Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Biometric and condition index of Anadara antiquata (Bivalvia: Arcidae) from the intertidal area of Lhokseumawe, Indonesia Kafi, Siti Umayyah; Zulfikar, Zulfikar; Khalil, Munawar
Journal of Marine Studies Volume 1, Issue 3 (November, 2024)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/joms.v1i3.18759

Abstract

Although the biometric characteristics and condition indices of bivalves, including Anadara antiquata, are well-studied, their relationship with environmental factors in tropical intertidal zones, remains poorly understood. This study examined the biometric characteristics and condition index of the cockle A. antiquata in relation to water quality parameters in the intertidal zone of Lhokseumawe, Indonesia, from August 2014 to March 2015. Monthly sampling of 50 cockles during low tide in the estuarine reservoir measured cockle weight, shell length, shell height, condition index, and water quality parameters, including temperature, pH, and salinity. Strong positive relationships were observed between shell length and cockle weight (R² = 0.847, r = 0.920), shell height and shell length (R² = 0.861, r = 0.927), and cockle weight and shell height (R² = 0.887, r = 0.941). Allometric models indicated negative allometry in these relationships. Analysis of the condition index revealed continuous dribble spawning throughout the study period. Water quality parameters included temperatures ranging from 28.2 - 32.2 °C (mean 30.02 ± 1.62 °C), salinity levels between 34.4 - 35.5 ppt (mean 35.08 ± 0.32 ppt), and pH values of 6.77 - 6.86 (mean 6.82 ± 0.03), reflecting favourable environmental conditions for cockle growth and reproduction.
Multivariate analysis of Bivalvia population in the Cunda Strait mangrove ecosystem, Lhokseumawe, Indonesia Syahrial, Syahrial; Ruzanna, Arina; Anggraini, Rika; Habib EY, M.; Ikhsan, Nur; Pane, Andina Ramadhani Putri; Khalil, Munawar
Journal of Marine Studies Volume 2, Issue 2 (July, 2025)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/joms.v2i2.21276

Abstract

Research on the diversity and density of Bivalvia populations as indicators of coastal ecosystem health, particularly using multivariate statistical approaches, remains limited in Lhokseumawe, Indonesia. This study aims to analyse the distribution and abundance of Bivalvia in the Cunda Strait mangrove ecosystem using multivariate statistical techniques. Field sampling was conducted in May 2024 at five observation stations, where Bivalvia were collected using a 1 x 1 m transect method. Data analysis included cluster analysis, non-metric multidimensional scaling (nMDS), analysis of similarity (ANOSIM), and similarity percentage analysis (SIMPER) to assess species diversity and population density. A total of 10 Bivalvia species, representing five genera and four families, were identified. The Shannon-Wiener diversity index ranged from 0.99 to 1.53, classifying the Bivalvia community into four distinct groups. Population density analysis revealed that Anadara sp2, Donax sp2, and Anadara sp1 exhibited the highest densities (4.80 ind/m², 2.80 ind/m², and 2.00 ind/m², respectively). Cluster and nMDS analyses further divided the Bivalvia density in the Cunda Strait into two distinct groups. The Bray-Curtis similarity index, applied by ANOSIM, indicated significant variation in the density of the Bivalvia population between observation stations (p < 0.05). SIMPER analysis identified Polymesoda sp as a key distinguishing species between multiple station pairs, including Stations 1 and 2, 1 and 3, 1 and 4, 1 and 5, 2 and 5, 3 and 5, and 4 and 5. Furthermore, Anadara sp2 was the main differentiating species between Stations 2 and 3, as well as between 2 and 4, while Anadara sp1 distinguished Stations 3 and 4. These findings highlight the spatial heterogeneity of Bivalvia communities in the Cunda Strait and underscore the utility of multivariate statistical approaches in coastal biodiversity assessments.
Pengaruh Mikoriza dan Vermikompos terhadap Laju Pertumbuhan Nilam (Pogostemon cablin, Benth) pada Inceptisol Lastri, Lastri; Zuraida, Zuraida; Khalil, Munawar; Hayati, Erita; Fikrinda, Fikrinda
AGRITROP Vol 21, No 2 (2023): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v21i2.21983

Abstract

Produktivitas nilam (Pogostemon cablin Benth) sebagai salah satu tanaman penghasil minyak atsiri dapat ditingkatkan dengan penggunaan pupuk hayati dan pupuk organik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh FMA dan pupuk organik terhadap kolonisasi FMA dan kadar hara tanaman nilam. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) pola faktorial dengan dua faktor yang diuji dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah FMA (tanpa FMA, A. tuberculata dan Glomus sp), sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk organik (0, 10, dan    20 t ha-1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa A. tuberculata memberikan pengaruh lebih tinggi terhadap kolpnisasi FMA, Glomus sp.memberikan pengaruh lebih besar terhadap kadar nitrogen (N) dan fosfor (P). Kedua spesies FMA tersebut memberikan pengaruh yang sama terhadap kadar kalium (K) tanaman.  Peningkatan dosis pupuk organik menurunkan kolonisasi FMA namun meningkatkan kadar N, P, dan K tanaman.  Kedua spesies FMA tersebut memberikan respon negatif terhadap tingginya dosis pupuk organik dalam mempengaruhi kolonisasi FMA. Aplikasi pupuk organik mengurangi pengaruh A. tuberculata terhadap kadar K tanaman, namun sebaliknya dengan Glomus sp.  Hasil penelitian ini menunjukkan FMA dan pupuk organik,  tanaman baik sebagai aplikasi tunggal maupun ganda,  merupakan strategi untuk meningkatkan produktivitas tanaman nilam.
Pemanfaatan Tumbuhan Bemban Sebagai Bahan Kerajinan Di Desa Lampanah Tunong, Aceh Besar Yasar, Muhammad; Hafsah, Siti; Juliaviani, Noratun; Khalil, Munawar; Jayanti, Dewi Sri; Agustina, Raida; Anwar, Khairul
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 1 No 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 1 Nomor 2,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v1i2.45

Abstract

Tumbuhan bemban (Donax canniformis) memiliki arti penting bagi masyarakat di Desa Lampanah Tunong, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar. Bersama 4 (empat) desa lain disekitarnya, desa ini telah menjadi sentra kerajinan anyaman bemban dengan hasil produksi yang menjadi produk unggulan khas bagi Kabupaten Aceh Besar. Selain mendukung pengembangan sektor pariwisata dan industri kreatif, produk kerajinan anyaman bemban ini telah mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini ditujukan untuk membantu dan membina masyarakat kelompok pengrajin dalam pemanfaatan tumbuhan bemban secara berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi dan menjamin kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini meliputi tahap persiapan, koordinasi, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap persiapan dilakukan proses identifikasi dan inventarisasi masalah yang dihadapi pengrajin. Lalu permasalahan tersebut dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait untuk dicarikan solusinya dan diterapkan dalam tahap pelaksanaan. Untuk memastikan tingkat keberhasilan program, dilakukan proses evaluasi yang hasilnya dijadikan sebagai dasar perbaikan dan rekomendasi tindak lanjut. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan tingkat antusiasme masyarakat pengrajin dalam mengikuti program sangat tinggi. Para pengrajin mampu meningkatkan produksi dan produktivitasnya melalui diversifikasi produk kerajinan dengan baik. Diharapkan paska kegiatan, masyarakat dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Pengelolaan Konflik dan Perubahan Sosial di Desa Cikarawang, Bogor Handayani, Lusia; Mahdalena, Vina; Khalil, Munawar
Global Komunika : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6 No 2 (2023): Global Komunika Vol. 6 No. 2 2023
Publisher : FISIP UPNVJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/gk.v6i2.6824

Abstract

Keberadaan Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan berbagai aktivitasnya diasumsikan akan memberikan perubahan sosial yang cukup signifikan di desa sekitar, sebagai salah satu desa lingkar kampus, menarik untuk mencermati dinamika perubahan sosial yang terjadi di Cikarawang. Eksistensi IPB di Dramaga Bogor selama lebih dari satu dekade diyakini memberikan dampak dan pengaruh terhadap masyarakat di desa Cikarawang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis gambaran perubahan sosial yang terjadi di desa Cikarawang atas kehadiran dan aktivitas kampus IPB. Bagaimana pengelolaan konflik komunikasi dapat menimbulkan perubahan sosial di desa Cikarawang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagi masyarakat desa Cikarawang, keberadaan IPB memberikan kontribusi positif terutama pada aspek tenaga kerja, serta penyuluhan pertanian dan perikanan, namun demikian, dari aspek pendidikan formal, warga desa Cikarawang yang menjadi mahasiswa di IPB masih sangat minim. Selain itu, beberapa kebijakan kampus bersinggungan langsung dengan kepentingan warga desa Cikarawang sehingga menimbulkan konflik. Melalui negosiasi dan mediasi, konflik tersebut menghasilkan perubahan sosial di wilayah tersebut
Acta Aquatica: Terbitan Perdana Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu-Ilmu Perairan Khalil, Munawar
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, Vol. 1: No. 1 (October, 2014)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v1i1.289

Abstract

Terimakasih atas bantuan dan dukungan dari segala pihak sehingga kami dengan berbangga hati dapat menerbitkan edisi perdana dari jurnal Acta Aquatica ini. Jurnal ini merupakan salah satu jurnal saintifik yang berfokus pada bidang ilmu perairan yang diterbitkan secara berkala oleh Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh. Acta aquatica mempublikasikan hasil penelitian, ikhtisar dan penelaahan yang berhubungan dengan sistem lingkungan perairan (lahan basah, perairan tawar dan perairan laut) dan kawasan pembatas sistem lingkungan tersebut serta dampak aktivitas manusia terhadap sistem lingkungan. Acta Aquatica memiliki cakupan studi dalam bidang bioekologi sumberdaya perairan, hidrologi, biodiversitas biosfer perairan, oceanologi, rekayasa teknologi eksploitasi dan eksplorasi sumberdaya perairan, mikrobiologi akuatik, pemodelan akuatik, sistem informasi geografi akuatik, dan sosial ekonomi sumberdaya perairan. Acta Aquatica bertujuan untuk mempublikasikan jurnal saintifik yang berkualitas tinggi untuk peneliti, pegiat, akademisi dan kepada seluruh khalayak yang berminat tentang ilmu perairan. Kami berusaha sekuat tenaga untuk menjaga publikasi ilmiah ini agar dapat terbit secara berkala dan dengan cakupan distribusi nasional bahkan internasional. Penyempurnaan-penyempurnaan tentu saja akan terus kami lakukan agar jurnal ini menjadi salah satu jurnal terbaik dalam lingkupnya. Kami juga akan terus berusaha untuk melakukan perbaikan dalam hal konektifitas jurnal ini dengan media internet sehingga para penulis dan pembaca jurnal ini dapat secara leluasa berinteraksi dengan tulisan atau ulasan yang termuat dalam jurnal. Tentu saja ini semua memerlukan waktu dan sumberdaya yang luar biasa besarnya, namun sebuah cita-cita pasti akan terlaksana karena kemauan keras dan kerjasama yang kuat. Tulisan ilmiah yang berkualitas tinggi dari berbagai sumber selalu kami undang serta nantikan untuk dapat direview kelayakannya sehingga dapat dimuat ke dalam jurnal ilmiah ini. Akhirnya Editor, Reviewer dan Mitra Bebestari mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya atas saran, masukan, komentar dan bimbingan dari berbagai pihak. Keterlibatan anda sangat berguna untuk menjadikan Acta Aquatica ini menjadi salah satu jurnal terbaik dalam bidang sains akuatik. Kami selalu menanti anda untuk berpartisipasi dalam pengembangan jurnal ini. Terima kasih!!!!
Identifikasi kawasan penangkapan induk udang windu (Penaeus monodon) pada perairan pesisir Kabupaten Aceh Jaya Khalil, Munawar; Zulfikar, Zulfikar; Saifullah, Saifullah
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, Vol. 1: No. 1 (October, 2014)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v1i1.299

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menetapkan kawasan penangkapan induk udang windu (Penaeus monodon) dan kondisi lingkungan perairannya ditinjau dari aspek fisika kimia perairan pada kawasan perairan kabupaten Aceh Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan survey dan teknologi system informasi geografis. Kawasan penangkapan induk udang di Kabupaten Aceh Jaya pada umumnya terdapat pada titik ordinat: (1) H 950 34 bujur timur dan 040 38 lintang utara, (2) H 950 33 bujur timur dan 040 39 lintang utara, (3) H 950 34 bujur timur dan 040 40 lintang utara, (4) H 950 34 bujur timur dan 040 33 lintang utara. Parameter fisika kimia perairan yang diukur pada kawasan penangkapan induk udang menunjukkan kondisi yang sangat sesuai bagi sistem kehidupan udang.The aims of this study was to establish the broodstock catchment areas of tiger prawn (Penaeus monodon) and the condition of the waters which was surrounding their habitat in terms of environmental aspects of physical chemical water parameter in the coastal waters of Aceh Jaya region. This study used survey approach and geographic information system technology as methodelogy. The catching areas of broodstock in Aceh Jaya region commonly found on the ordinate point: (1) H 950 34' east longitude and 040 38' north, (2) H 950 33' east and 040 39' north, (3) H 950 34' east and 040 40' north, (4) H 950 34' east and 040 33' north. Physical and chemical parameters of water measured at catchment areas showed that the water parameters in the prawn habitat were very suitable for supporting of tiger prawn living.
Pengaruh salinitas yang berbeda terhadap tingkat pertumbuhan dan kelangsungan hidup tiram (Crassostrea sp) Yanti, Helmi; Muliani, Muliani; Khalil, Munawar
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, Vol. 4: No. 2 (October, 2017)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v4i2.301

Abstract

Tiram (Crassostrea sp) merupakan salah satu bivalvial potensial yang dapat dikembangkan dalam rangka meningkatkan pendapatan ekonomi. Kualitas air (salinitas) yang baik akan mempengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidup tiram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh salinitas yang berbeda (30 ppt, 25 ppt, 20 ppt, 15 ppt) terhadap tingkat pertumbuhan dan kelangsungan hidup tiram (Crassostrea sp). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hatchery dan Teknologi Reulet Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh dari bulan April sampai Juni 2015. Adapun perlakuannya yaitu benih tiram dipelihara pada salinitas 30 ppt, 25 ppt, 20 ppt, dan 15 ppt. adapun rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 ulangan dan 4 perlakuan dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) jika terdapat perbedaan. Parameter yang diamati adalah kelangsungan hidup, pertambahan panjang, lebar, pertambahan bobot dan kualitas air. Pertambahan bobot, lebar, dan panjang tertinggi terdapat pada perlakuan A yaitu dengan nilai rata-rata sebesar 1,104 gram, 0,144 mm, 0,252 mm dan pertambahan bobot, lebar, dan panjang terendah terdapat pada perlakuan D yaitu 0,358 gram, 0,039 mm dan 0,063 mm. Rata-rata kelangsungan hidup yaitu 97% pada perlakuan A, 93% pada perlakuan B dan 90% pada perlakuan C dan D. parameter kualitas air berada pada kisaran yang baik untuk pertumbuhan tiram dalam kisaran suhu 27,3 - 30,1 oC, pH 7,2 - 7,8 , dan DO 4,6 - 6,0 ppm.Oyster (Crassostrea sp) is one bivalvial potential that can be developed in order to improve the economic income. Water quality (salinity) which either will affect the growth and survival of oysters. This study aims to determine the effect of different salinity (30 ppt, 25 ppt, 20 ppt, 15 ppt) the growth rate and survival of oysters (Crassostrea sp). This research was conducted at Hatchery and Technology Laboratory, Aquaculture Department, Agriculture Faculty Malikussaleh University, which was held on April to June 2015. The treatment of seed oysters are reared at a salinity of 30 ppt, 25 ppt, 20 ppt and 15 ppt. As for the design used in this study is completely randomized design (CRD) with three replications and 4 treatments and continued by Least Significant Difference (LSD) if there is a difference. Parameters measured were survival, the length, width, weight gain and water quality. Added weight, width, and length highest in treatment A is the average value of 1,104 gram, 0,144 mm, 0,252 mm, and weight gain, width, and length was lowest for the treatment D, namely 0.358 g, 0.039 mm and 0,063 mm. The average survival is 97% at treatment A, 93% in treatment B and 90% in treatment C and D. The water quality parameters in the range which is good for the growth of oysters in the temperature range from 27,3 - 30,1 °C, pH 7,2 to 7,8, and DO 4,6 to 6,0 ppm.
Pengaruh penggunaan beberapa jenis filter alami terhadap pertumbuhan, sintasan dan kualitas air dalam pemeliharaan ikan mas (Cyprinus carpio) Nasir, Muhammad; Khalil, Munawar
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, Vol. 3: No. 1 (April, 2016)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v3i1.336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan beberapa jenis filter alami zeolit, arang dan sabut kelapa dalam menetralisir pH dan Amoniak untuk memperbaiki kualitas air pada wadah pemeliharaan ikan mas dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan sintasan serta mengetahui media filter mana yang terbaik untuk pertumbuhan ikan mas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November - Desember 2015 yang bertempat di Laboratorium Hatchery dan Teknologi Budidaya Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh, rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 3 ulangan, dimana A: kontrol (tanpa filter), B: filter zeolit, C: filter arang, D: filter sabut kelapa dan E: kombinasi. Hasil penelitian menunjukkan Zeolit, Arang, Sabut kelapa dan Kombinasi dapat memperbaiki kualitas air untuk menetralisir pH dan amoniak. Pertumbuhan dan konversi pakan terbaik ditemukan pada perlakuan E (kombinasi) sedangkan untuk tingkat kelangsungan hidup terbaik ditemukan pada perlakuan D (sabut kelapa).This study aimed to determine the effectiveness of the use of several types of natural zeolite filter, charcoal and coconut fiber in neutralizing the pH and ammonia to improve the quality of water in the goldfish maintenance container and the effect on growth and survival rate and determine the best filter media for the growth of gold fish. This study was conducted on November to December 2015 at Laboratory of Aquaculture Hatchery and Technology Studies Program Aquaculture Faculty of Agriculture, University of Malikussaleh. The research design uses a completely randomized design (CRD) with 5 treatments 3 replications, that is A: control (without filter), B: zeolite filter, C: charcoal filters, D: coconut fiber filter and E: combination. The results showed zeolite, charcoal, coconut fiber and combination can improve water quality neutralize pH and ammonia. The best growth and feed conversion ratio are found in treatment E (combination) while for the best survival rate is found in treatment D (coconut fiber).
Studi pembesaran tiram (Crassostrea sp) melalui desain tata letak yang berbeda Zainura, Zainura; Rusydi, Rachmawaty; Khalil, Munawar
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, Vol. 3: No. 2 (October, 2016)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v3i2.393

Abstract

Tiram (Crassostrea sp) merupakan salah satu bivalvial potensial yang dapat dikembangkan dalam rangka meningkatkan pendapatan ekonomi. Tata desain media budidaya tiram yang baik akan mempengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidup tiram. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tata desain media budidaya tiram yang baik sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidup tiram. Penelitian ini dilaksanakan di Keramba Jaring Apung Loskala Lhokseumawe dan di Laboratorium Hatchery dan Teknologi Reulet Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh dari bulan Juni sampai Agustus 2015. Adapun perlakuannya yaitu metode peletakkan benih tiram secara rak (horizontal), gantung (vertikal) dan didasar perairan dengan substrak batuan. Adapun rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 ulangan dan 3 perlakuan dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) jika terdapat perbedaan. Parameter yang diamati adalah kelangsungan hidup, pertambahan panjang, lebar, ketebalan cangkang, pertambahan bobot dan kualitas air. Pertambahan bobot, lebar, panjang, dan ketebalan cangkang tertinggi terdapat pada perlakuan B yaitu dengan nilai rata-rata sebesar 42,95 gram, 1,331 mm, 1,487 mm, 1,843 mm dan pertambahan bobot, lebar, panjang, dan ketebalan cangkang terendah terdapat pada perlakuan C yaitu 0,00 gram dan 0,00 mm. Rata-rata kelangsungan hidup yaitu 84% pada perlakuan A dan B, 0% pada perlakuan C. parameter kualitas air berada pada kisaran yang baik untuk pertumbuhan tiram dalam kisaran suhu 27 - 30 oC, pH 6,8 - 7,5 , dan DO 4,8 - 7,4 ppm.Oysters (Crassostrea sp) is one of the bivalves that is potential to be developed for improving the economic income. The good layout design for culturing oyster will affect its growth and survival. This study aimed to evaluate the layout design which was good for oyster cultivation affecting the growth and survival of oyster. This research was conducted at floating cage Loskala,  Lhokseumawe and in Hatchery and Technology Laboratory, Aquaculture Department, Agriculture Faculty Malikussaleh University fwhich was held on June to August 2015. The treatments were to use rack method (horizontal), hanging (vertical) and bottom methods. Completely randomized design (CRD) was used as research design with three replication for three treatments. Then it was continued by LSD (Least Significant Difference) Test,if there was a difference.Parameters measured were survival length, width, thickness of the shell, weight and water quality.The highest weight, width, length, and thickness of shell were obtained in treatment B which were 42,95 gram; 1,331 mm, 1,487 mm, 1,843 mm. other wise, the lowest one were obtained in treatment C which were 0 gram and 0 mm.The survival rate of both treatment A and B was 89%, which treatment C was 0%. water quality parameters were in good range for growth of oysters where as temperature 27-30 ° C, pH 6,8 to 7,5, and DO 4,8 to 7,4 ppm.