Claim Missing Document
Check
Articles

DEVELOPING GENRE-BASED APPROACH INSTRUCTIONAL VIDEO ON TEACHING ENGLISH BASED ON CURRICULUM 2013 FOR SENIOR HIGH SCHOOL ENGLISH TEACHERS ., I Gede Alit Ardimayasa; ., I Putu Ngurah Wage Myartawan, S.Pd., M.P; ., Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.14896

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah video pembelajaran berbasis genre dan buku manualnya berdasarkan analisis kebutuhan yang dilakukan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini menggambarkan fitur serta kualitas video yang dikembangkan. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah R & D yang mengadaptasi model Dick and Carey (2001). Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Dalam mengunmpulkan data analisis kebutuhan, tiga guru SMA sebagai subjek sedangkan dua dosen pendidikan Pendidikan Bahasa Inggris UNDIKSHA merupakan subjek dalam mengumpulkan data terkait dengan kualitas video yang dikembangkan. Objek dalam penelitian ini adalah video pembelajaran berbasis genre. Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan lembar observasi, daftar periksa, catatan, pedoman wawancara, dan rubrik penilaian. Hasil penelitian ini menunjukan rata-rata dari kedua ahli adalah 4,5 itu mengindikasikan bahwa video yang dikembangkan masuk dalam kategori baik. Beberapa saran diberikan oleh ahli untuk meningkatkan kualitas video, diantaranya adalah penambahan pada introduction, mengedit warna dan font pada caption, memperkecil volume dari background musik. Itu semua sudah diperbaiki oleh peneliti dalam tahapan revisi produk ahir. Kata Kunci : Kurikulum 2013, Pembelajaran berbasis genre, Video pembelajaran The data was collected by using observation sheet, checklist, note, interview guide, and scoring rubric. The results of the study showed that the mean from both of expert judgment is 4.5 meaning that the instructional video belonged to the good category. Some suggestions were given by the experts in order to improve the quality of the video. Those were adding more information in the introduction sector, editing the color and fonts of the caption to differentiate the stages and sub stages, and reducing the volume of background music. In revising the final product phase, that issue has been fixed.keyword : Curriculum 2013, Genre-based approach, Instructional video
Verbal and Nonverbal Communication Used by Teachers in Providing Positive Reinforcement in EFL Classes at SMP N 1 Mengwi ., I Nengah Pasek Budiartika; ., I Putu Ngurah Wage Myartawan, S.Pd., M.P; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.15060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menganalisis bentuk komunikasi verbal guru ketika memberikan penguatan positif pada kelas bahasa Inggris sebagai bahasa asing di SMP N 1 Mengwi, (2) mendeskripsikan dan menganalisis komunikasi nonverbal guru ketika memberikan penguatan positif pada kelas kelas bahasa Inggris sebagai bahasa asing di SMP N 1 Mengwi, (3) mengetahui persepsi siswa terhadap komunikasi verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan positif pada kelas kelas bahasa Inggris sebagai bahasa asing di SMP N 1 Mengwi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah dua guru bahasa Inggris dan 140 siswa di kelas 8A, 8B, 7K, dan 7L kelas di SMP N 1 Mengwi. Data penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan beberapa instrumen, yaitu peneliti, lembar observasi, perekam video, dan angket. Hasil penelitan ini menunjukan bahwa (1) bentuk komunikasi verbal guru ketika memberikan penguatan positif adalah bentuk tuturan deklaratif, interogatif, dan imperatif; (2) bentuk komunikasi nonverbal guru ketika memberikan penguatan positif adalah kinesik, haptik, dan proksemik; dan (3) persepsi siswa terhadap komunikasi verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan positif adalah siswa merasa termotivasi, percaya diri, nyaman, dan semangat. Selain itu, siswa senang dan suka ketika guru menggunakan komunikasi verbal dan nonverbal dalam memberikan penguatan positif. Kata Kunci : bahasa Inggris sebagai bahasa asing, penguatan positif, komunikasi verbal, dan komunikasi nonverbal This study aimed at (1) describing and analyzing the forms of verbal communication used by teachers in providing positive reinforcement in EFL classes at SMP N 1 Mengwi, (2) describing and analyzing the forms of nonverbal communication used by teachers in providing positive reinforcement in EFL classes at SMP N 1 Mengwi, (3) identifying the students’ perception toward verbal and nonverbal communication used by teachers in providing positive reinforcement in EFL classes at SMP N 1 Mengwi. This study was a descriptive qualitative research design. The subjects of this study were two English teachers and 140 students at 8A, 8B, 7K, and 7L class at SMP N 1 Mengwi. The data of this study were collected by using several instruments, namely the researcher, observation sheet, video recorder, and questionnaire. The result of this study showed that (1) the forms of verbal communication used by the teachers in providing positive reinforcement were declarative, interrogative, and imperative; (2) the forms of nonverbal communication used by the teachers in providing positive reinforcement were kinesics, haptic, and proxemics; (3) the students’ perception toward verbal and nonverbal communication used by the teachers in providing positive reinforcement were they felt motivated, confident, comfortable, and enthusiastic. Besides that, they were pleased and they liked when the teachers used verbal and nonverbal communication in providing positive reinforcement.keyword : English as a Foreign Language (EFL), nonverbal communication, positive reinforcement, and verbal communication
THE EFFECT OF THE INTEGRATION OF EDMODO ON THE WRITING COMPETENCY OF THE TENTH GRADE STUDENTS OF SMK NEGERI 1 TAMPAKSIRING ., Ni Wayan Dini Diantari; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd; ., I Putu Ngurah Wage Myartawan, S.Pd., M.P
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.15066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Edmodo pada kompetensi menulis siswa kelas X SMK Negeri 1 Tampaksiring. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain Post-Test only Control Group. Populasi dari penelitian ini berjumlah 458 siswa kelas X SMK Negeri 1 Tampaksiring yang dibagi menjadi 13 kelas. Dengan menggunakan teknik cluster random sampling, ditetapkan dua kelas sebagai sampel dari penelitian ini, yang masing-masing kelas terdiri dari 35 siswa. Kedua sampel kemudian dipilih secara acak sebagai kelompok eksperimen (dibelajarkan menggunakan Edmodo) dan sebagai kelompok kontrol (dibelajarkan tanpa menggunakan Edmodo). Data diperoleh dengan mengadakan post-test kompetensi menulis. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji-t dibantu dengan SPSS 16.0. Hasil dari deskriptif statistik menunjukkan bahwa nilai rata-rata dari kelompok eksperimen adalah 81,83, lebih besar dari kelompok kontrol dengan nilai rata-rata 72,26. Hasil uji-t juga menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-ekor) = 0,001. Karena nilai Sig. (2-ekor) kurang dari 0,05, maka H0 ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada kompetensi menulis siswa kelas X yang dibelajarkan menggunakan Edmodo dan siswa yang dibelajarkan tanpa enggunakan Edmodo.Kata Kunci : Edmodo, kompetensi menulis This study was aimed at investigating the effect of Edmodo on writing competency of the tenth grade students of SMK Negeri 1 Tampaksiring. This study was an experimental research which used Post-Test only Control Group Design. The population of this study were 458 students of the tenth grade who were divided into 13 classes. By using cluster random sampling technique, there were two classes each consisting of 35 students which were determined as the samples of the study. The samples then were randomly selected as the experimental group (taught by using Edmodo) and as the control group (taught without using Edmodo). The data were collected by using writing competency post-test. The obtained data were analyzed descriptively and inferentially by using t-test assisted with SPSS 16.0. The result of the descriptive statistics showed that the mean score of the experimental group was 81.83 higher than the mean score of the control group which was 72.26. The result of the t-test also showed that the value of Sig. (2-tailed) was 0.001, since the value of Sig. (2-tailed) was below 0.05, the null hypothesis (H0) was rejected. It means that there was a significant difference on the tenth grade writing competency between students who were taught by using Edmodo and those who were taught without using Edmodo.keyword : Edmodo, writing competency
AN ANALYSIS OF INSTRUCTIONAL MEDIA USED BY THE ENGLISH TEACHER IN RELATION TO STUDENTS’ LEARNING INTEREST AND MOTIVATION IN SMP LABORATORIUM UNDIKSHA ., Ida Bagus Made Ari Dwitya Senjaya; ., Drs.Gede Batan,MA; ., I Putu Ngurah Wage Myartawan, S.Pd., M.P
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.15069

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menyelidiki jenis media pembelajaran yang digunakan oleh guru bahasa Inggris dalam kaitannya dengan minat dan motivasi siswa, dan masalah yang dihadapi oleh guru bahasa Inggris dalam menggunakan media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif (Sandelowski, 2000) dan data dikumpulkan dengan observasi, kuesioner, dan wawancara untuk mendapatkan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru bahasa Inggris menggunakan enam jenis media pembelajaran, seperti (1) Slides power point, (2) Real Object, (3) Motion Picture (Video), (4) Menggambar, (5) Peta, dan (6) Internet. Penggunaan media pembelajaran memiliki hubungan dengan respon siswa pada minat dan motivasi belajar mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa persentase minat siswa adalah positif (78, 5%) dan motivasi siswa positif (85, 6%) untuk belajar menggunakan media pembelajaran. Ada masalah umum yang dihadapi oleh guru bahasa Inggris dalam menggunakan media pembelajaran yaitu pemeliharaan alat yang digunakan untuk membantu guru bahasa Inggris untuk menunjukkan media pembelajaran.Kata Kunci : Media pembelaran, minat, motivasi. This study intends to investigate the types of instructional media used by the English teacher in relation to the students’ interest and motivation, and the problems encountered by the English teacher in using instructional media. This study used descriptive qualitative design (Sandelowski, 2000) and the data were collected from observations, a questionnaire, and an interview to obtain the data. The result of this study showed that the English teacher used six types of instructional media, such as (1) Slides of power point, (2) Real Object, (3) Motion Picture (Video), (4) Drawing, (5) Map, and (6) Internet. The used of instructional media had a relation to the students’ responses on their learning interest and motivation. The result showed that the percentage of the students’ interest was positive (78.5%) and the students’ motivation was positive (85.6%) to study using instructional media. There was a general problem encountered by the English teacher in using instructional media that is the maintenance of the tool that is used to help the English teacher to show the instructional media.keyword : Instructional media, interest, motivation.
An Investigation on Teachers' E-learning Readiness toward E-learning Implementation in Public Senior High Schools in Singaraja, Bali, Indonesia ., Ketut Sri Pusparini; ., Made Hery Santosa, S.Pd, M.Pd., Ph.D.; ., I Putu Ngurah Wage Myartawan, S.Pd., M.P
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.15160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kesiapan E-learning guru terhadap implementasi E-learning dalam pembelajaran Bahasa Inggris di empat sekolah negeri di Singaraja, Bali, Indonesia. Penelitian ini menggunakan explanatory sequential design. Populasi dari penelitian ini adalah 21 Guru di SMA N 1 Singaraja, SMA N 2 Singaraja, SMA N 3 Singaraja, and SMA N 4 Singaraja. Jumlah sampel dalam peneltitian adalah 20 guru Bahasa Inggri. Pengumpulan data kuantitatif dilakukan dengan menyebarkan kuesioner E-learning (ERQ) dan wawancara. Kuesioner tersebut diadaptasi oleh teori kesiapan E-learning dari Akaslan dan Law, data yang diperoleh dialalisis menggunakan SPSS 24.0, dan hasilnya diinterpretasikan dengan menggunakan metode penilaian kesiapan E-learning dari Aydin dan Tasci. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa nilai rata-rata kesiapan guru Bahasa Inggris secara keseluruhan adalah 3.99 dari 5.00. Sedangkan, level terendah kesiapan yang diharapkan adalah 3.40. Hal ini menunjukkan bahwa guru Bahasa Inggris sudah siap terhadap pengaplikasian E-leaning, namun membutuhkan beberapa penyempurnaan. Dilihat dari hasil sub-komponen kesiapan E-learning guru, skor rata-rata tertinggi yaitu mengenai pengalaman guru terhadap penggunaan teknologi, yakni sebesar 4.50. sedangkan skor rata-rata terendah guru adalah persepsi mereka terhadap kemudahan penggunaan smartphone, yakni sebesar 3.30. Kemudian, wawancara tersebut digunakan untuk mendukung data yang telah diperoleh dari kuesioner.Kata Kunci : E-learning, kesiapan E-learning, kesiapan guru This research aimed to investigate the teachers’ E-learning readiness toward the implementation of E-learning in English subject in public senior high schools. To achieve the air, the researcher used explanatory sequential design. The population were 21 teachers of SMA N 1 Singaraja, SMA N 2 Singaraja, SMA N 3 Singaraja, and SMA N 4 Singaraja. 20 English teachers were selected as the sample to gain quantitative data of this research. The data collection was gained quantitatively through E-learning readiness questionnaire (ERQ) and qualitatively through interview. The questionnaire was adapted from the E-learning readiness theory proposed by Akaslan and Law, the data gained was analyzed by using SPSS 24.0, and the result of the data analysis was interpreted by using E-learning readiness assessment model by Aydin and Tasci. The result of the questionnaire shows that the grand mean score of the English teachers’ readiness is 3.99 out of 5.00. Whereas, the expected level of readiness (Mo) is 3.40. It implies that the English teachers are ready, but need few improvements in the E-learning implementation. Seen from the sub-components of the teachers’ E-learning readiness, the highest mean score of the teachers is about the experience toward the use of technology (4.50). Meanwhile, the lowest mean score of the teachers is on the perceived ease of use of the smartphone (3.30). Then, the interview was used to support the result of ERQ. keyword : E-learning, E-learning Readiness, Teachers’ E-learning readiness
THE EFFECT OF WORD WALL STRATEGY TOWARD THE VOCABULARY MASTERY OF FIFTH GRADE STUDENTS ., Ni Made Susi Herlina Wati; ., I Putu Ngurah Wage Myartawan, S.Pd., M.P; ., G.A.P. Suprianti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.16771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pembelajaran word wall terhadap penguasaan kosa kata pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa SDN 5 Yehembang Kauh tahun akademik 2017/2018. Sample penelitian ini adalah semua anggota siswa kelas lima yang berjumlah 23 orang siswa, dimana penentuan sampel menggunakan teknik intact group sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif yang terdiri dari 25 soal. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil pengujian uji-t dengan menggunakan taraf signifikan 5% menunjukkan signifikansi 0,001 (sign. < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Word Wall dapat memberikan pengaruh positif terhadap meningkatkan penguasaan kosa kata siswa sehingga Word Wall dapat direkomendasikan sebagai alternatif dalam mengajar kosa kata. Kata Kunci : Kosa Kata, Penguasaan Kosa Kata, Word Wall The study aimed at investigating students’ vocabulary mastery after the use of Word Wall Strategy in Elementary school. This was a pre-experimental study with one group pretest- posttest design using quantitative approach. The population on this study was all of students of SDN 5 Yehembang Kauh in academic year 2017/2018. The sample of this study was all of the members of fifth grade students which consisted of 23 students. The data was collected by using pretest and posttest which consisted of 25 questions. The type of question was multiple choice. The data were analyzed by using T-test. The result of the T-test with the significant 5% is 0,01 (sign. < 0,05). It can be concluded that Word Wall gives positive effect in improving students’ vocabulary mastery so that Word Wall can be recommended as an alternative on teaching vocabulary mastery. keyword : Vocabulary,Vocabulary mastery, word wall
INVESTIGATION OF SECONDARY STUDENTS' PERCEPTION OF AUGMENTED REALITY AS LEARNING MEDIA IN ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE CONTEXT ., Rika Persada Jati; ., Made Hery Santosa, S.Pd, M.Pd., Ph.D.; ., I Putu Ngurah Wage Myartawan, S.Pd., M.P
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.16997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki persepsi murid terhadap penggunaan augmented reality sebagai media belajar dalam konteks bahasa Inggris sebagai bahasa asing, persepsi guru terhadap penggunaan augmented reality sebagai media belajar dalam konteks bahasa Inggris sebagai bahasa asing, sudut pandang murid terhadap kelebihan dan kekurangan augmented reality sebagai media belajar dalam konteks bahasa Inggris sebagai bahasa asing, sudut pandang guru terhadap kelebihan dan kekurangan augmented reality sebagai media belajar dalam konteks bahasa Inggris sebagai bbahasa asing. Penelitian ini menggunakan explanatory sequential mixed methods dengan 32 murid kelas 7 smp negeri 1 sukasada. Data dari penelitiain ini dikumpulkan melalui angket dan wawancara. Angket terdiri dari 28 item pernyataan dengan dimensi yang berbeda. Wawancara terdiri dari 5 pertanyaan. Data dari penelitian ini dianalisa secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi murid terhadap augmented reality menunjukkan mean skor yang tinggi dan tergolong sangat positive. Lebih lanjut lagi, murid berpendapat bahwa augmented reality membantu mereka dalam membayangkan konteks. Disisi lain, mereka juga membutuhkan bantuan dan bimbingan dari guru. Dari sudut pandang guru, augmented reality menunjukkan mean scor yang tinggi dan tergolong sangat positive. Guru berpendapat bahwa augmented reality meningkatkan motivasi murid dalam belajar Bahasa. Berbeda dengan hal tersebut, penggunaan media augmented reality tergolong sulit untuk murid yang tidak terbiasa dengan teknologi. Bisa disimpulkan jika perkembangan media teknologi didalam Pendidikan memberikan kelebihan dan kekurangan untuk pihak murid dan juga guru dan juga perlunya penelitian kedepannya untuk mengetahui kecocokannya untuk digunakan dikelas.Kata Kunci : persepsi, augmented reality, murid kelas 7 ABSTRACT This study aimed to investigate students’ perception of the use of augmented reality as learning media in English as foreign language context, teachers’ perception of the use of augmented reality as learning media in English as foreign language context, students’ point of view on advantages and disadvantages of augmented reality as learning media in English as foreign language context, teachers’ point of view on advantages and disadvantages of augmented reality as learning media in English as foreign language context. This study employed explanatory sequential mixed methods with 31 students from grades 7th students of SMP Negeri 1 Sukasada. Data of this study were collected through questionnaire and interview. The questionnaire consisted of 28 item statements on different dimensions. The interview consisted of 5 questions. Data of this study were analyzed quantitatively and qualitatively. The result of this study showed that students’ perception of the augmented reality has very high means score and the qualification was very positive. Furthermore, The students perceived that augmented reality helps them in imagining the context. On the other hand, they also need help and guidance from the teacher. From the teachers’ point of view, augmented reality has very high means score and the qualification was very positive. Teachers perceived augmented reality increases the students' motivation in language learning. In contrast with it, using augmented reality material was difficult for students whose not used to technology. It can be concluded that the growth of technology media in education gives advantages and disadvantages for both students and teachers and need to be investigated in the future to check its relevance to be used in the classroom. keyword : perception, augmented reality, 7th grades students.
HIGHER EDUCATION STUDENTS PERCEPTION ON PERCEIVED OF EASE OF USE OF MOBILE ASSISTED LANGUAGE LEARNING (MALL) ., Rangga Krisna Saputra; ., I Putu Ngurah Wage Myartawan, S.Pd., M.P; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.18693

Abstract

Perkembangan teknologi di abad 21 telah membawa banyak perubahan untuk pendidikan. Salah satu perubahannya adalah penggunaan perangkat mobile sebagai sarana yang efektif dan penting dalam pengajaran bahasa inggris. Banyak penelitian tentang mobile assisted language learning (MALL) pada konteks yang berbeda telah dilakukan yang menunjukkan banyak manfaat dari penggunaan MALL untuk pengajaran bahasa inggris. Tetapi, hanya sedikit penelitian terhadap MALL dilakukan di perguruan tinggi di Indonesia, khususnya di Bali. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi persepsi mahasiswa terhadap kemudahan penggunaan MALL di perguruan tinggi. Metode campuran sekuensial eksplanatif digunakan untuk menganalisis data. Kuisioner survei yang diadaptasi dari Technology Acceptance Model (TAM) digunakan untuk mengumpulkan data secara kuantitatif dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data secara kualitatif. 163 mahasiswa dari program studi pendidikan bahasa inggris dipilih secara acak sebagai sampel untuk penelitian ini. Sesi wawancara melibatkan 10 mahasiswa yang dipilih secara acak dari seluruh sampel. Hasilnya menunjukkan bahwa mereka memiliki persepsi yang positif terhadap penggunaan MALL di dalam pengajaran bahasa inggris. Mereka percaya bahwa MALL sangat mudah digunakan yang membawa banyak manfaat bagi mereka. Hasil-hasil tersebut memiliki implikasi kepada perancang kurikulum dan dosen untuk mengembangkan pembelajaran yang interaktif dan otonomi di luar konteks ruang kelas.Kata Kunci : MALL, Perangkat seluler, Persepsi, TAM. The development of technology in 21st century has brought many changes to education. One of the changes is the use of mobile devices as effective and significant aids to English language learning. Many studies about mobile assisted language learning (MALL) in different contexts have been conducted that indicate the advantages of MALL for English Language Learning. However, there are still few studies on MALL conducted in higher education in Indonesia, especially in Bali. Therefore, this research was aimed to investigate students’ perception on the perceived of ease of use of MALL in higher education. Explanatory sequential mixed method was used to analyze the data. Survey questionnaire adapted from Technology Acceptance Model (TAM) was used to collect data quantitatively and interview guide were used to collect the data qualitatively. 163 English Language Education students were chosen randomly as the sample for this study. The interview involved 10 students who were selected randomly from the sample. The results show that the participants had positive perceptions toward the ease of use of MALL in English language learning. They believed that MALL is very easy to use that brings many advantages form them. These results have implication for the curriculum designers and lecturers to develop an interactive and autonomous learning beyond the classroom context.keyword : MALL, Mobile devices, Perceived of Ease of Use, Perception, TAM.
Reading Comprehension Difficulties of Eighth Grade Students of SMP N 2 Singaraja in the 2018-2019 Academic Year ., Ria Cristina; ., I Putu Ngurah Wage Myartawan, S.Pd., M.P; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.18694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki: (1) kesulitan yang dihadapi oleh siswa kelas delapan di SMP N 2 Singaraja dalam pemahaman membaca, (2) penyebab kesulitan yang dihadapi oleh siswa kelas delapan di SMP N 2 Singaraja dalam pemahaman membaca, dan (3) strategi yang digunakan oleh guru bahasa Inggris di SMP N 2 Singaraja untuk membantu siswa kelas delapan mengatasi kesulitan mereka dalam pemahaman membaca. Desain metode campuran digunakan dalam penelitian ini. Populasi penelitian ini terdiri dari 338 siswa kelas delapan dan 7 guru bahasa Inggris yang mengajar kelas delapan di SMP N 2 Singaraja. Sampel penelitian terdiri dari 124 kelas delapan dan 2 guru bahasa Inggris. Tes pemahaman membaca, panduan wawancara, dan lembar observasi adalah instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas delapan menghadapi kesulitan dalam menentukan ide utama, mengidentifikasi informasi spesifik, mengidentifikasi referensi, dan mengidentifikasi makna kata-kata. Penyebab utama kesulitan pemahaman bacaan siswa adalah item kosakata yang tidak dikenal / tidak dikenal, sementara bagian yang panjang, waktu yang terbatas, dan kurangnya latihan membaca dan belajar bahasa Inggris dianggap sebagai yang lain. Selanjutnya, strategi yang digunakan oleh guru bahasa Inggris untuk membantu siswa kelas delapan mengatasi kesulitan dalam pemahaman membaca, termasuk: strategi pengulangan, strategi prediksi atau tebakan, strategi mengisyaratkan, strategi pemindaian, dan strategi membaca sekilas.Kata Kunci : EFL, kemampuan membaca, kesulitan, sekolah menengah pertama This research was aimed at investigating: (1) the difficulties faced by the eighth grade students in SMP N 2 Singaraja in reading comprehension, (2) the causes of the difficulties faced by the eighth grade students in SMP N 2 Singaraja in reading comprehension, and (3) the strategies used by the English teachers in SMP N 2 Singaraja to help the eighth grade students solve their difficulties in reading comprehension. A mixed methods design was used in this research. The population of the research consisted of 338 students of the eighth grade and 7 English teachers teaching the eighth grade at SMP N 2 Singaraja. The samples of the research comprised of 124 eighth grades and 2 English teachers. Reading comprehension test, interview guide, and observation sheets were the instruments used to collect the data. The results show that the eighth grade students faced the difficulties in determining the main idea, identifying the specific information, identifying reference, and identifying the meaning of the words. The main cause for the students’ reading comprehension difficulty is unknown/unfamiliar vocabulary items, while lengthy passages, limited time, and lack of reading practice and studying English are considered as the other. Furthermore, the strategies used by the English teachers to help the eighth grade students solve the difficulties in reading comprehension, included: repetition strategy, predicting or guessing strategy, hinting strategy, scanning strategy, and skimming strategy.keyword : EFL, reading comprehension, difficulty, junior high school
An Analysis of Derivational and Inflectional Morphemes of Nusa Penida Dialect Spoken by Jungut Batu Villagers ., I Putu Suamba Wijaya; ., Dr. I Gede Budasi, M.Ed.; ., I Putu Ngurah Wage Myartawan, S.Pd., M.P
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.18858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan awalan dan akhiran dari Dialek Jungut Batu dan awalan dan akhiran yang menjurus ke morfem infleksi dan derivasi. Penelitian deskriptif qualitatif ini menggunakan empat informan dari penutur Dialek Jungut Batu yang dipilih berdasarkan kriteria. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik rekaman. Tiga proses dalam menganalisis data adalah pemilihan data, penyajian data, dan penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada tujuh jenis awalan dalam Dialek Jungut Batu, yaitu {mǝ-}, {m-}, {ɳ-}, {ŋ-}, {ñ-}, {m-}, and {Ʌ-} dan ada enam jenis akhiran dalam Dialek Jungut Batu, yaitu {-Ʌŋ}, {-Ʌn}, {-ē}, {-ǝ}, {-Ʌn}, dan {-In}. Awalan dalam Dialek Jungut Batu yang termasuk dalam morfem derivasi, yaitu {mǝ-}, {m-}, dan {ɳ-}. Akhiran yang termasuk morfem derivasi, yaitu {-Ʌŋ} dan {-Ʌn}. Awalan dan akhiran di Dialek Jungut Batu yang termasuk dalam morfem infleksi yaitu awalan {ŋ-}, {ñ-}, {m-}, {Ʌ-} dan akhiran {-ē}, {-ǝ}, {-Ʌn}, {-In}.Kata Kunci : morfem derivasi, morfem infleksi, dan dialek Jungut Batu This study aimed at describing kinds of prefixes and suffixes of Jungut Batu Dialect and prefixes and suffixes belonging to inflectional and derivational morphemes. This descriptive qualitative study involved four informant samples from Jungut Batu Dialect speakers. They were selected based on criteria. The data were collected using three techniques, namely: observing, interviewing, and recording technique. The three processes in analyzing the data were data reduction, data display, data conclusion or verification. The results of the study showed that there are seven kinds of prefixes occurring in Jungut Batu Dialect. They are {mǝ-}, {m-}, {ɳ-}, {ŋ-}, {ñ-}, {m-}, and {Ʌ-} and there are six kinds of suffixes in Jungut Batu Dialect, there are {-Ʌŋ}, {-Ʌn}, {-ē}, {-ǝ}, {-Ʌn}, dan {-In}. The prefixes in the Jungut Batu Dialect that belonging to the derivational morpheme are {mǝ-}, {m-}, dan {ɳ-}. The suffixes belonging to derivational morpheme are {-Ʌŋ} dan {-Ʌn}. The prefixes and suffixes in Jungut Batu Dialect that belongs to inflectional are the prefix {ŋ-}, {ñ-}, {m-}, {Ʌ-} and the suffix {-ē}, {-ǝ}, {-Ʌn}, {-In}.keyword : derivational morpheme, inflectional morpheme, and Jungut Batu dialect
Co-Authors ., A.A. Istri Alit Winanda Prilia ., A.A. Istri Alit Winanda Prilia ., Agus Dimas Darmawan ., Agus Dimas Darmawan ., Anak Agung Gde Putra Aditya Udayana ., Denok Admila Suci ., Denok Admila Suci ., Destri Anu Arisandi ., Destri Anu Arisandi ., Dr. Sudirman, M.L.S ., Dr. Sudirman, M.L.S ., Eva Agustino ., Eva Agustino ., I Dw Ayu Okky Widyarini Laras ., I Dw Ayu Okky Widyarini Laras ., I Gede Aan Somara Dyaksa ., I Gede Alit Ardimayasa ., I Gede Alit Ardimayasa ., I Kadek Dwi Armawan ., I Kadek Dwi Armawan ., I Kadek Febriandikayasa ., I Kadek Febriandikayasa ., I Nengah Pasek Budiartika ., I Putu Suamba Wijaya ., Ida Bagus Made Ari Dwitya Senjaya ., Ida Bagus Made Ari Dwitya Senjaya ., Ida Ketut Krisna Putra ., Ida Ketut Krisna Putra ., Kadek Boy Satriawan ., Kadek Eddy Prasetyawan ., Kadek Eddy Prasetyawan ., Ketut Sri Pusparini ., Ketut Sri Pusparini ., Made Githa Swami Mardawati ., Ni Kadek Novi Susian Dewi ., Ni Kadek Novi Susian Dewi ., Ni Luh Made Ayu Nuriyastuti ., Ni Luh Made Ayu Nuriyastuti ., Ni Made Susi Herlina Wati ., Ni Made Susi Herlina Wati ., Ni Wayan Dini Diantari ., Ni Wayan Listya Kusuma Yanti ., Ni Wayan Listya Kusuma Yanti ., Ni Wayan Widiarini ., Ni Wayan Widiarini ., Ni Wy Oktavia Usadi ., Putu Agus Widiana ., Putu Agus Widiana ., Putu Febby Laksmi Decker ., Rangga Krisna Saputra ., Rangga Krisna Saputra ., Ria Cristina ., Ria Cristina ., Rika Persada Jati ., Rika Persada Jati Alit Tri Santika Ningsih Anak Agung Istri Rita Santi Kusuma Ayu, Ni Kadek Nia Ivana Bimantara, Ketut Lingga Cahyani, Made Trisna Damayanti, Putu Vergi Desak Gede Devi Pratami Dewa Ayu Eka Agustini Dewa Komang Tantra Drs.Gede Batan,MA . Fitriani, Desy G.A.P. Suprianti Gusti Agung Ayu Parianingsih Hadi Saputra, I Nyoman Pasek Hardiyanti, Ni Nengah I Gede Budasi I Nyoman Pasek Hadi Saputra I Nyoman Pasek Hadi Saputra I Nyoman Pasek Hadi Saputra I Nyoman Pasek Hadisaputra I Putu Indra Kusuma I Wayan Sastra Oka Paramartha I.G.A. Lokita Purnamika Utami Kadek Shinta Fridayanti Kadek Sintya Dewi Khrismaswari, Anak Agung Sagung Sri Luh Diah Surya Adnyani Luh Gede Eka Wahyuni Luh Putu Artini Luh Putu Shanti Yuliastiti M.Pd ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd Made Hery Santosa Made Trisna Cahyani Maharani, Ni Wayan Linda Marhaeni, Ni Nengah Resti Mohammad Adnan Latief Ni Ketut Sari Adnyani Ni Komang Arie Suwastini Ni Komang Julia Dewi Ni Made Ratminingsih Ni Nengah Resti Marhaeni Ni Putu Astiti Pratiwi Ni Wayan Surya Mahayanti Nugraha, Rama Urif Sukma Nyoman Karina Wedhanti Nyoman Pasek Hadi Saputra Oktavirani, Ni Luh Gede Indah Parianingsih, Gusti Agung Ayu Pradnyawati, Kadek Rikha Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA . Purwanita, Kadek Agina Putu Erna Adnyani Putu Erna Adnyani Rizka Fitriani Saputra, I Nyoman Pasek Hadi Sri Rwa Jayantini, I Gusti Agung Sudarsana, Gede Arya Suharmanto Susantara, I Putu Anom Didik Ulandari, Sang Ayu Komang Yuli Wati, Ni Putu Harista Wulandari, Putu Indah