Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluating Students' Academic Resilience in Chemistry Learning: Insights from a Rasch Model Analysis Annisa, Desfi; Sutrisno, Hari; Laksono, Endang Widjajanti; Yanda, Sri Novita
Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Vol. 6, No. 3, September 2024
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ijolae.v6i3.23522

Abstract

Teaching chemistry is a complex subject that requires a certain level of knowledge and skills to understand. Students must overcome this challenge because teaching chemistry involves abstract ideas (atoms, molecules, and electrons) and principles, laws, reaction equations, and mathematical operations. Increasing academic resilience is important in enhancing students' understanding and well-being in learning. This research aimed to test the validity and reliability of students' chemistry academic resilience tests using the Rasch model. Data collection was conducted using Google Forms. Data analysis utilized the Rasch model, assisted by the Winstep application, to reveal various aspects of the assessment. Based on the research findings, a Cronbach's alpha coefficient of 0.78 indicates strong internal consistency. In addition, item reliability reached a significant value of 0.99, while person reliability of 0.78 confirmed the consistency of respondents in providing accurate answers in the assessed categories. Furthermore, the OUTFIT and INFIT MNSQ (persons) have average values of +1.02 and +1.01, respectively (the closer to 1, the better). In contrast, the INFIT and OUTFIT ZSTD values are 0.1 and 0.3, respectively (the closer to 0, the better). The most difficult question is coded ra11 with a logit score of 0.61, and the easiest is coded ra4 with a logit score of -0.05. Therefore, the student academic resilience instrument is an effective measuring tool. In the future, chemistry educators and researchers can benefit from the potential impact of this research on Indonesian education.
Landasan Empiris Pengembangan Model Pembelajaran Baru untuk Meningkatkan Literasi Kimia, Kebiasaan Berpikir Ilmiah, dan Keterampilan Proses Sains Siswa Pendidikan Kimia Pratama, Faiz Ilham; Rohaeti, Eli; Laksono, Endang Widjajanti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 10 (2024): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i10.8661

Abstract

The development of a new learning model to increase chemical literacy skills, scientific habits of mind (SHOM), and science process skills (SPS) of chemistry education students is needed to prepare competent chemistry teacher candidates in the future. Theoretical studies have discussed the low chemistry literacy, SHOM, and SPS of students. This research aims to prove the theoretical study data by looking directly at the conditions of chemical literacy, SHOM, and SPS of chemistry education students. The research took place in four stages: measuring and comparing chemical literacy; measuring SHOM; observing SPS during learning activities in the laboratory; and conducting needs analysis for lecturers. The scores obtained from measuring chemical literacy are very worrying. However, there are significant differences in chemical literacy as the years of study increase. Student SHOM is also still in the medium category and needs to be improved. Student SPS is also still relatively low. Furthermore, the lecturers suggested developing a learning model that could develop these three abilities. The model developed must be suitable for adult learning and be able to develop student abilities
Development of An Integrated Assessment Instrument to Measure Students’ Critical Thinking and Chemical Literacy Skills for Rate of Reaction Topic Ariefiani, Nurlaila Widyanarti; Laksono, Endang Widjajanti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 10 (2024): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i10.9069

Abstract

Critical thinking is one of the 21st-century skills needed. Understanding chemical literacy can encourage students to be able to think more critically. Given the importance of critical thinking and chemical literacy in chemistry learning, there is a need for an assessment instrument that can measure both abilities. Based on this, the integrated assessment instrument was developed to determine the characteristics and feasibility of the integrated assessment instrument that can measure students' critical thinking skills and chemical literacy on reaction rate materials. The sample in this study is 154 students from two high schools in Makassar City. The feasibility and characteristics of the integrated assessment instrument were analyzed using the Rasch model with the Partial Credit Model-1 Logistic Parameter (PCM-1PL) approach. The results of the analysis show that the 10 items developed are valid and have a high reliability value. The integrated assessment instrument has the characteristics of fit with the model, and the difficulty level of the items is classified as good. The results of this study show that the integrated assessment instrument can be used as a good instrument to measure students' critical thinking skills and chemical literacy on reaction rate materials
Pengembangan LKPD Berbasis Literasi Konten Kearifan Lokal pada Materi Asam dan Basa Saputri, Febri; Laksono, Endang Widjajanti
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 11 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v11i1.49875

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan tujuan: (1) menghasilkan produk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) materi asam basa yang mengacu pada model pembelajaran Student Team Achievement Divission (STAD) berbasis literasi konten kearifan lokal sesuai dengan kekhasan yang dibuat; (2) mengetahui kelayakan LKPD yang dihasilkan berdasarkan penilaian lima guru kimia SMA; (3) mengetahui respon peserta didik terhadap produk melalui uji keterbacaan oleh peserta didik. Prosedur pengembangan mengacu pada model pengembangan 4D. Tahap yang dilakukan antara lain: (1) Define (pendefinisian); (2) Design (perancangan); (3) Development (pengembangan); (4) Disseminate (penyebaran). Hasil validasi oleh dosen ahli pembelajaran kimia LKPD ini layak digunakan setelah direvisi berdasarkan saran penilai. Hasil penilaian kualitas produk LKPD oleh reviewer  memperoleh  persentase keidealan 88,00% dan hasil uji keterbacaan oleh peserta didik memperoleh   persentase keidealan sebesar 83,31%, sehingga secara keseluruhan LKPD ini layak digunakan pada pembelajaran kimia.Kata Kunci: LKPD, STAD, literasi, kearifan lokal, asam basa.
QUALITY CONTROL PRODUK VCO SECARA MUDAH, MURAH DAN AKURAT Louise, Isana Supiah Yosephine; Laksono, Endang Widjajanti; Sulistyani, Sulistyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 8 No. 1 (2024): Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v8i1.53485

Abstract

VCO (virgin coconut oil) merupakan salah satu komoditas yang memungkinkan diproduksi secara besar-besaran karena selain memiliki daya simpan relatif lama juga memiliki kelebihan-kelebihan lain, antara lain memiliki khasiat obat, dapat digunakan sebagai bahan pangan maupun obat, harga jual relatif tinggi, dan sangat memungkinkan dijadikan komoditas ekspor. Untuk itu quality control produk VCO sangat perlu mendapatkan perhatian khusus supaya penjualan dapat meningkat dan menjaga harga yang relatif konstan atau bahkan meningkat karena kualitas produk yang dapat dipercaya oleh konsumen. Pengujian kualitas secara laboratorium seringkali memiliki banyak kendala, selain harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Untuk itu pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dicoba memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku usaha/masysrakat terkait quality control produk VCO yang telah/akan diproduksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilakukan selama tujuh bulan, baik secara luring maupun daring, dengan metode pelatihan dan pendampingan. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan PkM Pengembangan Wilayah dengan tema Quality Control Produk VCO secara Mudah, Murah dan Akurat dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pemahaman peserta terkait produk VCO dan  quality controlnya, secara umum kegiatan ini bermanfaat bagi peserta pengabdian, penyampaian materi dapat diterima dengan sangat baik (45,45%), metoda yang digunakan dalam kegiatan pengabdian dirasa sesuai oleh peserta pengabdian.
Pengembangan Kolaborasi antara Pendidikan Kimia UNY dengan S1 Farmasi Fakultas Farmasi USD melalui Drafting Paten dan Hak Cipta Bidang Green Chemistry Rohaeti, Eli; Louise, Isana Supiah Yosephine; Laksono, Endang Widjajanti; Suwardi, Suwardi; Budiasih, Kun Sri; Sugiyarto, K.H.; Pratama, Faiz Ilham; Goni, Nur Abdul; Purtadi, Sukisman; Joronavalona, Rasamimanana; Afikah, Adilah; Saputri, Febri
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 8 No. 1 (2024): Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v8i1.66978

Abstract

Kolaborasi dilakukan dengan Perguruan Tinggi mitra yang memiliki jumlah kegiatan-kegiatan penelitian cukup banyak serta berpotensi paten dan jenis HKI lainnya. Permasalahan yang dijumpai di PT mitra yaitu masih rendahnya jenis penelitian berpotensi paten dan masih rendahnya jumlah luaran penelitian dalam bentuk paten dan paten sederhana maupun hak cipta. Dengan demikian kolaborasi dapat dilakukan melalui kegiatan seleksi berbagai penelitian yang sudah dilakukan oleh PT mitra dan analisis penelitian yang berpotensi paten maupun jenis HKI lainnya, serta bimbingan teknis drafting paten. Solusi terhadap permasalahan yang dihadapi PT mitra yaitu melalui pengembangan ide-ide penelitian berbasis sumber daya alam lokal serta pendampingan pemilihan kegiatan-kegiatan penelitian yang berpotensi paten. Selanjutnya solusi terhadap permasalahan PT mitra terkait masih rendahnya jumlah luaran penelitian berupa HKI (paten, paten sederhana, hak cipta, dan sejenisnya), yaitu melalui kegiatan bimbingan teknis penyusunan drafting paten. Kegiatan PPM yang telah dilakukan dapat memberikan pengetahuan tentang penelitian-penelitian bidang green chemistry berbasis sumber daya alam lokal PT mitra yang berpotensi paten dan jenis HKI lainnya sehingga mitra dapat membuat sendiri berbagai penelitian  green chemistry, menambah wawasan bagi mitra tentang cara melakukan penyusunan (drafting) paten berdasarkan penelitian-penelitian yang sudah dilakukan ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai pretes dan postes, dapat menumbuhkan semangat dan kemandirian mahasiswa mitra  untuk membuat produk berbasis sumber daya alam lokal dan berwawasan lingkungan berdasarkan saran yang diberikan, dan meningkatkan kesadaran mitra untuk lebih peduli lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya alam lokal menjadi sesuatu yang bermanfaat.