Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Penentuan Strategi Bisnis Pada Perusahaan Industri Roti Greyoung Bakery Melalui Pendekatan Analisis SWOT Emy Khikmawati; Melani Anggraini; Nazibur Ilal
Jurnal Riset Akuntansi dan Manajemen Malahayati Vol 7, No 1 (2018): Volume 7 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.226 KB) | DOI: 10.33024/jeram.v7i1.2161

Abstract

Greyoung Bakery merupakan perusahaan industri roti yang sedang berkembangkeberadaanya. Pada perusahaan ini, pemilik usaha belum melakukan pencatatan khusus mengenaistrategi dalam usahanya serta faktor yang mempengaruhi dalam pemasaran. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis strategi bisnis dengan pendekatan SWOT. Dalam penelitian ini diperlukanpenelusuran data melalui penyebaran kuesioner. Metode ini selanjutnya digunakan untukmenganalisis faktor-faktor dan strategi pengembangan analisa SWOT. Dari pengolahan data, hasilSWOT dari faktor internal dan eksternal diperoleh nilai X>0 yaitu 1,075 dan nilai Y yaitu 1,155,dimana pada nilai ini posisi matriks kuadran SWOT berada pada strategi agresif yaitu denganmenggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada. Dari penelitian ini dapat disimpulkanbahwa dari analisis SWOT perusahaan dapat mengembangkan usahanya karena perusahaan memilikikekuatan dan peluang.
Analisis Mutu Layanan Instalasi Rawat Inap Menggunakan Metode Servqual – Fuzzy Dalam Upaya Meningkatkan Mutu Layanan Jasa Kesehatan di RS PBA Bandar Lampung EMY KHIKMAWATI
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 5, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.544 KB) | DOI: 10.24014/jti.v5i1.7364

Abstract

             Setiap pasien mengharap mendapatkan service yang inginkan. Hal ini, bila tidak direspon cepat baik oleh penyedia pelayanan,  berakibat turunnya minat konsumen datang menggunakan jasa  pelayanan  rumah sakit. Permasalahan tersebut menjadi latar penelitian, dengan tujuan mengetahui tingkat kualitas layanan pada Instalasi Rawat Inap berdasarkan besarnya gap yang terjadi antara persepsi dan harapan dengan mengacu pada lima dimensi kualitas layanan (servqual) yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, empathy. Penelitian menggunakan survey dan kuesioner kemudian diolah menggunakan uji validitas dan reliabilitas.  Metode pendekatan menggunakan Service Quality yang diintegrasikan dengan metode fuzzy, sehingga diperoleh hasil yang mampu mengakomodasikan ketidakpastian dan ketidaktepatan penilaian seseorang yang bersifat kualitatif. Responden 51 orang, semuanya merupakan pasien rawat inap kelas III yang menerima perawatan lebih dari 24 jam dengan maksud untuk mengetahui tingkat layanan yang diberikan pihak Rumah Sakit. Hasil menunjukkan  kinerja layanan yang diberikan rumah sakit kepada pasien,  terdapat beberapa atribut kinerja masih harus diperbaiki dan ditingkatkan kualitas layanan.
Penggunaan Metode Lot Sizing Dalam Perencanaan Persediaan Bahan Baku Keripik Pisang Untuk Meminimalkan Biaya Prayoga Rizkiantoro; Marcelly Widya Wardana; Emy Khikmawati
JUTI UNISI Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Teknik Industri (JUTI) UNISI
Publisher : Program Studi Teknik Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/juti.v5i2.1717

Abstract

Perencanaan dan pengendalian bahan baku pada suatu industri pada dasarnya bertujuan untuk menekan (meminimalkan) biaya produksi dan memaksimalkan keuntungan dalam waktu tertentu. UKM Rona Jaya merupakan salah satu industri pengolahan keripik pisang. Pemesanan bahan baku pisang yang tidak menentu serta tidak adanya jadwal pemesanan menyebabkan persediaan pisang sedikit terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan biaya serta merencanakan dan menghitung penggunaan bahan baku kripik pisang yang lebih optimal dengan pendekatan Lot Sizing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Weight Moving Average (WMA), Regresi Linier, dan Double Exponential Smoothing. Metode Lot Sizing yang digunakan dalam proses perencanaan persediaan bahan baku keripik pisang UKM Rona Jaya yaitu dengan metode Lot For Lot (LFL), Least Unit Cost (LUC), dan Silver Meal (SM). Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh bahwa metode peramalan yang digunakan adalah metode Double Exponential Smoothing dengan nilai MAD sebesar 265,36. Sedangkan metode Lot Sizing yang memiliki Total Cost terkecil adalah metode Silver Meal (SM) dengan total biaya Rp. 3.493.898,3 serta dapat menghemat biaya sebesar 27,2%. Kata kunci: Lot Sizing, Peramalan, Perencanaan, Persediaan.
PENGENDALIAN PERSEDIAAN DENGAN METODE ABC DAN EOQ PADA APOTEK KAFI PERUMAHAN BUKTI KEMILING PERMAI BLOK U NO.15 KECAMATAN KEMILING PERMAI KOTA BANDAR LAMPUNG HIKMAH NURLAELATUL AZIZAH; Ahmad Sidiq; Emy Khikmawati
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 7 No. 1 (2023): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/indstrk.v7i1.745

Abstract

Drugs are essential, if there is a shortage of a drug at the pharmacy can cause a vacancy, then what should be controlled, how much should be ordered, and when should be reordered. The purpose of this study is how the steps in the drug control process are the determinants, including the number of drug sales and knowing the planning and control system of drug inventory. The method in this study is the ABC classification analysis method to find out which drugs are the priority control, and the Economic Order Quantity (EOQ) method to find out how many drugs must be ordered each time the order process. In the ABC method, there are 32 types of drugs that are prioritized to be controlled because the investment value is quite high from the total 170 kinds of drugs found in the Kafi pharmacy. Then the right calculation is needed to find out the optimal number of orders, namely the Economic Order Quantity (EOQ) method. By applying this method, it will be very helpful for the management of Kafi Pharmacy because using the EOQ method of Kafi Pharmacy can save the total cost of inventory by 30,642%. Keywords: ABC Analysis, Drugs control, Economic Order Quantity (EOQ)
Association rules of Prognostic Variables for Survival in a Randomized Comparison of Treatments for Prostatic Cancer Iing Lukman; Emy Khikmawati
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 4, No 1 (2019): JPIT, Januari 2019
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v4i1.1252

Abstract

In this paper, the data was analyzed by data mining techniques of association rules. The data for 506 patients consist of an identification number, stage of tumour, a code for the treatment to which the patient was assigned, the date of randomization, the total months of follow-up since randomization, an indicator for the survival status or cause of death, and the values of twelve pretreatment covariates. The goal of an analysis should be to compare the treatments with respect to survival of the patients. Since this was a randomized study it would ordinarily not be necessary to adjust for the values of the pretreatment covariates. However, in such studies it is advisable to examine the prognostic significance of the covariates and to confirm that they are balanced across treatment groups.  In addition, the analyst should look for important treatment-covariates interactions which might lead to the definition of subsets of patients in which treatment differences were significantly more marked or even reversed.
Analisa Kelayakan Usaha Budidaya Ayam Petelur Dengan Metode SWOT (Studi Kasus: UD Telur Ayam Mukhlis, Desa Balam Asri, Kec. Way Kenanga, Kab. Tulang Bawang Barat, Lampung) Anita, Indri; Khikmawati, Emy; Sidiq, Ahmad; Wardana, Marcelly Widya
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v8i2.13334

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi strategi pemasaran serta mengetahui layak atau tidaknya dari pengembangan usaha telur ayam UD. Telur Ayam jika dilihat dari aspek finansial.Metode yang digunakan yaitu metode SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Analisis yang didapatkan pada matrik IFE dan EFE yaitu posisi strategi pemasaran sel 1 yaitu tumbuh dan berkembang (grow and build). Dari segi matrik posisi kuadran berada diposisi kuadran I (Strategi Agresif) yaitu strategi SO (Strength – Opportunities). Pada aspek finansial menghasilkan perhitungan yang memenuhi standar perhitungan yang telah ditentukan dengan hasil NPV positif yaitu Rp. 670.378.447, IRR sebesar37,9%, PP < 5 tahun yaitu 1,35 tahun, Net B/C Ratio > 1 yaitu 3,53, BEP pada tahun 2022 sebesar 9.530kg, dan ROI sebesar 60,16%.  Kata kunci: aspek financial, industri telur ayam, kelayakan usaha, swot ABSTRACT  Feasibility Analysis of Laying Chicken Cultivation Business Using the SWOT Method (Case Study: UD Telur Ayam Mukhlis, Balam Asri Village, Way Kenanga District, West Tulang Bawang, Lampung). This study aims to find out what factors influence marketing strategies and whether or not developing the UD chicken egg business is feasible. Chicken Eggs when viewed from a financial aspect. The method used is the SWOT method. The results of this research show that the analysis obtained from the IFE and EFE matrices is the marketing strategy position of cell 1, namely growth and development (grow and build). In terms of the matrix, the position of the quadrant is in the first quadrant (Aggressive Strategy), namely the SO (Strength – Opportunities) strategy. On the financial aspect it produces calculations that meet predetermined calculation standards with a positive NPV result of Rp. 670,378,447, IRR of 37.9%, PP < 5 years, namely 1.35 years, Net B/C Ratio > 1, namely 3.53, BEP in 2022 of 9,530 kg, and ROI of 60.16%. Keywords: business feasibility, chicken egg industry, financial aspects, swot
Analisis Persedian Stok Barang Dagang Dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity Pada Hybrid Computer di Kota Agung Juwita, Ratna Ika; Wardana, Marcelly Widya; Khikmawati, Emy
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v8i1.13854

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengendalian persediaan barang dagang dengan menggunkan metode Economic Order Quantity (EOQ) mampu meminimumkan biaya dalam pengadaan barang dagang dibandingkan dengan metode konvesional yang diterapkan oleh toko Hybrid Computer Kota Agung. Metode yang digunkan yaitu metode Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemesanan dengan cara EOQ diperoleh jumlah pesanan yang efisien sebesar 116 botol untuk 5 kali frekuensi pemesanan dalam setahun atau dengan interval waktu 2 hari perpesan, dengan total biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp 115.600, sedangkan dengan cara biasa mengeluarkan biaya sebesar Rp 165.300 dan mengalami penurunan sebanyak 24,85% dibandingkan metode konvensional. Sehingga terbukti bahwa dengan metode EOQ mampu menekan biaya dibandingkan menggunakan metode konvesional. Kata kunci : eoq, persediaan barang, stock ABSTRACT Analysis of Merchandise Stock Inventory Using the Economic Order Quantity Method on a Hybrid Computer in Kota Agung. This study aims to determine whether controlling merchandise inventory using the Economic Order Quantity (EOQ) method is able to minimize costs in procurement of trade goods compared to the conventional method applied by the Kota Agung Hybrid Computer store. The method used is the Economic Order Quantity (EOQ) method. The results of this study show that ordering by EOQ obtained an efficient order amount of 116 bottles for 5 times the order frequency in a year or with an interval of 2 days per order, with a total cost to be spent of IDR 115,600, while in the usual way it costs IDR 165,300 and decreased by 24.85% compared to conventional methods. So it is proven that the EOQ method is able to reduce costs compared to using conventional methods. Keywords : eoq, inventory, stock  
PEMBUATAN ALAT PENGADUK OTOMATIS SEDERHANA PADA INDUSTRI UMKM KRIPIK PISANG SALE DI DESA TEGAL BINANGUN TANGGAMUS LAMPUNG Anggraini, Meilani; Sidiq, Ahmad; Wibowo, Heri; Wardana, Marcelly Widya; Khikmawati, Emy
Jurnal Bakti Masyarakat Manajemen Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jbmm.v4i1.16398

Abstract

Keripik pisang merupakan salah satu kuliner khas Lampung. Buah pisang merupakan komoditas hortikultura terbesar yang diproduksi di Provinsi Lampung  dan menempati posisi ketiga terbesar penghasil buah pisang terbesar di Indonesia. Desa Tegal Binangun merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung yang sebagian besar mata pencaharian penduduknya adalah petani. Salah satu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)  yang ada di Desa Tegal Binangun Kripik Pisang Sale. Dalam perkembangannya, Kripik Pisang Sale sekarang ini dijual dalam berbagai varian rasa.  Dalam proses produksinya UMKM Kripik Pisang Sale yang ada di Desa Tegal Binangun masih menggunakan cara tradisional terutama dalam proses pengadukan bumbu yang masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu proses yang lama dengan tingkat keefektifan proses pengadukan bumbu yang masih rendah. Dari permasalahan yang ada, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membuat alat pengadukan bumbu yang sederhana sehingga dapat meningkatkan produktifitas yang ada di UMKM Kripik Pisang Sale Desa Tegal Binangun.
Analisis Penyebab Produk Rusak Dengan Metode FMECA dan Memberikan Usulan Perbaikan Dengan Konsep Kaizen 5W 1H Pada Produk Air Demineral Kemasan 200 ml (Study kasus : CV. Gowinda Jaya Tirta Buana) Khikmawati, Emy; Anggraini, Melani; Pratiwi, Nanda Rianisa
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v9i1.18991

Abstract

ABSTRAK Dalam kegiatan produksi air demineral kemasan 200ml di CV. Gowinda Jaya Tirta Buana memungkinkann terjadi produk rusak, Menurut data jumlah produksi dan jumlah produk rusak pada bulan Mei 2024 didapat jumlah produk rusak yang sangat tinggi. Dimana batas toleransi produk rusak hanya 0,05% dari total jumlah produksi, namun total produk rusak pada bulan Mei 2024 bisa mencapai 59,002% dari total jumlah produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengidentifikasi mode kegagalan yang menyebabkan kerusakan pada produk air demineral kemasan 200 ml. Metode yang digunakan yaitu metode FMECA dan Kaizen 5W 1H. Hasil penelitian ini menunjukan Terdapat 5 mode kegagalan, yaitu bocor, kurang isi, cup pecah, rusak press, lid miring, dengan nilai RPN 57,7, 43,3, 22,5, 21, 7,5. Setelah menggunakan matriks kritikalitas maka mode kegagalan yang paling prioritas untuk dilakukan perbaikan yaitu Bocor. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Bocor merupakan mode kegagalan yang paling prioritas dengan nilai RPN tertinggi yaitu 57,7. Kata Kunci: kaizen 5w 1h, metode fmeca, produk rusak. ABSTRACT  Analysis Of The Causes Of Damaged Products Using The FMECA Method And Providing Recommendations For Improvements Using The Kaizen 5W 1H Concept In 200 ml Packaged Demineral Water Products (Case Study: CV. Gowinda Jaya Tirta Buana). In the production of 200ml bottled demineralized water at CV. Gowinda Jaya Tirta Buana allows damaged products to occur. According to data on production numbers and the number of damaged products in May 2024, it was found that the number of damaged products was very high. Where the tolerance limit for damaged products is only 0.05% of the total production quantity, however the total damaged products in May 2024 could reach 59.002% of the total production quantity. The aim of this research is to identify failure modes that cause damage to 200 ml bottled demineralized water products. The methods used are the FMECA and Kaizen 5W 1H methods. The results of this research show that there are 5 failure modes, namely leaking, underfilling, broken cup, damaged press, tilted lid, with RPN values of 57.7, 43.3, 22.5, 21, 7.5. After using the criticality matrix, the most priority failure mode for improvement is leaking. The conclusion from this research is that leaking is the most priority failure mode with the highest RPN value, namely 57.7. Keywords: kaizen 5w 1h, fmeca method, damaged products.
ANALISIS KECACATAN PRODUK AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK) SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN KUALITAS DENGAN METODE DMAIC Heri Wibowo; Emy Khikmawati
Spektrum Industri Vol. 12 No. 2: Oktober 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/si.v12i2.1667

Abstract

Produsen air minum dalam kemasan (AMDK) mengalami masalah kualitas yaitu dengan terdapatnya produk-produk cacat pada setiap produksi yang belum mencapai zero defect, terutama pada lini produksi kemasan gelas ukuran 240 ml yang paling banyak mengalami kecacatan produk. Six Sigma dapat didefinisikan sebagai suatu metodologi yang menyediakan alat-alat untuk peningkatan proses bisnis dengan tujuan menurunkan variasi proses dan meningkatkan kualitas produk dengan menggunakan pendekatan DMAIC (define, measure, analyze, improve dan control). Dari hasil pengukuran data yang diperoleh bahwa untuk critical to quality (CTQ) kunci berdasarkan diagram pareto, bahwa 80 % kecacatan tertinggi ada pada jenis cacat lid dimana cacat lid ini sendiri terdiri dari bocor lid, pecah lid dan lid miring. Untuk tingkat sigma adalah 4,96 sigma, yang artinya belum mencapai tingkat tingkat six sigma dikarenakan masih tingginya produk cacat. Kemudian dilanjutkan dengan mengalisa penyebab cacat lid dengan menggunakan diagram sebab akibat dan failure mode and effect analysis (FMEA). Dari analisis diagram sebab akibat bahwa faktor penyebab kecacatan berasal dari faktor mesin, material dan manusia. Setelah itu dengan FMEA dapat diketahui bahwa penyebab kegagalan tertinggi adalah seal disc kotor pada saat proses produksi berjalan. Untuk upaya perbaikan dari permasalahan tersebut maka diperlukan pemeriksaan kondisi sealing unit sebelum melakukan proses produksi dan mengamplas sealing unit setiap seminggu sekali pada permukaan yang sudah tidak rata. Kata kunci : Six Sigma, DMAIC