Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN PENINGKATAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN PRE OPERASI BENIGNAPROSTAT HIPERPLASIA (BPH) DI RSUD PROF Dr. MARGONO SOEKARJO Muliana -; Suci Khasanah; Susanti -
Viva Medika Vol 9 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.368 KB) | DOI: 10.35960/vm.v10i1.301

Abstract

The anxiety experienced by pre-surgery Benign Prostat Hiperplasi (BPH ) patients may lead to the stress like nervous feeling of the operation which furtheraffect the autonomic nervous system. The increase of adrenal glands releaseadrenaline, which causes the body to increase the heart frequency.Anxiety causesthe cognitive, psychomotoric, and physiological responses, one of them is anincrease in the blood pressure. The purpose of this study was to know the correlation between anxietylevels and blood pressure increase on patients of pre- surgery benign prostatehyperplasia (bph) in prof. margono soekarjo hospital purwokerto 2016. The type of this research was descriptive correlation with cross sectionalapproach. The sampling technique used consecutive sampling, while the samplesof this study were the patients who underwent surgery for BPH in Prof. Dr.Margono Soekarjo Hospital Purwokerto as many as 30 people. Further, thestatistical analysis used Spearman rank analysis. The result of this study showed that half of respondents experiencedmoderate anxiety as many as 15 respondents (50%). Most respondentsexperienced an increase in the blood pressure as much as 19 respondents(63.3%). Hence, it can be concluded that there is a significant correlationbetween the level of anxiety and an increase in blood pressure over pre-surgerypatients with p value: 0.003. Keywords: anxiety, pre-surgery, blood pressure
EFEKTIFITAS POSISI CONDONG KE DEPAN (CKD) DAN PURSED LIPS BREATHING (PLB) TERHADAP PENINGKATAN SATURASI OKSIGEN PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) Suci Khasanah; Madyo Maryoto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL - HASIL PENELITIAN & PENGABDIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.152 KB)

Abstract

Hasil riset menunjukkan posisi CKD dan PLB dapat membantu meningatkan kondisi pernafasanpasien PPOK. Saturasi oksigen (SaO2) merupakan salah satu parameter untuk menilai kondisipernafasan. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas posisi CKD dan PLB terhadappeningkatan SaO2 pasien PPOK. Metode penelitian ini menggunakan rancangan  eksperimenrandomized control trial pre post test with control group. Sample 25 pasien, dengan randomsampling. Terdapat tiga kelompok: intervensi/klp 1 (diposisikan CKD dan PLB), kontrol 1/ klp2 (diposisikan semi fowler dan natural breathing) dan kontrol 2/ klp 3 (diposisikan CKD dannatural breathing), masing-masing tindakan dilakukan selama 3 hari. Ada perbedaan SaO2 pada klp 1, ƿ (0,000), hasil post hoc SaO2 hari ke-1 vs hari ke-2 ƿ = 0,170; hari ke-1 vs hari ke-3 ƿ =0,003; hari ke-2 vs hari ke-3 ƿ = 0,004. Tidak ada perbedaan SaO2 pada klp 2, ƿ (0,479). Adaperbedaan SaO2 pada klp 3, ƿ (0,000) dan hasil post hoc SaO2 hari ke-1 vs hari ke-2 ƿ = 0,01;hari ke-1 vs hari ke-3 ƿ = 0,007; hari ke-2 vs hari ke-3 ƿ = 0,015. Tidak ada perbedaan SaO2antar kelompok pada hari ke-1, ƿ (0,084) > α (0,05). Hari kedua dan ketiga tidak ada perbedaanSaO2 antara klp 1 dengan klp 3 (ƿ = 0,089 & 0,156) tetapi ada perbedaan SaO2 antara klp 1dengan klp 2 (ƿ = 0,033 & 0,003) dan antara klp 2 dengan klp 3 (ƿ = 0,006 & 0,002). Posisi CKD dan PLB lebih efektif meningkatkan SaO2. Kata Kunci: SaO2, PPOK, PLB, posisi CKD
Intensi dan Perilaku Perawatan Diri pada Penderita Hipertensi di Puskesmas 2 Sumbang Kabupaten Banyumas Dea Oktria Nur; Suci Khasanah; Wilis Sukmaningtyas
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.077 KB)

Abstract

Penyakit darah tinggi atau sering disebut hipertensi telah menjadi penyakit yang umum diderita oleh masyarakat Indonesia atau negara berkembang. Penyakit pembunuh ketiga yang sering menjadi momok disebagian masyarakat yang tinggal didaerah perkotaan ini telah menyebar sampai wilayah pedesaan. Saat ini angka penderita hipertensi semakin meningkat setiap tahunnya. Mengetahui intensi dan perilaku perawatan diri pada penderita hipertensi di Puskesmas 2 Sumbang Banyumas. Penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekataan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling dengan 146 responden yang mengikuti Prolanis. Data diambil menggunakan data sekunder dan primer. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki intensi perilaku perawatan diri tinggi dan sebagian besar responden memiliki perilaku perawatan diri penderita hipertensi cukup. Intensi dan perilaku perawatan diri dapat mempengaruhi hipertensi. Pendidikan responden paling banyak berpendidikan menegah (SMP/SMA) sebanyak 65 responden (44,5%). Intensi perawatan diri penderita hipertensi separuh lebih tinggi sebanyak 81 responden (55,5%). Perilaku perawatan diri penderita hipertensi sebagian besar cukup sebanyak 90 responden (61,6%).
Gambaran Pasien Hambatan Komunikasi Verbal pada Tn I dengan Stroke Non Hemoragik di Desa Karangmangu Purwojati Mega Yanti; Prasanti Adriani; Suci Khasanah
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.417 KB)

Abstract

The main cause of stroke is usually high blood pressure which causes blockage of blood circulation so that the supply of blood and oxygen to the brain decreases. Symptoms of a stroke are usually sudden numbness of the face, arm, hand, and leg on one side or part of the body, usually accompanied by a sudden, severe headache. Nursing problems that may arise in patients with non-hemorrhagic stroke are verbal communication barriers. The purpose of this research is to be able to provide nursing care for verbal communication barriers. At Mr. I with non-hemorrhagic stroke in Karangmangu Village, Purwojati. This research method uses a descriptive case study design. In this case study, the subject is Mr. I with verbal communication barriers in Karangmangu Village, Purwojati. The results show that the author makes a nursing care plan for Mr. I which includes communicaton. Evaluation after carrying out nursing actions in accordance with the nursing action plan, an evaluation is carried out to find out and monitor developments and assess how successful the nursing actions have been to Mr. I Evaluation carried out for 3 days. Verbal communication barriers related to neuromuscular disorders
Asuhan Keperawatan Kerusakan Intergritas Jaringan pada Ny.M dengan Ulkus Diabetes Militus di Ruang Edelweis Rsud Dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Wahyu Dwi Saputro; Suci Khasanah; Siti Haniyah
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2021: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.546 KB)

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disorder characterized by hyperglycemia associated with abnormalities in carbohydrate, fat and protein metabolism caused by decreased insulin secretion or decreased insulin sensitivity or both, leading to chronic microvascular complications and neuropathy. Diabetic ulcers (sores) in DM patients are a sign of vascular complications and neuropathy. As in chronic ulcer patients in general, diabetic ulcer patients can feel a loss of sensation, easy trauma and skin damage, leg deformity and even hospitalization to amputation. This writing aims to describe nursing care for damage to tissue integrity in Mrs. M with diabetes mellitus (DM) ulcers in the Edelweis room of RSUD Dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Writing method: using a case study with a descriptive case study design that describes the nursing care provided to patients starting from assessment, formulation of diagnoses, intervention plans, implementation and evaluation.
Hubungan Derajat Hipertensi dan Status Pernikahan terhadap Tingkat Kemandirian Lansia dalam Melakukan Aktifitas Harian di Puskesmas Kutasari Kabupaten Purbalingga Siti Nurkhasanah; Ikit Netra Wirakhmi; Suci Khasanah
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.633 KB) | DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1055

Abstract

Lansia mengalami dampak penurunan fisiologis, psikologis dan sosial. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan lansia bergantung kepada orang lain dan mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti status kesehatan yaitu lansia dengan hipertensi dan status pernikahan. Penelitian ini memiliki tujuan dalam hal mengetahui hubungan derajat hipertensi dan status pernikahan terhadap tingkat kemandirian lansia pada saat melaksanakan aktivitas harian. Metode penelitian memakai deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Tempat penelitian dilakukan di desa Meri, Sumingkir, Karangcegak. Sampel yang digunakan 105 lansia dengan hipertensi. Instrumen yang digunakan menggunakan kuisioner index Katz. Analisis data memakai uji rank spearman pada hasil penelitian memperlihatkan bahwasannya ada hubungan yang memiliki makna derajat hipertensi dengan tingkat kemandirian dengan nilai p-value sebesar 0.000 kurang dari 0.050. serta dengan uji koefisien kontingensi lambda p-value menunjukan sebesar 0.017 kurang dari 0.050 ada hubungan yang bermakna antara status pernikahan terhadap tingkat kemandirian.
Perbedaan Tingkat Kepuasan Pasien Sectio Caesaria dengan Anestesi Metode ERACS dan Metode Spinal Syamsul Aryanto; Suci Khasanah; Pramesti Dewi
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.975 KB) | DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1073

Abstract

Metode persalinan dengan SC terdiri dari metode medis bernama Enhanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS) dan metode anestesi spinal.. Kepuasan pasien adalah perasaan senang atau puas bahwa produk atau jasa yang diterima telah sesuai atau melebihi kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kepuasan pasien SC antara penggunaan anestesi metode ERACS dan penggunaan metode spinal di Rumah Sakit Umum Khalishah Palimanan Cirebon. Metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik sampel purposive sampling dengan jumlah 88 orang. Instrumen penelitian menggunakan Iowa Satisfaction with Anaesthesia Scale (ISAS) untuk mengukur kepuasan pasien. Populasi dan sample dalam penelitian ini adalah pasien sectio caesarea di ruang Kamar Bedah Rumah Sakit Umum Khalishah Palimanan Cirebon. populasi Uji statistic menggunakan uji statistik non parametris (Man Whitney U-Test) dengan taraf signifikasi 0,05.Hasil gambaran tingkat kepuasan pasien SC dengan metode ERACS dan metode spinal dari 44 responden seluruhnya merasa puas (100%).
Pengaruh Pemberian Terapi Musik terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan pada Pasien Intra Operasi dengan Regional Anestesi di RSUD Kota Tangerang Muhamad Fahmi Kurniadi; Suci Khasanah; Siti Haniyah
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.384 KB) | DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1128

Abstract

Kecemasan yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan adanya perubahan secara fisik maupun psikologis yang akhirnya dapat meningkatkan kerja saraf simpatis. Perlu adanya tindakan untuk mengurangi rasa cemas. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi cemas adalah dengan terapi non farmakologi, yaitu dengan pemberian terapi musik. Terapi musik yang digunakan pada penelitian ini adalah terapi musik klasik Symphony No.3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi musik terhadap penurunan kecemasan pada pasien intra operasi dengan regional anestesi di RSUD Kota Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pre eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest. Teknik sampling dengan consecutive sampling sebanyak 34 responden. Responden dalam penelitian ini adalah pasien intra operasi yang dilakukan tindakan anestesi regional. Hasil penelitian diperoleh ada pengaruh pemberian terapi musik terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien intra operasi dengan regional anestesi dengan nilai p value 0,000 < 0,05, artinya ada pengaruh pemberian terapi musik terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien intra operasi dengan regional anestesi di RSUD Kota Tangerang.
Pengaruh Terapi Murotal terhadap Penurunan Kecemasan Pasien Pre Operasi Katarak di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap Sugiyanto Sugiyanto; Suci Khasanah; Noor Yunida Triana
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.103 KB) | DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1129

Abstract

Gangguan penglihatan menjadi salah satu pravelensi penyebab kebutaan didunia 51% disebabkan oleh katarak dan 33% katarak merupakan salah satu penyebab penurunan fungsi penglihatan didunia. Kebutaan akibat katarak merupakan kebutaan yang dapat disembuhkan yaitu melalui tindakan operasi. Tindakan Operasi merupakan salah satu stresor yang dapat menimbulkan reaksi baik secara fisiologis maupun psikologis. Salah satu terapi yang termasuk nonfarmakologi adalah terapi relaksasi atau terapi religi dengan mendengarkan alunan Ayat Suci Alquran. Terapi relaksasi dengan mendengarkan musik Al-Qur’an merupakan salah satu intervensi untuk menurunkan tingkat kecemasan pasien. Penelitian bertujuan untuk mengetahu pengaruh murotal terhadap penurunan kecemasan pasien pre operasi katarak di IBS RSI Fatimah Cilacap. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimental. Dengan desain Studi Kasus Satu Tembakan (The One Shot Case Study), Satu Kelompok Pra tes-Pos tes (The One Group Pretest-Post test) sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling sebanyak 22 penderita katarak. Data diambil dengan menggunakan pengukuran kecemsan sebelum dan sesudah terapi murottal. Dari penelitian dapat dideskripsikan hasil uji wilcoxon dengan nilai (p) 0,000 ˂ 0,05. Hasil penelitian menyunjukan ada perbedaan sebelum dengan sesudah pemberian murotal Al-qur’an terhadap kecemasan pasien pre operasi katarak di Instalasi Bedah Sentral RSI Fatimah Cilacap. Terdapat perbedaan tingkat kecemasan sebelum dengan sesudah pemberian terapi murottal Al-qur’an bermakna secara statistik dengan nilai (p) 0,000 ˂ 0,05. Ada pengaruh pemberian murotal terhadap penurunan kecemasan pasien pre operasi katarak di Instalasi Bedah Sentral RSI Fatimah Cilacap.
IMPLEMENTASI BATUK EFEKTIF DAN FISIOTERAPI DADA PADA TN. M DENGAN TUBERCULOSIS PARU Defina Puspitasari; Suci Khasanah
MNJ (Mahakam Nursing Journal) Vol 2 No 11 (2022): Mei 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.352 KB) | DOI: 10.35963/mnj.v2i11.196

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease that usually attacks the lungs and is caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis, although it can affect any organ in the body. Tuberculosis infection develops when bacteria enter through droplets in the air. The purpose of this scientific paper is to describe nursing care in pulmonary tuberculosis patients with ineffective airway clearance problems. The method used is a descriptive case study with the subject of one pulmonary tuberculosis patient with ineffective airway clearance problems. The pharmacological therapy given was Memucil Tab 2x1 oral administration to thin the phlegm, non-pharmacological measures were effective coughing and chest physiotherapy was carried out for three days every morning. The results of giving an effective cough and chest physiotherapy can remove the retained phlegm and then dispose of the phlegm in a special or closed place not carelessly. Conclusion: effective cough and chest physiotherapy are effective against ineffective airway clearance in pulmonary tuberculosis patients. Therefore, it is expected that nurses can provide effective coughing and chest physiotherapy therapy as a complement to pharmacological therapy to help overcome ineffective airway clearance in pulmonary tuberculosis patients.
Co-Authors Adiratna Sekar Siwi Adriani, Prasanti AMBARWATI, RANGGAH REGINA CITRA Amelia Andini Ariyani, Prilia Antik Azzalia Nur Rahma Cahyaningrum, Etika Dewi Catur Sayekti Damayanti, Khavifah Intan Danang Tri Yudono, Danang Dea Oktria Nur Defina Puspitasari Dermawan, Bagus Dwi Dewi, Etika Dwi Novitasari Dyah Triwulan Emiliani Elsi Jerau Falah, Rifqy Al Fisabili, Putri Fitroh, Syifa Nuraini Guntama, Amrik Hananta, Agus Kurniadi Harnanto Setyo Pambudi Heri Susanti, Indri Indah Dwi Kurniati Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti, Indri Heri Irma Susanti, Maria Paulina Julianto, Aan Karno Subiyono Lutfi, Arifah Madyo Maryoto Madyo Maryoto Mahera, Diyan Binta Mariah Ulfah Mega Yanti Muhamad Fahmi Kurniadi Muhammad Soali Muliana - Murniati Murniati Murniati Nabila Fikrah Cahya Suwarno Nida, Faridatun Noor Yunida Triana Nuri Wulandari, Nuri Peristamaya Himawan, Indira Pramesti Dewi Pramesti, Prillia Amanda Pramesti, Selnia Anindia Prapto Sasongko, Didik Prihastuti, Dewi Rahmaya Nova Handayani Rian Aji Irawan Robi Erlanza Mukhlisin Rudiati, Rudiati Sahrani, Atifah Syifa Salsabila, Nadia Saputra, Yeli Seafira, Arisa Ela Sekar Siwi, Adiratna Setiawan, Pajar Yodi Siti Haniyah Siti Nurkhasanah Soamole, Muhammad Zulhaq Nurul Aqsha Solikhati, Nuki Soniawati, Diah Sugiyanto Sugiyanto Sumboko, Priyo Suryana, Ucup Susanti - Susanto, Amin Syamsul Aryanto Tri Sumarni Tri Yudono, Danang Triastuti, Faizatun Utami, Mega Putri Wahyu Dwi Saputro Wardani, Mayrita Eka Setya Warso, Nikmah Eka Prihatini Wasis Eko Kurniawan Wibowo, Tophan Heri Widia Pitriyani Widiani, Zamila Wijilya Waisal, Pangesti Wilis Sukmaningtyas Wina Mutiara Wirakhmi, Ikit Netra