Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Yatim Mandiri dalam meningkatkan kemampuan mengevaluasi dampak sosial-ekonomi-spiritual program breeding dan fattening domba menggunakan metode Social Return on Investment (SROI). Tahapan kegiatan meliputi: (1) koordinasi awal untuk menyusun instrumen SROI; (2) Focus Group Discussion (FGD) dengan LAZNAS Yatim Mandiri guna menggali informasi terkait program; (3) pendampingan penyusunan instrumen SROI; (4) pendampingan evaluasi lapangan untuk pengumpulan data; dan (5) pendampingan penghitungan dampak sosial-ekonomi menggunakan metode SROI. Melalui program ini, Yatim Mandiri berhasil mengembangkan instrumen evaluasi SROI yang relevan dan efektif dalam mengukur dampak program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rasio SROI program ini mencapai 5,42, yang berarti setiap Rp1 yang diinvestasikan menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial senilai Rp5,42. Kegiatan ini tidak hanya memberikan gambaran nyata dampak sosial-ekonomi yang dihasilkan oleh program, tetapi juga memperkuat kapasitas LAZ Yatim Mandiri dalam menyusun dan mengevaluasi program secara mandiri di masa depan. Pendampingan ini diharapkan menjadi model strategis dalam pengelolaan program zakat berbasis pemberdayaan masyarakat yang terukur dan berkelanjutan.