Claim Missing Document
Check
Articles

CHARATERIZATION ON OPTICAL PROPERTIES OF CARBON NANODOTS FROM SCREW PINE LEAVES FOR COPPER ION DETECTION Ngara, Zakarias Seba; Lende, Damaris Natalia; Johannes, Albert Zicko; Bukit, Minsyharil
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v10i2.25384

Abstract

Here, we fabricate, characterize and synthesize the highly fluorescent carbon nanodots (C-dots) from screw pine leaves (SPL). The objectives of this research are to fabricate C-dots from SPL using the carbonization method which is followed by sonication, centrifugation and filtering processes, to charactrize the optical properties of the as-prepared C-dots, and to applied these C-dots as sensor for detection of copper (Cu2+) ions. The optical properties of the C-dots can be characterized from their absorption (Abs), photoluminescence (PL), and Fourier Transform infrared (FTIR) spectra. Whereas the application of the as-produced C-dots as sensor for Cu2+ ions detection can be investigated by the quenching of PL intensity of C-dots after coordination with Cu2+ ions. The analysis of Abs, PL, and FTIR spectra demonstrated the formation of C-dots from SPL in ethanol solutiion. These C-dots have an absorption peak at 276 nm corresponding to the π→π* transition and PL peak at 401 nm corresponding to their blue fluorescence. Fortunately, the interaction between the as-prepared C–dots and Cu2+ ions displayed the PL quenching of the C-dots with the LOD value as low as 2.85 μM. Based on these results, these C-dots exhibited the sensing system for Cu2+ ions detection
Fabrication and Synthesis of Fluorescent Carbon Nanodots from Black Sticky Rice as Probes for detection Mg2+ ions Ngara, Zakarias Seba; Mamut, Anastasia; Pingak, Redi Kristian; Johannes, Albert Zicko; Lerrick, Reinner Ishaq; Refli, Refli
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI, Volume 11, No. 2, November 2025
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Syarif Hidayatullah Jakarta State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jkv.v11i2.45394

Abstract

Herein, fluorescent carbon nanodots (C-dots) with average diameter of 5.51 nm were fabricated from black sticky rice by using carbonization method. These C-dots have been synthesized with magnesium (Mg2+) ions to investigate their potential application as probes for detection Mg2+ ions. The as-obtained C-dots were measured their absorption (Abs), photoluminescence (PL), and FTIR spectra, X-ray diffraction (XRD) patterns and transmission electron microscopy (TEM) image. According to their Abs spectrum, the Abs peak at 276 nm confirmed the presence of C-dots in ethanol solution. Fortunately, the PL peak at 427 nm corresponded to their blue emission color. The XRD patterns and the TEM image confirmed also the formation of amorphous state and monodispersed spherical C-dots, respectively. When the as-prepared C-dots were synthesized with Mg2+ ions, the PL intensities of C-dots quenched as increasing the concentration of Mg2+ ions. A characteristic PL quenching of the C-dots through Mg2+ chelation demonstrated the sensing system up to the detection limit of 2.98 µM. This is the first reporting the application of C-dots as sensors for detection Mg2+ ions. These findings can pave the large opportunity for application of these C-dots in sensing, bioimaging, drug delivery, and so on.
Kajian Sifat Fisis dan Kimia Bio-Briket Campuran Tempurung Kelapa dan Sekam Padi Siu, Kristina; Pingak, Redi K.; Johannes, Albert Zicko
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 1 No. 1 (2021): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v1i1.70

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang kajian sifat fisis dan kimia biobriket tempurung kelapa dan sekam padi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh variasi komposisi sekam padi terhadap sifat fisis dan kimia briket tempurung kelapa juga pengaruh variasi komposisi sekam padi terhadap kualitas briket. Briket bioarang merupakan salah satu jenis bahan bakar yang dibuat dari aneka macam bahan hayati atau biomassa. Biomassa yang digunakan dalam penelitian ini adalah tempurung kelapa dan sekam padi. Persentase tempurung kelapa dan sekam padi yang digunakan adalah 100:0, 85:15, 70:30, 65:35 dan 40:60 dengan ukuran partikel arang yang lolos mesh 60 atau 0,250 mm dan perekat kanji 10%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai densitas, nilai porositas, nilai kadar air, nilai kadar abu, nilai zat kadar menguap dan kadar karbon terikat secara berturut-turut berkisar antara 0,786 gram/cm3 - 1,263 gram/cm3, 15,22 - 45,39, 4,04 - 4,90, 20,34 - 21,24 , 17,354 - 21,032 dan 59,36 - 61,86. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan sekam padi pada pembuatan briket tempurung kelapa memberikan pengaruh yang berbeda untuk sifat-sifat fisis dan kimia briket. Dari hasil peneltitian ini secara umum dapat disimpulkan bahwa semua sampel telah memenuhi syarat standar kualitas briket.
STUDI KAPASITANSI KUANTUM BERBASIS DFT PADA GRAFENA DAN GRAFENA TERHIDROGENASI (SUPERSEL 1×1): ANALISIS MENGGUNAKAN SIMULASI QUANTUM ESPRESSO Johannes, Albert Zicko; Tarigan, Jonshon; Betan, Agustinus D; Sianturi, Hery L
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v11i1.27714

Abstract

Telah dilakukan studi kapasitansi kuantum daari grafena (Graphene) dan grafena terhidrogenasi (Graphane) menggunakan simulasi teori fungsional kerapatan (DFT) yang dilakukan dengan bantuan aplikasi Quantum Espresso (QE). Graphene, graphane, dan graphene terhidrogenasi sebagian (adatom hidrogen 50%) dimodelkan menggunakan struktur supersel 1×1. Langkah pertama yang dilakukan dalam perhitungan adalah optimasi struktural untuk mendapatkan geometri yang stabil. Selanjutnya, dilakukan perhitungan kerapatan keadaan elektronik (DOS) untuk mengetahui sifat elektronik dari setiap struktur. Kapasitansi kuantum dan kerapatan muatan permukaan kemudian dihitung pada daerah potensial listrik -1 V s/d 1 V. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Graphene memiliki sifat konduktivitas semi-metal dengan titik Dirac pada tingkat energi Fermi, Selain itu Graphene menghasilkan kapasitansi kuantum sebesar 31.42 – 35.85 µF/cm². Pada Graphene tehidrogenasi 50% terbentuk celah pita energi (semikonduktor) sebesar 1,07 eV karena akibat perubahan ikatan sp2 menjadi sp3 . Hal ini mengakibatkan peningkatan nilai kapasitansi kuantum dibandingkan dengan Graphene murni yaitu sebesar 52.06 – 55.19 µF/cm². Sebaliknya, Graphane menunjukkan celah pita energi lebar yang menekan keadaan elektronik didekat tingkat energi Fermi dan mengakibatkan nilai kapasitansi kuantum sampai mendekati 0. Penelitian ini menunjukkan bahwa fungsionalisasi hidrogen yang terkontrol ssecara efektif dapat mengatur nilai kapasitansi kuantum material khususnya Graphene. Hidrogenasi yang terkontrol pada Graphene merupakan potensi yang menjanjikan dalam pemanfaatannya sebagai material elektroda superkapasitor.
SIMULASI DINAMIKA MOLEKULER INTERAKSI HEMISELULOSA RUMPUT PAYUNG TERMODIFIKASI NON-THERMAL PLASMA DENGAN AIR Bukit, Minsyahril; Johannes, Albert Zicko; Pamungkas, Mauludi Ariesto; Santjojo, Dionysius Joseph Djoko Herry; Abdurrouf, Abdurrouf
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v11i1.27804

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara komputasional pengaruh dosis perlakuan plasma dingin (non-thermal plasma/NTP) terhadap hidrofilisitas hemiselulosa dari rumput payung (Cyperus alternifolius) melalui simulasi dinamika molekuler (MD) sebagai fondasi ilmiah pengembangan mortar 3D Concrete Printing (3DCP) berserat alami. Delapan variasi dosis plasma (0–20 menit) disimulasikan menggunakan perangkat lunak LAMMPS dengan medan gaya OPLS-AA pada temperatur 300K dalam kotak periodik 46,83×51,73×31,37 Å yang mengandung 2.908 atom. Efek plasma dimodelkan melalui modifikasi sistematis muatan parsial atom permukaan serat. Energi interaksi hemiselulosa–air dianalisis pada fase produksi ekuilibrium dan dikonfirmasi melalui analisis Radial Distribution Function (RDF) untuk tiga pasangan atom kunci. Hasil menunjukkan energi interaksi meningkat signifikan dari −565,2 kcal/mol (pristine) hingga −986,0 kcal/mol pada dosis optimal 10 menit (+74,5%), dengan analisis RDF mengkonfirmasi peningkatan densitas ikatan hidrogen pada r ≈ 2,7–2,8 Å. Dosis di atas 10 menit menunjukkan fenomena over-treatment. Temuan ini menyediakan parameter energi permukaan kuantitatif sebagai dasar pemodelan multiskala (DEM-CFD) untuk optimasi desain nosel printer 3D berbasis mortar berserat alami termodifikasi plasma.