Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TINGKAT AKURASI MODEL TIGA DIMENSI GEDUNG PROF. H. SOEDARTO SH. MENGGUNAKAN TEKNOLOGI TERRESTRIAL LASER SCANNER (TLS) BERBASIS METODE TRAVERSE Yudo Prasetyo; Nurhadi Bashit
Elipsoida : Jurnal Geodesi dan Geomatika Vol 1, No 01 (2018): Volume 01 Issue 01 Year 2018
Publisher : Department of Geodesy Engineering, Faculty of Engineering, Diponegoro University,Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.396 KB) | DOI: 10.14710/elipsoida.2018.2815

Abstract

Perkembangan teknologi dokumentasi gedung secara spasial untuk konservasi dan perencanaan tata ruang semakin berkembang pesat. Seiring dengan perkembangan teknologi tersebut, urgensi tingkat ketelitian dalam suatu pengukuran juga semakin bergerak ke arah yang lebih tinggi dari waktu ke waktu. Salah satunya yang berkembang saat ini teknologi pembentukan objek tiga dimensi menggunakan peralatan Terrestrial Laser Scanner (TLS). Metode pengukuran TLS terdiri atas 4 metode yaitu : metode Cloud to Cloud, metode Target to Target, metode Traverse dan metode kombinasi. Ketelitian metode Traverse akan diujikan pada gedung Prof. H. Soedarto SH. Dengan tingkat ketelitiannya diujikan pada dua parameter yakni hasil metode registrasi dan hasil visualisasi model tiga dimensi. Metode yang dilakukan dalam uji ketelitian ini melakukan uji internal dengan perhitungan ketelitian hasil registrasi model point cloud antar metode registrasi pada perangkat lunak dan uji eksternal melalui analisis perbandingan jarak sisi bangunan menggunakan peralatan Total Station, perhitungan uji statistik serta melakukan analisis hasil visualisasi model tiga dimensi. Penelitian ini menghasilkan nilai ketelitian metode Traverse sebesar diperoleh nilai rata-rata validasi sebesar 0,004 meter dengan besaran ketelitian model RMSE sebesar ±0,00611 meter dengan ketelitian linear jaring poligon 13 titik kategori orde 4 sebesar 1 : 6.246,6 meter pada Gedung Prof.H.  Soedarto SH. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada para pengguna Terrestrial Laser Scanner (TLS) sebagai referensi mengenai tingkat ketelitian metode Traverse dalam pelaksanaan pengukuran suatu objek model tiga dimensi untuk keperluan dokumentasi gedung.
UJI KETELITIAN KLASIFIKASI BERBASIS OBJEK PADA CITRA QUICKBIRD Nurhadi Bashit; Yudo Prasetyo
Elipsoida : Jurnal Geodesi dan Geomatika Vol 1, No 01 (2018): Volume 01 Issue 01 Year 2018
Publisher : Department of Geodesy Engineering, Faculty of Engineering, Diponegoro University,Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.484 KB) | DOI: 10.14710/elipsoida.2018.2810

Abstract

Klasifikasi merupakan salah satu tahapan pada pengolahan citra yang bertujuan untuk memperoleh informasi dari data citra satelit. Klasifikasi berbasis objek merupakan algoritma klasifikasi yang bisa digunakan untuk melakukan pengolahan citra resolusi tinggi karena memanfaatkan unsur spektral, spasial, dan tekstur objek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan klasifikasi berbasis objek pada dua jenis citra yang tergolong sebagai citra resolusi tinggi. Penelitian ini menggunakan QuickBird direkam pada tahun 2010 yang memiliki resolusi spasial 0,6 meter, yang mencakup Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Survei lapangan dilakukan untuk mengidentifikasi skema klasifikasi dan menguji ketelitian klasifikasi. Klasifikasi dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu segmentasi, penentuan parameter merge, rule-based classification dan post classification. Klasifikasi berbasis objek memanfaatkan unsur spektral, spasial dan tekstur objek untuk melakukan pemisahan antar objek pada setiap kelas. Pemanfaatan unsur spasial objek ini merupakan keunggulan dari klasifikasi berbasis objek dalam melakukan klasifikasi citra resolusi tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa algoritma klasifikasi berbasis objek dapat melakukan klasifikasi penggunaan tanah pada citra QuickBird dapat menghasilkan ketelitian hingga 92.00% dan terdiri dari 17 kelas. Dengan demikian, klasifikasi berbasis objek sangat efektif dalam melakukan klasifikasi pada citra resolusi tinggi yang memiliki tingkat variasi objek yang beraneka ragam (heterogen). Klasifikasi berbasis objek dengan menggunakan citra resolusi tinggi dapat menghasilkan tingkat akurasi yang baik.
KAJIAN JALUR PELABUHAN “MARINE SCIENCE TECHNO PARK UNDIP” TELUK AWUR JEPARA MENGGUNAKAN MULTIBEAM ECHOSOUNDER (MBES) DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Bandi Sasmito; Yudo Prasetyo; LM Sabri; Moehammad Awaluddin
Elipsoida : Jurnal Geodesi dan Geomatika Vol 1, No 02 (2018): Volume 01 Issue 02 Year 2018
Publisher : Department of Geodesy Engineering, Faculty of Engineering, Diponegoro University,Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.174 KB) | DOI: 10.14710/elipsoida.2018.3696

Abstract

Universitas Diponegoro mempunyai Science and Technological Parks (STP) yang dibangun di Teluk Awur, Jepara yang diberi nama Marine Science Techno Park (MSTP). Dalam lingkungan MSTP terdapat fasilitas dermaga yang kini tidak dipergunakan dan terbengkalai. Penelitian ini bertujuan untuk mengaji jalur pelabuhan menuju dan keluar dermaga MSTP dengan data-data baru sehingga dermaga dapat dipergunakan. Metode yang digunakan adalah pengukuran kedalaman dengan peralatan Multibeam Echosounder (MBES). Sedangkan metode penentuan jalurnya menggunakan pemodelan dengan teknologi Sistem Informasi Geografis. Hasil pengolahan yang diharapkan adalah model dasar perairan MSTP dan analisis penentuan jalur pelabuhan keluar masuk dermaga yang disajikan secara spasial (Peta Tematik). Hasil diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam perancangan dan perencanaan revitalisasi MSTP dalam jangka panjang.Kata kunci :  Marine Science Techno Park, Multibeam Echosounder, Sistem Informasi Geografis             
MONITORING PENURUNAN MUKA TANAH AKIBAT GALIAN DAN TIMBUNAN PADA JALUR KONTRUKSI JALAN TOL SEMARANG-DEMAK SEGMEN STA 17-22 BERBASIS TEKNOLOGI UAV (UNMANNED AERIAL VEHICLE) Yudo Prasetyo; Fauzi Janu Amarrohman; Marissa Isabella Panggabean
Elipsoida : Jurnal Geodesi dan Geomatika Vol 4, No 01 (2021): Volume 04 Issue 01 Year 2021
Publisher : Department of Geodesy Engineering, Faculty of Engineering, Diponegoro University,Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/elipsoida.2021.11498

Abstract

Kecamatan Karangtengah merupakan salah satu kecamatan yang berada di area Kabupaten Demak yang rentan terhadap peristiwa Penurunan Muka Tanah (PMT) akibat dari endapan aluvial muda yang mendominasi di Desa Batu, Kedunguter, Dukun, Karangsari,Grogol dan Pulosari. Terkait peristiwa penurunan muka tanah ini, di lokasi ini juga sedang dilakukan pembangunan jalan tol Semarang-Demak yang berada pada STA 17-22. Penelitian ini menggunakan metode penggunaan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) untuk mendapatkan informasi perubahan volumetrik dengan menggunakan data Digital Elevation Model (DEM) yang terjadi selama rentang waktu penelitian pada wilayah pembangunan jalan tol. Metode perhitungan perubahan volumetrik tanah ini digunakan untuk melakukan kajian awal terhadap fenomena penurunan muka tanah (PMT). Hasil dari pengolahan UAV pada bulan 30 Agustus hingga 11 Oktober tahun 2020 menunjukkan bahwa penurunan muka tanah yang terjadi pada wilayah pembangunan jalan tol dengan penurunan tertinggi terjadi pada STA 20 sebesar 7,1 cm memiliki luas daerah penurunan 11,09 ha berada di Desa Karangsari serta penurunan terendah sebesar 2,7 cm pada STA 18 dengan luas area penurunan 7,41 cm berada di Desa Dukun. Luasan penurunan muka tanah yang terjadi adalah 42,55 ha (74,3%) dari luasan total area pembangunan jalan tol STA 17-22. Perubahan volume di sepanjang jalan tol  pada penelitian ini menunjukkan terjadinya kenaikan volume sebesar 92.824,42 m3 dikarenakan selama bulan Agustus hingga Oktober 2020 area jalan tol masih terus melakukan penimbunan, volume ini dihitung mulai dari akuisisi foto udara UAV pertama pada tanggal 30 Agustus hingga 11 Oktober 2020.
Pemetaan Dan Pengukuran Untuk Konstruksi Teknik Sipil Fauzi Janu Amarrohman; Bambang Darmo Yuwono; Moehammad Awaluddin; Yudo Prasetyo; Hana Sugiastu Firdaus; Nurhadi Bashit
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan penentuan posisi pada dekade terakhir ini telah mengarah kepada pemetaan digital. Perkembangan penentuan posisi tersebut tidak hanya pada bidang infrastruktur saja melainkan sudah merambah ke bidang lain seperti telekomunikasi, transportasi, industri perdagangan , pemukiman , perencanaan kota dan masih banyak lagi. Ketelitian posisi yang diperoleh akan tergantung pada beberapa faktor yaitu metode penentuan posisi, geometri satelit, tingkat ketelitian data, dan metode pengolahan datanya. Seiring kebutuhan penentuan posisi tersebut maka perlu pemahaman mengenai pengenalan pemetaan digital, instrumentasi, pengolahan, dan pemanfaatan teknologi pemetaan digital. Departemen Teknik Geodesi yang salah satunya mempelajari pemetaan dan pengembangan aplikasi bidang pengukuran dan penetaan bermaksud mengadakan program pengabdian kepada mayarakat untuk pemanfatan pemetaan dan pengukuran untuk konstriksi teknik sipil dan pekerjaan tanah. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk keaktifan dan pengabdian bagi Departemen Teknik Geodesi untuk memperkenalkan keilmuan kepada masyarakat. Hal ini yang mendasari Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro untuk mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk kegiatan. Pemetaan dan Pengukuran untuk Konstriksi Teknik Sipil dan Pekerjaan Tanah Untuk Siswa SMK Negeri 7 Semarang.
PEMBUATAN WEB-BLOG MULTI INFORMASI KEGIATAN WARGA RW013 KELURAHAN METESEH Bandi Sasmito; Yudo Prasetyo; Nurhadi Bashit
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membantu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah. Rukun Warga (RW) mempunyai tugas antara lain menyusun rencana dan melaksanakan pembangunan dengan mengembangkan aspirasi dan swadaya murni masyarakat serta memfasilitasi pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan dan kegiatan warga lainnya di lingkungan RW yang berbentuk swadaya dan/atau gotong royong dengan melibatkan seluruh warga mulai dari perencanaan sampai dengan pelaksanaan. Pembuatan Web-Blog RW, disamping membahas berbagai hal tentang profil RW013 secara umum  guna memenuhi tuntutan dan pelayanan akan informasi, juga dibuat untuk kelancaran arus informasi dari tingkat RW ke RT dan ke seluruh warga. Diharapkan dengan adanya blog ini, upaya pengelolaan lingkungan Warga di RW013 yang tentram, tertib dan aman, dapat terwujud. Luaran kegiatan ini berupa desain Web-blog yang nantinya dapat diisi Sistem informasi baik informasi kepemerintahan maupun dokumentasi kegiatan RW013 Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Hasil dari kegiatan ini menghasilkan sebuah Web-Blog dengan alamat https://rw13meteseh.home.blog/ Kata kunci : Web-Blog, Sistem Informasi, Rukun Warga
Penetapan Batas Desa Secara Kartometrik Menggunakan Citra QuickBird Nurhadi Bashit; Yudo Prasetyo; Hana Sugiastu Firdaus; Fauzi Janu Amarrohman
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batas wilayah merupakan suatu hal yang sangat penting guna untuk mengoptimalkan kewenangan suatu daerah. Batas wilayah mengalami permasalahan hingga batas antar desa yang saling tumpang tindih antara satu desa dengan desa yang lain. Batas wilayah desa yang sudah ditetapkan dengan baik akan memudahkan pemerintah desa dalam menjalankan kewenangan desa dalam melakukan penataan desa. Desa harus memiliki batas wilayah dan kewenangan desa sehingga adanya kewenangan tanpa batas wilayah akan menyebabkan banyak permasalahan. Penegasan batas wilayah desa menjadi sangat penting dalam menerapkan pembangunan desa berbasis asset desa sebagai modal pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Penegasan batas wilayah dapat dilakukan berdasarkan Undang-Undang Pembentukan Daerah yang diperjelas dalam peraturan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 76 Tahun 2012. Peraturan tersebut menjelaskan bahwa penegasan batas wiyalah dapat ditentukan menggunakan metode kartometrik. Metode kartometrik menghasilkan perundingan antara kedua wilayah yang saling berbatasan yang dituangkan menjadi titik-titik diatas peta kerja yang akan menjadikan batas definitif. Metode kartometrik dilaksanakan sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri No 76 Tahun 2012 yang menyatakan cara penegasan batas wilayah. Penegasan batas menggunakan metode kartometrik memiliki keunggulan seperti tanpa melakukan survei langsung dilapangan karena penentuan batas wilayah hanya hasil perundingan diatas peta kerja. Penegasan batas wilayah menggunakan metode kartometrik dengan memanfaatkan citra satelit resolusi tinggi diharapkan mampu memberikan hasil penentuan batas yang tidak kalah baik dengan survei secara terestris.
Study of the Impact of the Growth of Settlement Areas Against Decreased Capacity of Shallow Aquifer and Groundwater in Semarang City (2014-2017) Yudo Prasetyo
Jurnal Geospasial Indonesia Vol 2, No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jgise.40564

Abstract

The growth of urban areas dominated by residential and industrial land cover will encourage the high use of clean water and land loading (compaction due to building loads). The use of water in people's daily lives and industrial activities still relies on nature, namely in the form of groundwater or aquifers. Continuous water collection, especially in big cities in Indonesia, will have a negative impact on the environment which results in changes in the environment itself. Environmental changes due to the impact of taking water that might occur are land subsidence (LS). For this reason, this study will examine the relationship of the impact of the development of residential areas in the city of Semarang on the decline of shallow aquifer capacity (SAC) and LS.Observation of changes in KAD in this study was observed in the type of shallow aquifer using shallow wells (MAT) data. Whereas for observing land subsidence using the PS InSAR method. For the growth of the residential area of Semarang, it will be focused on the land cover of residential areas in the 2014-2017 period. The overlapping method is used to correlate the effect of changes in KAD and PMT in Semarang City.PS InSAR processing results obtained an average value of average land subsidence per year with a range of 0 ± 3.4 cm to 4.5 ± 3.4 cm and the results of processing obtained the largest land subsidence information found in the District of North Semarang, East Semarang, West Semarang, Pedurungan and Genuk. The change in KAD in the amount of 60% to> a decrease of> 80% occurred in Genuk Sub-District, North Semarang, West Semarang, Pedurungan, Gayamsari. Whereas settlements with population levels based on land use classification maps for settlements are in Genuk, West Semarang, Gayamsari, Pedurungan, Tembalang, and Banyumanik Districts
Studi Potensi Saddle Area di Bendungan Budong Budong Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Baharudin, Irfan; Sukamta, Sukamta; Prasetyo, Yudo
TEKNIK Vol. 45, No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i1.59153

Abstract

Analisis berbasis sistem informasi geografis (SIG) dapat memecahkan permasalahan teknis di bidang konstruksi, khususnya bendungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui area dengan elevasi lebih rendah dari muka air banjir (MAB) di Bendungan Budong-Budong. Metode yang digunakan adalah analisis  SIG  dengan melakukan overlay dari data spasial yaitu data DEMNAS, area genangan waduk, DAS, sungai dan anak sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis overlay dapat mendeteksi 5 lokasi dengan elevasi di bawah MAB (4 lokasi di sungai dan 1 lokasi di hutan). Survei validasi dilakukan untuk memastikan elevasi di lapangan menggunakan gps handheld pada titik yang berada di hutan. Hasil validasi menunjukkan elevasi di lapangan 70,98 m dimana sudah diatas MAN tetapi masih terdapat selisih elevasi dengan MAB. Selisih elevasi tersebut tidak terlalu berpengaruh terhadap operasional maupun keamanan Bendungan Budong-Budong. Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis SIG, khususnya analisis overlay, dapat menjadi solusi dalam pengambilan keputusan dan kebijakan dengan berbasis data spasial yang ada.
Analysis of Batik Solo Trans Service Area to Schools and Settlements in Surakarta City Syaharini, Jay She; Wijaya, Arwan Putra; Prasetyo, Yudo
Jurnal Planologi Vol 21, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpsa.v21i1.33217

Abstract

Surakarta city has public transportation called Batik Solo Trans (BST). Batik Solo Trans has a system of going up or down at certain locations called bus stops. However, the problems that arise are in the form of service and availability of BST stops for schools and settlements. It is necessary to analyze the BST bus stop service areas for schools and settlements in Surakarta City. This research is carry out using the Network Analysis method with a distance of 400 meters to determine the service coverage area from the Batik Solo Trans bus stop to schools and residential areas in Surakarta City. The results of the service area processing show that the service area at the existing BST bus stop can reach 126 elementary schools, 47 middle schools and 21 high schools in the city of Surakarta. Meanwhile, in settlements there are 43 urban villages that can already be served with existing BST bus stops. Then a recommendation is made for the potential of the BST bus stop so that it can serve schools and settlements in Surakarta city. The recommended BST bus stops are 11 stops spread across several locations.
Co-Authors Abdi Sukmono, Abdi Adito Maulana Adrian, Faizal Ibnu ADYVICTURA TINAMBUNAN Agree Isnasatrianto Ahmad Iqbal Maulana Lubis Aji, Bernardinus Joko Prakosta Santu Alfian Adi Atmaja Alfonsus Bima Samudra Alvatara Partogi Hutagalung Alvian Danu Wicaksono An Nisa Tri Rahmawati Anang Ikhwandito Andri Suprayogi Anggoro Pratomo Adi Annisa Apriliani Annisa Octaviana ARDI SETYO PRATOMO Ari Setiani Arief Laila Nugraha Ariescha Eko Yuniarto Arif Rahman Arwan Putra Wijaya Aryasatya, Muhammad Farhan Atina Qothrunnada Salsabila Azeriansyah, Reyhan Baharudin, Irfan Bahtiar Ibnu Lonita Bambang Darmo Yuwono Bambang Sudarsono Bandi Sasmito Bashit, Nurhadi Bernard Ray Barus Bilal Fadhlurrohman Billy Silaen Bram Ferdinand Saragih chotimah, Saffira noor Dafid Januar Dani Nur Martiana Daud Panji Permana David Jefferson Baris Dede Handoko Delima Canny Valentine Simarmata Deviana Putri Sunarernanda Dicky Nur Krisnha Dinoto, Tjiong, Susilo Dita Ariani Dita Rizki Amliana Dito Seno Aji DIYANAH DIYANAH Dzulvikar, Azfa Ahmad Emeralda Amirul Ariefa Fadlila Ananingtyas, Fadlila Faisal Aldin Faiz Mahbubi Fajriah Lita Pamungkasari Farras Nabilah Fatimah Putri Utami Fauzi Janu Amarrohman, Fauzi Janu Febriyanto, Atri Firman Hadi Fitrah Trikusuma Franstein Kevin J.B Galuh Puteri Saraswati Gantra S.D Hutahaean Gusmiarti, Neni Indah Hadi, Firman Hana Sugiastu Firdaus Hana Sugiastu Firdaus, Hana Sugiastu Hani'ah, Hani'ah Haniah Haniah Hanif Arafah Mustofa Hanum Fadhil Baihaqi Hanum Fadhil Baihaqi Harintaka Harintaka Hestiningsih Hestiningsih Ikhtifari, Muh. Nurshauma Imanuel Sitepu Indah Purwanti Jamilah, Mutiara Kurnia Wisnu Aziz Lanjar Cahyo Pambudi Laode M Sabri Lukman Jundi Fakhri Islam Luluk Dita Shafitri Maliha, Arnetta Tia Nur Marissa Isabella Panggabean Marissa Isabella Panggabean Maylani Daraputri Mazazatu Rosyada Moehammad Awaluddin Muhammad Adnan Yusuf, Muhammad Adnan Muhammad Arizar Hidayat Muhammad Helmi Muhammad Nur Khafidlin Muna, Nailatul Munajat, Thoriq Zein Nabila Rahmawati Nanang Noviantoro Prasetyo Narendra Sava Hanung Naryoko Naryoko Naufal Dwiakram NIRTANTO, ILHAAM CAHYA Nizma Humaidah Noviar Afrizal Wahyuananto Nuardi Dwi Pradipta Nurhadi Bashit Panji Pratama Putra Pran Shiska, Pran Qudriyah, Riska Amirotul Rahmawati, Nabila Ramadhani, Sekar Melati Rendi Aulia Retno Kusumaningrum Rifki Purnama Aji Rina Emelyana Riska Pratiwi Riza Ashar Rizqika, Salsabilla Nurul Sabri, LM Sawitri Subiyanto Setyo Ardy Gunawan Sintauli Manullang Sukamta Sukamta Sukamta Sukmawati Nur Endah Supriadi Sanjaya Purba Syachril Warasambi Mispaki Syaharini, Jay She Tegar Dio Arsadya Rahadian Tengku Oki Al Akbar Theresia Niken Kurnianingsih Thoriq Fajar Setiawan, Thoriq Fajar Ulifatus Sa'diyah Ulinnuha, Ilham Virgus - Arisondang Wahyuddin, Yasser Widi Wicaksono WIWIT PURWANTI Yonanda Simarsoit YULIA SAVIRA RACHMA Zainab Ramadhanis Zia Ul Maksum Zuraidha, Riza Nur