Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Daya Dukung Dan Penurunan Pondasi Tiang Berdasarkan Data Standard Penetration Test (SPT) Dan Cone Penetration Test (CPT) (Studi Kasus : East Cross Taxiway Bandara Internasional Soekarno – Hatta) Enden Mina; Rama Indera Kusuma; Ero Prahara Mahardika
Jurnal Fondasi Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i2.6657

Abstract

East Cross Taxiway Bandara Internasional Soekarno – Hatta terbagi atas 2 bagian yakni struktur bawah dan struktur atas. Dimana kestabilan suatu struktur tidak hanya ditentukan oleh struktur atas yang secara langsung memikul beban pesawat dan beban perkerasan, tetapi kestabilan struktur bawah dalam hal ini pondasi memegang peranan yang sangat penting dalam menjaga kestabilan struktur tersebut. Peran pondasi adalah untuk meneruskan beban bangunan yang terletak di atas tanah ke tanah keras pada kedalaman tertentu sehingga pondasi mampu memberikan dukungan kepada beban tersebut oleh gesekan sisi tiang dengan tanah di sekitarnya.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui daya dukung pondasi tiang secara perhitungan manual dengan metode Meyerhof menggunakan data Standard Penetration Test (SPT) dan data Cone Penetarion Test (CPT). Sedangkan untuk mengetahui penurunan pondasi tiang secara perhitungan manual dengan metode Vesic.  Penelitian ini juga menganalisis menggunakan software GEO5 2018 menggunakan data Cone Penetration Test (CPT).Hasil analisis daya dukung pondasi tiang secara perhitungan manual menggunakan data Standard Penetration Test (SPT) didapat nilai daya dukung rata-rata (Qult) = 1310,38 kN dengan rata-rata safety factor (SF) = 2,6 dan menggunakan data Cone Penetarion Test (CPT) didapat nilai daya dukung rata-rata (Qult) = 2009,60 kN dengan rata-rata safety factor (SF) = 4,0. Sedangkan hasil analisis penurunan pondasi tiang secara perhitungan manual menggunakan data Standard Penetration Test (SPT) didapat nilai penurunan rata-rata (S) = 11,73 mm dan menggunakan data Cone Penetarion Test (CPT) didapat nilai penurunan rata-rata (S) = 13,27 mm. Hasil analisis menurut software GEO5 2018 untuk daya dukung pondasi tiang didapat nilai daya dukung rata-rata (Qult) = 1710,41 kN dengan rata-rata safety factor (SF) = 3,5 dan penurunan rata-rata (S) = 4,8 mm. Selisih perbedaan analisis manual dan analisis menggunakan software secara keseluruhan sebesar 14 %.
KAJIAN ANALISIS PONDASI TIANG PANCANG UNTUK MESIN MIXING DRUM MENGGUNAKAN PROGRAM PLAXIS (AREA SINTER PLANT KRAKATAU POSCO) Enden Mina; Rama Indera Kusuma; Deden Setiawan
Jurnal Fondasi Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1176.632 KB) | DOI: 10.36055/jft.v2i2.1730

Abstract

Dalam perencanaannya pondasi untuk bangunan mesin bergetar memerlukan perlakuan lebih khusus karena adanya beban dinamis dari getaran mesin selain beban statis berat sendiri mesin. Adanya beban dinamis dari getaran mesin memerlukan analisa tambahan untuk menentukan besarnya amplitudo getaran.Analisa daya dukung pondasi menggunakan beberapa metode yaitu metode dari Meyerhof(1976), metode dari Vijayvergiya dan Focht (1972) serta metode β. Sedangkan untuk perhitungan penurunan,studi ini menggunakan teori Janbu, Steinbrenner serta software PLAXIS. V.8.2 Berdasarkan hasil analisadiperolehbahwa beban mesin yang bekerja pada pondasi adalah 1923.9 ton. Hasil analisa daya dukung metode Meyerhof memberikan nilai faktor keamanan 3.72, faktor keamanan darimetode Meyerhof dan λ 3.52 , sedangkan dari metode Meyerhof dan β diperoleh faktor kemananan 3.22,sedangkan nilai faktorkeamanan hasil analisa dengan program PLAXIS v.8.2 adalah 4.3. Penurunan total maksimum dari analisis Program PLAXIS v.8.2 didapat 3.68 cm yang mana lebih kecil dari syarat penurunan maksimum pondasi 3.68 cm
STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN PASIR LAUT DAN PENGARUHNYA TERHADAP NILAI CBR (CALIFORNIA BEARING RATIO) (Studi Kasus :Jalan Desa Mangkualam Kecamatan Cimanggu – Kab. Pandeglang) Rama Indera Kusuma; Enden Mina; Pasadena Rosa Hasibuan
Jurnal Fondasi Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.81 KB) | DOI: 10.36055/jft.v6i2.2473

Abstract

Jalan Desa Mangkualam merupakan jalur pengangkutan bahan pertambangan emas di Kec. Cimanggu Kab. Pandeglang. Kondisi tanah pada ruas jalan tersebut mengalami kerusakan akibat beban truk yang melintas tidak sesuai dengan kapasitas jalan. Tujuan dari penelitian ini yaitu memperkuat tanah menggunakan pasir laut dan melihat pengaruhnya terhadap nilai CBR dan sifat fisis tanah.Perbaikan yang dilakukan ialah dengan metode stabilisasi dengan cara mencampurkan tanah asli dengan dengan  pasir laut 10%, 20% dan 30%, kemudian dilakukan pengujian sifat-sifat propertis tanah lempung dan CBR laboratorium sebelum dan setelah distabilisasi dengan menggunakan pasir laut. Dari hasil pengujian atterbberg limit menunjukkan bahwa penambahan pasir laut sampai dengan 30% mengalami penurunan terhadap  nilai indeks plastisitas dari 20,44% menjadi 11,08%. Semakin banyak campuran pasir laut semakin tinggi kepadatannya. Dengan campuran 30% pasir laut meningkatkan nilai CBR dari 10,844 % menjadi 49,462 %. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan pasir laut dengan persentase pasir laut sebesar 30% adalah cukup baik untuk mengurangi nilai plastisitas, selain dapat meningkatkan daya dukung tanah berdasarkan nilai CBR dengan kategori baik sebagai subgrade
ANALISIS DEFORMASI LATERAL DIAPHRAGM WALL DAN DEWATERING PADA KONSTRUKSI BASEMENT (Studi kasus: Proyek The Ayoma Apartment, Serpong, Tangerang Selatan) Rama Indera Kusuma; Enden Mina; Weby Rizka Amala
Jurnal Fondasi Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i1.5398

Abstract

Pekerjaan galian tanah akan menimbulkan deformasi lateral, proses dewatering akan menimbulkan perbedaan elevasi muka air tanah antara area galian dan area luar galian sehingga perlu dilakukan analisis deformasi lateral dan dewatering pada pekerjaan basement.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deformasi lateral diaphragm wall dan nilai safety factor akibat pekerjaan galian dengan menggunakan prorgam Plaxis 2D dengan model mohr couloumb dan hasilnya dibandingkan dengan pembacaan inclinometer, mengetahui debit air pada area galian, jumlah sumur dewatering dan sumpit, besar gaya uplift pada dasar area galian, dan nilai rembesan pada dasar dinding penahan tanah menggunakan program SEEP/W. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa deformasi lateral diaphragm wall akibat pekerjaan galian dengan menggunakan program Plaxis 2D yaitu 16,44 mm dan hasil pembacaan inclinometer yaitu 16,34 mm, dari dua hasil tersebut didapat persentase error sebesar 0,7%. Nilai safety factor pekerjaan galian dengan Plaxis 2D dan perhitungan manual berturut-turut sebesar 2,89; 2,9 untuk tahap pertama, 2,08; 2,23 untuk tahap kedua, dan 1,69; 1,9 untuk tahap ketiga. Pada analisis dewatering didapatkan debit total pada area galian yang harus dipompa yaitu 720 lt/menit dengan jumlah sumur dewatering 5 buah, dan debit sumpit yaitu 456 lt/menit dengan jumlah sumur sumpit 5 buah. Gaya uplift yang terjadi pada bangunan sebesar 35167,9 ton.Hasil analisis seepage dengan menggunakan program SEEP/W didapatkan debit rembesan sebesar 0,00034 m/sec dan hasil analisis dengan perhitungan manual didapatkan debit rembesan sebesar 0,00035 m/sec, dari dua hasil tersebut didapatkan presentase error sebesar 2,8% debit rembesan dari program SEEP/W.
PENGARUH FLY ASH TERHADAP NILAI CBR DAN SIFAT-SIFAT PROPERTIS TANAH Studi Kasus : Jalan Raya Bojonegara km 19 Serang Banten Enden Mina; Rama Indera Kusuma
Jurnal Fondasi Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.758 KB) | DOI: 10.36055/jft.v5i2.1256

Abstract

Jalan Raya Bojonegara km 19 Serang Banten, mengalami kerusakan akibat dari tanah yang bersifat ekspansif dan terpengaruh dari beban truk yang melintasi jalan tersebut. Tanah yang bersifat ekspansif mengakibatkan tanah menjadi retak-retakbergelombang. Tujuan dari penelitian ini yaitu memperkuat tanahdengan bahan tambah fly ash dan melihat pengaruhnya terhadap nilai CBR dan sifat -sifat propertis tanah.Pada penelitian ini dilakukan uji fisis dan pemadatan dilaboratorium tanpa bahan aditif. Kemudian dilakukan pencampuran bahan aditif berupa fly ash untuk pengujian California Bearing Ratio (CBR), batas cair, batas plastis, kadar air, dan berat jenis. Kadar fly ash yang digunakan untuk stabilisasi tanah yaitu 0%,10%, 20%, 30% dan 40%. Sedangkan pemeraman dilakukan selama nol hari. Abu terbang ini memiliki sifat semen bila diaplikasikan dengan tanah akan menambah kekuatan pada tanah ekspansif.Beradasarkan hasil pengujian fisik bahwa tanah tersebut masuk pada golongan tanah lempung anorganik dengan plastisitas rendah (CL), yang lolos saringan no. 200 sebesar 54.34%. Berdasarkan hasil pengujian CBR terlihat bahwa presentasefly ash 20% dapat meingkatkan nilai CBR yaitu pada penetrasi 0.1”sebesar 37.2% dan penetrasi 0,2” sebesar 38.6%. Pengujian sifat fisis tanah dengan campuran 20% fly ash, didapat berat jenis yaitu 3.40, kadar air yaitu 17.49%, Batas Cair (LL) yaitu 45%, Batas Plastis (PL) yaitu 24.93%, Indeks Plastistas (IP) yaitu 20.07%. Penambahan fly ash dapat menurunkan nilai batas cair dan batas plastis kemudian nilai indeks plastisitas cenderung mengalami penurunan juga
Pemanfaatan Serbuk Cangkang Telur Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah dan Pengaruhnya Terhadap Nilai California Bearing Ratio (CBR) Woelandari Fathonah; Enden Mina; Rama Indera Kusuma; Novarin Salim
Jurnal Fondasi Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v10i2.12462

Abstract

Material dasar yang memiliki peran penting dalam pekerjaan konstruksi seperti perkerasan jalan adalah tanah. Tanah dengan daya dukung rendah akan membuat struktur diatasnya (seperti jalan) menjadi rusak. Salah satu jalan yang memiliki daya dukung rendah adalah Jalan Desa Cibingbin, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang. Setelah dilakukan pemeriksaan kondisi tanah menggunakan alat Dynamic Cone Penetrometer (DCP) didapatkan nilai CBR 2,667%. Hal ini membuat tanah perlu dilakukan perbaikan atau stabilisasi tanah untuk meningkatkan nilai California Bearing Ratio (CBR).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi dan jenis tanah berdasarkan sistem USCS dengan melakukan pengujian analisa besar butir, batas-batas Atterberg, uji pemadatan, serta uji CBR Laboratorium yang bertujuan untuk mengetahui nilai CBR tanah sebelum dan sesudah distabilisasi dengan penambahan serbuk cangkang telur dengan variasi persentase 0%, 2%, 4%, 6%, 8%, 10%, 12% dan 14% dan variasi campuran 4%, 8%, 12% dan 14% pada pemeraman 3 hari.Dari hasil penelitian diperoleh klasifikasi tanah pada Jalan Desa Cibingbin, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang termasuk dalam jenis CH yaitu tanah lempung anorganik dengan plastisitas tinggi. Nilai CBR optimum didapat dari penambahan serbuk cangkang telur pada persentase campuran 12% dengan waktu pemeraman 3 hari, yaitu sebesar 10,4% yang termasuk kategori fair dan bisa digunakan menjadi subbase.
STABILISASI TANAH MENGGUNAKAN FLY ASH TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BEBAS BERDASARKAN VARIASI KADAR AIR OPTIMUM (Studi Kasus Jalan Raya Bojonegara, Kab. Serang ) Rama Indera Kusuma; Enden Mina; Akbar Prasetio Utomo
Jurnal Fondasi Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.995 KB) | DOI: 10.36055/jft.v6i1.2012

Abstract

Tanah merupakan dasar dari suatu konstruksi bangunan sipil yang menerima dan menahan beban dari suatu struktur di atasnya. Terdapat beberapa masalah yang harus dihadapi oleh seorang insinyur sipil di lapangan, dimana lokasi di daerah Jalan Raya Bojonegara KM 19 Kabupaten Serang memiliki karakteristik tanah yang kurang baik sehingga mengalami kerusakan pada jalan. Untuk menambah kekuatan dan memperbaiki daya dukungnya perlu salah satu metode yang dilakukan upaya stabilisasi pada tanah di lokasi tesebut. Penambahan abu terbang merupakan salah satu cara stabilisasi tanah ekspansif yang paling efektif, karena abu terbang bersifat pozzolan yang dapat mengikat mineral tanah menjadi padat, sehingga dapat mengurangi kembang susut tanah dan menambahkan nilai kekuatan tanah.Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi klasifikasi tanah, indeks plastisitas tanah dan mengetahui nilai kuat tekan bebas serta pengaruh penambahan fly ash terhadap sifat fisik tanah dalam kondisi eksisting.Kadar air benda uji diambil dari hasil pemadatan proctor untuk campuran benda uji menggunakan kadar air optimum dengan variasi campuran abu terbang 0%, 10%, 20%,dan 30%.Dari hasil pengujian diperoleh tanah yang di stabilisasi dengan fly ash pada variasi 0%, 10%, 20%, dan 30% menunjukkan adanya peningkatan nilai daya dukung, dan menurunkan batas plastis, batas cair tanah serta nilai berat jenis tanah. Nilai UCT (Unconfined Compression Test) terbesar terdapat pada tanah campuran dengan kadar fly ash sebesar 30% dengan pemeraman selama 28 hari yaitu sebesar 2.4 kg/cm kenaikan nilai kuat tekan sebesar 36.1% dari nilai kuat tekan awal tanpa bahan campuran, penambahan fly ash menurunkan nilai batas plastis dan batas cair serta menurunkan nilai berat jenis
STABILISASI TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN FLY ASH TERHADAP NILAI CBR Rama Indera Kusuma; Enden Mina; Achmad Fauzi Irhamna
Jurnal Fondasi Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.866 KB) | DOI: 10.36055/jft.v2i2.1731

Abstract

Dalam pelaksanaan membangun suatu jalan sering dijumpai kondisi tanah yang kurang baik dengan sifat kembang susut tinggi (Plastis) yang menyebabkan kerusakkan pada struktur jalan sehingga menjadi bergelombang atau retak-retak. Pada penelitian ini dilakukan beberapa pengujian yaitu pengujian fisik tanah dan pengujian CBR. Pengujian fisik tanah diantaranya analisa besar butir, hidrometer, berat jenis butir, kadar air, batas plastis, batas cair, dan pemadatan. Sedangkan pada pengujian CBR dilakukan dengan cara stabilisasi tanah menggunakan bahan aditif berupa fly ash dengan nilai CBR (California Bearing Ratio). Hasil pengujian fisik tanah menunjukkan bahwa tanah tersebut masuk pada golongan tanah lempung tak organik dengan plastisitas tinggi (CH) dengan nilai lolos saringan no. 200 sebesar 67.27%, hidrometer kandungan lempung sebesar 65%, berat jenis = 2.74%, kadar air mula-mula = 35.974%, Batas Cair (LL) = 70.35%, Batas Plastis (PL) = 45%, indeks plastis (PI) = 25%, kadar air optimum = 35.8%, dan d maksimum = 1.317 gr/cm3. Hasil pengujian CBR terlihat bahwa baik waktu pemeraman maupun presentasi fly ash yangdiberikan pada material pengujian akan mempengaruhi presentasi nilai CBR. Terbukti dengan lamanya pemeraman selama 28 hari dan bahan campuran sebesar 30% menghasilkan nilai CBR hingga 36.35%.
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Pasir Pantai Terhadap Nilai CBR Unsoaked Rama Indera Kusuma; Enden Mina; Woelandari Fathonah; Rizqi Cahyo Nugroho
Jurnal Fondasi Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v0i0.14474

Abstract

Permasalahan akan kekuatan dan ketahanan tanah merupakan salah satu hal yang sangat perlu diperhatikan dalam suatu perencanaan dan pekerjaan  suatu  konstruksi  bangunan  sipil. Hal ini dikarenakan tanah yang dimaksud berfungsi sebagai media yang menahan beban atau aksi dari konstruksi yang dibangun di atasnya. Konstruksi tanah di Jalan Kampung Juhut Kec. Karang Tanjung Kabupaten Pandeglang mempunyai daya dukung yang rendah dengan memiliki nilai California Bearing Ratio sebesar 3,1% dengan pengujian Dynamic Cone Penetration, sehingga nilai California Bearing Ratio di jalan tersebut dibawah standar yaitu sebesar 5%, maka tanah tersebut perlu dilakukan stabilisasi. Stabilisasi menggunakan bahan pasir pantai merupakan salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan kekuatan yang diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan klasifikasi tanah di Jalan Kampung Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, Kab. Pandeglang dengan metode Unified Soil Classification System (USCS). Serta mengetahui nilai CBR tidak terendam dengan penambahan pasir pantai persentase 0%, 12%, 24%, dan 36% dengan pemeraman selama 0, 7, 14 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan sistem klasifikasi USCS jenis tanah di daerah tersebut termasuk dalam klasifikasi OH, yaitu tanah lempung organik dengan plastisitas sedang hingga tinggi. Berdasarkan hasil penambahan pasir pantai sebesar 36% dan pemeraman selama 14 hari nilai CBR paling tinggi yaitu 28% dan masuk dalam kategori good untuk base atau subbase.
STABILISASI TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN PASIR LAUT DAN PENGARUHNYA TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BEBAS (Studi Kasus :Jalan Mangkualam Kecamatan Cimanggu – Banten) Enden Mina; Rama Indera Kusuma; Jamatul Ridwan
Jurnal Fondasi Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.636 KB) | DOI: 10.36055/jft.v6i2.2472

Abstract

Stabilisasi tanah adalah pencampuran tanah dengan bahan tertentu untuk memperbaiki sifat-sifat propertis tanah agar memenuhi syara tteknis tertentu. Sifat- sifat propertis tanah seperti daya dukung (CBR) dan kuat tekan bebas (UCT) tanah lempung umumnya rendah. Seperti halnya kondisi tanah pada ruas jalan Desa Mangkualam Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang yang tinggi plastisitasnya sehingga subgrade pada ruas jalan tersebut mengalami kembang susut. Oleh sebab itu untuk mensiasati masalah tersebut perlu dilakukan perbaikan. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui klasisifikasi tanah, indeks plastisitas tanah dan mengetahui pengaruh penambahan pasir laut terhadap sifat fisik tanah, serta mengetahui nilai kuat tekan bebas (UCT) tanah dalam kondisi eksisting dan setelah dicampurkan pasir laut. Metode stabilisasidengan campuran pasir laut 0%, 10%, 20% dan 30% diambil berdasarkan berat isi kering tanah, dan kadar air benda uji diambil dari hasil pemadatan proctor standar dengan variasi campuran pasir laut. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa penambahan pasir laut sampai dengan 30% mengalami penurunan terhadap nilai indeks plastisitas dari 19,60% menjadi 11,50%. Pencampuran 30% pasir laut didapat nilai maksimum kuat tekan bebas (UCT) dari 3,550 kg/cm2 menjadi 19,600 kg/cm2.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan pasir laut dengan persentase pasir laut sebesar 30% adalah cukup baik untuk mengurangi nilai plastisitas, selain dapat meningkatkan daya dukung tanah berdasarkan nilai kuat tekan bebas (UCT) dengan kategori baik sebagai subgradeStabilisasi tanah adalah pencampuran tanah dengan bahan tertentu untuk memperbaiki sifat-sifat propertistanah agar memenuhi syarat teknis tertentu. Sifat- sifat propertis tanah seperti daya dukung (CBR)dan kuattekan bebas (UCT)tanah lempung umumnya rendah. Seperti halnya kondisi tanah pada ruas jalan DesaMangkualam Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang yang tinggi plastisitasnya sehingga subgradepada ruas jalan tersebut mengalami kembang susut. Oleh sebab itu untuk mensiasati masalah tersebut perludilakukan perbaikan. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui klasisifikasi tanah, indeks plastisitas tanahdan mengetahui pengaruh penambahan pasir laut terhadap sifat fisik tanah, serta mengetahui nilai kuat tekanbebas (UCT)tanah dalam kondisi eksisting dan setelah dicampurkan pasir laut. Metode stabilisasi dengancampuran pasir laut 0%, 10%, 20% dan 30% diambil berdasarkan berat isi kering tanah, dan kadar air bendauji diambil dari hasil pemadatan proctor standar dengan variasi campuran pasir laut. Hasil penelitianmenunjukkan, bahwa penambahan pasir laut sampai dengan 30% mengalami penurunan terhadap nilai indeksplastisitas dari 19,60% menjadi 11,50%. Pencampuran 30% pasir laut didapat nilai maksimum kuat tekanbebas (UCT) dari 3,550 kg/cm2menjadi 19,600 kg/cm2. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwapenggunaan pasir laut dengan persentase pasir laut sebesar 30% adalah cukup baik untuk mengurangi nilaiplastisitas, selain dapat meningkatkan daya dukung tanah berdasarkan nilai kuat tekan bebas (UCT)dengankategori baik sebagai subgrade
Co-Authors Abdurohim Abdurohim, Abdurohim Abdurrohim Abdurrohim Abdurrohim, Abdurrohim Abdurrohim, Abdurrohim Achmad Fauzi Irhamna Aditya, Muhamad Rafly Aditya, Zulfan Agustia Tridasa Agustia Tridasa Ningsih Ahmad Vicky Maulana Akbar Prasetio Utomo Amalia, Risty Anisa Fitri Ramadhani Anisa Ulfa Aprilia Maharani Arief Budiman Arief Budiman Arum, Amalia Syarifah Ashari, Salsabila Joesi Nur Asmara, Tabitha Puspaning Bambang Adhi Priyambodho Bambang Adhi Priyambodho Budiman, Arief Citra Diah Kartika Deden Setiawan Desmawan, Deris Dicky Damari Dwi Esti Intari Dwi Esti Intari Dwi Novi Setiawati Dwi Yanul Ihsan Egi Ardhika Winata Enden Mina Enden Mina Enden Mina, Enden Ero Prahara Mahardika Eryani Siti Maryam Fahrus Sabri Fathonah, Woelandari Fathonah, Woelandari Gilbran Althaf, Machammad Wally Haryadi Haryadi Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Hendrian Budi Bagus Kuncoro Heri Kusharyanto Heri Mulyono Herlambang Wibowo IBRANI, EWING YUVISA Ina Asha Nurjanah Iqbal, Farhan Pauzul Jamatul Ridwan Jenfatika Chandra Kiki Ariandhika Muzaky Kulsum Kulsum Kuncoro, Hendrian Budi Bagus Lambok Rumiris Gultom Maryani, Yeyen Mina, Enden Mina, Enden Mina, Enden Mina, Enden Mohamad Ainal Yaqien Muhamad Rafly Aditya Muhammad Fadhil Choliq Muhammad Parma Lovan Tora Muhammad Radityagifari Nabila Lita Aulia Nada Shafa Soraya Gandakusumah Nadia Fadillah Naufal Abdurrasyid Naufal Fakhri Ngakan Putu Purnaditya Novarin Salim Nurhayati Soleha, Nurhayati Nuri Kurniawan Nursoliha . Nustin Merdiana Dewantari Nyi Raden Ruyani Oktavianus, Afriman Pasadena Rosa Hasibuan Priyambodho, Bambang Adhi Purnaditya, Ngakan Putu Purnama, Dicki Dian Qurrotul Milania Rahmania, Bunga Raihan Afif Sukmana Ramadhan, Thanara Ramdani, Fahreza Restu Wigati Restu Wigati Restu Wigati Restu Wigati, Restu Rifky Ujianto Rifky Ujianto Rifky Ujianto Rifky Ujianto Rizqi Cahyo Nugroho Rochmadi Eko Susilo Rudi Zulfikar Rufky Ujianto Salsabilla Meidy Arini Putri Setiawati, Dwi Novi Shandi Irfani Sasmita Soedarsono Soedarsono Soelarso Soelarso Sudirman Sudirman Sunan Dwimanda Susanti, Shofarina Ika Juniar Syaifudin, Rizal Tarihoran, Rona Ulita Tri Wahyudi Ujang Sumarwan Ujianto, Rifky Ujianto, Rifky Vihawian, Vini Vindo, Alberto Dwi Weby Rizka Amala Wigati, Restu Wigati, Restu Yuda Inayatullah Yuli Fajarwati Yulistian Zahirah Ismi Sausan Zera Ilham Yasin Zulmahdi Darwis Zulmahdi Darwis