Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PKM Penerapan Terpadu (PANDU) Manajemen Tata Laksana Obat Diare Pada Masyarakat Rulia Meilina; Raudhatun Nuzul ZA; Ulfa Husna Dhirah
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1828

Abstract

The purpose of community service activities: (1) to provide personal and group education to the community; (2) to provide training on how to process and use traditional medicine from wealth starfruit leaves; (3) to establish a forum for health services in Lambada Lhok Village, Baitussalam District in PANDU. The methods used include surveys of activity locations, socialization of diarrhea management and training on traditional medicine processing, formation of PANDU, and evaluation of activities. The results achieved in this activity were the formation of the PANDU for Management of Diarrhea Drug Management in the Community in Lambada Lhok Village, Baitussalam District and the existence of a public understanding of how to process and use diarrhea medicine from Averrhoa bilimbi leaves for self-medication.
IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPS) TERHADAP PENGOBATAN PASIEN STROKE ISKEMIK DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD MEURAX KOTA BANDA ACEH Rezeki, Sahbainur; Fahmi, Zaisar; Dhirah, Ulfa Husna; Wahyuni, Alfitri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4309

Abstract

Latar Belakang : Peningkatan angka kejadian stroke iskemik di berbagai wilayah dapat mengakibatkan timbulnya berbagai komplikasi, seperti kontraksi otot dan kekakuan sendi, pembekuan darah, memar, nyeri di pundak, pneumonia, kelelahan, dan bahkan risiko kematian. jumlah pengidap stroke berdasarkan Surveilans Penyakit Tidak Menular (PTM) 2022 sebanyak 12.303 jiwa. Angka tersebut meningkat dibandingkan 2021 hanya 11. 210 orang. Kabupaten Aceh Besar pada tahun 2021 terdata jumlah stroke pada laki-laki 123 orang dan pada perempuan 117 orang, dengan jumlah keseluruhan 240 penderita. Tujuan Penelitian : Untuk mengidentifikasi gambaran kasus Drug Related Problem (DRPs) terhadap pengobatan pasien stroke iskemik di instalasi rawat inap rumah sakit umum daerah (RSUD) Meuraxa Kota Banda Aceh tahun 2024. Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat penelitian deskriptif observasional dengan menggunakan data sekunder dengan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 65 orang. Waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 8 mei sampai dengan 31 mei 2024 di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh dengan pengambilan data rekam medik pasien Stroke Iskemik rawat Inap. Analisis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat. Hasil Penelitian : Stroke iskemik sebanyak 100%, Drug Related Problem sebanyak 100%, dosis terlalu rendah kategori tepat sebanyak 100%, dosis terlalu tinggi pada kategori tepat sebanyak 100%, obat efektif tidak aman pada kategori tepat sebanyak 100%, kombinasi obat tidak tepat pada kategori tepat sebanyak 100%, interaksi obat pada kategori tepat sebanyak 100%. Kesimpulan dan Saran : Diharapkan dapat berfungsi sebagai materi evaluasi dan pertimbangan bagi tenaga kesehatan dalam mengelola serta mencegah masalah terkait Drug Related Problems (DRPs) pada pasien stroke iskemik, sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan secara lebih baik.Kata Kunci: Drug Related Problems (DRPs), Pengobatan Pasien Stroke IskemikBackground: The increase in the incidence of ischemic stroke in various regions can result in various complications, such as muscle contractions and joint stiffness, blood clots, bruising, shoulder pain, pneumonia, fatigue, and even the risk of death. The number of stroke sufferers based on the 2022 Non- Communicable Disease (NCD) Surveillance is 12,303 people. This figure has increased compared to 2021, with only 11,210 people. In 2021, Aceh Besar District recorded a total of 123 strokes in men and 117 women, with a total of 240 sufferers. Research Objective: To identify the description of Drug Related Problems (DRPs) cases in the treatment of ischemic stroke patients in the inpatient installation of the Meuraxa Regional General Hospital (RSUD) Banda Aceh City in 2024. Research Method: This research is descriptive observational research using secondary data with a sampling technique using the Slovin formula to obtain a sample of 65 people. This research was carried out from 8 May to 31 May 2024 at the Meuraxa Regional Hospital, Banda Aceh City by collecting medical record data from inpatient ischemic stroke patients. The research analysis that will be used in this research is univariate analysis. Research Results: Ischemic stroke as much as 100%, Drug Related Problems as much as 100%, dose too low in the right category as much as 100%, dose too high in the right category as much as 100%, effective drugs are unsafe in the right category as much as 100%, drug combinations are not right in the correct category as much as 100%, drug interactions in the correct category as much as 100%.Keywords: Drug Related Problems (DRPs), Treatment of Ischemic Stroke Patients.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYAKIT MALARIA PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KRUENG SABEE KABUPATEN ACEH JAYA Asyura, Finaul; Anwar, Chairanisa; Dhirah, Ulfa Husna; Rosdiana, Eva
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4408

Abstract

Malaria merupakan salah satu penyaki yang masih menjadi masalah kesehatan di Kabupaten Aceh Jaya dengan angka kesakita 1,51/1000 penduduk pada tahun 2018 dan di Puskesmas Krueng Sabee sebanyak 21 kasus dan Puskesmas Krueng Sabee khususnya di Puskesmas Krueng Sabee dan merupakan puskesmas tertinggi kasus malaria diantara puskesmas lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan  dengan penyakit malaria pada masyarakat di wilayah kerja puskesmas Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain case control study. Populasi adalah penderita positif malaria yang diperiksa oleh petugas Puskesmas Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya berdasarkan data hasil laboratorium dari bulan Januari 2018 sampai dengan Maret 2019 sebanyak 21 orang. Sampel penelitian seabanyak 42 orang yang terdiri dari 21 orang kasus dan 21 orang sebagai kontrol. Pengumpulan pada bulan Januari 2020 dengan observasi dan wawancara. Analisis yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis dengan uji statistik regresi logistic dengan ketentuan bermakna jika p<0,05. Hasil analisis univariat diperoleh kasus malaria pada laki-laki (58,6%), pekerjaan berisiko (78,9%), kebiasaan keluar mala (70,6%), tidak menggunakan kelambu (64,5%), tidak memakai kawat kasa (59,3%), tidak memakai insektisida (76,9%) dan pengetahuan kurang (65,3%). Hasi uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan pekerjaan (OR=4, P value= 0,034), kebiasaan keluar malam (OR=4,2, P value= 0,032),  penggunaan kelambu (OR=5,6, P value= 0,014), pemakaian insektisida (OR=5,4, P value= 0,026) dan pengetahuan (OR=4, P value= 0,034) dengan kejadian malaria. Diharapkan Kepada Puskesmas Krueng Sabee agar dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang malaria sehingga dapat merubah perilaku yang berisiko terhadap malaria seperti kebiasaan keluar malam, penggunaan kelambu, kawat kasa dan obat nyamuk.Kata Kunci : Malaria, case controlMalaria is one of the diseases that is still a health problem in Aceh Jaya Regency with a morbidity rate of 1.51/1000 population in 2018 and in the Krueng Sabee Health Center there were 21 cases and the Krueng Sabee Health Center especially in the Krueng Sabee Health Center and is the health center with the highest malaria cases among other health centers. This study aims to determine the factors associated with malaria in the community in the work area of the Krueng Sabee Health Center, Aceh Jaya Regency. This study is descriptive analytical with a case control study design. The population is positive malaria sufferers who were examined by officers at the Krueng Sabee Health Center, Aceh Jaya Regency based on laboratory data from January 2018 to March 2019 as many as 21 people. The research sample was 42 people consisting of 21 cases and 21 people as controls. Collection in January 2020 with observation and interviews. The analysis used was univariate and bivariate analysis. Statistical tests used to test the hypothesis with logistic regression statistical tests with significant provisions if p <0.05. The results of the univariate analysis obtained malaria cases in men (58.6%), risky jobs (78.9%), nighttime habits (70.6%), not using mosquito nets (64.5%), not using wire nets (59.3%), not using insecticides (76.9%) and lack of knowledge (65.3%). The results of the statistical test can be concluded that there is a relationship between work (OR = 4, P value = 0.034), nighttime habits (OR = 4.2, P value = 0.032), use of mosquito nets (OR = 5.6, P value = 0.014), use of insecticides (OR = 5.4, P value = 0.026) and knowledge (OR = 4, P value = 0.034) with the incidence of malaria. It is expected that the Krueng Sabee Health Center can increase public knowledge about malaria so that it can change behaviors that are at risk of malaria such as the habit of going out at night, using mosquito nets, wire nets and mosquito repellent.Keywords: Malaria, case control
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI DENGAN ANGKA KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI DESA PAWOH KECAMATAN LABUHAN HAJI KABUPATEN ACEH SELATAN Dhirah, Ulfa Husna; Asyura, Finaul; Astryna, Syarifah Yanti; Nurhayati, Nurhayati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4366

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada tubuh dan otak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama sehingga anak lebih pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berfikir. Stunting pada anak disebabkan asupan gizi balita, adanya penyakit infeksi, faktor ibu dengan nutrisi buruk selama prekonsepsi, kehamilan dan laktasi, faktor genetik, pemberian ASI eksklusif, ketersediaan pangan, faktor sosial ekonomi, faktor tingkat pendidikan ibu, pengetahuan gizi ibu dan faktor lingkungan. Salah satu upaya untuk meningkatkan perilaku ibu balita yaitu melalui pendidikan kesehatan.  Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan angka kejadian stunting pada balita di Desa Pawoh Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain survey analitik dan metode pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu ibu yang mempunyai balita di Desa Pawoh Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Aceh Selatan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data mengguankan uji statistik chi square. Hasil uji stastistik didapatkan (χ²) sebesar 75,602 dengan sig. 0,000 < 0,05 artinya bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada balita di Desa Pawoh Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Aceh Selatan. Diharapkan bagi ibu yang memiliki anak. perlu menyadari pentingnya peranan gizi bagi balita dan segera memperhatikan asupan gizi yang dibutuhkan oleh anak.Kata Kunci : Balita, Gizi, Pengetahuan Ibu, Stunting Stunting is a condition of failure to grow in the body and brain due to lack of nutrition for a long time so that children are shorter than normal children of their age and have delays in thinking. Stunting in children is caused by nutritional intake of toddlers, the presence of infectious diseases, maternal factors with poor nutrition during preconception, pregnancy and lactation, genetic factors, exclusive breastfeeding, food availability, socio-economic factors, maternal education level, maternal nutritional knowledge and environmental factors. One effort to improve the behavior of mothers of toddlers is through health education.  This research aims to determine the relationship between the level of maternal knowledge about nutrition and the incidence of stunting among toddlers in Pawoh Village, Labuhan Haji District, South Aceh Regency. This research is a quantitative study using an analytical survey design and a cross-sectional approach method. The population in this study were mothers who had toddlers in Pawoh Village, Labuhan Haji District, South Aceh Regency. Sampling in this research used purposive sampling technique. Data analysis used the chi square statistical test. The statistical test results obtained (χ²) were 75.602 with sig. 0.000 < 0.05 means that there is a relationship between maternal knowledge about nutrition and the incidence of stunting in toddlers in Pawoh Village, Labuhan Haji District, South Aceh Regency. It is expected for mothers who have children. need to be aware of the important role of nutrition for toddlers and immediately pay attention to the nutritional intake needed by children.Keywords: Toddlers, Nutrition, Mother's Knowledge, Stunting
Hubungan Dukungan Keluarga dan Pengetahuan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester III dalam Menghadapi Persalinan di Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Dhirah, Ulfa Husna; Yunisa, Mifta; Husna, Asmaul; Rezeki, Sahbainur
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2552

Abstract

Kemenkes RI (2020) merilis dari kasus yang terkonfirmasi Covid-19, 2,4% adalah anak usia 0-5 tahun dan 4,9% adalah ibu hamil. Data tersebut menunjukkan bahwa ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir merupakan kelompok rentan terpapar infeksi Covid-19. Ibu memiliki kekhawatiran menghadapi persalinan karena sebelum tindakan ibu harus melalui pemeriksaan covid-19. Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan pengetahuan dengan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di masa pandemi covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional studi, dilaksanakan pada tanggal 10 sampai dengan 21 Mei 2022, populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu 57 orang dan data diolah menggunakan uji chi square (x2). Ada hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di masa pandemi covid-19 dengan nilai p=0,006 dan ada hubungan pengetahuan dengan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di masa pandemi covid-19 dengan nilai p=0,025. Ada hubungan antara dukungan keluarga dan pengetahuan dengan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di masa pandemi covid-19, diharapkan penelitian ini memberikan pengetahuan bagi tenaga kesehatan terkait kecemasan kepada ibu bahwa selain pengetahuan dan dukungan keluarga ada beberapa faktor lain yang dapat mempengaruhi tingkat kecemasan dan itu perlu diperhatikan.Kata kunci : Kecemasan, Ibu Hamil, Covid 19 The Indonesian Ministry of Health (2020) released from the confirmed cases of COVID-19, of which 2,4% were children aged 0–5 years and 4,9% were pregnant women. The data shows that pregnant women, childbirth, postpartum, and newborns are vulnerable groups exposed to COVID-19 infection. Mothers have concerns about childbirth because, before the action, the mother has to go through a COVID-19 examination. To determine the relationship between family support and knowledge with the anxiety of pregnant women in the third trimester of facing childbirth during the COVID-19 pandemic in the Darul Imarah Public Health Center, Aceh Besar District 2022. This research is descriptive-analytic with a cross-sectional study, carried out from May 10 to 21, 2022. The population in this study was all pregnant women who were on third trimester in the Darul Imarah Health Center Work Area. The sampling technique used was a total sampling technique of 57 people, and the data was processed using the chi-square (x2). There is a relationship between family support and the anxiety of pregnant women in the third trimester in dealing with childbirth during the COVID-19 pandemic with a p-value = 0.006 and there is a relationship between knowledge and anxiety in the third trimester of pregnant women in facing childbirth during the COVID-19 pandemic with a p-value = 0.025. There is a relationship between family support and knowledge and the anxiety of pregnant women in the third trimester of facing childbirth during the COVID-19 pandemic. It is hoped that this study can provide knowledge for health workers related to anxiety in mothers. In addition to knowledge and family support, several other factors can affect the level of anxiety and they need to be considered.Keywords: Anxiety, Pregnant Women, COVID-19
Literatur Review Pengaruh Peer Education Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Pencegahan HIV-AIDS Rezeki, Sahbainur; Mauliza, Putri; Dhirah, Ulfa Husna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2683

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh per education terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang pencegahan HIV/AIDS. Berdasarkan hasil pengumpulan artikel sebagai referensi utama yang ditelaah dalam penelitian ini dan setelah dilakukan penyeleksian, diperoleh sebanyak 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi . Kemudian 20 artikel yang sudah memenuhi kriteria diseleksi kembali berdasarkan kesesuaian dengan tujuan penelitian dan kualitas quartile jurnal yang dikeluarkan oleh Scopus dan SchimagoJr, sehingga diperoleh 8 artikel yang dijadikan referensi utama. Kata Kunci: peer group, remaja, AIDSAbstractThe purpose of this study was to determine the effect of per education on the knowledge and attitudes of adolescents about HIV/AIDS prevention. Based on the results of the collection of articles as the main reference reviewed in this study and after selection, 20 articles were obtained that met the inclusion criteria. Then 20 articles that met the criteria were re-selected based on suitability with the research objectives and the quality of the journal quartiles issued by Scopus and SchimagoJr, so that 8 articles were obtained as the main references.Keywords: peer group, teenagaer, AIDS
Analisis Faktor Yang Berhubungan dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Baduta di Wilayah Puskesmas Terangun Kabupaten Gayo Lues Dhirah, Ulfa Husna; Halija, Siti; Rosdiana, Eva; Rezeki, Sahbainur
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3973

Abstract

Imunisasi sangat penting untuk tubuh seseorang agar kebal dari penyakit. Imunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukkan cakupan imunisasi DPT- HB-HIB 3 tingkat nasional sebesar 61,3 %. Adapun di provinsi Aceh cakupan imunisasi DPTHB-HIB 3 sebesar 60,2 % (Litbangkes RI, 2018). Kabupaten Gayo Luwes cakupan imunisasi DPT-HB-HIB 3 sebesar 71.16 % dan tidak mencapai target nasional sebesar 92,5% dan presentase imunisasi DPT-HB-HIB di puskesmas Teragun Gayo Luwes sebanyak 74.4% (BPS Aceh. 2022). Tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada Baduta di Wilayah Puskesmas Terangun Kabupaten Gayo. Penelitian bersifat analitik dengan desain Cross Sectional, populasi semua ibu yang memiliki anak Bayi Dua Tahun di Puskesmas Terangun Kabupaten Gayo Lues yang berjumlah 161. Jumlah sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan rumus slovin sebanyak 62 orang. Penelitian di laksanakan di Puskemas Terangun Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues tanggal 14-18 Agustus 2023. Analisa data menggunakan uji chi square. Pengolahan data dengan editing, coding, data entry, tabulating, dan analisis data secara univariat bivariate. Diperoleh nilai p=0.004 untuk variabel pengetahuan dengan kelengkapan imunisasi dasar, diperoleh nilai p=0.000 untuk variabel pekerjaan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasr, diperoleh nilai p=0.000 untuk variabel dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar. Terdapat hubungan antara pengetahuan, pekerjaan dan dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar pada baduta. Petugas kesehatan perlu meningkatkan intensitas promosi dan pendidikan kesehatan khususnya tentang pentingnya imunisasi dasar sejak ibu mengandung agar saat anak dilahirkan ibu mau memberikan imunisasi ke pada bayinya.Kata Kunci : Imunisasi, Faktor yang Berhubungan Immunization is very important for a person's body to be immune from disease. Immunization is a way to actively increase a person's immunity against a disease. Basic Health Research in 2018 showed that national level DPT-HB-HIB 3 immunization coverage was 61.3%. Meanwhile, in Aceh province, DPTHB-HIB 3 immunization coverage is 60.2% (Litbangkes RI, 2018). Gayo Luwes Regency DPT-HB-HIB 3 immunization coverage was 71.16% and did not reach the national target of 92.5% and the percentage of DPT-HB-HIB immunization at the Teragun Gayo Luwes health center was 74.4% (BPS Aceh. 2022). The aim is to determine the factors related to the completeness of basic immunization among Baduta in the Terangun Community Health Center Area, Gayo Regency. The research is analytical with a cross sectional design, the population of all mothers who have two year old babies at the Terangun Community Health Center, Gayo Lues Regency totaling 161. The number of samples in this study was taken using the Slovin formula as many as 62 people. The research was carried out at the Terangun Health Center, Terangun District, Gayo Lues Regency, 14-18 August 2023. Data analysis used the chi square test. Data processing by editing, coding, data entry, tabulating, and univariate bivariate data analysis. A value of p=0.004 was obtained for the knowledge variable with complete basic immunization, a value of p=0.000 was obtained for the mother's employment variable with complete basic immunization, a value of p=0.000 was obtained for the family support variable with complete basic immunization. There is a relationship between knowledge, work and family support and the completeness of basic immunization for young children. Health workers need to increase the intensity of health promotion and education, especially about the importance of basic immunization since the mother is pregnant so that when the child is born the mother is willing to provide immunizations to her baby.Keywords: Immunization, Related Factors
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG BAHAYA ROKOK DENGAN MENGGUNAKAN METODE CERAMAH DAN LEAFLET PADA SISWA KELAS I DI SMP SWASTA ISLAM JAMIAH AL-AZIZIYAH BATEE ILIEK SAMALANGA KABUPATEN BIREUN TAHUN 2018 Asyura, Finaul; Anwar, Chairanisa; Rosdiana, Eva; Dhirah, Ulfa Husna; Samaniyah, Siti; Wilis, Ratna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4835

Abstract

Salah satu penyebab tingginya perokok dikalangan remaja adalah kurangnya pengetahuan tentang bahaya merokok. Pengetahuan tentang bahaya merokok yaitu segala sesuatu dan informasi yang diperoleh mengenai hal yang berhubungan dengan bahaya merokok, Penggunaan metode dan media yang tepat dapat mempengaruhi pengetahuan responden. Penelitian ini ingin mengkaji Perbandingan Efektifitas Peningkatan Pengetahuan Tentang Bahaya Rokok dengan Menggunakan Metode Ceramah dan Leaflet Pada Siswa Kelas I di SMP Swasta Islam Jamiah Al-aZIziyah Batee Iliek Samalanga Kabupaten Bireuen.Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental design, dengan rancangan pretest-posttest two group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SMP sebanyak 60 siswa. Sampel sebanyak 60 orang yang terdiri dari 30 orang pada kelompok kasus (metode ceramah) dan 30 orang pada kelompok kontrol (kelompok leaflet). Pengumpulan data  dilakukan dari tanggal 08 sampai dengan 22 Januari 2018. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan uji statistik non parametrik (t-tes) dengan ? = 0,05. Hasil penelitian diperoleh ada perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan mengenai bahaya merokok melalui ceramah (p value= 0,011) dan ada perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan mengenai bahaya merokok melalui leaflet (p value= 0,001). Dari hasil uji independen sampel t-tes dapat disimpulkan media promosi leaflet lebih efektif dibandingkan dengan metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan tentang bahaya merokok (p value 0,023).Disarankan Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen agar dapat melakukan penyuluhan dengan menggunakan metode leflet guna meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya merokok bagi kesehatan
Antiinflamasi Ekstrak Etanol Bunga Kenop (Gomphrena globosa L.) pada Tikus (Rattus novergicus) Meilina, Rulia; Maghlisa, Ulfa Ibna; Dhirah, Ulfa Husna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2337

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi potensi aktivitas anti-inflamasi ekstrak etanol dari daun kenop dengan analisis hasil skrining fitokimia. Dua puluh ekor tikus wistar dibagi menjadi 5 kelompok yang terdiri dari 5 hewan. Pengujian anti-inflamasi dilakukan dengan mengukur persentase peradangan pada tikus, setelah pemberian ektrak etanol bunga kenop (40 mg/BB, 80 mg/BB dan 160 mg/BB) sebelumnya diinduksi oleh karagenan. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak bunga kenop dosis 160 mg/BB memiliki potensi antiinflamasi sebesar 30% yang mendekati Na-Diklofenak didapatkan persentase rata-rata 38%. Kesimpulan: ektrak etanol bunga kenop ini memiliki aktivitas anti-inflamasi.Kata kunci : Bunga kenop, Na-Diklofenak dan antiinflamasi.The study aimed to evaluate the potential anti-inflammatory activities of ethanol extract of Gomphrena globosa, related to a phytochemical screening analysis. twenty-five Wistar rats were divided into 5 groups of 5 animals. An anti-inflammatory test was carried out by measuring the percentage of inflammation in rats, after the administration of 1 ethanol extract of Gomphrena globosa, which was previously induced by the carrageenan. The doses of extract of Gomphrena globosa160 mg/BB had anti-inflammatory activity compared to 30% is Na-Diclofenac had anti-inflammatory activity compared to 38%. Conclusion: extract of Gomphrena globosa compound had an anti-inflammatory activity.Keywords: Gomphrena globosa L, Na-Diklofenak and anti-inflammatory.
Antidiabetes Ekstrak Daun Kembang Sepatu pada Mencit (Mus musculus) Meilina, Rulia; Yassirly, Yassirly; Kesumawati, Kesumawati; Dhirah, Ulfa Husna; Rezeki, Sahbainur
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2866

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia karena gangguan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Tumbuhan yang dapat menurunkan kadar diabetes adalah kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) yang memiliki kandungan flavonoid, polifenol dan saponin yang bertindak sebagai antioksidan, antihipertensi dan bersifat hipoglikemia. Tujuan Penelitian untuk mengetahui efektivitas antidiabetes dari ekstrak daun kembang sepatu pada mencit. Metode penelitian adalah eksperimental laboratorium. Mencit diberikan ekstrak etanol daun kembang sepatu dosis 100 mg/Kg BB (K1), ekstrak etanol daun kembang sepatu dosis 200 mg/Kg BB (K2), ekstrak etanol daun kembang sepatu dosis 300 mg/Kg BB (K3), diberikan suspensi Glibenklamid (K+) dan Suspensi Na-CMC (K-). Hasil penelitian menggunakan program SPSS dengan uji ANOVA menunjukkan perlakuan dengan pemberian ekstrak daun kembang sepatu dosis optimal 300 mg/kg BB paling optimal menurunan kadar glukosa darah. Kesimpulan penelitian ini ekstrak daun kembang sepatu memiliki potensi sebagai antidiabetes. Saran peneli selanjutnya dapat mengembangkan potensi antidiabetes daun kembang sepatu secara molekuler.Kata kunci  : Antidiabetes, Kembang sepatu, Glibenklamid.Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disorder characterized by hyperglycemia due to impaired insulin secretion, insulin action or both. Plants that can reduce diabetes levels are hibiscus (Hibiscus rosa-sinensis L.) which contain flavonoids, polyphenols and saponins which act as antioxidants, antihypertensives and are hypoglycemic. The aim of the study was to determine the antidiabetic effectiveness of hibiscus leaf extract in mice. The research method is laboratory experimental. Mice were given ethanol extract of hibiscus leaves at a dose of 100 mg/Kg BW (K1), ethanol extract of hibiscus leaves at a dose of 200 mg/Kg BW (K2), ethanol extract of hibiscus leaves at a dose of 300 mg/Kg BW (K3), given Glibenclamide suspension (K+) and Na-CMC Suspension The results of the study using the SPSS program with the ANOVA test showed that treatment with hibiscus leaf extract at an optimal dose of 300 mg/kg BW was the most optimal in reducing blood glucose levels. The conclusion of this study is that hibiscus leaf extract has potential as an antidiabetic. The next researcher's suggestion is to develop the antidiabetic potential of hibiscus leaves molecularly. (K-).Keywords : Antidiabetic , Hibiscus rosa-sinensis, Glibenclamide