Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search
Journal : KESMAS

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONSUMSI BUAH DAN SAYUR PADA SISWA SMP KRISTEN SONDER KABUPATEN MINAHASA Berhenti, Novrian V. D.; Rattu, Joy A. M.; Korompis, Grace E. C.
KESMAS Vol 10, No 6 (2021): VOLUME 10, NOMOR 6, JUNI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah dan sayuran yang beraneka ragam dapat memenuhi kebutuhan nutrisi manusia. Salah satu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat adalah makan buah dan sayur. Kurang mengosumsi buah dan sayur, kekurangan buah dan sayur dapat mempengaruhi kurangnya zat gizi yang dapat mengganggu keseimbangan asam basa tubuh dan menimbulkan banyak penyakit di masyarakat. Faktor yang mempengaruhi konsumsi buah dan sayur yaitu faktor sosial, demografi, faktor pribadi dan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi buah dan sayur pada siswa kelas VII dan VIII SMP Kristen Sonder. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Croos Sectional dan waktu pelaksaan penelitian dilakukan di Sonder pada bulan Maret - April 2021. Responden dalam penelitian ini berjumlah 55 orang. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan metode wawancara dengan instrument penelitian yaitu kuesioner pengetahuan mengonsumsi buah dan sayur dan Ketersediaan buah dan sayur. Analisis data yang digunakan yaitu uji Chi Square dengan α=0,05. Hasil analisis yang didapat yaitu adanya hubungan antara pengetahuan dengan frekuensi konsumsi buah dan sayur yaitu nilai p = 0,003, serta adanya hubungan antara ketersediaan dengan frekuensi konsumsi buah dan sayur dengan nilai p = 0,003. Kata Kunci : Pengetahuan, Ketersediaan, Frekuensi Konsumsi Buah dan Sayur ABSTRACT fruits and vegetables can meet human nutritional needs. One of the Healthy Living Community Movement is eating fruits and vegetables. Lack of fruit and vegetables, lack of fruits and vegetables can affect the lack of nutrients that can disrupt the balance of alkaline acids and cause many diseases in society. Factors that affect the consumption of fruits and vegetables are social factors, demographics, personal and environmental factors. The purpose of this study is to find out the factors related to the consumption of fruits and vegetables in grade VII and VIII students of Smp Kristen Sonder. This study uses Croos Sectional research design and the timing of the implementation of the research was conducted in Sonder in March - April 2021. Respondents in this study numbered 55 people. Data collection conducted using interview method with research instrument is a questionnaire of knowledge of eating fruit and vegetables and availability of fruits and vegetables. Analyze the data used is chi square test with α=0.05. The results of the analysis obtained is the relationship between knowledge and the frequency of fruit and vegetable consumption, namely the value of p = 0.003, and the relationship between availability and frequency of fruit and vegetable consumption with a value of p = 0.003. Keywords : Knowledge, Availability, Frequency Consumption of Fruits and Vegetables
Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Stres Kerja Pada Perawat Pelaksana Di Ruang Isolasi Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kotamobagu Pasang, Melini T. I.; Doda, Diana V. D.; Korompis, Grace E. C.
KESMAS Vol 11, No 2 (2022): VOLUME 11, NOMOR 2, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak dari wabah Coronavirus Disease of 2019 (COVID-19) menimbulkan pengaruh yang serius pada tenaga kesehatan. Dampak yang paling berpengaruh yaitu kesehatan, dampak kesehatan yang ditimbulkan bukan hanya kesehatan secara fisik namun dapat memiliki efek serius pada kesehatan mental dan merujuk untuk munculnya keluhan stres kerja khususnya petugas kesehatan atau perawat. Kasus COVID-19 tidak bisa diprediksi, maka perlu adanya perkembangan ilmu kesehatan dalam penanganan COVID-19 khususnya pada perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Beban Kerja dengan Stres Kerja pada Perawat Pelaksana di Ruang Isolasi COVID-19 Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kotamobagu. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan studi potong lintang Cross-Sectional, dilaksanakan di RSUD Kota Kotamobagu pada bulan Agustus - Oktober tahun 2021. Sampel sebanyak 62 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Penelitian ini di ikuti oleh 62 responden dimana 53% berumur  28 tahun, mayoritas perempuan 71,6% dengan tingkat pendidikan D3 69,4% dan masa kerja  5 tahun 74%. Pada penelitian ini ditemukan 91,9% melaporkan mengalami stres ringan dan mempunyai beban kerja ringan 75,8%. Hasil penelitian ini menggunakan uji korelasi Somers’d. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu berdasarkan uji statistik diperoleh nilai korelasi koefisien sebesar 0,157 yang menunjukkan korelasi yang sangat lemah dengan nilai p = 0.153>0,05 artinya tidak ada hubungan antara beban kerja dengan stres kerja pada perawat pelaksana di ruang isolasi COVID-19 RSUD Kota Kotamobagu. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa beban kerja bukan satu-satunya faktor penting yang mempengaruhi stres kerja pada perawat pelaksana diruang isolasi COVID-19 RSUD Kota Kotamobagu. Saran untuk instansi rumah sakit agar bisa mengevaluasi faktor-faktor lain yang bisa menyebabkan stres pada perawat. Kata kunci: stres kerja, beban kerja, perawat pelaksana ruang isolasi COVID-19 ABSTRACTThe impact of the Coronavirus Disease of 2019 (COVID-19) outbreak has a serious impact on health workers. The most influential impact is health, the health impact caused not only physical health but can have a serious effect on mental health and refer to the emergence of complaints of work stress, especially health workers or nurses. COVID-19 cases cannot be predicted, so there needs to be the development of health science in handling COVID-19, especially in nurses. This study aims to find out the relationship between workload and work stress in the managing nurse in the isolation room of COVID-19 kotamobagu regional general hospital. This type of quantitative research using observational analytical methods with cross-sectional latitude cut study approach, was carried out at Kotamobagu Hospital in August - October 2021. A sample of 62 respondents using sampling techniques, namely total sampling. The instruments in the study used questionnaires. The study was followed by 62 respondents where 53% aged ≤ 28 years, the majority of women 71.6% with a D3 education level of 69.4% and a working period of ≤ 5 years 74%. In this study, 91.9% reported experiencing mild stress and having a light workload of 75.8%. The results of this study used the Somers'd correlation test. The results obtained in this study, based on statistical tests obtained a coefficient correlation value of 0.157 which showed a very weak correlation with a value of p = 0.153>0.05 means that there is no relationship between workload and work stress in the implementing nurse in the isolation room of COVID-19 Kotamobagu Hospital. The conclusion in this study that workload is not the only important factor that affects work stress in the implementing nurses in the isolation room of COVID-19 Kota Kotamobagu Hospital. Advice for hospital agencies to be able to evaluate other factors that can cause stress in nurses. Keywords: work stress, workload, COVID-19 isolation room managing nurse   
Analisis Layanan Kesehatan Puskesmas Wenang Kota Manado Pada Masa Pandemi Covid-19 Lebe, Klerin A.; Korompis, Grace E. C.; Wowor, Ribka E.
KESMAS Vol 11, No 2 (2022): VOLUME 11, NOMOR 2, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puskesmas yang merupakan penyelenggara pelayanan tingkat pertama harus menyesuaikan dengan keadaan sekarang karena Covid-19. Puskesmas sangat berperan penting dalam melaksanakan tindakan dini secara teratur dan terarah dalam memutus mata rantai penularan virus ini. Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus corona. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana layanan kesehatan Puskesmas Wenang Manado pada masa Pandemi Covid-19. Hasil penelitian yang sudah diperoleh bahwa sistem alur pelayanan  Puskesmas sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), perubahan alur pelayanan juga terjadi di Puskesmas Wenang yaitu harus melewati proses Skrining dan saat ini Puskesmas hanya menggunakan 2 poli pemeriksaan, yaitu poli sehat dan poli sakit, tempat duduk memiliki jarak, dan penggunaan APD sudah sesuai denga tata cara penggunaanya. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terjadinya banyak perubahan layanan di Puskesmas Wenang Manado diantaranya terjadinya perubahan alur, tempat pemeriksaan hanya menggunakan 2 poli, pasien yang datang harus di skrining terlebih dahulu, dan tempat duduk memiliki jarak. Saran untuk Puskesmas Wenang kiranya dapat mempertahankan pelayanan yang ada meskipun saat ini banyak kendala yang dihadapi serta dapat mengembangkan pelayanan Puskesmas yang belum terealisasi agar supaya kedepannya pelayanan yang ada di Puskesmas Wenang akan lebih baik lagi meskipun di masa Pandemi Covid-19.    Kata Kunci : Layanan Kesehatan, pandemi Covid-19, Puskesmas Wenang.  ABSTRACTPublic health center is the first level service provider that must adjust to the current situation due to Covid-19. The health center plays an important role in carrying out regular and targeted early action in breaking the chain of transmission of this virus. Covid-19 is a disease caused by the corona virus. This study aims to analyze how the health services of the Manado Wenang Health Center during the Covid-19 Pandemic. The results of the research that have been obtained are that the Puskesmas service flow system is in accordance with the Standard Operating Procedure (SOP), Changes in service flow also occurred at the Wenang Health Center, which had to go through the screening process and currently the Puskesmas only uses 2 examination polyclinics, namely healthy polyclinics and unhealthy polyclinics, the seat has a distance, and the use of personal protective equipment (APD/Alat pelindung diri) is in accordance with the procedures for its use. The conclusion of this study is that there have been many service changes at the Wenang Manado Health Center including changes in the flow, the inspection site only use 2 polyclinics, Patients who come in must be screened first. Suggestions for Wenang Health Center would be to maintain the current service although currently there are many obstacles faced, and also can develop Puskesmas services that have not been implemented so that in the future the services at Wenang Health Center will be even better even during the Covid-19 Pandemic. Keyword: Health Services, Covid-19 pandemic, Wenang Health Center (Puskesmas Wenang) 
Penerapan Fungsi Keluarga Di Sulawesi Utara Kawengian, Sendy; Tucunan, Adriansa A.T.; Korompis, Grace E.C.
KESMAS Vol 11, No 2 (2022): VOLUME 11, NOMOR 2, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi keluarga adalah proporsi bagaimana keluarga bekerja sebagai satu kesatuan dan bagaimana kerabat bekerja sama satu sama lain. Hal ini mencerminkan gaya pengasuhan, perjuangan keluarga, dan sifat hubungan keluarga sehingga kapasitas keluarga ini dapat mempengaruhi batas kesejahteraan dan kemakmuran semua kerabat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan fungsi keluarga di Sulawesi Utara. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitain kuantitatif yang bersifat deskriptif. Tempat penelitian ini mengacu pada SKAP 2019 dengan mengambil fokus utama pada Kabupaten/Kota di wilayah Sulawesi Utara. Populasi dan sampel berjumlah 3309 responden yang dipilih secara systematic random sampling berdasarkan hasil listing rumah tangga yang dilakukan secara door to door oleh enumerator pada klaster terpilih. Alat ukur menggunakan kuesioner keluarga pada SKAP 2019. Pada penelitian ini dapat dilihat bahwa keluarga berkontribusi pada perkembangan fisik maupun psikis anak-anak, dan keluarga sangat berpengaruh pada keadaan sehat dan kesejahteraan dari keluarga.  Kata Kunci: Penerapan Fungsi Keluarga ABSTRACTFamily work is a proportion of how a family works as a unit and how relatives collaborate with each other. This mirrors the nurturing style, family struggle, and the nature of family connections so this family capacity can influence the wellbeing limit and prosperity of all relatives. The purpose of this study was to determine the application of family functions in North Sulawesi. This type of research is a type of quantitative research that is descriptive. The place of this research refers to the 2019 SKAP by taking the main focus on Regencies/Cities in the North Sulawesi region. The population and sample were 3309 respondents who were selected by systematic random sampling based on the results of household listings conducted door to door by enumerators in the selected cluster. The measuring instrument uses a family questionnaire in SKAP 2019. In this study, it can be seen that the family contributes to the physical and psychological development of children, and the family is very influential on the health and welfare of the family.  Keywords: Application of Family Function
Hubungan Antara Kebiasaan Bermain Game Online dan Dukungan Keluarga dengan Motivasi Belajar pada Siswa di SMP Negeri 1 Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan Gloria Shania Tampi; Ardiansa A.T Tucunan; Grace E.C Korompis
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 12 No. 1 (2023): VOLUME 12, NOMOR 1, Januari - Maret 2023
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO menyebutkan bahwa gaming disorder dikelompokkan yang kedalam ICD-11 atau (International Classification of Diseases). Tidak hanya berdampak pada kesehatan, tapi juga berdampk pada motivasi belajar. Remaja yang telah kecanduan dengan permainanini akan cenderung menghabiskan waktunya dengan bermain game online dibanding belajar. Dalam mengatasi remaja yang mempunyai motivasi belajar yangkurangbisa dimulai melalui lingkup keluarga karena keluarga merupakan sosok yang paling penting untuk kehidupan setiap anak. Penelitianini bertujuanuntuk mengetahui apakah ada hubungan antara kebiasaan bermain game online dan dukungan keluarga dengan motivasi belajar pada siswa di SMP Negeri 1 Tumpaan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 178 siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan agustus 2021-april 2022dan berlokasi di SMPNegeri 1 Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan.Pengambilan data menggunakkan kuesioner yang dibagikan langsung oleh peneliti. Penelitian ini menggunakkan analisis univariat dananalisis bivariat. Pengolahan data menggunakkan uji chisquare test. Temuan: 1) Ada hubungan antara kebiasaan bermain game online dengan motivasi belajar pada siswa di SMP Negeri 1 Tumpaan, dengan p-value yang didapatkan adalah 0,003. 2) Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan motivasi belajar pada siswa di SMP Negeri 1 Tumpaan, dengan p-value yang didapatkan adalah 0,000.
Co-Authors Adisti A. Rumayar, Adisti A. Adrian Tangkilisan Adrian Umboh Ardiansa A.T Tucunan Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Asep Rahman Bawental, Novryani Rani Berhenti, Novrian V. D. Billy J. Kepel Budi T. Ratag Cambu, Dominikus Chreisye K.F Mandagi Chreisye K.F Mandagi, Chreisye K.F Christha Tamburian Dewi Indra Purwanti Dina Rombot Doda, Diana V.D. Enika Tilaar Entjaurau, Reviyanti Erling David Kaunang Franckie R. R. Maramis Gloria Shania Tampi Hutauruk, Minar Idris Sudin Imbar, Asri G. Joy A. M. Rattu, Joy A. M. Juliastika Juliastika Junita Maja Pertiwi Kairupan, Sharon Serina Kapantow, Nova Hellen Kawatu, Paul A.T Kawengian, Sendy Kohar, Marisco Kolibu, Febi K. Kountul, Yoga P. D. Lamongi, Dhea Pricilya Lebe, Klerin A. Lomboan, Megalia M. Mala, Hartika Angreine Maleke, Alfa Stevano Mandagi , Chreisye K. F. Mandagi, Chreisye K. F. Mandagi, Chreisye K.F. Mandagi, Jordan Efraim Manoppo, Jeanette Irene C H Maramis, Franckie R. R Maramis, Franckie R.R. Maramis, Frankie R.R Mardjun, Zulfikar Meisy Jilbry Kunu Melisa M. Nelwan Misah, Jesicca Cestly Herity Mokobimbing, Vaykel Marshel Mokolomban, Citra Mongilala, Wulan Fayren Nelwan, Melisa M. Niha, Munawir Rizal Nova Hellen Kapantow Nusa, Marselina Oksfriani Jufri Sumampouw Pangandaheng, Maya Sari Stasia Pangoempia, Stefanny J. Pasang, Melini T. I. Pasumah, Ayudita Blenda Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.T. Kawatu Purnama Sari, Ni kadek Rana, Stephany Rumayar, Adisty A. Rumpa, Finy J. A. Runtuwene, Debora Refinal Sajow, Sasmita V. Sefti Rompas Sjawie, Widad Abdullah Solihin, Janny Septian Sondakh, Inricka Cristy Sumampow, Chindy Sumigar, Jesica T. Tahulending, Jane M. F. Takaendengan, Nolita S. Tambuwun, Prisilia Zefanya Tampi, Meiny Ledya Tawalujan, Tenisia Windah Ticoalu, Eliza R. Tikupasang, Caltha Samanlangi Tolongan, Cindritsya Tucunan, Adriansa A.T Tucunan, Adriansa A.T. Vennetia R Danes Wariki, Windy M. V. Wowor, Ribka E. Wulan Pingkan Julia Kaunang Yewen, Maria Rosita Yoan Yeni Manoppo