Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KOMUNIKASI, KEPUASAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT FORE COFFEE GATOT SUBROTO, DENPASAR, BALI I Komang Agung Pramana Karang; Ni Made Dwi Puspitawati; Ni Luh Gede Putu Purnawati
EMAS: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol. 6 No. 7 (2025): EMAS
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/emas.v6i7.8334

Abstract

Karyawan dapat bekerja dengan baik apa bila memiliki kinerja yang tinggi sehingga dapat menghasilkan kerja yang baik pula. Dengan adanya kinerja yang tinggi yang dimiliki karyawan, diharapkan tujuan organisasi dapat tercapai. Kinerja karyawan dipengaruhi banyak faktor seperti komunikasi, kepuasan kerja dan disiplin kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi, kepuasan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan berdasarkan kesenjangan hasil penelitian terdahulu (research gap) dan perbedaan fokus bahasan tentang komunikasi, kepuasan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Selain itu, terdapat pula permasalahan penelitian (research problem) dimana target penjualan pada tahun 2023 tidak tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh komunikasi, kepuasan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan pada PT Fore Coffee Gatot Subroto dengan sampel penelitian yang berjumlah 38 responden yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Seluruh data yang diperoleh dari distribusi kuisoner layak digunakan, selanjutnya dianalisis menggunakan regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, uji hipotesis (uji F dan uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada PT. Fore Coffee Gatot Subroto Denpasar Bali, sehingga semakin baik komunikasi yang terjalin di perusahaan, maka akan semakin meningkat kinerja pegawai pada PT. Fore Coffee Gatot Subroto Denpasar Bali (2) Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada PT. Fore Coffee Gatot Subroto Denpasar Bali, sehingga semakin tinggi kepuasan kerja karyawan, maka semakin meningkat kinerja pegawai pada PT. Fore Coffee Gatot Subroto Denpasar Bali (3) Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada PT. Fore Coffee Gatot Subroto Denpasar Bali, sehingga semakin tinggi disiplin kerja karyawan, maka semakin meningkat kinerja pegawai pada PT. Fore Coffee Gatot Subroto Denpasar Bali.
PENGARUH KONFLIK KERJA, MOTIVASI KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BPR ARTHA BUDAYA SEMBUNG GEDE, TABANAN, BALI I Made Krisna Prananda; Ni Made Dwi Puspitawati; Ni Luh Gede Putu Purnawati
EMAS: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol. 6 No. 6 (2025): EMAS
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/emas.v6i6.10027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik kerja, motivasi kerja, dan stres kerja terhadap kinerja karyawan di PT. BPR Artha Budaya Sembung Gede Tabanan. Latar belakang penelitian didasarkan pada permasalahan menurunnya kinerja pegawai yang ditandai dengan tingginya tingkat absensi, kurangnya kolaborasi antar karyawan, lemahnya motivasi kerja, rendahnya antusiasme dalam menyelesaikan tugas, serta tingginya tingkat stres akibat beban kerja yang melebihi kemampuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi dan sampel berjumlah 35 orang yang diambil melalui metode sampel jenuh (sensus). Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja karyawan, artinya semakin tinggi konflik kerja, maka semakin rendah kinerja karyawan. Sebaliknya, motivasi kerja berpengaruh positif signifikan, yang berarti semakin tinggi motivasi kerja, maka semakin baik kinerja karyawan. Sementara itu, stres kerja juga memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap kinerja, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat stres yang dirasakan karyawan, maka semakin menurun pula kinerjanya. Temuan ini menegaskan pentingnya manajemen organisasi untuk meminimalkan konflik dan stres kerja serta meningkatkan motivasi guna mengoptimalkan kinerja pegawai.
PENGARUH PELATIHAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN LINGKUNGAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA UPTD. BLK IP BALI Gusti Agung Ayu Laksmi Werdhiasih Dewi; Ni Made Dwi Puspitawati; Ni Luh Gede Putu Purnawati
EMAS: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2025): EMAS
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/emas.v6i1.11272

Abstract

Pengkajian ini dilaksanakan guna mengkaji pengaruh pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan melalui lingkungan kerja sebagai pemediasi pada UPTD. BLK IP Bali. Latar belakang penelitian ini berfokus pada sumber daya manusia menjadi fokus utama dalam setiap organisasi, dimana bisa dioptimalkan melalui pemberian pelatihan kerja guna meninggikan kinerja karyawan yang tentunya dalam melaksanakan kedua hal ini dipengaruhi oleh lingkungan kerja. Pengkajian ini bertujuan guna mengidentifikasi bagaimana kedua variabel tersebut mempengaruhi kinerja karyawan pada UPTD. BLK IP Bali ini. Pengkajian ini bermetode component base SEM atau alternatif berbasis variance yang dijuluki PLS atau partial least square bermedia SmartPLS versi 3.0. pengkajian ini memakai analisa inferensial serta deskriptif. Untuk menghimpun datanya memakai kuesioner dengan teknik penentuan sampel yaitu non probability sampling melalui sampel jenuh sejumlah 32 karyawan dan populasi sebanyak 32 karyawan. Uji instrumen memakai pengujian reabilitas, validitas, serta pengujian mediasi juga diterapkan guna memastikan keakuratan dan keandalan data yang didapati. Pengkajian ini menghasilkan bila pelatihan kerja berdampak signifikan positif pada kinerja karyawan, pelatihan kerja berdampak signifikan positif pada lingkungan kerja, lingkungan kerja berdampak signifikan positif pada kinerja karyawan, serta pelatihan kerja berdampak signifikan positif pada kinerja karyawan melalui lingkungan kerja sebagai pemediasi. Berdasarkan temuan ini, diharapkan UPTD. BLK IP Bali tetap mempertahankan kualitas sumber daya manusia mereka dari pemberian pelatihan kerja yang baik.
PENGARUH KEPUASAN KERJA, KOMPENSASI, DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. DIRGAHAYU VALUTA PRIMA, DENPASAR, BALI I Kadek Cahyadi Budi; Ni Made Dwi Puspitawati; Ni Luh Gede Putu Purnawati
EMAS: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol. 6 No. 3 (2025): EMAS
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/emas.v6i3.11398

Abstract

Kinerja karyawan ialah kunci dari keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya. Penelitian ini bertujuan guna mengamati pengaruh kepuasan kerja, kompensasi, dan stres kerja pada kinerja karyawan pada PT Dirgahayu Valuta Prima. Responden pengkajian ini totalnya 50 responden yang terpilih sebagai sampel melalui metode sampel jenuh. Untuk menganalisa datanya memakai regresi linier berganda melalui perangkat lunak IBM SPSS 27 for Windows. Hasil penelitian membuktikan bila kepuasan kerja memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, Kompensasi memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, Strss kerja memiliki dampak negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
PENGARUH EFIKASI DIRI, KEPEMIMPINAN TRANFORMASIONAL DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KOPERASI, USAHA KECIL MENENGAH DAN PERDAGANGAN KABUPATEN BADUNG Gusti Ayu Lena Arwita; Ni Made Dwi Puspitawati; Ni Luh Gede Putu Purnawati
EMAS: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol. 6 No. 8 (2025): EMAS
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/emas.v6i8.12319

Abstract

Sumber daya manusia sangat berperan utama guna meraih kinerja perusahaan atas keahlian yang dipunyainya. Perusahaan yang berhasil dalam menghadapi persaingan bisnis yang ketat membutuhkan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang optimal untuk mencapai tujuan dan meningkatkan kinerja organisasi. Dengan mempertimbangkan dinamika lingkungan bisnis yang terus berubah, penting bagi perusahaan untuk memahami faktor-faktor yang dapat meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai dalam mencapai tujuan strategis. Pengkajian ini bertujuan guna mengamati dampak tiap variabel yang dijadikan topik pada pengkajian ini. Pengkajian ini berpopulasi semua pekerja dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kab Badung yang totalnya 74 pekerja. Untuk menetapkan sampelnya bermetode sensus serta jenuh. Untuk menganalisa datanya memakai regresi linier berganda. Dari uji hipotesis, menghasilkan bila edikasi diri berdampak positif signifikan pada kinerja pegawai. Kepemimpinan transformasional berdampak signifikan positif pada kinerja pegawai. Komitmen organisasi berdampak signifikan positif pada kinerja pegawai.
PENGARUH KOMUNIKASI, KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN PT. AKAR WANGI GIANYAR BALI Ni Kadek Sutya Dewi; Ni Made Dwi Puspitawati; Ni Luh Gede Putu Purnawati
EMAS: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol. 6 No. 10 (2025): EMAS
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/emas.v6i10.12738

Abstract

Salah satu modal utama perusahaan adalah sumber daya manusia yang diharapkan memiliki kemampuan yang signifikan untuk mencapai tujuan strategis perusahaan. Penelitian ini melibatkan 47 karyawan tetap PT. Akar Wangi Gianyar Bali, yang fokus pada pengaruh komunikasi, pembaruan, dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pada karyawan. Pada penelitian ini melibatkan 47 karyawan tetap. Sampling jenuh digunakan untuk mengambil sampel. Observasi, wawancara, dan kuesioner digunakan dalam pengumpulan data. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda, yang dibantu oleh program SPSS versi ke-25. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa komunikasi dan kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Akar Wangi Gianyar Bali, serta lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Akar Wangi Gianyar Bali.
PENGARUH IKLIM ORGANISASI, PROMOSI JABATAN DAN STRES KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION KARYAWAN DIVISI FOOD & BEVERAGE PADA THE LEGIAN SEMINYAK Luh Gede Rosita Febrianti; Ni Made Dwi Puspitawati; Ni Luh Gede Putu Purnawati
EMAS: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol. 6 No. 11 (2025): EMAS
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/emas.v6i11.13000

Abstract

Pengetatan persaingan bisnis menuntut pengelolaan SDM yang efektif untuk menjaga keberlanjutan organisasi. Penelitian ini menguji pengaruh stres kerja, kemajuan karier, dan iklim organisasi terhadap turnover intention karyawan Divisi Food & Beverage The Legian Seminyak. Seluruh populasi sebanyak 97 karyawan dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, lalu dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS v25. Hasil menunjukkan bahwa (1) stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, menandakan semakin tinggi tingkat stres, semakin besar kecenderungan karyawan untuk keluar; (2) kemajuan karier berpengaruh negatif dan signifikan, sehingga peluang promosi dan kejelasan jalur karier menurunkan niat berpindah; dan (3) iklim organisasi berpengaruh negatif dan signifikan, sehingga suasana kerja yang kondusif menekan keinginan meninggalkan organisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan faktor psikososial dan struktural di tempat kerja terutama pengendalian sumber stres, penataan jalur karier, serta penguatan iklim organisasi untuk mempertahankan karyawan pada unit operasional layanan seperti divisi makanan dan minuman.