Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Work Readiness of Transitional Society in Islamic View: A Study of Hawkers in the Mandalika Special Economic Zone Suud, Suud; Malik, Imam; Masyhuri, Masyhuri; Sumitro, Sumitro
International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences Vol 3 No 3 (2025): International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ijhess.v3i3.7163

Abstract

The development of the Mandalika Special Economic Zone (SEZ) has brought significant social and economic changes, influencing the rational choices of the surrounding transition communities, particularly hawkers. This study examines the level of rationality and skill readiness of hawkers affected by the tourism-driven transformation in the Mandalika circuit area and its buffer villages. Employing a qualitative approach through interviews and observations, the analysis reveals that hawkers’ rationality in adapting to economic shifts is shaped by factors such as knowledge, experience, work networks, and access to social and financial capital. The study also integrates Islamic perspectives, highlighting the principles of honesty (sidq), diligence (ijtihad), and responsibility (amanah) as critical values that enable traders to compete more effectively in a dynamic business environment. Findings provide insights into the adaptive strategies of the transitional community in the Mandalika SEZ and serve as a reference for policymakers to design support programs grounded in Islamic values, aimed at enhancing rational decision-making and skill preparedness in response to economic change.
Peran Media Massa Dalam Pengembangan Budaya Akademik Mahasiswa Kabupaten Sumbawa Kurniawansyah, Edy; Sumitro, Sumitro
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 3 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v4i3.1205

Abstract

Riset ini mendeskripsikan peran media massa dalam mengembangkan budaya akademik mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk budaya akademik mahasiswa di Kabupaten Sumbawa, dan mendeskripsikan peran media massa dalam pengembangan budaya akademik mahasiswa di Kabupaten Sumbawa tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Tempat penelitian di Kabupaten Sumbawa. Waktu penelitian mulai bulan Januari sampai Mei 2020. Subjek penelitian mahasiswa dari tiga perguruan tinggi di kabupaten Sumbawa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diatas, selanjutnya dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat beberapa kegiatan mahasiswa yang berpotensi menunjang terbentuknya budaya akademik yaitu; a.) Penggunaan media sosial kegiatan kemahasiswaan, b.) Penggunaan website kajian akademik, c.) Penggunaan media sosial aktifitas perkuliahan, d.) mengakses jurnal-jurnal online referensi akademik. Adapun peran Media Massa dalam pengembangan budaya  akademik Mahasiswa di Kabupaten Sumbawa  meliputi; Sumber informasi intelektual dan Media publikasi. Optimalisasi peran media di lingkungan berpotensi mengembangkan budaya akademik mahasiswa. Sehingga yang penting untuk dilakukan adalah dengan menumbukkan kesadaran pengguna media digital bukannya membatasi akses. Salah satu usaha untuk menumbuhkan kesadaran tersebut adalah dengan mengembangkan budaya akademik tersebut.
Penerapan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) Berbantuan KAHOOT! Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sosiologi Siswa XII F B1 SMAN 2 Jonggat Dewi, Baiq Luwita; Suryanti, Ni Made Novi; Sumitro, Sumitro; Hidayat, Muhamad
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. Special Issue (2025): Agustus
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4iSpecialIssue.3681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi melalui penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan media Kahoot!. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tiga kali pertemuan yang mencakup empat tahapan utama, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi lembar observasi kegiatan guru dan siswa, tes hasil belajar, serta dokumentasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan baik dalam proses maupun hasil pembelajaran. Tingkat keterlaksanaan pembelajaran dengan model STAD berbantuan Kahoot! mencapai 80% pada siklus I dan mengalami peningkatan menjadi 100% pada siklus II. Di sisi lain, pencapaian hasil belajar siswa juga menunjukkan peningkatan yang signifikan, yaitu 53% siswa tuntas belajar pada siklus I, dan meningkat menjadi 78% pada siklus II, berdasarkan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) yang telah ditetapkan. Penerapan model pembelajaran STAD yang dipadukan dengan media interaktif Kahoot! efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar pada mata pelajaran Sosiologi kelas XII F B1 SMAN 2 Jonggat.   Abstract This study aims to improve student learning outcomes in Sociology through the application of the Student Teams Achievement Division (STAD) learning model assisted by Kahoot! media. This study is a type of Classroom Action Research (CAR) implemented in two cycles. Each cycle consists of three meetings covering four main stages, namely: planning, implementation of actions, observation, and reflection. Instruments used to collect data include observation sheets of teacher and student activities, learning outcome tests, and documentation of the learning process. The results of the study showed an increase in both the process and learning outcomes. The level of learning implementation with the STAD model assisted by Kahoot! reached 80% in cycle I and increased to 100% in cycle II. On the other hand, student learning outcomes also showed a significant increase, namely 53% of students completed learning in cycle I, and increased to 78% in cycle II, based on the criteria for achieving learning objectives (KKTP) that have been set. The application of the STAD learning model combined with the interactive media Kahoot! effective in increasing student engagement and learning outcomes in Sociology for grade XII F B1 of SMAN 2 Jonggat.
Besiru: Studi Internalisasi Resiprositas Komunitas Petani Tembakau Berbasis Kearifan Lokal di Desa Ganti, Lombok Tengah Adhi, Rakhmat Nur; Sumitro, Sumitro; Utomo, Jepri; Febriani, Haniza
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/8znx6q35

Abstract

Besiru merupakan tradisi gotong royong masyarakat Sasak yang berlandaskan prinsip saling membantu tanpa imbalan, dan hingga kini tetap hidup sebagai bagian penting dari kearifan lokal agraris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan mekanisme praktik Besiru serta proses internalisasi nilai-nilai resiprositas pada komunitas petani tembakau di Desa Ganti, Lombok Tengah. Letak kebaruan penelitian ini adalah dengan menempatkan analisis tindakan sosial, nilai moral, dan struktur kesadaran para petani sebagai basis yang menghidupkan praktik besiru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap enam informan kunci, meliputi petani tembakau, pengurus kelompok tani, dan tokoh desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik Besiru dilaksanakan secara bergiliran pada seluruh tahapan pertanian tembakau dari penyiapan lahan, penanaman, perawatan, panen, hingga pengolahan hasil dengan dasar kepercayaan sosial (trust), rasa malu (isin), dan tanggung jawab moral. Nilai-nilai utama yang terkandung di dalamnya meliputi gotong royong, resiprositas, solidaritas, dan keadilan. Proses internalisasi nilai Besiru berlangsung melalui sosialisasi primer di keluarga dan sosialisasi sekunder dalam komunitas petani yang memperkuat identitas sosial dan moral masyarakat. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa Besiru bukan sekadar praktik tradisional, melainkan sistem sosial yang memadukan dimensi ekonomi, sosial, dan spiritual, serta berfungsi menjaga kohesi dan ketahanan komunitas petani di tengah perubahan ekonomi modern. Besiru: A Study of the Internalization of Reciprocity in Tobacco Farming Communities Based on Local Wisdom in Ganti Village, Central Lombok   Abstract Besiru is a tradition of mutual cooperation among the Sasak people based on the principle of mutual assistance without reward, and remains alive today as an important part of local agrarian wisdom. This study aims to analyze the forms and mechanisms of Besiru practices and the process of internalizing reciprocity values in the tobacco farming community in Ganti Village, Central Lombok. The novelty of this study lies in placing the analysis of social actions, moral values, and the structure of farmers' consciousness as the basis that brings the besiru practice to life. This study uses a qualitative approach with a phenomenological method through participatory observation, in-depth interviews, and documentation with six key informants, including tobacco farmers, farmer group administrators, and village leaders. The results show that Besiru practices are carried out in turns at all stages of tobacco farming from land preparation, planting, maintenance, harvesting, to processing products based on social trust (trust), shame (isin), and moral responsibility. The main values contained in it include mutual cooperation, reciprocity, solidarity, and justice. The internalization of Besiru values occurs through primary socialization within the family and secondary socialization within the farming community, which strengthens the community's social and moral identity. The conclusion of this study confirms that Besiru is not simply a traditional practice, but rather a social system that integrates economic, social, and spiritual dimensions and serves to maintain the cohesion and resilience of farming communities amidst modern economic changes.
Gaya Hidup Hedonis dan Perilaku Konsumtif pada Remaja di Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat Mardyanti, Eka Shophia; Masyhuri, Masyhuri; Sumitro, Sumitro
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jxypyc62

Abstract

Gaya hidup hedonis dan perilaku konsumtif pada remaja merupakan fenomena sosial yang semakin berkembang dan berpengaruh terhadap kehidupan sosial mereka. Namun, penelitian terdahulu umumnya masih membahas gaya hidup hedonis secara umum, tanpa mengkaji secara spesifik faktor-faktor yang mempengaruhinya, dampak perilaku konsumtif terhadap kehidupan sosial, serta bentuk perilaku hedonis dan konsumtif yang dominan pada konteks wilayah tertentu. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada remaja di Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat sebagai objek kajian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi gaya hidup hedonis, mengidentifikasi dampak perilaku konsumtif terhadap kehidupan sosial remaja, serta mengidentifikasi aspek perilaku hedonis dan perilaku konsumtif yang paling dominan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh dari subjek dan informan penelitian yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 remaja yang menjadi subjek penelitian, 5 remaja menunjukkan perilaku hedonis yang ditandai dengan kebiasaan membeli barang bermerek dan sering mengunjungi kafe tanpa mempertimbangkan anggaran. Sementara itu, 5 remaja lainnya menunjukkan perilaku konsumtif tingkat sedang, seperti membeli pakaian secara rutin meskipun tidak dibutuhkan serta membeli barang karena adanya diskon. Faktor yang mempengaruhi gaya hidup hedonis meliputi faktor internal dan eksternal. Dampak perilaku konsumtif meliputi dampak positif berupa peningkatan interaksi sosial dan kepercayaan diri, serta dampak negatif berupa perilaku pemborosan dan menurunnya stabilitas finansial. In Vitro Study of Cytotoxicity Test of Liquid Coconut Shell Smoke Gel on Periodontal Ligament Abstract Hedonistic lifestyles and consumptive behavior among adolescents are social phenomena that are increasingly developing and influencing their social lives. However, previous studies have generally discussed hedonistic lifestyles in a general manner, without specifically examining the factors that influence them, the impact of consumptive behavior on social life, and the dominant forms of hedonistic and consumptive behavior within a specific regional context. Therefore, this study focuses on adolescents in Jereweh, West Sumbawa Regency, as the object of analysis. This study aims to analyze the factors influencing hedonistic lifestyles, identify the impact of consumptive behavior on adolescents’ social lives, and determine the most dominant aspects of hedonistic and consumptive behavior. This research employs a qualitative approach using a case study method. Data were obtained from research subjects and informants selected through purposive sampling, with data collection techniques including interviews, observations, and documentation. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that out of ten adolescents who participated as research subjects, five exhibited hedonistic behavior characterized by the habit of purchasing branded products and frequently visiting cafés without considering their budget. Meanwhile, the other five adolescents demonstrated a moderate level of consumptive behavior, such as regularly purchasing clothing despite not needing it and buying items due to discounts. The factors influencing hedonistic lifestyles include internal and external factors. The impacts of consumptive behavior include positive effects, such as increased social interaction and self-confidence, as well as negative effects, including wasteful behavior and decreased financial stability.
Penerapan Model Pembelajaran Inquiry berbantuan Pictorial Riddle untuk meningkatkan Partisipasi dan Hasil Berlajar Sosiologi Siswa Kelas XI IPS 1 SMAN 2 Labuapi Hernanda, Helena Agnesia; Suryanti, Ni Made Novi; Sumitro, Sumitro; Masyhuri, Masyhuri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4488

Abstract

Permasalahan yang masih marak terjadi pada lingkungan persekolahan adalah rendahnya hasil belajar siswa yang ditimbulkan dari kurangnya partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, perlu adanya penelitian untuk dicari tahu model pembelajaran seperti apa yang dapat digunakan salah satunya dengan menggunakan penerapan model pembelajaran Inquiry berbantuan Pictorial Riddle sebagai media pendukungnya. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran sosiologi. Metode dalam penelitian ini menggunakan  penelitian tindakan kelas (PTK). Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah teknik kualitatif di mana analisis ini berfokus pada data non-numerik dan kuantitatif berfokus pada data numerik. Pada penelitian ini kegiatan pembelajaran dilaksanakan selama 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan. Setiap siklus terdapat perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen penelitian meliputi observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian memaparkan bahwa partisipasi dan hasil belajar siswa dapat ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran Inquiry berbantuan Pictorial Riddle. Pada tingkat pelaksanaan pembelajaran siklus I sebesar 88%  dan 100% pada siklus II. Kemudian tingkat partisipasi belajar siswa sebesar 55,5% pada siklus I dan 81,4% pada siklus II. Selanjutnya tingkat hasil belajar siswa sebesar 44,4% pada siklus I dan 77% pada siklus II. Berdasarkan penelitian ini, maka dapat dinyatakan bahwa penerapan model pembelajaran Inquiry berbantuan Pictorial Riddle dapat meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa kelas XI IPS 1 SMAN 2 Labuapi dalam pembelajaran sosiologi.
Analisis Peran Ganda Perempuan (Studi Kasus Istri Nelayan) di Dusun Sukamulia, Desa Pohgading Timur, Lombok Timur Putri, Yati Kusuma; Masyhuri, Masyhuri; Sumitro, Sumitro
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/x8q42w58

Abstract

Peran ganda istri nelayan di Dusun Sukamulia berarti perempuan yang menjalankan dua jenis tugas sekaligus yaitu peran domestik dan peran publik. Mereka bukan hanya bertanggung jawab mengurus rumah dan anak, tetapi juga aktif bekerja di luar untuk membantu ekonomi keluarga. Penelitian ini mengeksplorasi faktor penyebab keluarga nelayan mengalami ketidakpastiaan pendapatan yang terus-menerus akibat faktor cuaca yang tidak menentu. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih fokus pada dampak situasional seperti saat pandemi tanpa mengkaji faktor penyebab ketidakpastian pendapatan keluarga nelayan di suatu wilayah tertentu. Oleh krena itu, penelitian ini di fokuskan pada, istri nelayan yang melakukan peran ganda di Dusun Sukamulia, Desa pohgading Timur, Lombok Timur dijadikan sebagai objek kajian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk peran ganda yang dijalankan oleh istri nelayan serta menganalisis kontribusi mereka dalam pemenuhan kebutuhan hidup dan kesejahteraan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data diperoleh dari subjek dan informan penelitian yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istri nelayan menjalankan peran domestik sekaligus peran publik melalui berbagai aktivitas ekonomi seperti menjual ikan keliling, mengolah ikan asin, menjadi buruh tani, penjahit, hingga pembantu rumah tangga dengan pendapatan harian berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 195.000. Kontribusi finansial tersebut dialokasikan secara prioritas untuk kebutuhan pangan, pendidikan anak, kesehatan, dan menabung. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya pengakuan terhadap kontribusi ekonomi perempuan nelayan dan perlunya kebijakan pemberdayaan yang lebih spesifik untuk membantu mereka mengatasi ketidakpastian ekonomi serta meningkatkan status sosial mereka di masyarakat. Analysis of Women’s Dual Roles (A Case Study of Fishermen’s Wives) in Sukamulia Hamlet, East Pohgading Village, East Lombok Abstract The dual role of fishermen's wives in Sukamulia Hamlet refers to women who simultaneously perform two types of responsibilities: domestic and public roles. They are not only responsible for managing the household and children but are also actively working outside the home to support the family economy. This study explores the factors causing fishermen's families to experience constant income uncertainty due to unpredictable weather conditions. Unlike previous studies that focused more on situational impacts, such as during the pandemic, without examining the underlying causes of income instability in specific regions, this research focuses on fishermen's wives performing dual roles in Sukamulia Hamlet, East Pohgading Village, East Lombok. This study aims to identify the forms of dual roles performed by these women and analyze their contributions to meeting daily needs and family welfare. A qualitative approach with a case study method was employed. Data were obtained from subjects and informants selected through purposive sampling, using interviews, observation, and documentation techniques. Data analysis followed the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that fishermen's wives carry out domestic and public roles through various economic activities such as mobile fish vending, processing salted fish, working as farm laborers, tailors, and domestic helpers, with daily earnings ranging from IDR 50,000 to IDR 195,000. These financial contributions are prioritized for food, children's education, healthcare, and savings. The implications of this study emphasize the importance of recognizing the economic contributions of fisherwomen and the need for specific empowerment policies to help them overcome economic uncertainty and improve their social status in society.