Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

EDUKASI DALAM PENGURANGAN LIMBAH MELALUI PENDEKATAN 3R (Reuse, Reduce, Recycle) DI INDUSTRI PANGAN SEKTOR UMKM Himmah, Nuriyah Faiqotul; Rhomadhoni, Muslikha Nourma; Sunaryo, Merry; Aldyandi, Devlin; Kusumawati, Mia; Farid, Umar; Yusuf, Dimas Syaifullah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48458

Abstract

Permasalahan limbah di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi perhatian penting, terutamadalam upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas produksi pangan. UMKM di Desa Kemiri, Mojokerto,yang bergerak di bidang makanan seperti katering, keripik, dan bakso, belum sepenuhnya menerapkan prinsippengelolaan limbah yang berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan edukasi dan mengkajiefektivitas pendekatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam pengurangan limbah pada pelaku UMKM. Penelitianini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruhpelaku UMKM di Desa Kemiri, dengan sampel sebanyak 27 pelaku usaha yang dipilih menggunakan teknikpurposive sampling. Variabel penelitian mencakup tingkat pengetahuan dan perilaku pelaku UMKM dalampengelolaan limbah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dandokumentasi, dengan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa edukasi berbasis 3R mampu meningkatkan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnyapengelolaan limbah. Setelah diberikan edukasi, mayoritas pelaku usaha mulai menerapkan penguranganpenggunaan bahan sekali pakai, memanfaatkan kembali limbah organik, serta memilah sampah sesuai jenisnya.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan edukatif melalui konsep 3R efektif dalam mengubahperilaku pelaku UMKM terhadap pengelolaan limbah, yang berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan danproduktivitas usaha.
Sosialisasi Penerapan 5R Di Industri Pangan Pada Sektor UMKM Desa Kemiri Kusumawati, Mia; Rhomadhoni, Muslikha Nourma; Sunaryo, Merry; Himmah, Nuriyah Faiqotul; Farid, Umar; Yusuf, Dimas Syaifullah; Aldyandi, Devlin
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): Vol 8, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v8i3.3063

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor pangan memiliki peran strategis dalam mendukung ekonomi masyarakat, namun masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan lingkungan kerja yang tertib dan higienis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap prinsip 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) sebagai upaya menciptakan tempat kerja yang aman dan efisien. Metode yang digunakan meliputi pendekatan edukatif dan partisipatif melalui observasi, wawancara, serta evaluasi pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari di Desa Kemiri, Mojokerto, melibatkan 27 responden. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan secara signifikan, dari 67% responden berada pada kategori “kurang” sebelum sosialisasi, menjadi 78% dalam kategori “sangat baik” setelah sosialisasi. Selain itu, analisis risiko menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) berhasil mengidentifikasi berbagai potensi bahaya dalam proses produksi. Penerapan prinsip 5R terbukti membantu memperbaiki kondisi tempat kerja, mengurangi potensi bahaya, dan meningkatkan kedisiplinan kerja. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi sederhana namun terarah dapat memberikan dampak nyata dalam membangun budaya kerja yang lebih produktif dan aman di sektor UMKM. Kata kunci: UMKM, prinsip 5R, keselamatan kerja, pengabdian masyarakat, sosialisasi
UPAYA MENUMBUHKEMBANGKAN OLAHRAGA TRADISIONAL EGRANG PADA ANAK DI DESA RAGEMANUNGGAL KECAMATAN SETU Mukhozin, Tri; Kusumawati, Mia; Iskandar, Tatang
An-Nizam Vol 4 No 2 (2025): An Nizam: Jurnal Bakti Bagi Bangsa
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Traditional sports are the result of the creativity, expression, and values of society that have been passed down through generations as part of cultural heritage. One of the traditional sports still recognized in Indonesia is egrang, a game that emphasizes concentration, balance, agility, and physical endurance to cover a predetermined distance. Each step in the game requires players to maintain their balance in order to move forward without falling, and then return to the starting point to earn points. The educational values embedded in egrang make it not only a recreational activity but also a medium for character building, especially among children. However, with the rapid development of modern lifestyles, young people’s interest in traditional sports has significantly declined, creating an urgent need for revitalization efforts to ensure their preservation. This community service program was implemented in Ragemanunggal Village, Setu Subdistrict, as an effort to promote and revitalize the traditional sport of egrang among children. The program was designed through socialization, hands-on training, and continuous mentoring to foster children’s interest and skills in playing egrang. Moreover, the active involvement of children is expected to strengthen their appreciation of local culture while cultivating sportsmanship, togetherness, and self-confidence. The results indicated strong enthusiasm from the participants as well as improvements in basic egrang playing skills. Therefore, the preservation of traditional sports can be effectively achieved through early introduction, while also contributing positively to children’s character development and the safeguarding of cultural heritage.
Pendekatan Partisipatif dalam Meningkatkan Kesadaran Higiene Industri Pangan dan Penggunaan APD pada UMKM Keripik Aldyandi, Devlin; Rhomadhoni, Muslikha Nourma; Sunaryo, Merry; Himmah, Nuriyah Faiqotul; Kusumawati, Mia; Farid , Umar; Yusuf, Dimas Syaifullah
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 4 (2025): October
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i4.50495

Abstract

Food Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in the economy, yet hygiene and safety aspects are often overlooked. This study aims to improve MSMEs' understanding of food industry hygiene and the use of Personal Protective Equipment (PPE) through a visual-based educational approach. The study employed a quasi-experimental design, with a Keripik MSME owner in Kemiri Village, Mojokerto Regency as the subject. Data collection methods included observation, interviews, a pre-test, education using posters and videos, and a post-test. The results showed an increase in knowledge scores from 20% in the pre-test to 70% in the post-test, indicating the effectiveness of the educational approach. Despite the increased understanding, resistance to the use of PPE was still found due to comfort concerns. These findings underscore the importance of ongoing education and behavioral approaches in establishing a hygienic and safe work culture in the food MSME sector.
PERSEPSI MAHASISWA UNIVERSITAS BENGKULU TERHADAP LABELISASI HALAL PADA PRODUK MAKANAN DAN MINUMAN LOKAL Kusumawati, Mia; Reflis, Reflis; Agusti, Netta; Laksono, Pandu
Journal of Islamic Tourism Halal Food Islamic Traveling and Creative Economy Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/ar-rehla.v5i1.10773

Abstract

Abstrak: Produk halal di Indonesia dapat ditentukan dari pencantuman label halal atau kepemilikan perusahaan atas sertifikat halal yang dikeluarkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Salah satu produk yang perlu diperhatikan keamanan dan kehalalannya adalah makanan dan minuman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa dan mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan persepsi mahasiswa terhadap labelisasi halal pada produk makanan dan minuman lokal. Pemilihan lokasi penelitian menggunakan metode purposive. Metode yang digunakan untuk penentuan sampel yaitu dengan metode Proportional Cluster Random Sampling. Populasi penelitian sebanyak 23.845 orang dan sampel yang diperoleh sebanyak 100 orang. Sampel diambil menggunakan rumus Slovin. Kemudian sampel tersebut diproporsikan per fakultas yang terdapat di Universitas Bengkulu dengan menggunakan rumus alokasi proportional. Analisis yang digunakan untuk mengkaji persepsi yaitu analisis kualitatif dengan mengumpulkan data secara online berdasarkan google form. Sedangkan untuk menganalisis faktor apa yang berhubungan menggunakan metode korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian ini yaitu bahwa persepsi mahasiswa yang meliputi pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran berada dalam kategori tinggi. Sedangkan faktor budaya, faktor pribadi, faktor sosial, dan faktor pisikologis berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi mahasiswa mengenai labelisasi halal pada produk makanan dan minuman lokal. Namun, terdapat faktor yang berkorelasi kuat terhadap persepsi mahasiswa yaitu variabel faktor pribadi dengan koefisien korelasi (rs) sebesar 0.614** Kata Kunci: Persepsi mahasiwa; Labelisasi haram; Kepedulian konsumen Abstract: Halal products in Indonesia can be determined from the inclusion of a halal label or company ownership of a halal certificate issued by the Halal Product Guarantee Agency (BPJPH). One of the products that need to be considered safe and halal is food and beverages. The purpose of this study is to determine the perceptions of students and find out what factors are associated with student perceptions of halal labeling on local food and beverage products. Selection of research locations using the Purposive method. The method used for determining the sample is the Proportional Cluster Random Sampling method. The study population was 23,845 people and the sample obtained was 100 people. The sample was taken using the Slovin formula. Then the sample was proportioned per faculty at Bengkulu University using the proportional allocation formula. The analysis used to assess perceptions is qualitative analysis by collecting data online based on google form. Meanwhile, to analyze what factors are related using the Rank Spearman correlation method. The results of this study are that student perceptions which include knowledge, understanding, and awareness are in the high category. While cultural factors, personal factors, social factors, and psychological factors have a positive and significant effect on student perceptions of halal labeling on local food and beverage products. However, there are factors that are strongly correlated with student perceptions, namely the personal factor variable with a correlation coefficient (rs) of 0.614**. Keywords: Student perception; Haram labeling; Consumer concern.
Sosialisasi Bahaya Kebakaran Dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di Sektor UMKM Desa Kemiri Mojokerto Farid, Umar; Rhomadhoni, Muslikha Nourma; Sunaryo, Merry; Aldyandi, Devlin; Kusumawati, Mia; Himmah, Nuriyah Faiqotul; Yusuf, Dimas Syaifullah
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 8, No 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v8i2.191

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu ancaman serius di lingkungan kerja yang dapat menimbulkan kerugian besar, baik terhadap keselamatan pekerja, aset usaha, maupun keberlangsungan produksi. UMKM di Desa Kemiri Mojokerto memiliki potensi bahaya kebakaran yang cukup tinggi, namun hingga saat ini masih minim pengetahuan mengenai pencegahan dan belum tersedia sarana pengendalian yang memadai seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Kondisi ini berisiko menimbulkan kerugian besar apabila terjadi insiden kebakaran. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan pelaku UMKM dalam mengenali potensi bahaya kebakaran, memahami langkah-langkah pencegahannya, serta mengetahui cara penggunaan APAR secara tepat. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi menggunakan media poster yang disertai evaluasi melalui pre-test dan post-test. Metode kegiatan meliputi penyuluhan materi, diskusi interaktif, serta pengisian instrumen evaluasi oleh 27 peserta. Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar peserta berada pada kategori pengetahuan kurang (59%), sedangkan setelah sosialisasi terjadi peningkatan signifikan, yaitu 56% peserta masuk kategori sangat baik dan 44% kategori baik. Hal ini membuktikan bahwa metode sosialisasi sederhana menggunakan media poster efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan pelaku UMKM terhadap risiko kebakaran.
Sosialisasi Pembuatan Kompos Dengan Metode Banana Circle Sebagai Solusi Mengatasi Penumpukan Sampah Organik di Sektor UMKM Syaifullah Yusuf, Dimas; Rhomadhoni, Muslikha Nourma; Sunaryo, Merry; Aldyandi, Devlin; Himmah, Nuriyah Faiqotul; Kusumawati, Mia; Farid, Umar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6807

Abstract

Permasalahan pengelolaan limbah organik di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih menjadi tantangan, terutama di wilayah pedesaan seperti Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Sejak Maret hingga Juni 2025, tidak adanya aktivitas pengangkutan sampah oleh petugas pengankut sampah yang menyebabkan pelaku UMKM membakar limbah organik, yang berdampak pada pencemaran udara dan gangguan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan solusi alternatif ramah lingkungan melalui metode banana circle teknik kompos alami berbasis tanaman pisang yang sederhana, murah, dan mudah diterapkan di lingkungan usaha maupun rumah tangga. Metode ini dikenalkan melalui pendekatan edukatif dalam bentuk sosialisasi dan wawancara kepada pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai bahaya pembakaran sampah dan pentingnya prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) lingkungan. Mayoritas peserta menyatakan metode banana circle mudah diterapkan, efisien secara biaya, serta memberikan manfaat ekologis dan ekonomis berupa pupuk organik. Dengan demikian, banana circle menjadi solusi strategis dalam pengelolaan limbah organik di sektor UMKM dan mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan berkelanjutan.