikan biaya aktual sesuai anggaran yang direncanakan dan mengidentifikasi perbedaan antara estimasi awal dan biaya sebenarnya. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu studi perbandingan dan survey lapangan, metode studi perbandingan diambil dari data field engineering dari kontraktor pelaksana dan konsultan manajemen konstruksi. Sedangkan untuk estimasi perhitungan, kuantitas pekerjaan menggunakan metode konvensional dengan mengambil gambar kerja shop drawing, Bill Of Quantity, dan dimasukkan ke dalam program Microsoft Excel 365 untuk memperoleh data yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah biaya kontrak sebesar Rp. 484.991.082 dan biaya mutual check awal sebesar Rp. 889.791.678, dengan persentase perbandingan biaya bertambah sebesar 45,49 %.