Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya peningkatan keterampilan menyimak bahasa Jerman kelas XI A SMAK St. Fransiskus Xaverius Ruteng melalui multimedia Jawa, Saturninus Yuvenso; Sahayu, Wening
Journal of Culture, Literature and Foreign Language Teaching Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jclf.v1i1.1971

Abstract

This study aims to improve (1) the listening skills and (2) motivation to learn German of students of class XI A SMAK St. Fransiskus Xaverius Ruteng through the use of audiovisual- based multimedia. This classroom action research (PTK) involved 35 learners and was conducted in two cycles from November 4 to December 4, 2024. Each cycle included planning, implementation, observation, and reflection stages with four actions. Data collection was conducted through interviews, questionnaires, observations, field notes, documentation, and learner-learning outcomes tests. The results showed a significant improvement in listening skills, with the average score increasing from 84 in the first cycle to 92 in the second cycle. In addition, learning motivation increased from 40% in pre-action to 64% in the first cycle and 91% in the second cycle. Although there were obstacles, such as the speed of the video and difficulty understanding vocabulary, students showed high enthusiasm. Therefore, this study recommends the development and optimization of multimedia-based learning media to increase students' engagement and understanding in learning German.
Upaya peningkatan penguasaan kosakata Bahasa Jerman melalui permainan Mystery Bag Noor Rohmah, Agni Laili; Sahayu , Wening
Journal of Culture, Literature and Foreign Language Teaching Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jclf.v2i2.2101

Abstract

Indonesian: Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan: (1) Penguasaan kosakata bahasa Jerman  peserta didik SMAN 1 Ngaglik melalui teknik permainan Mystery Bag dan (2) Keaktifan peserta didik SMAN 1 Ngaglik melalui teknik permainan Mystery Bag. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR) yang dilakukan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Strategi penelitian ini dilakukan secara kolaboratif anatara peneliti dan guru. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah (1) Keberhasilan proses dan (2) Keberhasilan produk. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMAN 1 Ngaglik yang terdiri dari 33 peserta didik. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi kelas, wawancara, angket, catatan lapangan, dokumentasi, dan tes penguasaan kosakata. Data tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik permainan Mystery Bag dapat meningkatkan: (1) Penguasaan kosakata bahasa Jerman peserta didik SMAN 1 Ngaglik. Peningkatan nilai rata-rata tersebut sebesar 28,45%, yaitu dari 57,67 (sebelum diberi tindakan) menjadi 86,12 (setelah diberi tindakan) dan (2) Keaktifan peserta didik kelas XI C1 SMAN 1 Ngaglik pada pembelajaran bahasa Jerman. Peningkatan sebesar 22,22% yaitu dari 42,17% (sebelum diberi tindakan) menjadi 64,39% (setelah diberi tindakan). English: The reasearch aims to improve: (1) the German language vocabulary mastery of students of SMAN 1 Ngaglik through Mystery Bag game technique and (2) activeness of students of SMAN 1 Ngaglik through Mystery Bag game technique. This research is a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages, namely planning, action, observation and reflection. This research strategy was conducted collaboratively between researcher and teacher. The indicators of success in this research are (1) the succes of the process and (2) the succes of the product. The subjects in this research were students of class XI SMAN 1 Ngaglik consisting of 33 students. The data in this study were obtained through classroom observation, interviews, questionnaires, field notes, documentation, and vocabulary mastery tests. The data were then analyzed descriptively qualitatively. The results of this research indicate that the Mystery Bag game technique can improve: (1) the German language vocabulary mastery of students of SMAN 1 Ngaglik. The increase in the average score was 28.45%, namely from 57.67 (before given the action) to 86.12 (after given the action) and (2) The activeness of students of class XI C1 SMAN 1 Ngaglik in learning German. The increase was 22.22%, from 42.17% (before the action) to 64.39% (after the action).
Language Politeness Learning from the Perenialism Perspective Mufidah, Nia Ifatul; Leonita, Leonita; Sahayu, Wening; Nurhayati, Lusi
SAWERIGADING Vol 31, No 2 (2025): Sawerigading, Edisi Desember 2025
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v31i2.1561

Abstract

This study describes the application of a perennial perspective in teaching politeness and its impact on students' character development, particularly in the context of Indonesian language education. Using a qualitative research approach, this study employed content analysis of existing literature on perennials and politeness in educational settings. Data collection techniques used were reading and note-taking, enriched by literature review and documentation studies. The research findings indicate that incorporating a perennial perspective in teaching politeness increases students' moral awareness and strengthens their capacity for ethical and empathetic communication. Perennialism, which emphasizes timeless moral principles, offers a strong foundation for cultivating politeness, particularly in an era of rapid social and technological change. This study contributes to the growing body of literature on how a perennial approach can positively impact the moral and social dimensions of language learning. AbstrakPenelitian ini mendeskripsikan penerapan perspektif perennial dalam pengajaran kesantunan berbahasa dan dampaknya terhadap pengembangan karakter siswa, khususnya dalam konteks pendidikan bahasa Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, penelitian ini menggunakan analisis isi dari literatur yang ada tentang perennial dan kesantunan berbahasa dalam lingkungan pendidikan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan catat, dan diperkaya dengan studi literatur dan studi dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa menggabungkan perspektif perennial dalam pengajaran kesantunan berbahasa meningkatkan kesadaran moral siswa dan memperkuat kapasitas mereka untuk komunikasi yang etis dan empatik. Perennialisme, yang menekankan prinsip-prinsip moral yang abadi, menawarkan landasan yang kuat untuk menumbuhkan kesantunan berbahasa, khususnya di era perubahan sosial dan teknologi yang cepat. Penelitian ini berkontribusi pada semakin banyaknya literatur tentang bagaimana pendekatan perennial dapat berdampak positif pada dimensi moral dan sosial pembelajaran bahasa.