Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SITE SPECIFIC RESPONSE SPECTRA GEMPA BERDASARKAN PARAMETER DINAMIS TANAH UNTUK WILAYAH CILEGON Enden Mina; Rama Indera Kusuma
Jurnal Fondasi Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.766 KB) | DOI: 10.36055/jft.v2i1.1990

Abstract

Prediksi site specific response gempa suatu daerah lokal merupakan langkah penting dalam mengestimasi pengaruh gempa. Kondisi tanah lokal mempengaruhi karakteristik gelombang gempa yang datang merambatselama terjadi gempa. Umumnya data tanah yang digunakan dalam analisis respon tanah terhadap gempa menggunakan hasil uji geoteknik Standard Penetration Test (SPT) berupa nilai N (pukulan Hammer) yangdikorelasikan dengan parameter dinamis tanah seperti kecepatan gelombang geser (Vs) atau maksimum modulus geser (Gmaks). Untuk mendapatkan Site specific response spectra wilayah Cilegon diperlukan Pengumpulan data gempa yang dapat mewakili kejadian gempa di wilayah Cilegon dengan periode ulang 500 tahun serta data teknistanah baik fisik maupun mekanis dan uji SPT tanah. Hasil yang ingin didapatkan dari Site specific response spectra untuk wilayah Cilegon dapat memberikan input untuk melengkapi data percepatan gempa dilokasi ini untuk desain rencana bangunan yang mempertimbangkan aspek kegempaan
Stabilisasi Tanah dengan Penambahan Slag Semen Ksi serta Pengaruhnya terhadap Nilai Kuat Tekan Bebas (Studi Kasus: Jl. Munjul, Kp. Ciherang, Desa Pasir Tenjo, Kecamatan Sindang Resmi, Kabupaten Pandeglang) Rama Indera Kusuma; Enden Mina; Mohamad Ainal Yaqien
Jurnal Fondasi Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i2.6656

Abstract

Dalam konstruksi sipil, tanah memiliki peranan penting. Tanah berfungsi menahan beban akibat bangunan, seperti pada pada konstruksi jalan raya, bendungan tipe urugan, dan timbunan saluran irigasi, sehingga kuat atau tidaknya bangunan konstruksi ini juga dipengaruhi oleh kondisi tanah yang ada. Untuk mencapai suatu kondisi tanah yang memungkinkan, maka tanah tersebut harus melalui suatu proses stabilisasi tanah.Penelitian ini meninjau kerusakan jalan yang terjadi di Jalan Munjul – Sindang Resmi, Kabupaten Pandeglang dan bertujuan untuk mengetahui klasifikasi dan jenis tanah berdasarkan sistem klasifikasi USCS dengan melakukan pengujian analisa besar butir, batas – batas atterberg, uji pemadatan, serta uji kuat tekan bebas (UCT) yang bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan bebas (Qu) tanah sebelum dan sesudah di stabilisasi menggunakan slag semen KSI dengan variasi persentase 0%, 10%, 20%, dan 30%dan waktu pemeraman 0, 7, 14, dan 28 hari.Dari hasil pengujian fisik tanah diperoleh klasifikasi tanah pada Jalan Munjul termasuk kedalam jenis OH menurut sistem klasifikasi USCS yaitu tanah lempung organik dengan plastisitas tinggi, dan hasil uji kuat tekan bebas didapat nilai Qu optimum pada kadar slag semen 20% dengan waktu pemeraman 7 hari, yaitu sebesar 4,53 kg/cm2 dengan persentase kenaikan 169,64%.
TINJAUAN SIFAT FISIS DAN MEKANIS TANAH (Studi Kasus : Jalan Carenang Kabupaten Serang) Rama Indera Kusuma; Enden Mina
Jurnal Fondasi Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.649 KB) | DOI: 10.36055/jft.v5i2.1255

Abstract

Jalan raya memegang peranan yang sangat penting untuk memperlancar arus barang, jasa dan mempercepat komunikasi antar wilayah. Agar jalan raya dapat berfungsi sesuai dengan harapan, perlu diperhatikan faktor faktor yang mempengaruhi fungsi konstruksi tersebut, antara lain sifat tanah dasar dimana perkerasan jalan diletakkan di atasnya. Tanah di jalan Carenang Kabupaten Serang memiliki karakteristik tanah yang kurang baik. Hal ini menyebabkan permukaan jalan menjadi bergelombang, retak, dan amblas sehingga terjadi kerusakan pada permukaan jalan. Untuk alasan inilah peneliti ingin mengetahuisifat fisis dan sifat mekanis tanah di jalan Carenang Kabupaten Serang.Pada penelitian ini dilakukan beberapa pengujian yaitu pengujian sifat fisis dan sifat mekanis tanah. Pengujian sifat fisis tanah diantaranya analisa Saringan, berat jenis tanah, kadar air, batas cair dan batas plastis. Sedangkan pada pengujian sifat mekanis tanah diantaranya kuat geser tanah dan Dynamic Cone Penetrometer (DCP).Hasil pengujian sifat fisis tanah menurut klasisfikasi sistem Unified menunjukkan bahwa sampel A tanah tersebut masuk pada golongan tanah pasir bergradasi baik –pasir berlanau dengan plastisitas sedang dan presentasi tertahan saringan no. 200 sebesar 92.3%, berat jenis =2.696, kadar air mula-mula = 17.744%, Batas Cair (LL)= 35.75%, Batas Plastis (PL)= 26.984%, indeks plastis (PI)= 8.766%,sedangkan pada sampel B dan sampel Ctanah tersebut masuk pada golongan tanah pasir berlempung dengan plastisitas sedang dan presentasi tertahan saringan no. 200 sebesar 81.6% & 85.7%, berat jenis = 2.688 &2.682, kadar air mula-mula = 23.803%& 22.203%, Batas Cair (LL)= 43.5%& 40.5%,Batas Plastis (PL)= 26.786 & 27,5%, indeks plastis (PI)= 16.711% & 13%. serta hasil pengujian sifat mekanis tanah pada pengujian kuat geser tanah pada sampel A, B dan C didapat nilai cA = 0,013 kg/cm² cB = 0,031 kg/cm² , cC= 0,008 kg/cm² dan ØA= 26º, ØB= 16º dan Ø= 15º, dan pengujian DCP pada sampel A,B dan C di dapat nilai CBR = 27.833%, 15% dan 7.167%.
PERENCANAANPONDASI BORED PILEPADA PROYEK PEMBANGUNANCENTRAL NATURAL GAS (STUDI KASUS STASIUN GAS INDUK PERTAMINA BITUNG-TANGERANG) Enden Mina; Rama Indera Kusuma; Muhammad Fadhil Choliq
Jurnal Fondasi Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.748 KB) | DOI: 10.36055/jft.v3i1.1718

Abstract

Studi perencanaan pondasi bored pile ( tiang bor) dilakukan pada proyek pembangunan CNG Mother and Daughter Station berlokasi di Bitung Tangerang. Pondasi tiang bor pada proyek ini direncanakan untuk menahan beban kompresor gas.Tujuan dari studi ini adalah menghitung daya dukung kelompok pondasi tiang   bor  dan  penurunannya. Serta merencanakan pile cap dan pondasi tiang bor dengan merencanakan dimensi dan kebutuhan tulangan yang dibutuhkan. Metode-metode  yang   digunakan  dalam penelitian ini adalah metode Meyerhof dengan data hasil Standar Penetration Test (SPT) dan metode Skempton dan O’neil Reese dengan data properties tanah hasil uji laboratorium. Hasil analisis dibandingkan juga dengan menggunakan software GEO5 v.17. Hasil analisis perhitungan daya dukung pondasi tiang bor menunjukan  bahwa  daya  dukung  kelompok  tiang   berdasarkan Meyerhof untukadalah 272,78 ton dengan SF = 5,65 dan penurunannya 0,67cm, berdasarkan Skempton dan O’neil and Reese dengan data hasil uji laboratorium adalah 321,664 ton dengan SF=6,67 dan penurunannya 1,176cm, dan berdasarkan program GEO5 v.17 adalah 716,543 ton denganSF= 6,24 dan hasil penurunannya1,09cm. Analisis perhitungan tahanan beban lateral pondasi tiang bor menghasilkan  tahanan beban lateral pada tiang kelompok didapat 65,911 ton dengan defleksi tiang kelompok 0,00355 cm. Rencana Penulangan dan dimensi pile cap diperoleh dimensi pile cap 2,6 m x 7 m x 0,85 m dengan tulangan tarik sebesar D22-100 dan tulangan tekan sebesar D19-100 dengan jarak sengkang sebesar 250 mm dan dimensi tiang bor diameter 0,4 m dengan tulangan longitudinal tekan lentur sebesar 8 D19, serta tulangan geser (sengkang spiral) sebesar D19-150
Perencanaan Rainwater Harvesting System sebagai Implementasi Konsep Smart & Green Campus (Studi Kasus: Gedung Fakultas Ilmu Sosial Politik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kampus Sindangsari) Anisa Ulfa; Restu Wigati; Rama Indera Kusuma
Jurnal Fondasi Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v10i2.12451

Abstract

Mengurangi penggunaan air tanah dan mengoptimalkan penggunaan air dengan sumberdaya yang ada, serta meningkatkan program konservasi air dirasa sangat perlu untuk mendukung dan mengimplementasikan konsep smart & green campus di Untirta, Sindangsari. Salah satu cara menerapkan konsep bangunan hijau adalah dengan pemanenan air hujan dari atap bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung banyaknya air hujan yang dapat dipanen melalui atap bangunan Gedung Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Sindangsari dengan luas cathment area 1.161,6 m2. Jumlah pengguna toilet pada Gedung FISIP, Untirta, Sindangsari sebanyak 2152 orang yang terdiri dari mahasiswa aktif, tenaga pengajar maupun staff, serta luas pertamanan 244,1909 m2. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif, dengan mengumpulkan data kemudian menganalisis dan menyimpulkan hasil penelitian. Data hujan yang digunakan merupakan data dari stasiun hujan terdekat yaitu stasiun hujan Ragas Hilir, Pamarayan, Pipitan, dan BMKG Serang. Hasil penelitian didapatkan Kebutuhan air total sebagai non-potable water (gelontor toilet, dan pertamanan) sebesar 51,746 m3/hari. Jumlah air hujan yang dapat ditampung sebanyak 2.735,585 m³ dengan volume PAH menggunakan keperluan air sebesar 14% menghasilkan kapasitas tanki 220 m³, dan potensi penghematan rata-rata penggunaan air tanah sebesar 15%. Tangki yang digunakan yaitu tanki panel fiberglass yang penempatannya berada diatas permukaan tanah. Tanki penampungan air hujan dilengkapi dengan filtrasi sederhana berupa saringan saluran air hujan, tabung pengalih air hujan, tabung FRP dan saringan debu halus.
ANALISA DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG BERDASARKAN DATA UJI STANDARD PENETRATION TEST (SPT) DAN DATA UJI CONE PENETRATION TEST (CPT) (Studi kasus proyek Apartemen Maqna Residence Kebon Jeruk - Jakarta) Enden Mina; Rama Indera Kusuma; Lambok Rumiris Gultom
Jurnal Fondasi Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v7i2.4072

Abstract

Setiap bangunan memilki pondasi sebagai dasar bangunan yang kuat dan kokoh. Hal ini disebabkan pondasi sebagai dasar bangunan harus mampu memikul seluruh beban bangunan dan beban lainnya. Perencanaan pondasi pada proyek ini di desain dengan menggunakan tipe pondasi tiang pancang yang merupakan jenis pondasi dalam.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kapasitas daya dukung pondasi tiang pancang secara manual menggunakan data Standard Penetration Test (SPT) pada tititk B6 dengan metode Reese & Wright dan metode Meyerhof, dan juga menggunakan data Cone Penetration Test (CPT) pada titik S5 dengan metode Schmertmann & Nottingham dan Meyerhof. Penelitian juga menganilisa menggunakan software Geo5 v.18 pada data Cone Penetration Test (CPT).Hasil analisa manual untuk tiang tunggal data SPT dengan metode Reese & Wright didapatkan nilai Qult sebesar 3726,2 kN dengan nilai SF sebesar 3,3 dan metode Meyerhof didapatkan nilai Qult sebesar 3583,04 kN dengan nilai SF sebesar 3,2. Analisa manual untuk tiang tunggal data CPT dengan metode Schmertmann & Nottingham didapatkan Qult sebesar 2348,78 kN dengan nilai SF sebesar 2,3 dan metode Meyerhof didapatkan nilai Qult sebesar 2414,8 kN dengan SF sebesar 2,4. Hasil analisa program Geo5 v.18 dengan metode Schmertmann pada pondasi data CPT untuk tiang tunggal didapatkan nilai Qult sebesar 4767,26 kN dan nilai SF sebesar 4,24.
Pengaruh Penambahan Arang Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Dasar Terhadap Nilai Kuat Tekan Bebas (Studi Kasus di Jalan Raya Kubang Laban, Desa Trate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten) Enden Mina; Rama Indera Kusuma; Woelandari Fathonah; Herlambang Wibowo
Jurnal Fondasi Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v10i1.10614

Abstract

Tanah memiliki karakteristik yang berbeda dari satu lokasi dengan lokasi lainnya, sehingga diperlukan penanganan dan perlakuan khusus dalam mengatasi permasalahan yang mungkin terjadi dalam perencanaan suatu konstruksi bangunan sipil. Tanah expansif yaitu tanah yang kurang baik seagai tanah dasar untuk membuat jalan karena  memiliki sifat kohesif dan memiliki kembang susut yang tinggi yaitu mengembang pada kondisi basah dan menyusut pada waktu kering sehingga menyebabkan kerusakan pada struktur jalan yang menjadikan jalan bergelombang atau retak – retak seperti yang terjadi di Jalan Raya Kubang Laban, Desa Trate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, BantenTujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh penambahan arang tempurung kelapa terhadap nilai kuat tekan bebas dan sifat fisik tanah sebelum dan setelah distabilisasi dengan variasi campuran arang tempurung kelapa (0%, 5%, 10%, 15% dan 20%) serta mengetahui klasifikasi tanah di Jalan Raya Kubang Laban berdasarkan sistem klasifikasi USCS.Hasil penelitian ini diperoleh jenis tanah termasuk kategori OH yaitu tanah Lempung organik dengan plastisitas sedang hingga tinggi. Penambahan arang tempurung kelapa dapat memperbaiki sifat fisik tanah yaitu dengan menurunnya nilai indeks plastisitas tanah, penurunan terbesar pada persentase 20% arang tempurung kelapa dari 21,44% menjadi 7,62% serta dapat meningkatkan nilai kuat tekan bebas dari 1,237 kg/cm2 menjadi 7,961 kg/cm2 dan besar kenaikan qu sebesar 543,482% pada persentase 10% arang tempurung kelapa dengan waktu pemeraman selama 28 hari. 
Stabilisasi Tanah Lempung Organik Menggunakan Semen Slag Terhadap Nilai Cbr Berdasarkan Variasi Kadar Air Optimum (Studi Kasus Jl. Raya Kubang Laban, Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang) Rama Indera Kusuma; Enden Mina; Woelandari Fathonah; Citra Diah Kartika
Jurnal Fondasi Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v9i2.9015

Abstract

Jalan raya merupakan salah satu sarana penggerak perekonomian di negara berkembang. Pada pembangunan konstruksi jalan raya sering ditemui tanah dasar yang memiliki Nilai California Bearing Ratio (CBR) rendah yang membuat lapisan perkerasan jalan menjadi tebal. Dalam penelitian ini penulis melakukan investigasi daya dukung tanah dasar menggunakan alat Dynamic Cone Penetrometer (DCP) di lokasi Jalan Raya Kubang Laban, Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang yang memiliki nilai CBR sebesar 2,16% dimana seharusnya nilai CBR subgrade adalah di atas 5%. Dalam penelitian ini sangat perlu untuk menguji standard proctor test untuk mengetahui berat isi kering maksimum dan kadar air optimum tiap campuran dikarenakan kadar SiO2  yang mempengaruhi nilai kadar air optimum dan berat isi kering di setiap campuran serta uji CBR Laboratorium yang bertujuan  untuk  mengetahui  nilai  CBR  rencana  tanah  sebelum  dan  sesudah  di  stabilisas i  dengan penambahan semen slag dengan variasi persentase 0%, 5%, 10%, dan 15% tanpa pemeraman berdasarkan kadar air optimumnya.Hasil dari penelitian diperoleh nilai CBR optimum sebesar 30% yang termasuk kategori sangat baik untuk subgrade, didapat dari penambahan semen slag pada kadar 10% dengan kadar air optimum sebesar 26,00%.
STABILISASI TANAH DENGAN MENGGUNAKAN FLY ASH DAN PENGARUHNYA TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BEBAS (Studi Kasus Jalan Raya Bojonegara, Kab. Serang) Rama Indera Kusuma; Enden Mina
Jurnal Fondasi Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.123 KB) | DOI: 10.36055/jft.v5i1.1251

Abstract

Tanah merupakan dasar dari suatu konstruksi bangunan sipil yang menerima dan menahan beban dari suatu struktur di atasnya. Terdapat beberapa masalah yang harus dihadapi oleh seorang insinyur sipil di lapangan, dimana sering dihadapkan pada kenyataan bahwa lokasi memiliki karakteristik tanah yang kurang baik, sehingga untuk menambah kekuatan dan memperbaiki daya dukungnya perlu dilakukan upaya stabilisasi pada tanah di lokasi tesebut. Salah satu cara yang digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalahmenstabilkan tanah dengan meningkatkan daya dukung tanah asli dan mengurangi kembang susutnya. Penambahan fly ash merupakan salah satu cara stabilisasi tanah ekspansif yang efektif, karena fly ash bersifat pozzolan sehingga dapat mengikat mineral tanah menjadi padat, sehingga mengurangi kembang susut tanah dan menambahkan niai kekuatan tanah.Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui klasisifikasi tanah, indeks plastisitas tanah dan mengetahui pengaruh penambahan fly ash terhadap sifat fisik tanah, serta mengetahui nilai kuat tekan bebas tanah dalam kondisi eksisting dan setelah dicampurkan fly ash. Kadar air benda uji diambil dari hasil pemadatan proctor standar dengan variasi campuran fly ash 0%, 10%, 20%,dan 30%.Dari hasil pengujian diperoleh, tanah yang di stabilisasi dengan fly ash pada variasi 0%, 10%, 20%, dan 30% menunjukkan adanya peningkatan nilai daya dukung,batas plastis, dan batas cair tanah serta penurunan nilai berat jenis tanah yang. Nilai UCT terbesar terdapat pada tanah campuran dengan kadar fly ash sebesar 20% dengan pemeraman selama 21 hari yaitu sebesar2,55 kg/cm2.penambahan fly ash meningkatkan nilai batas plastis dan batas cair serta menurunkan nilai berat jenis.
PENGARUH BAHAN ADITIF (MERK XYZ) TERHADAP KUAT TEKAN TANAH Rama Indera Kusuma
Jurnal Fondasi Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.21 KB) | DOI: 10.36055/jft.v1i1.2003

Abstract

Kegagalan konstruksi dilapangan seringkali diakibatkan oleh jenis tanah yang tidak memenuhi persyaratan teknis yang telah disyaratkan, untuk mengetahui sifat-sifat fisik dan sifat-sifat mekanis tanah perlu adanya pengujian pendahuluan di laboratorium. Untuk mengatasi masalah pada tanah yang kurang baik ini banyak sekali metode yang digunakan, sedangkan pada penelitian ini akan digunakan stabilisasi tanah dengan menggunakan campuran bahan aditif dan tanah yang digunakan berasal dari Nagreg. Proses pengujian perbaikan tanah dilakukan menggunakan benda uji dengan campuran bahan aditif 0,4%, 0,6%, 0,8%,1%, 1,5%, 2%, berat kering tanah, menggunakan kadar air optimum tanah asli dengan masa perawatan pengujian pada 0 hari, 7 hari, 14 hari, 21 hari dan 28 hari. Benda uji tersebut akan diuji kuat tekan tanahnya dengan menggunakan alat uji kuat tekan bebas (UCS). Dari hasil pengujian terhadap benda uji yang telah distabilisasi dengan bahan aditif memiliki nilai kuat tekan tanah tertinggi 8,955 kg/cm2, waktu perawatan 28 hari, dengan kadar bahan aditif 0,6 % dari berat kering tanah
Co-Authors Abdurohim Abdurohim, Abdurohim Abdurrohim Abdurrohim Abdurrohim, Abdurrohim Abdurrohim, Abdurrohim Achmad Fauzi Irhamna Aditya, Muhamad Rafly Aditya, Zulfan Agustia Tridasa Agustia Tridasa Ningsih Ahmad Vicky Maulana Akbar Prasetio Utomo Amalia, Risty Anisa Fitri Ramadhani Anisa Ulfa Aprilia Maharani Arief Budiman Arief Budiman Arum, Amalia Syarifah Ashari, Salsabila Joesi Nur Asmara, Tabitha Puspaning Bambang Adhi Priyambodho Bambang Adhi Priyambodho Budiman, Arief Citra Diah Kartika Deden Setiawan Desmawan, Deris Dicky Damari Dwi Esti Intari Dwi Esti Intari Dwi Novi Setiawati Dwi Yanul Ihsan Egi Ardhika Winata Enden Mina Enden Mina Enden Mina, Enden Ero Prahara Mahardika Eryani Siti Maryam Fahrus Sabri Fathonah, Woelandari Fathonah, Woelandari Gilbran Althaf, Machammad Wally Haryadi Haryadi Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Heri Kusharyanto Heri Mulyono Herlambang Wibowo IBRANI, EWING YUVISA Ina Asha Nurjanah Iqbal, Farhan Pauzul Jamatul Ridwan Jenfatika Chandra Kiki Ariandhika Muzaky Kulsum Kulsum Kuncoro, Hendrian Budi Bagus Lambok Rumiris Gultom Maryani, Yeyen Mina, Enden Mina, Enden Mina, Enden Mina, Enden Mohamad Ainal Yaqien Muhamad Rafly Aditya Muhammad Fadhil Choliq Muhammad Parma Lovan Tora Muhammad Radityagifari Nabila Lita Aulia Nada Shafa Soraya Gandakusumah Nadia Fadillah Naufal Abdurrasyid Naufal Fakhri Ngakan Putu Purnaditya Novarin Salim Nurhayati Soleha, Nurhayati Nuri Kurniawan Nursoliha . Nustin Merdiana Dewantari Nyi Raden Ruyani Oktavianus, Afriman Pasadena Rosa Hasibuan Priyambodho, Bambang Adhi Purnaditya, Ngakan Putu Purnama, Dicki Dian Qurrotul Milania Rahmania, Bunga Raihan Afif Sukmana Ramadhan, Thanara Ramdani, Fahreza Restu Wigati Restu Wigati Restu Wigati Restu Wigati, Restu Rifky Ujianto Rifky Ujianto Rifky Ujianto Rifky Ujianto Rizqi Cahyo Nugroho Rochmadi Eko Susilo Rudi Zulfikar Rufky Ujianto Salsabilla Meidy Arini Putri Setiawati, Dwi Novi Shandi Irfani Sasmita Soedarsono Soedarsono Soelarso Soelarso Sudirman Sudirman Sunan Dwimanda Susanti, Shofarina Ika Juniar Syaifudin, Rizal Tarihoran, Rona Ulita Tri Wahyudi Ujang Sumarwan Ujianto, Rifky Ujianto, Rifky Vihawian, Vini Vindo, Alberto Dwi Weby Rizka Amala Wigati, Restu Wigati, Restu Yuda Inayatullah Yuli Fajarwati Yulistian Zahirah Ismi Sausan Zera Ilham Yasin Zulmahdi Darwis Zulmahdi Darwis