Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Produksi Gas Hidrogen Dan Oksigen Pada H2o Murni Dengan Variasi Tegangan Dan Arus Dc Fajrin, Ridho; Syofian, Andi; Anugrah, Anggun; Bandri, Sepannur
Journal of Comprehensive Science Vol. 1 No. 5 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v1i5.125

Abstract

Kelangkaan bahan bakar merupakan masalah yang sering terjadi dan umum di Indonesia. Masalah ini adalah salah satu masalah yang berdampak pada masyarakat, karena permintaan akan bahan bakar tidak mampu dipenuhi akibat ketersediaan sumber daya alam yang semakin menipis. Selain langkanya bahan bakar fosil, bahan bakar ini juga telah membawa dampak negatif untuk lingkungan, karena menimbulkan polusi yang mencemari udara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental (experimental method). Dengan cara ini akan di uji dengan memvariasikan tegangan DC pada luas permukaan dari elektroda yang digunakan terhadap produksi gas oksigen (O2) dan gas hidrogen (H2) dengan melakukan pengulangan pada masing-masing elektroda tiga kali. Luas permukaan @100 cm2 menghasilkan gas hidrogen dari 1 ml pada tegangan 50 volt sampai dengan 3,4 ml pada tegangan 100 volt dan menghasilkan gas oksigen 0,4 ml pada tegangan 50 volt sampai dengan 1,8 ml pada tegangan 100 volt. Luas permukaan @200 cm2 menghasilkan gas hidrogen dari 2,6 ml pada tegangan 50Vsampai dengan 4,5 ml pada tegangan 100V dan menghasilkan gas oksigen 1,3 ml pada tegangan 50V sampai dengan 2,3 ml pada tegangan 100V. Luas permukaan @300 cm2 menghasilkan gas hidrogen dari 2,8 ml pada tegangan 50Vsampai dengan 4,8 ml pada tegangan 100V dan menghasilkan gas oksigen 1,5 ml pada tegangan 50V sampai dengan 2,5 ml pada tegangan 100V. Untuk selang waktu 5menit dengan variasi tegangan 50V, 60V, 70V, 80V, 90V dan 100V diperoleh gas hydrogen (H2) 1,2mL, 1,4mL, 1,8mL, 2,2mL, 2,6mL,3,2mL. Sedangkan untuk gas oksigen (O2) 0,6mL, 0,7mL, 0,9mL, 1,1mL, 1,3mL, 1,6mL dimana setiap kenaikan teganganakan menaikan jumlah gas H2 dan O2 yang dihasilkan dari elektrolisis.
Studi Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap On-Grid Skala Rumah Tinggal Daya 1300 VA Menggunakan Software Homer Wibowo, Hendro; Bandri, Sepannur; Anugrah, Anggun
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15647

Abstract

Indonesia, dengan populasi sekitar 275 juta orang, menghadapi peningkatan konsumsi listrik yang diproyeksikan mencapai 433 TWh pada tahun 2032, dengan 66% pembangkit listriknya masih bergantung pada batu bara yang berkontribusi signifikan terhadap emisi karbon. Penelitian ini bertujuan menentukan konfigurasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap yang optimal secara teknis dan ekonomi untuk rumah dengan daya 1300 VA di Indonesia, khususnya Sumatera Barat, dengan memanfaatkan potensi energi surya yang besar. Hasil simulasi menunjukkan bahwa Konfigurasi PLTS Atap dengan modul fotovoltaik merk TopHiku pada sudut 2° dan smart inverter merk deye 1300 Watt adalah yang paling optimal, menghasilkan 1.809,58 kWh per tahun dengan kontribusi energi terbarukan sebesar 37,77%, serta performa ekonomi terbaik dengan NPC Rp 89.277.250 dan COE Rp 1.125,32/kWh, menjadikannya pilihan investasi cepat balik modal dengan periode pengembalian hanya 13,83 tahun.
ANALISIS PERBAIKAN DROP TEGANGAN MELALUI PERUBAHAN POLA OPERASI PADA PENYULANG KOTO TINGGA Bandri, Sepannur; Andari, Rafika; Mustika, Fithia Ezra
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 9 No. 2 (2021): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.121 KB) | DOI: 10.37971/radial.v9i2.238

Abstract

Abstrak: Analisis Perbaikan Drop Tegangan Melalui Perubahan Pola Operasi pada Penyulang Koto Tingga. Dalam sistem penyaluran tenaga listrik khususnya Jaringan Distribusi Tegangan Menengah 20 KV, selalu terjadi drop tegangan, hal ini disebabkan karena lokasi pusat beban mempunyai jarak yang jauh dari lokasi Gardu Induk. Penyulang Koto Tingga merupakan penyulang dengan panjang jaringan terpanjang di PT.PLN (Persero) Rayon Kuranji dengan panjang penyulang 32,15 kms. Kondisi saat ini penyulang Koto Tingga memiliki drop tegangan diatas 6% melebihi batas ketentuan drop tegangan yang diizinkan PT.PLN (Persero) yang diatur pada SPLN 72:1987 yakni sebesar 5%. PT.PLN (Persero) berencana melakukan perubahan pola operasi jaringan dengan memindahkan sebagian beban dari Penyulang Koto Tingga ke Penyulang Siteba. Untuk menganalisa dampak perubahan pola operasi terhadap drop tegangan , maka digunakanlah software ETAP 7.5. Setelah dilakukan perubahan pola operasi jaringan atau pemindahan beban, maka drop tegangan pada Penyulang Koto Tingga turun menjadi 4,54% untuk perhitungan ETAP 7.5 atau 4,6291% untuk perhitungan manual. Kata kunci: Penyulang, Drop Tegangan, Pola Operasi Abstract: Analysis of Voltage Drop Improvement Through Changes in Operational Patterns on the Koto Tingga. Electric Power Distribution especially medium voltage distribution network 20 kv, always happened voltage drop, it caused by location of load center so far away from substation. Koto Tingga is a longest feeder in PT PLN (persero) Rayon Kuranji with length 32.15 kms. In this condition, Koto Tingga has voltage drop 6% exceeds limit terms the voltage drop allowed pt pln (persero) which is set on SPLN 72: 1987 which amounted to 5%. PT PLN (persero) was planning to make change system network operations with move a half of Koto Tingga to Siteba. For a review analyzing the impact of the change system of operations the voltage drop, then the software is used etap 7.5. After making changes or removal, voltage drop in Koto Tingga down 4.54% for calculation of etap 7.5 or 4.62% for manual calculation. KeywordS: Feeder, Voltage Drop, System Operation