Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

BENTUK PENYAJIAN DAN STRUKTUR GERAK TARI LAGE PANGALASAN DI SANGGAR PAMANAH RASA PANDEGLANG BANTEN Santo, Aris; Permanasari, Alis Triena; Permana, Rian
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i2.29167

Abstract

ABSTRACTThe background of this research is the form of presentation and the structure of the movement of the Lage Pangalasan dance. The purpose of this study was to determine the form of presentation and the movement structure of the Lage Pangalasan dance. The method used is a qualitative descriptive method, with the research object being the Pamanah Rasa Pandeglang Studio. Data collection techniques include library study techniques, observation, interviews and documentation. Data analysis techniques using data reduction, data presentation and data inference. Based on the results of the study, the Lage Pangalasan dance originates from traditional dance arts in Pandeglang Regency which has a form of presentation with elements of movement, music, make-up, clothing and property. The dance movements are taken from the activities of melinjo farmers with pure types of movements and meaningful movements, accompaniment using traditional musical instruments such as calung, kendang, goong, bonang, suling, saron dan angklung. . Cosmetology uses a type of corrective makeup. The clothing used is a dance dress depicting melinjo farmers. with kaneron bag properties. The movement structure consists of 39 main movements and 2 transitional movements. One of the main moves  mempruk, meber panangan, calik and transitional motion includes mincit and trisi.Key words: Form of presentation and structure of motion, Lage Pangalasan
“Peningkatan Keterampilan dan Pemahaman Siswa dalam Membaca Notasi Balok Menggunakan Media Sibelius 8.5” di SMP Negeri 1 Baros Abdurahmanfarid, Afif; Permana, Rian; Rizal, Syamsul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan membaca notasi balok siswa dalam pembelajaran seni musik di SMP Negeri 1 Baros dengan menggunakan model pembelajaran berbasis Teknologi multimedia, khususnya dengan memanfaatkan aplikasi Sibelius 8.5. Penelitian dilakukan karena terdapat kendala dalam mengembangkan dan menerapkan Teknologi Informasi dalam proses pembelajaran di SMP Negeri 1 Baros, terutama dalam pembelajaran seni musik. Terbatasnya sarana dan prasarana yang mendukung, seperti komputer, laptop, dan infokus, serta keterbatasan SDM Guru, menjadi faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Melalui penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart, dilakukan upaya untuk meningkatkan pembelajaran seni musik dengan fokus pada notasi balok. Media aplikasi Sibelius 8.5 dipilih karena Pemahaman dan keterampilannya dalam menyediakan simbol-simbol notasi secara visual dan memperdengarkan nilai-nada yang ditampilkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan Pemahaman dan keterampilan membaca notasi balok pada siswa setelah diterapkan tindakan pembelajaran. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai siswa dari pra siklus ke siklus 1, dan dari siklus 1 ke siklus 2. Selain itu, pemahaman dan keterampilan membaca notasi balok siswa juga meningkat secara keseluruhan. Pemanfaatan strategi pembelajaran dengan menggunakan media Sibelius 8.5 pada pembelajaran notasi balok di SMP Negeri 1 Baros memberikan dampak positif dalam peningkatan pemahaman dan keterampilan membaca notasi balok. Terjadi peningkatan nilai rata-rata siswa pada setiap siklus, serta jumlah siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) juga meningkat. Dalam kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media Sibelius 8.5 dalam pembelajaran notasi balok efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya memperhatikan pengembangan sarana dan prasarana yang mendukung penggunaan Teknologi Informasi dalam pembelajaran, serta meningkatkan kompetensi SDM Guru dalam penerapan Teknologi Pembelajaran.
Pembelajaran Muatan Lokal Seni Rampak Bedug pada Materi Alat Musik Tradisional Kelas XI di SMAN 2 Pandeglang Aldi Purwanto; Syamsul Rizal; Rian Permana
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali informasi mengenai pembelajaran muatan lokal seni rampak bedug pada materi alat musik tradisional di kelas XI. SMA Negeri 2 Pandeglang adalah salah satu sekolah yang terpilih menjadi sekolah penggerak di Kabupaten Pandeglang, dan sudah menerapkan kurikulum pembelajaran muatan lokal seni rampak bedug. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan menginterpretasikan data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran muatan lokal seni rampak bedug pada materi alat musik tradisional di kelas XI dalam proses pembelajaran melibatkan beberapa tahapan. Tahapan pertama adalah pra kegiatan, di mana guru melakukan pengecekan perangkat pembelajaran. Tahap berikutnya adalah kegiatan awal dimana siswa melakukan pemanasan dan olah tubuh. Tahap berikutnya adalah kegiatan inti dimana siswa dibagi menjadi dua kelompok yaitu pemusik dan penari untuk memfokuskan latihan. Tahap selanjutnya yaitu evaluasi dimana guru mengevaluasi hasil dari pembelajaran. Tahapan yang terakhir yaitu penutup dimana siswa harus membereskan alat-alat yang sudah dipakai saat pembelajaran. Hasil pembelajaran dapat disimpulkan bahwa pembelajaran muatan lokal seni rampak bedug meliputi penilaian kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini memberikan dukungan penting dalam pemahaman pembelajaran muatan lokal seni rampak bedug dalam proses pembelajaran. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan masukan dan referensi bagi para guru dan pihak-pihak yang terkait.
Praktik Hegemoni terhadap Remaja dalam Bermusik Heryanti, Heryanti; Permana, Rian; Septiyan, Dadang Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29375

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui, menganalisis, dan mendeskripsikan praktik hegemoni terhadap remaja dalam bermusik serta relasinya dengan pembentukan identitas remaja. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa hegemoni dipraktikkan melalui dampak media, lingkungan sosial, dan keluarga terhadap selera dan preferensi musikal remaja. Hegemoni dimulai dari keluarga dan kemudian diperkuat dan diperluas oleh media dan lingkungan sosial. Meski demikian, remaja tidak bersifat pasif, mereka memiliki kemampuan untuk melawan efek ini. Remaja menggunakan musik sebagai cara untuk mengekspresikan diri, gaya hidup, dan identitas sosial mereka. Teori hegemoni Antonio Gramsci dan teori identitas remaja Erik Erikson dan James Marcia menjelaskan temuan ini. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi kajian pendidikan seni dalam memahami dinamika sosial budaya yang memengaruhi perilaku bermusik remaja masa kini.
Analisis Ekspresi Lirik Lagu “Bentang Sagara” oleh The Panturas Ningsih, Fitria; Rizal, Syamsul; Permana, Rian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29488

Abstract

Penelitian ini menyelami kedalaman lirik lagu “Bentang Sagara” oleh The Panturas, dengan mengeksplorasi bagaimana makna disampaikan melalui lensa semiotika Ferdinand de Saussure. Penelitian ini menyoroti konsep-konsep kunci seperti hubungan antara penanda dan petanda, serta struktur sintagmatik dan paradigmatik, disertai dengan perspektif sinkronik dan diakronik untuk mengungkap lapisan budaya dan sosial dalam lirik lagu. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara semi-terstruktur. Temuan menunjukkan bahwa “Bentang Sagara” menyampaikan pesan mendalam tentang perjalanan emosional kehidupan pencarian jati diri, pengalaman kehilangan, dan kekuatan dalam memberi maaf. Liriknya yang kaya akan diksi puitis berbahasa Sunda dan bahasa simbolik memberikan resonansi yang kuat bagi para pendengar, merefleksikan pengalaman manusia yang universal dan lanskap emosi batin yang mendalam.
Analisis Lirik Lagu Rohani Pada Persekutuan Mahasiswa Kristen di Untirta dalam Lagu Praise Karya Elevation Worship Julianti, Mariana; Rizal, Syamsul; Permana, Rian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan makna lirik lagu Praise karya Elevation Worship dan melihat bagaimana lagu ini memengaruhi pengalaman spiritual mahasiswa Kristen dalam persekutuan di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Lagu ini dipilih karena membawa pesan iman yang kuat dan mengajak jemaat untuk tetap memuji Tuhan dalam segala situasi. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan teori pragmatic, khususnya tindak tutur ilokusi, penelitian ini menganalisis bentuk-bentuk ujaran dalam lirik serta respons mahasiswa yang terlibat aktif dalam persekutuan. Hasilnya, lagu Praise mampu memperdalam relasi rohani, membangun semangat kebersamaan, dan memperkuat identitas spiritual generasi muda Kristen. Lagu ini bukan sekedar pujian, tetapi menjadi jembatan emosional dan spiritual antara pribadi dan Tuhan.
Organologi dan Fungsi Bedug Produksi Sanggar Kembang Tanjung Fauzi, Rafi Rizq; Permana, Rian; Rizal, Syamsul
Journal of Music Science, Technology, and Industry Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: This research focuses on making "Bedug musical instruments and the function of the Bedug music Sanggar Kembang Tanjung". The main objective of this research is to find out how to make Bedug musical instruments and the function of drum music at the Kembang Tanjung Studio. Research methods: Qualitative research was used to explore the physical and non-physical aspects of the drum. Data was collected through observation of the production and performance process, interviews with experts, craftsmen and studio members, and documentation in the form of notes, photos and recordings. Result and discussion: In the process of making the Sanggar Kembang Tanjung Bedug, the choice of materials is very important, where the wood used is coconut wood and mahogany wood, while the leather used is buffalo skin. The manufacturing process begins by forming the Bedug frame into a large tube using a tool called dodos to reach a diameter of 40-50 cm. After that, the process of smoothing the surface of the drum enters. The final stage involves installing hoops and drum skin and tied using slap rope and reinforced with drum buttons. Implication: This research shows that some of the functions of the drum musical instrument at the Tanjung Flower Studio include music as a means of entertainment, music as a cultural balance and music as a means of integrating society.
Fungsi Musikalitas Rebab Sunda dalam Sajian Gending Karatagan Berperan Sebagai Media Komunikasi Interpersonal Anwari, Fikri Yuliana; Wastap, Jaeni; Permana, Rian
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v4i1.34769

Abstract

Rebab merupakan salah satu intrumen utama dalam seni karawitan Sunda, yang memainkan peran sentral menjadi penuntun lagu khususnya sajian gending karatagan dalam wayang golek. Dalam konteks ini, musikalitas rebab tidak hanya berfungsi sebagai penghasil melodi utama, tetapi juga memiliki fungsi sebagai media komunikasi interpersonal dengan pemain lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fungsi musikalitas rebab dalam gending karatagan sebagai sarana komunikasi nonverbal antara pemain rebab dengan pemain lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, memadukan data dari studi literatur, observasi pertunjukan, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa fungsi musikalitas rebab berperan dalam membangun hubungan emosional yang mendalam antara setiap pemain melalui variasi melodi, ritme, dan teknik improvisasi. Melodi rebab yang khas mampu menyampaikan nuansa emosi yang kompleks, sehingga menciptakan komunikasi yang intens. Selain itu, dalam konteks komunikasi interpersonal, peran pengrebab harus memiliki prinsip dasar dari seluruh alat musik yang bersangkutan, guna mampu menjadi penyeimbang pemikiran dalam menciptakan musikalitas, dan menghasilkan keselarasan. Penelitian ini menegaskan bahwa fungsi musikalitas rebab tidak hanya sebatas aspek teknis dalam musik, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi interpersonal yang menghubungkan pemain satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu, rebab memiliki nilai yang signifikan sebagai media komunikasi interpersonal dalam konteks seni tradisi.Kata Kunci : Musikalitas, Rebab Sunda, Gending Karatagan, Komunikasi interpersonal.
Upaya Peningkatan Kemampuan Bernyanyi Menggunakan Metode Solfeggio Siswa Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Petir Sulistyawati, Hesti; Permana, Rian; Rizal, Syamsul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bernyanyi siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Petir melalui penerapan metode Solfeggio. Metode ini merupakan pendekatan pedagogis dalam pembelajaran musik yang menekankan pada latihan solmisasi guna memperkuat pemahaman pola nada, intonasi, dan interval. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes praktik bernyanyi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan bernyanyi siswa secara signifikan dari pra-siklus ke Siklus 1, dan meningkat kembali pada Siklus 2. Peningkatan tersebut mencakup aspek intonasi, artikulasi, ketepatan nada, serta ekspresi dalam bernyanyi. Selain itu, motivasi dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran juga mengalami peningkatan setelah metode Solfeggio diterapkan secara konsisten. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode Solfeggio efektif dalam meningkatkan kemampuan bernyanyi siswa. Metode ini disarankan untuk diterapkan secara berkelanjutan dalam pembelajaran seni musik vokal di sekolah menengah. Penelitian ini juga membuka peluang untuk pengembangan metode solfeggio dalam konteks pembelajaran vokal lainnya.
Proses Kreatif “Penciptaan Karya Tari Ringkang Jawari” di Sanggar Wanda Banten Setiawan, Dimas Yusuf; Permana, Rian; Permanasari, Alis Triena
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai Proses Kreatif dalam Penciptaan Karya Tari Ringkang Jawari di Sanggar Wanda Banten, suatu sanggar seni yang beroperasi secara profesional di bidang seni tari dan musik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data melibatkan reduksi data, penyajian data, dan interpretasi informasi yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses Kreatif dalam Penciptaan Karya Tari Ringkang Jawari di Sanggar Wanda Banten melibatkan serangkaian tahapan. Penelitian ini menjelaskan secara rinci bagaimana proses kreatif karya tari Ringkang Jawari di sanggar Wanda Banten berlangsung. Tahapan tersebut meliputi Explorasi untuk menggali ide, Improvisasi dalam mengembangkan konsep, Evaluasi untuk menilai kualitas, dan Komposisi dalam menyusun hasil akhir. Sama halnya dengan unsur-unsur pendukung lainnya seperti iringan musik, tata busana, tata rias, dan properti, semuanya memiliki makna dan simbol khusus yang terintegrasi dalam proses kreatif karya tari ini. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi proses kreatif penciptaan karya tari Ringkang Jawari di Sanggar Wanda Banten melibatkan dinamika internal seniman, seperti kemampuan interpretatif, kepekaan terhadap nilai-nilai budaya, dan inovasi artistik. Di samping itu, faktor eksternal, seperti respon masyarakat terhadap seni tradisional, dukungan finansial, serta kebijakan pendukung seni dan budaya, juga turut berperan dalam membentuk arah dan kelangsungan proses kreatif tersebut. Interaksi antara faktor internal dan eksternal ini memberikan gambaran lengkap tentang konteks kreatif di Sanggar Wanda Banten dalam penciptaan karya tari Ringkang Jawari.