Joyo Nur Suyanto Gono
Departemen Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro, Semarang

Published : 102 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Efek Terpaan Iklan CRM (Customer Relationship Management) di Sosial Media, Branding Mazaya sebagai Make up Halal terhadap Tingkat Kepercayaan Konsumen Ambar Rakhmawati; Agus Naryoso; M Bayu Widagdo; Joyo NS Gono
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.406 KB)

Abstract

Perkembangan produk kosmetik di Indonesia semakin meningkat dari tahun ketahun. Dan salah satunya produk kosmetik di Indonesia adalah produk kosmetik daribrand Mazaya. Seiring jalannya waktu, perusahan berlomba memasarkan masing –masing produk dengan menggunakan iklan. Berbagai iklan mereka tayangkan untukmemberikan informasi produk yang mereka unggul kan. Selain itu para wanita lebihsering membuka media sosial dimanapun dan kapanpun. Hal ini membuat perusahaandari pihak Mazaya memasarkan produknya juga melalui iklan, tapi melalui mediasosial.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terpaan iklan CRM(Customer Relationship Management) di media sosial terhadap tingkat kepercayaankonsumen dan pengaruh branding Mazaya sebagai make up halal terhadap tingkatkepercayaan konsumen. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah CognitiveRespons Model dan Attitude Change Theory. Peneliti mewawancarai mahasiswiFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Undip sebanyak 50 orang untuk mengisikuesioner penelitian. Analisis Kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalahregression linier analysisHasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikanterpaan iklan CRM (Customer Relationship Management) di media sosial terhadaptingkat kepercayaan konsumen , dimana hasil hipotesis didapatkan nilai sig sebesar0,015 lebih kecil dari 0,05 dan t hitung sebesar 2,515 lebih besar dari 2,010.Danmenujukan branding Mazaya sebagai make up halal terhadap tingkat kepercayaankonsumen terdapat pengaruh positif dan signifikan, dimana hasil pengujian didapatkannilai sig sebesar 0,008 lebih kecil dari 0,05 dan t hitung sebesar 2,763 lebih besar dari2,012. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang erat terpaan iklan CRM(Customer Relationship Management) di media sosial terhadap tingkat kepercayaankonsumen dan terdapat pengaruh erat juga
Pandangan Penonton Tentang Wayang Kulit di Kanal Youtube Joyo Nur Suryanto Gono; Wiwied Noor Rakhmad
Biokultur Vol. 10 No. 2 (2021): Actors' Role in Their Societies
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/bk.v10i2.31265

Abstract

Menonton pertunjukan wayang kulit  memerlukan penghayatan cukup dalam. Muatan nilai-nilai dalam pagelaran wayang menggambarkan nilai-nilai kehidupaan sehari-hari di masyarakat, menempatkan diri pada tempat yang telah ditentukan oleh Tuhan. Peran Dalang sangat besar untuk mensosialisasikan nilai-nilai sosial yang terkandung dalam cerita wayang kulit agar bisa diterima dan diresapi penonton, menjadi tuntunan hidup manusia pada umumnya. Beberapa tahun terakhir penonton wayang mulai sepi. Tetapi kini, wayang kulit di upload lewat Youtube, dalam format YouTube ini muncul istilah dalang viral. Dalang yang dianggap paling viral saat ini adalah Ki Seno Nugroho dari Yogyakarta, karena memiliki paling banyak penggemar dan paling laris. Riset mengenai fenomena Dalang Seno yang sedang viral di Youtube, yang mengangkat persoalan bagaimana pengalaman penonton dalam menonton wayang kulit melalui YouTube memahami nilai-nilai sosial dalam pertunjukan wayang kulit Ki Seno Nugroho? Menggunakan metode fenomenologi, penelitian ini menunjukkan hasil bahwa, Dalang Seno memiliki kemampuan membangun cerita secara ringkas (padat), menceritakan perlawanan “abdi” terhadap raja, sehingga tidak membosankan, membangun gending garapan, tanpa tambahan musik modern, yang menarik. Pagelaran wayang melibatkan semua unsur, yaitu melibatkan dialog saat adegan “limbukan” atau “adegan goro-goro”, antara Dalang, Pesinden, Pengrawit, Crew film. Performansi dalang Seno dari dialog, sabetan, selalu menarik perhatian penonton. Jadi Dalang Seno mengutamakan pertunjukan wayang kulit dominan sebagai fungsi menghibur, sehingga nilai-nilai sosial yang disimbolkan dari wayang kulit tidak menonjol.
MANAGEMENT OF CHILDREN RELATIONSHIP THAT GROW AND DEVELOP IN EXTENDED FAMILIES Joyo Nur Suryanto Gono
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3 No 1 (2020): Branding and Promotion in The Digital Age
Publisher : Progdi Ilmu Komunikasi UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jkom.v3i1.65

Abstract

The family is function and is responsible for the process of child development. Parents are required to provide physical needs, guide, care for children to become an independent human being and are responsible for him. Even so, there are some families who are forced to care for their children in the extended family. The problem "how does the difference in meaning, care, can lead to conflict between parents and other extended family members? The purpose to examine the meaning and communication experience of parents and extended family members who are actively involved in child care. The method is a phenomenological approach. Primary data obtained from indepth interviews. The result that parenting is done by parents in terms of physical, psychological and social aspects in the form of love, attention, communication, learning, and control. Parenting is more appropriate for biological parents than for other figures who only pay attention and meet the needs of children when biological parents are not at home, for example, because they are working. Conflict resolution in large families tends to use collaboration style, extended family members discuss a problem to be solved together. The style of resolving individual conflicts is not always applied in the realm of extended families. They tend to adjust to other family members, especially in the interests of children.
Internet Access and the Potential in Facilitating Online Political Communication of Disabled Nurul Hasfi; Joyo NS Gono; Wiwid Noor Rakhmad
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24329/aspikom.v5i1.468

Abstract

Researchers defined Internet as a medium for overcoming the social exclusion of marginal groups, including the disabled. The increasing of the internet penetration in Indonesia should be an opportunity for the group to build inclusive elections. However, in the Indonesian context, non-disabled still controls virtual political space. This paper identifies the potential of the internet as a means of online political participation of disabled groups. Using the case study method in the context of 2018 Central Java Pilgub, researchers conducted in-depth interviews with the disabled, election organizers and disabled educational institutions in the Semarang city. The findings of the study indicate that certain diffables (physical, deaf and mild disabilities) have access to the internet, however there is no access to the interactive political communication. The internet has not functioned optimally as an Assistive Technology (AT) mainly caused by digital divide; skepticism to the internet and limited internet literacy.
ANALISIS STRATEGIS PUBLIC RELATIONS ZENIUS DALAM UPAYA MEMBANGUN BRANDING SEBAGAI PLATFORM MITRA BELAJAR DARING Khansa Faadilah; Agus Naryoso; Joyo Nur Suyanto Gono
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zenius merupakan salah satu platform edukasi berbasis teknologi (edtech) pionir di Indonesia. Akan tetapi, Zenius masih kalah dengan start up edtech lainnya yaitu Ruangguru dalam hal pendanaan, jumlah pengguna, dan jumlah unduhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi Public Relations Zenius dalam upaya membangun branding sebagai platform mitra belajar daring dengan menggunakan empat langkah Public Relations menurut Cutlip, Center, dan Broom. Hal tersebut meliputi aktivitas riset, perencanaan program, implementasi komunikasi, serta evaluasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus. Terdapat tiga teori yang digunakan yaitu Teori Integrasi Informasi, Excellence Theory of Public Relations, dan Teori Manajemen Impresi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dan wawancara dengan dua informan yang merupakan Public Relations Zenius. Penelitian ini mendapatkan hasil yaitu Public Relations Zenius melakukan tahap riset yang tergolong dalam secondary research secara terbatas, yakni dengan metode desktop research untuk membuat PR plan. Tahap perencanaan program yang mencakup penentuan peran Public Relations dalam membangun dan menjaga reputasi Zenius, penetapan goals yaitu menjadi top of mind dalam sektor edtech dan beberapa objective yang disesuaikan dengan business unit, stakeholders, dan target audiensnya, serta penyusunan strategi dengan menempatkan diri sebagai jurnalis, guna mendapat publisitas optimal. Tahap implementasi komunikasi dilakukan dengan menetapkan taktik sesuai strategi yang berfokus pada media, yaitu pengelolaan hubungan dengan media dan taktik-taktik yang dilakukan di media (news media) sehingga memiliki karakteristik yang paling sesuai dengan Public Information Model yang berfokus pada penyebaran informasi untuk meningkatkan awareness. Pada tahap evaluasi, Public Relations Zenius telah melakukan level preparation evaluation, implementation evaluation namun belum melakukan level ketiga yaitu impact evaluation.
Pengaruh Terpaan Promosi Vaksin dan Intensitas Penggunaan Media Sosial Terhadap Tingkat Pemahaman pada Vaksinasi Covid-19 Ahmad Firdaus Faza; Yanuar Luqman; Joyo Nur Suyanto Gono
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terpaan promosi vaksin dan intensitas penggunaan media sosial terhadap tingkat pemahaman vaksinasi covid-19 pada masyarakat Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori dengan populasi berusia 20 – 35 tahun yang aktif menggunakan media sosial dan pernah mendapat terpaan promosi vaksin covid19. Sampel berjumlah 100 orang dengan teknik pengambilan sample yaitu probability sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh dari promosi vaksin terhadap tingkat pemahaman vaksinasi covid-19 dengan nilai signifikansi 0,063, sehingga hipotesis pertama ditolak. Pada hipotesis kedua menunjukkan terdapat pengaruh signifikan antara intensitas penggunaan media sosial terhadap tingkat pemahaman vaksinasi covid-19 dengan nilai signifikansi 0,001 dan koefisien regresi 0,438. Artinya semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial maka semakin meningkat juga tingkat pemahaman vaksinasi covid-19 seseorang.
KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING GURU DALAM MEMOTIVASI PRESTASI BELAJAR SISWA DI MASA PANDEMI COVID-19 Reza Andriana Dewanti; Agus Naryoso; Joyo Nur Suryanto Gono
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Distance Learning (PJJ) arises because of the Pandemi Covid-19, and in its implementation, PJJ is considered to reduce the motivation of student learning in Indonesia, seen from the impairment of academic grades of high school students in several schools in Indonesia. The role of the public speaking capability that teachers have is crucial, because if the teacher has a good public speaking capabilities in teaching, it will be able to increase the motivation of their students to study. But in reality, there are still many cases and assumptions about the public speaking ability of teachers who are still far from expectations, especially during this Distance Learning (PJJ) era, which can be one of the problems of education in Indonesia. This study aims to explain how the experience of teachers using public speaking skills in motivating student achievement during the Covid-19 pandemic, using qualitative methods and a phenomenological approach. Theory and concept used to support this research are the Rhetorical Theory and Persuasive Communication. The data collection method used was interviews and observation, with 6 informants consisting of 1 public and 1 private high school teachers, 2 state high school students, and 2 private high school students who were conducting teaching and learning activities, both online and face to face during the Covid-19 pandemic. The results of this study found that during Distance Learning (PJJ), the teacher's teaching load was indeed increased, but the experience of teachers using their public speaking skills in teaching during this pandemic as a whole has fulfilled all three rhetorical evidences from Aristotle, namely ethos, pathos, and logos. Each teacher in a school with different categories and conditions of students, in this case the superior and non-superior schools have different persuasive ways or approaches in teaching. The inhibiting factors for student learning motivation during the Covid-19 pandemic are the feeling of laziness, boredom, fatigue that appears when school is online, the lack of interaction between teachers and students, the influence of social media and games, and signal disturbances during school.
PENGELOLAAN SIFAT ANTAGONIS PASANGAN DALAM HUBUNGAN ASMARA BEDA USIA Anastasia Betsy Palupi; Agus Naryoso; Joyo Nur Suyanto Gono
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sifat antagonis merupakan sifat individu yang menunjukkan kurangnya motivasi untuk memelihara keharmonisan hubungan interpersonal yang positif dengan orang lain. Dalam hubungan asmara, individu yang memiliki sifat antagonis cenderung suka melakukan perilaku yang menyakiti pasangan dan merusak hubungan. Untuk itu, perlu dilakukan langkah pengelolaan sifat antagonis yang dimiliki masing-masing individu dalam hubungan, sehingga sifat ini tidak mengganggu hubungan, dan hubungan tetap langgeng serta harmonis. Dalam perspektif Relationship Maintenance Theory, pemeliharaan hubungan dilakukan untuk mempertahankan keberadaan hubungan, menjaga hubungan agar tetap berada pada kondisi tertentu, menjaga hubungan agar tetap dalam kondisi yang memuaskan, serta untuk memperbaiki hubungan. Dengan tujuan ini, pengelolaan sifat antagonis penting dalam pemeliharaan keharmonisan hubungan asmara. Dalam hubungan asmara di mana kedua individu di dalamnya memiliki perbedaan usia, ini menjadi tantangan karena kedua individu berada pada tahap perkembangan kehidupan yang berbeda, sehingga memungkinkan pasangan memiliki perspektif dan cara yang berbeda dalam mengelola sifat antagonis satu sama lain. Keduanya perlu menegosiasikan langkah yang tepat dalam mengelola sifat antagonis satu sama lain untuk memelihara hubungan. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa hal ini dilakukan dengan bersikap terbuka, berempati, mendukung, bersikap positif, saling menghargai, saling membutuhkan dengan pasangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman pengelolaan sifat antagonis pasangan dalam hubungan asmara berpacaran beda usia, dengan menggunakan metode kualitiatif dengan pendekatan fenomenologi. Subyek penelitian ini adalah individu laki-laki dan perempuan berusia 18 tahun ke atas yang menjalani hubungan berpacaran beda usia dengan perbedaan usia 4 tahun ke atas, dan memiliki sifat antagonis. Data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah pemerliharaan hubungan yang dilakukan pasangan dalam mengelola sifat antagonis satu sama lain antara lain positivity, openness, assurances, social networks, joint activities, talk, mediated communication, avoidance, antisocial behavior, affection, dan focus on self.
MANAJEMEN KONFLIK DALAM KOMUNIKASI PASANGAN SUAMI-ISTRI BEDA ETNIS R. Milwanda Nadika S.; Turnomo Rahardjo; Joyo Nur Suryanto Gono
Interaksi Online Vol 10, No 4: Oktober 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan latar belakang budaya pada pasangan suami-istri beda etnis dapat memicu terjadinya kesalahpahaman dalam berkomunikasi dan hal tersebut dapat menimbulkan konflik dalam rumah tangga. Pasangan melewati proses adaptasi budaya dan tantangan budaya sehingga perlu melakukan manajemen konflik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana komunikasi yang terjalin pada pasangan suami-istri dengan melihat adaptasi budaya, tantangan budaya, dan manajemen konflik yang dilakukan pasangan suami-istri beda etnis. Teori yang digunakan adalah Teori Negosiasi Muka oleh Ting Toomey dan Teori Pengelolaan Identitas oleh Imahori dan Cupach. Jenis penelitian ini adalah tipe deskriptif kualitatif dan dilakukan dengan pendekatan fenomenologi yang berfokus pada pengalaman yang dimiliki oleh informan. Untuk menggali informasi mengenai pengalaman dalam manajemen konflik, peneliti menggunakan teknik wawancara mendalam (in depth interview) dalam proses pengambilan data. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap pasangan Jawa-Koja, Jawa-Tiongoa, dan Jawa-Minang, ditemukan bahwa konflik dalam pernikahan beda etnis berkaitan dengan perbedaan latar belakang budaya, seperti kesalahpahamandalam berkomunikasi, perbedaan karakter, perbedaan cara merespon konflik dan sikap dalam menyelesaikan masalah, kesalahpahaman dalam berkomunikasi hingga perbedaan prinsip dalam mendidik anak. Model manajemen konflik yang digunakan oleh pasangan dalam penelitian ini yaitu, model manajemen konflik menghindar, mengutarakan perasaan, mendominasi, dan kompromi. Dalam hasil penelitian pada pernikahan beda etnis terjadi ancaman terhadap identitas budaya berupa kebekuan identitas dan dialektika rupa sendiri dan orang lain.
PENGARUH TERPAAN IKLAN LAZADA DAN DAYA TARIK BRAND AMBASSADOR TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI LAZADA Ilman Mursid Andaru; Agus Naryoso; Joyo Nur Suryanto Gono
Interaksi Online Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang signifikan bagi dunia. Salah satu bidang yang terkena dampaknya adalah cara hidup masyarakat Indonesia. Survei SnapCart global yang dilakukan di Indonesia selama COVID-19 mengungkapkan bahwa 78% konsumen telah beralih ke pembelian online. Selain itu, produsen dan pelanggan di Indonesia menghadapi lebih banyak kesulitan meskipun bisnis internet semakin populer di sana. Meski Lazada gencar menerapkan strategi pemasaran melalui berbagai promosi dari iklan yang ditampilkan dan menggunakan brand ambassador ternama asal Korea Selatan, yakni Hyun Bin, Lazada masih tertinggal dari e-commerce lain seperti Tokopedia dan Shopee. Lazada adalah perusahaan e- commerce dengan visi untuk dapat mendominasi di Asia Tenggara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana paparan iklan Lazada dan daya tarik brand ambassador mempengaruhi keputusan pembelian Lazada. Teori Periklanan yang Kuat dan Daya Tarik Sumber digunakan dalam penelitian ini. Peneliti menggunakan teknik numerik. Purposive sampling digunakan untuk memilih sampel penelitian ini, yang terdiri dari 80 responden. Berdasarkan temuan penelitian terdapat pengaruh yang cukup besar karena hasil uji regresi linier berganda memiliki nilai 0,000 < 0,05. Selain itu, nilai koefisien determinasi atau hasil RSquare menunjukkan angka sebesar 0,258, atau dapat disimpulkan bahwa 25,8% terpaan iklan Lazada (X1) dan daya tarik brand ambassador (X2) berpengaruh terhadap keputusan pembelian di Lazada (Y), dengan sisanya 74,2% disesuaikan dengan faktor tambahan yang tidak termasuk dalam variabel penelitian yang diselidiki. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa hipotesis pertama (H1) dan hipotesis kedua (H2) dapat diterimaPenelitian yang berjudul “Pengaruh Terpaan Iklan Lazada dan Daya Tarik Brand Ambassador terhadap Keputusan Pembelian di Lazada” memiliki sistematika penulisan yang terkategori pada lima bab. Bab pertama mencangkup latar belakang penelitian, rumusan masalah, kerangka teori, dan metodologi penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini. Selanjutnya, pada bab kedua, pembaca dapat menemukan penjelasan lebih lanjut mengenai yang Berkaitan dengan setiap variabel yang diteliti. Hasil temuan penelitian pada masing-masing variabel terpaan iklan Lazada dan daya tarik brand ambassador terhadap keputusan pembelian dipaparkan pada bab ketiga. Sementara itu, hasil pengujian hipotesis dan analisis pada penelitian ini di uraikan oleh peneliti pada bab keempat beserta pembahasannya. Kemudian, pada bab kelima peneliti menguraikan keismpulan yang telah didapatkan dari hasil penelitian dan pengujian hipotesis serta saran yang ditujukan kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan topik dalam penelitian ini. Demikian skripsi ini disusun dengan sebaik-baiknya, penulis sadar bahwa masih terdapat pelbagai kekurangan dan kelemahan dalam skripsi yang telah disajikan oleh penulis. Dengan demikian, penulis terbuka untuk kritik dan saran yang diberikan para pembacanya demi membangun penelitian yang lebih berkualitas pada masa mendatang. Kemudian, penulis memberikan dedikasi skripsi ini agar dapat bermanfaat untuk kalangan akademisi serta terkhusus pada setiap pembacanya.
Co-Authors Abigail Betsy Eliasta Roos Abilangga . Adi Anggoro, Indra Adi Nugroho Adi Nugroho Adi Nugroho Adydhatya Della Pahlevi Agus Naryoso Ahmad Firdaus Faza Aisyah Nur Iswahyudi, Farah Akbar, Bintang Alya Anwar, Rizqika Amanda Meipuspa Nusa Ambar Rakhmawati Anastasia Betsy Palupi Andhika Putra Nugraha Anggita Muti Arani Zulaikho Anike Puspita Yunita Aqila Nur Iswahyudi, Shima Ardani, Fransisca Arif Andhika, Wisnu Arifa Rachma Febriyani Arinda Putri Oktaviani Arma Ngabeti Asri Bryllianissa, Fadhilla Asty Setiandini Ayu Nabilla, Ayu Azalea Puspa Sessarina Bagas Satria Pamungkas Bayu Widagdo, Muhammad Beta Himawan Putra, Beta Himawan Burhanudin Ilham Wibawa, Muhammmad Cokky _ Desy Kurniasari Dinda Dwimanda Wahyuningtias Djoko Setyabudi Dody Pradana Eryanto Elisabeth Putri Widasari Faradila, Sabna Fauzi, Aldi Fetiyana Luthfi Prihandini Feyza Syifa Ashila Fitriani Sholekha, Hillda Fitriyani, Putri Frieda Isyana Putri Gibran, Alvien Gofita Dharana Zenaislamey Novadhiyavast Hapsari Dwiningtyas Hapsari Dwiningtyas S Hapsari Dwiningtyas S, Hapsari Dwiningtyas Hapsari Dwiningtyas Sulistyani Hayu Pratiwi Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hidayat Putra, Syahida Alam Gitanjali Himawan, Hilmi Ika Adelia Iswari Ilman Mursid Andaru Irfan Zuldi Jan Khairuzzaman, Alief Khansa Faadilah Krisan Putri, Florentina Kurnia Primareta Langgeng Irma Salugiasih Lintang Ratri Rahmiaji Lovegi David Sanjaya, Lovegi David M Bayu Widagdo M Yulianto Madani, Ndaru Maharani Harris, Marsya Mateus Sianturi, Primus Miratus Sholekhah, Ana Much Yulianto Much Yulianto M.Si Much Yulianto M.Si, Much Yulianto Much. Yulianto Muhammad Aldien Priambodo Muhammad Raditya Dwi Adhyatma Muhammad Wahyu Rizki Waskita Nadia Hutaminingtyas Naufal Farid Jayendar Nicolas Handoko Raharjo, Nicolas Handoko Nisa Bela Dina, Nisa Bela Nur Shafira, Hana Nurhanatiyas Mahardika Nurist Surayya Ulfa Nurul Hasfi Octaviani, Averina Oithona Gracelia R. Hutabarat, Oithona Gracelia R. Otto Fauzie Haloho Pinondang Caroline, Andrea Primada Qurrota Ayun R. Milwanda Nadika S. Rachma Fitriani, Areta Radinda N Harahap Razan Fathantra, Ryan Renata Alma Ratu Nabila Reza Andriana Dewanti Ribka Minatisari Sekeon Rimadhani Putri Budiana Rindhianti Novita Sari Rizky Kusnianto Rumi Aulia Rahmanisa S Rouli Manalu Septiana Wulandari Suparyo Siti Hawa . Sri Budi Lestari Sri Widowati Sri Widowati Herieningsih Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Susi Santiaji Swasti Kirana Putri, Swasti Kirana Syafiq Muhammad Qualitoaji Tandiyo Pradekso Tandiyo Pradekso Taufik Suprihatini Taufik Suprihatini Triono Lukmantoro Triyono Lukmantoro Triyono Lukmantoro Triyono Lukmantoro Turnomo Rahardjo Umi Nafiatul Udkhiyah Wahyu Aji Hernawan, Dhimas Widya K. Siahaan Wimala Wimardana Wiwid Noor Rakhmad Wiwied Noor Rakhmad Yanuar Luqman Yoga Yuniadi Yolanda Christin, Urimiana Yosua, Christian Yuanisa Meistha Yunisa Wirastanti, Tiara Zakira, Tuhfah