Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PEMANFAATAN VCO (VIRGIN COCONUT OIL) BERBASIS REMPAH SEBAGAI SOLUSI ALAMI UNTUK PENYEMBUHAN LUKA BAGI MASYARAKAT TK AL-IKHSAN ACEH TIMUR Sari, Mulia Safrida; Nurul Hayati, Siti; Fitiriani; Permadani, Arsyka; Yulistiani, Indri; Hana Irfa, Anisa; Meutia; Safrida Sari, Mulia; Halimatussakdiah; Mastura; Amna, Ulil; Ilman Navia, Zidni; Niaci, Sarah
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v3i1.10676

Abstract

Proyek kemanusiaan bertajuk pemanfaatan VCO berbasis rempah sebagai solusi alami untuk penyembuhan luka ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di TK Al-Ikhsan, Aceh Timur, mengenai manfaat Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai alternatif alami untuk pengobatan luka. Proyek ini dirancang dengan pendekatan edukatif dan aplikatif melalui sosialisasi tentang cara pembuatan VCO yang diperkaya dengan rempah-rempah, seperti jahe merah, temulawak, kunyit, dan lengkuas, yang diketahui memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri. Kegiatan meliputi penyuluhan langsung, demonstrasi praktis pembuatan VCO, serta distribusi produk siap pakai kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai manfaat VCO dalam penyembuhan luka dan perawatan kulit, serta tingginya minat masyarakat untuk mengadopsi produk alami dalam kehidupan sehari-hari. Pengenalan VCO sebagai solusi kesehatan berbasis bahan alami diharapkan dapat menjadi alternatif yang aman, efektif, dan berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat
Testing Antioxidant Activity of Pineapple (Ananas Comossus Merr.) Rinds Using UV-Vis Spectrophotometry Method Syahputra, Andi; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Amna, Ulil
Journal of Carbazon Vol 2, No 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jocarbazon.v2i1.37830

Abstract

Pineapple (Ananas comossus Merr.) is one of the plants that is widespread in tropical and subtropical areas. This plant content vitamin C and antioxidant activity. This study was conducted to identify the class of secondary metabolite compounds and determine the antioxidant activity of pineapple fruit peel. Antioxidant activity testing on pineapple fruit peel was conducted using UV-Vis spectophotometric method with wavelength of 514 nm. The identification of secondary metabolite compounds showed that the methanol extract of pineapple fruit peel contains alkaloid, flavonoid, phenol, tannin and saponin compounds. Antioxidant activity of methanol extract of pineapple fruit peel carried out by DPPH (1,1-diphenyl-2-picryldhydrazyl) method shows IC50 value of 92.87 ppm with strong category, while vitamin C as a comparison has IC50 value of 9.31 ppm with very strong category. This is due to the pineapple fruit peel containing high levels of vitamin C. In addition, pineapple fruit peel contains secondary metabolites, especially flavonoids, phenols and tannins which are a class of polyphenolic compounds.
Analisis Fitokimia Ekstrak Daun Bayam Duri (Amaranthus spinosus L.) dari Desa Meurandeh Situmorang, Yulia Theodora; Malida, Malida; Triyani, Nova Winda; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Mastura, Mastura; Amna, Ulil
JURNAL QUIMICA Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v5i2.10253

Abstract

Bayam duri (Amaranthus spinosus L.) merupakan salah satu tumbuhan liar yang dianggap gulma bagi tanaman lain. Bayam duri memiliki manfaat sebagai tanaman herbal, bagian akar dan daunnya untuk mengatasi penyakit diare, demam dan sakit tenggorokan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan metabolit sekunder pada daun bayam duri yang diperoleh dari Desa Meurandeh. Hasil skrining fitokimia mengungkap adanya sejumlah senyawa metabolit sekunder, termasuk alkaloid, terpenoid, steroid, flavonoid, dan fenol.
Inovasi Penerapan Teknologi pada Proses Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Padatan di Desa Tualang Teungoh Kota Langsa: Innovation of the Application of Technology to the Processing of Used Cooking Oil into Solid Soap in Tualang Teungoh Village, Langsa City Rahmawati, Rahmawati; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Purwandito, Meilandy; Purba, Herlina
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 7 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i7.6912

Abstract

Community Service Activities (PKM) have been completed to solve community problems through innovation regarding the use of used cooking oil waste as raw material for solid soap. The targets of this service activity are the people of Tualang Teungoh Village, Langsa City, Aceh, especially PKK women. The problem faced by partners is the accumulation of used cooking oil waste that cannot be utilized. Through this service activity, the community will be educated to utilize science and technology to utilize used cooking oil waste as raw material for making multi-purpose solid soap. The series of activities that will be carried out in the Service include several stages, first an initial survey is carried out regarding the problems faced by the village community, next is outreach activities, and then practical training in making multipurpose solid soap, the final stage is monitoring partners in the solid soap packaging process. A product has been obtained in the form of multi-purpose solid soap from used cooking waste which can be used for washing household equipment in everyday life. This product is expected to become one of the local products that has market opportunities thereby increasing the utilization of household waste and improving the economic level of the community.
Analisis Kandungan Cadmium (Cd) dan Timbal (Pb) pada Kawasan Ekosistem Air Panas Terujak Aceh Timur dengan Metode AAS Mardina, Vivi; Fitriani, Fitriani; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Rahmadani, Desi; Makhfirah, Nurul
JURNAL QUIMICA Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v5i1.7809

Abstract

Gampong Terujak yang terletak di wilayah Aceh Timur memiliki sumber air panas yang dikunjungi/ dimanfaatkan oleh para wisatawan dan masyarakat setempat sebagai tempat rekreasi bersama keluarga, tempat merebus makanan (telur) serta tempat pemandian. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji logam berat yaitu kadmium (Cd) dan Timbal (Pb) yang mungkin terkandung dalam sumber air panas Terujak. Penelitian menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spectrophoto meter). Adapun sampel air panas diambil dengan metode purposive sampling. Hasil yang diperoleh adalah logam Cd dan Pb yang terkandung dalam sumber air panas Terujak sebesar 0,0972 ppm dan 0,1587 ppm. Berdasarkan standar maksimum menteri kesehatan RI Nomor 416/Menkes/Per/IX/1990 tentang persyaratan kualitas air bersih dan air minum maka kedua kadar logam tersebut melebihi ambang batas, sehingga sebaiknya tidak digunakan untuk air minum. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi informasi dasar untuk masyarakat dan pemerintah (daerah) untuk selalu menjaga dan melestarikan kearifan lokal sehingga meminimalkan terjadinya polusi.
Skrining Fitokimia Daun Sirih Cina (Peperomia pellucida L.) dari Kecamatan Bireun Bayeun, Aceh Timur Permadani, Arsyka; Nikmah, Hidayatun; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Mastura, Mastura; Amna, Ulil
JURNAL QUIMICA Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v6i1.10259

Abstract

Tanaman daun sirih cina (Peperomia pellucida L.) merupakan tanaman rumput liar yang banyak tumbuh di lahan tidak rata, di celah-celah batu, bahkan di lingkungan hutan, yang banyak digunakan sebagai obat tradisional khususnya di Indonesia. Tanaman ini termasuk dalam famili Piperaceae dan memiliki sifat antibiotik, antibakteri, analgesik, antiinflamasi, antijamur, antikanker, antioksidan, dan antihipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder pada tanaman daun sirih cina (P. pellucida L.). Berdasarkan uji fitokimia yang dilakukan, daun sirih mengandung senyawa golongan steroid, triterpenoid, fenol,tanin, dan flavonoid.
Isolasi bakteri termofilik dari Air Panas Alur Canang Aceh Timur sebagai sumber enzim hidrolase Mardina, Vivi; Fitriani, Fitriani; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Nabil , Muhammad
JURNAL BIOLOGICA SAMUDRA Vol 6 No 1 (2024): Biologica Samudra
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jbs.v6i1.10968

Abstract

Bakteri termofilik diketahui menghasilkan ekstremozim yang lebih unggul dan unik dibandingkan enzim pada umumnya. Dalam penelitian ini, kami melaporkan bakteri termofilik dari Alur Canang, Aceh Timur, Aceh, Indonesia. Isolat Alur Canang (IC) diisolasi dari sumber air panas asal Belanda dengan pH lingkungan 8,6-8,7 dan suhu 48 – 50 oC. Pada kondisi laboratorium IC mampu tumbuh pada suhu 70 oC, kecepatan 150 rpm selama 24 jam. Skrining awal kemampuan IC dalam menghasilkan enzim hidrolase dilakukan dengan metode deskriptif. Enzim yang dipilih adalah amilase, lipase, protease dan selulase. Hasil penapisan awal menunjukkan bahwa isolat termofilik dari Alur Canang (IC) mampu menghasilkan enzim lipase, protease, dan selulase. Penelitian selanjutnya menyarankan isolate IC memproduksi enzim hidrolase secara kuantitatif
PENGOLAHAN LIMBAH AIR KELAPA MENJADI NATA DE COCO DI DESA PONDOK KELAPA KECAMATAN LANGSA BARO, KOTA LANGSA Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Fajriani, Fajriani; Sari, Nirmala; Misdi, Misdi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.2814-2822

Abstract

Pondok Kelapa merupakan salah satu desa di Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa, Provinsi Aceh. Hampir semua warga di desa tersebut memiliki kebun kelapa. Mayoritas pekerjaan ibu-ibu PKK berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Di sisi lain, di pasar Kota Langsa terdapat banyak para pedagang kelapa parut, namun limbah air kelapa yang dihasilkan dibuang begitu saja tanpa pengolahan sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Pencemaran tersebut sangat mengganggu estetika lingkungan yang menebarkan bau busuk, hal tersebut juga sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, tim pelaksana PKM Universitas Samudra memberikan pelatihan pengolahan limbah air kelapa menjadi nata de coco. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat desa Pondok Kelapa, yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang menjaga lingkungan yang bersih, meningkatkan keterampilan masyarakat tentang pengolahan limbah air kelapa menjadi produk pangan, dan meningkatkan perekonomian masyarakat dengan menciptakan produk pangan yang bernilai komersial. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari empat tahapan, yaitu survey lapangan, sosialisasi kegiatan, pelatihan, dan pendampingan untuk memonitoring dan mengevaluasi perkembangan hasil kegiatan untuk keberlanjutan program PKM di desa Pondok Kelapa. Kegiatan ini melibatkan masyarakat desa khususnya para ibu rumah tangga atau ibu PKK. Pembuatan nata de coco menghasilkan lembaran nata berwarna putih dengan ketebalan 2 cm dan rasa yang segar. Hampir tidak ada air kelapa yang tersisa, semuanya sudah diubah menjadi selulosa oleh bakteri A. xylinum. Melalui kegiatan pengolahan limbah air kelapa ini, diharapkan dapat meyelamatkan lingkungan yang tercemar di Kota Langsa dan produk yang dihasilkan juga dapat dikonsumsi sehari-hari serta dipasarkan sehingga dapat membantu meningkatkan perekenomian masyarakat desa Pondok Kelapa.
PEMANFAATAN DAUN TEMURUI SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN MASKER PEEL OFF ANTIAGING DI DESA MATANG PANYANG, LANGSA TIMUR Amna, Ulil; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Rahmawati, Rahmawati; Rahayu, Rahayu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2557-2562

Abstract

Penuaan (Aging) merupakan hal yang tidak dapat dihindari oleh setiap orang. Aging bisa sebabkan oleh banyak faktor diantaranya gaya hidup, paparan sinar UV, dan psikologis. Pencegahan dan perawatan penuaan (Antiaging) merupakan hal yang penting untuk dilakukan setiap orang, karena semua orang beresiko mengalami aging dini. Namun, kosmetika perawatan antiaging tergolong mahal bagi masyarakat, oleh karena itu masyarakat tidak memprioritaskan perawatan antiaging dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukuan oleh tim pengabdi, daun temurui diketahui mengandung antioksidan yang tinggi sehingga baik digunakan sebagai antiaging. Pemanfaatan sumber daya alam  lokal sebagai kosmetika antiaging mudah untuk dikembangkan, disamping bahan dasarnya juga mudah ditemukan di Daerah Aceh, termasuk Desa Matang Panyang. Temurui telah dimanfaatkan oleh masyarakat Matang Panyang sebagai penyedap masakan. Namun, selama ini masyarakat tidak mengetahui manfaat lain dari daun temurui tersebut. Oleh karena itu, tim pengabdi ingin memperkenalkan manfaat dari daun temurui salah satunya adalah pembuatan masker peel off sebagai antiaging alami bagi masyarakat Matang Panyang. Diharapkan pelatihan ini menjadi alternatif kosmetika perawatan yang dapat digunakan oleh masyarakat dalam mencegah  penuaan dini. Selain itu, melihat trend penggunaan masker di kalangan perempuan semakin meningkat, ada kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan produk PKM ini menjadi produk unggulan daerah yang siap dipasarkan secara  luas untuk meningkatkan perekonomian. Kegiatan PKM ini dilakukan dalam bentuk pelatihan langsung dengan masyarakat Matang Panyang, khususnya ibu-ibu PKK dan ibu-ibu rumah tangga yang tidak   produktif.   Setelah   itu   dalam   kegiatan   PKM   ini    juga    dilakukan pendampingan masyarakat dengan harapan masyarakat dapat memproduksi masker peel off tersebut secara berkelanjutan  sebagai produk unggulan daerah.  
Ekstraksi dan Uji Aktivitas Antioksidan Daun Benalu Kopi (Scurrula parasitica L.) dari Dataran Tinggi Gayo Amna, Ulil; Adelia, Adelia; Fajri, Rahmatul; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i2.13210

Abstract

Pemanfaatan bahan alam sebagai sumber antioksidan terus dikembangkan untuk menangkal radikal bebas penyebab berbagai penyakit degeneratif. Salah satu tanaman yang berpotensi adalah daun benalu kopi (Scurrula parasitica L.), namun informasi mengenai aktivitas antioksidannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak daun S. parasitica L. yang diperoleh dari berbagai pelarut. Sampel daun benalu kopi yang berasal dari dataran tinggi Gayo diekstraksi secara maserasi bertingkat menggunakan n-heksana, etil asetat, dan metanol masing-masing selama 3 × 24 jam. Ekstrak yang diperoleh diuapkan menggunakan rotary evaporator hingga diperoleh ekstrak pekat. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH) dengan konsentrasi DPPH 0,04 mM, sedangkan vitamin C digunakan sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan rendemen ekstrak n-heksana sebesar 1,8%, etil asetat 2,5%, dan metanol 7,8%, dengan warna hijau kehitaman. Nilai IC₅₀ ekstrak n-heksana, etil asetat, dan metanol masing-masing sebesar 524,20 ppm (lemah), 186,63 ppm (lemah), dan 59,36 ppm (kuat), sedangkan vitamin C memiliki nilai IC₅₀ sebesar 4,66 ppm (sangat kuat). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol daun S. parasitica L. memiliki aktivitas antioksidan paling tinggi dibandingkan ekstrak lainnya, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami.