Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MENGGUNAKAN METODE TOULMIN’S ARGUMENTATION PATTEN DITINJAU DARI GAYA BELAJAR(VAK) Afifah, Kusniatul; Khikmiyah, Fatimatul; Indarti, Dina
Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/postulat.v5i2.7567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep kelas VIII di UPT SMPN 20 Gresik dalam memecahkan masalah soal benar atau salah menggunakan metode Toulmin’s Argumentation Patten. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan subjek penelitian yaitu 3 orang siswa laki-laki kelas VIII-H dari 32 siswa dengan kemampuan sedang yang mewakili tiap type gaya belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengambilan data berupa angket gaya belajar dan wawancara berbasis tugas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa level argument peserta didik dengan gaya belajar kinestetik adalah argumentadi 4, level argument peserta didik dengan tipe gaya belajar Audiotiri adalah argumentasi 1, dan level argument peserta didik dengan tipe gaya belajar Visual adalah argumentasi 2. Berdaarkan hal tersebut peserta didik dengan gaya belajar kinestetik memiliki kemampuan pemahaman konsep lebih baik dari dua type gaya belajar lainnya.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa SMP Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Nadhifah, Lailatun; Edy, Sarwo; Khikmiyah, Fatimatul
Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/postulat.v5i2.9083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMP menggunakan model Problem Based Learning. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada mata pelajaran matematika siswa SMP. Salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa adalah dengan penggunaan model pembelajaran yang tepat, salah satunya dengan model Problem Based Learning. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperiment dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas VII-C sebagai kelas kontrol menggunakan model Discovery Learning dan kelas VII-D sebagai kelas eksperimen model Problem Based Learning. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t yang menunjukkan bahwa nilai sig. (2- tailed) sebesar 0,037 < 0,05 maka ditolak. Artinya, Pembelajaran dengan model Problem Based Learning lebih baik dibandingkan model Discovery Learning. Selain itu, hasil analisis tersebut didukung oleh nilai N-Gain score pada kelas eksperimen adalah 0,73 kategori tinggi dan kelas kontrol 0,64 kategori sedang. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa peningkatan hasil belajar menggunakan model Problem Based Learning lebih besar daripada hasil belajar model pembelajaran Discovery Learning.
Studi Kasus: Peningkatan Kemampuan Operasi Hitung Pada Siswa Autis Menggunakan Media Intelligence Stick Darmayanti, Diva Laila Ika; Fauziyah, Nur; Khikmiyah, Fatimatul
Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/postulat.v5i2.9246

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan operasi hitung pada siswa autis diperlukan strategi dan kreativitas tinggi, salah satunya yaitu penggunaan media pembelajaran yang menarik dan edukatif bagi siswa autis, serta mencoba untuk menggabungkan antara kesulitan yang dialami siswa dan kebiasaan siswa. Media kreatif tersebut yaitu dengan menggunakan media pembelajaran intelligence stick. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang bermaksud untuk mengetahui peningkatan kemampuan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bersusun pendek pada siswa autis di Yayasan Amanah Terapi dan Edukasi Gresik dengan menggunakan media intelligence stick. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kemampuan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bersusun pendek pada siswa autis di Yayasan Amanah Terapi dan Edukasi Gresik dapat ditingkatkan dengan menggunakan media intelligence stick. Peningkatan tersebut dilakukan dengan pemberian tindakan berupa pemberian pemahaman tentang nilai tempat satuan, puluhan dan ratusan, pemahaman tentang konsep penjumlahan tanpa teknik menyimpan dan dengan teknik menyimpan serta pengurangan tanpa teknik meminjam dan dengan teknik meminjam mengakibatkan peningkatan kemampuan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bersusun pendek bagi siswa.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa SMK Ditinjau Dari Kecemasan Matematis Hermawan, Sony Elvianto; Zawawi, Irwani; Khikmiyah, Fatimatul
Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/postulat.v5i2.9000

Abstract

This research is motivated by the importance of concept understanding skills that must be possessed by every student. Concept understanding ability is a basic ability that must be possessed by every student because in learning mathematics to be able to proceed to new material students must understand the concept first. One of the factors that affect concept understanding ability is mathematical anxiety. The purpose of this study is to analyze and describe the concept understanding ability of vocational students in terms of mathematical anxiety. This type of research is descriptive research with a qualitative approach. This research was conducted at SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura, with the research population being class X students with a total of 13 students in the 2023/2024 even semester. The data collection methods used were mathematical anxiety questionnaire, concept understanding ability test and interview. The questionnaire results were used to group students into categories of low, medium and high levels of mathematical anxiety, then select 3 students as research subjects. The results of the concept understanding ability test and interviews were then analyzed based on the level of mathematical anxiety. The results showed that students with low levels of mathematical anxiety were able to fulfill all indicators 1 to 6, then students with moderate levels of mathematical anxiety were able to fulfill 5 indicators, namely indicators 1, 2, 3, 5 and 6. While students with high levels of mathematical anxiety were only able to fulfill 2 indicators, namely indicators 1 and 2.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Project Based Learning Di Kelas Tiga Na'imah, Lailatun; Fauziyah, Nur; Khikmiyah, Fatimatul
Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/postulat.v5i2.9290

Abstract

The aim of this research is to use LKPD-based learning media with the PjBL learning model with valid, effective and practical fraction material. The research method used by researchers in this study uses the ADDIE paradigm, which is an abbreviation for "Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation," in the context of research and development (R&D). Student response surveys, learning outcomes assessments, and media expert surveys and all that play a role in validating research procedures. The research results show that the LKPD learning media based on Project Based Learning (PjBL) is an instrument that can be used for valid, effective and practical learning.
Analisis Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMA Kelas XI Ditinjau Dari Gaya Kognitif Reflektif dan Impulsif Hammada, Zahra Imama; Fauziyah, Nur; Khikmiyah, Fatimatul
Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/postulat.v5i2.9038

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan literasi matematis yang harus dimiliki oleh siswa. Kemampuan literasi matematis diartikan sebagai kemampuan seseorang merumuskan, menerapkan, dan menafsirkan matematika dalam berbagai konsep, prosedur, dan fakta untuk menggambarkan, menjelaskan fenomena yang terjadi. Salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan literasi matematis siswa adalah gaya kognitif, gaya kognitif merupakan cara seseorang menerima dan mengatur sebuah informasi yang diterimanya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 1 Gresik, dengan populasi penelitian adalah siswa kelas XI Saintek 3 dengan jumlah 25 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes matching familiar figure test (MFFT) dan tes kemampuan literasi matematis. Hasil tes MFFT untuk mendapatkan 2 subjek, yaitu subjek reflektif dan subjek impulsif. Hasil tes kemampuan literasi matematis dan wawancara kemudian dianalisis berdasarkan gaya kognitif reflektif dan impulsif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa gaya kognitif reflektif mampu memenuhi semua indikator 1 sampai 6, kemudian siswa gaya kognitif impulsif mampu memenuhi indikator 1 sampai 5 saja. Siswa gaya kognitif impulsif kurang mampu mengkomunikasikan hasil temuannya, sehingga belum bisa memenuhi indikator 6.
Analysis of Mathematical Reasoning Ability Based on Mathematics Anxiety In Junior High School Students Agustin, Firnanda Shofiyah; Fauziyah, Nur; Khikmiyah, Fatimatul
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2024): Mathline: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v9i2.609

Abstract

Mathematical reasoning ability is one of the abilities that students must master. Influencing factors include math anxiety. This study analyzes and describes mathematical reasoning ability based on mathematics anxiety in junior high school students. The type of research conducted is descriptive qualitative research. This research was conducted at UPT SMP Negeri 17 Gresik class VII B with three students as research subjects for three categories of mathematical anxiety: high, medium, and low. Research data was obtained from mathematics anxiety questionnaires, reasoning ability tests, and interviews. Based on the results of the analysis, it was found that students with low levels of mathematical anxiety could fulfill all indicators of mathematical anxiety, and students with moderate levels of mathematical anxiety fulfilled three indicators of mathematical reasoning, namely making conjectures, manipulating mathematics, and determining patterns or properties of mathematical phenomena. Learners with high levels of mathematical anxiety only fulfill one indicator of mathematical anxiety, namely, making conjectures. From the results of the study, it can be concluded that the higher the students' mathematical anxiety, the lower their mathematical reasoning ability, so it is recommended that educators and students pay attention to mathematical anxiety in learning to improve their mathematical reasoning ability.
Stundets’ Generalization on Functional Thinking: A Study of Three-Dimensional Cognitive Style: A STUDY OF THREE-DIMENSIONAL COGNITIVE STYLE Khikmiyah, Fatimatul; Siswono, Tatag Yuli Eko; Lukito, Agung
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 4 (2024): Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v9i4.668

Abstract

This study is a descriptive qualitative study that aims to explore junior high school students’ generalization on functional thinking viewed from students’ differences on cognitive style, verbalizer, spatial visualizer and object visualizer. The subjects of this study were three male students, ages 14-15 years old, on East Java Indonesia. The Object-Spatial Imagery and Verbal Questionnaire (OSIVQ) were used to get the data of students’ cognitive style. This study used in-depth interviews using a pattern task and an interview guide. Time triangulation used for internal validity. The process of analyzing the data consists of data condensation, presentation of data and drawing conclusions. This study found that students with cognitive styles differences have different strategies in making generalization on functional thinking. The strategies used are counting from a drawing, whole-object strategies, and functional strategies. This study further examined how these three students came up with the strategies and what the mathematics expression used of  configuration. The results of this research show the importance of identifying students' cognitive styles before studying mathematics so that teachers can provide appropriate treatment and scaffolding so that students can achieve their learning goals optimally.
Development of the Indonesian Version of the Object-Spatial Imagery and Verbal Questionnaire (IDN-OSIVQ) Khikmiyah, Fatimatul; Siswono, Tatag Yuli Eko; Lukito, Agung
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2024): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/psi.v9i1.5343

Abstract

Developing the Indonesian Version of the Object-Spatial Imagery and Verbal Questionnaire (IDN-OSIVQ) aims to create a culturally adapted and validated instrument for assessing object-spatial imagery abilities in the Indonesian population. The research utilized a developmental method to test the instrument's reliability and validity through rigorous adaptation procedures, including translation, back-translation, expert review, and pilot testing. Data from 153 students were analyzed to establish the internal consistency, construct validity, and factor structure of the IDN-OSIVQ. Results showed that the IDN-OSIVQ scales had satisfactory internal reliability, with principal component analysis confirming distinct and coherent factors. Object imagery had the highest average score (3.6662), while spatial imagery had the lowest (3.1765). Criterion validity was established as participants' ratings correlated favorably with corresponding tasks. Gender differences were observed: men scored higher on spatial imagery and women on object imagery, yet these differences did not overshadow the strong associations between cognitive style ratings and objective measures. The cultural adaptation process ensured the questionnaire's relevance and comprehensibility, enhancing its applicability. The findings support the IDN-OSIVQ as a reliable and valid tool, suggesting future research should involve more diverse age groups.
IbM Guru: Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Buku Ajar Literasi Matematika dan Bahasa Khikmiyah, Fatimatul; Asmara, Candra Hadi; Bakhtiar, Afakhrul Masub
International Journal of Community Service Learning Vol. 1 No. 3 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2370.704 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v1i3.12594

Abstract

Khikmiyah (2016) menunjukkan bahwa pengetahuan yang dimiliki oleh para guru khususnya guru matematika tentang literasi sangat rendah. Meskipun demikian, sebagian besar guru menyatakan bahwa kemampuan literasi memiliki peranan penting bagi peserta didik. Selain itu, referensi berbahasa Indonesia yang digunakan untuk mendukung tercapainya literasi sangat terbatas. Agar siswa memiliki kemampuan literasi yang baik maka kemampuan ini harus diasah dan dilatih sejak dini. Salah satu cara paling efektif yang dapat dilakukan untuk melatih literasi siswa sejak dini yaitu melalui guru. Program yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian IbM ini adalah menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan buku ajar literasi matematika dan bahasa untuk guru SD/MI. Tujuan jangka panjang dari kegiatan ini adalah menyebarluaskan literasi matematika dan bahasa, peningkatan pengetahuan dan kemampuan literasi guru dan siswa di sekolah dasar dan menengah serta tersedianya buku ajar literasi untuk siswa sekolah dasar dan menengah. Adapun target khusus yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah tersedianya buku ajar literasi matematika dan bahasa untuk siswa SD/MI.Hasil dari kegiatan ini yaitu; (1) Buku ajar literasi matematika dan Bahasa untuk Siswa kelas 5 SD/MI (2)Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman guru tentang literasi, (3).Meningkatnya kesadaran guru tentang pentingnya literasi bagi peserta didik, (4).Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman guru tentang model penelitian pengembangan khususnya model ADDIE, (5). Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman guru tentang teknik penulisan buku.