Claim Missing Document
Check
Articles

Pengalaman Komunikasi Orang Tua Terhadap Pendampingan Menggunakan Smartphone dan Internet Sarah Veradinata Purba; Hedi Pudjo Santosa; M Bayu Widagdo; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.405 KB)

Abstract

Smartphone and the internet is one of the new things that interest youngpeople nowadays especially among school age children. In the environmentalguidelines for schools, Smartphone and the internet have become mandatoryitems brought to be able to get along. This research aims to know thecommunication experience of parents in doing this against the use of Smartphoneand the internet. This study uses qualitative methods with phenomenologicalapproach. Informants in this study are the parents and children of 6 pairs. Theresults of this research were obtained that parents give the Smartphone andinternet facilities to the child because it wants his son to be able to get along andnot outdated. In addition to that of the research results are also obtained that thechild learns the internet the first time is from the experience of children see theirparents with internet and Smartphone, and the average child can already use theinternet since primary school. Mentoring is done by the parents the child'scommunication with disembodied here, where parents give advice – advice to thechild in the use of Smartphone and the internet
PEMBUATAN WEBSITE BERITA www.seputarpewarta.com (Fotografer dan Designer Grafis) KARYA BIDANG Fransiscus Anton Saputro; M Rofiuddin; Triyono Lukmantoro; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 3, No 4: Oktober 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.308 KB)

Abstract

Berkembangnya teknologi elektronik dari waktu ke waktu memaksa media ikut serta dalam perkembangan ini. Dimulai dari media konvensional, kemudian berkembang menjadi media penyiaran seperti radio dan televisi. Terlebih lagi, saat ini mulai muncul istilah “media baru”. Media baru atau media online berisikian situs-situs berita, jejaring sosial, dan masih banyak lagi situs informasi lainnya. Perkembangan situs website lebih tersegmentasi. Ada situs tertentu yang membahas soal kesehatan, gaya hidup, olahraga, dan lainnya. Sangat jarang ditemui situs website yang memberitakan lebih dari satu tema. Melihat peluang ini, website berita www.seputarpewarta.com hadir untuk memberikan informasi seputar isu-isu dan kegiatan jurnalis khususnya yang ada di Kota Semarang.Pada website www.seputarpewarta.com, seorang reporter bertugas menentukan jadwal liputan, membuat berita, dan mengirim berita itu pada editor. Editor bertugas melakukan editing pada tulisan sebelum di tampilkan di website. Selain itu, terdapat pula fotografer dan designer grafis. Fotografer bertugas mendokumentasikan kegiatan yang mana menjadi ilustrasi dari berita yang ditulis reporter. Designer grafis bertugas melakukan design pada tampilan website, melakukan edit foto, dan juga menampilkan berita di website www.seputarpewarta.com. Banyak kendala selama proses pengembangan website seperti jadwal yang berubah, narasumber tidak bisa dihubungi, dan informasi yang kurang saat liputan.Dari data statistik, banyak pengguna internet yang mengunjungi Konten Berita sebagai salah satu rujukan informasi. Namun, ada beberapa berita yang kurang diminati pengguna internet. Terbukti dari jumlah pengunjung di bawah pengunjung berita lainnya.
Hubungan antara Tingkat Pemanfaatan Path, Frekuensi Face to Face Communication, dengan Eskalasi Hubungan Pertemanan Jarak Jauh. Adi Sukma Waldi; Agus Naryoso; Sri Budi Lestari; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.372 KB)

Abstract

Pertemanan jarak jauh bukan lagi menjadi hal yang asing saat ini. Seseorang bisa saja berpisah atau tidak lagi berdomisili di daerah yang sama dengan teman mereka dikarenakan oleh berbagai hal, salah satunya pendidikan. Namun, hubungan pertemanan jarak jauh tergolong rapuh dan membutuhkan usaha lebih untuk mempertahankannya karena menurunnya frekuensi face to face communication secara drastis. Berkat perkembangan teknologi, kini mempertahankan hubungan pertemana jarak jauh dapat terbantu dengan adanya sosial media, salah satunya Path.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan dengan menggunakan paradigma positivisktik. Populasi dari penelitian ini adalah Alumni SMA 1 Batusangkar angkatan 2011 yang terlibat hubungan pertemanan jarak jauh, menjadi pengguna aktif sosial media Path minimal 1 tahun dan berusia antara 21 – 23 tahun. Penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan responden sejumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah wawancara terstruktur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya hubungan antara tingkat pemanfaatan Path, frekuensi face to face communication, dengan eskalasi hubungan pertemanan jarak jauh. Teori yang digunakan adalah CMC dan Teori Penetrasi sosial. Hipotesis dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara tingkat pemanfaatan Path, frekuensi face to face communication, dengan eskalasi hubungan pertemanan jarak jauh.Berdasarakan hasil temuan dalam penelitian ini, terbukti bahwa adanya korelasi positif antara tingkat pemanfaatan Path dengan eskalasi hubungan pertemana jarak jauh. Semakin tinggi tingkat pemanfaatan Path maka semakin eskalasi hubungan pertemanan jarak jauh juga semakinnaik. Dengan memanfaatkan Path, seseorang bisa tetap terhubung dan berinteraksi dengan teman mereka sehingga mereka tetap dapat saling mengetahui perkembangan kehidupan satu sama lain. Selain itu juga terbukti adanya korelasi positif antara frekuensi face to face communication dengan eskalasi hubungan pertemanan jarak jauh. Semakin tinggi frekuensi face to face communication maka eskalasi hubungan pertemanan jarak jauh juga semakin naik. Saat melakukan komunikasi face to face, informasi yang dipertukarkan lebih luas dan lebih dalam dan personal. Dengan memanfaatkan sosial media Path dan face to face communication, akan dapat tercipta hubungan pertemanan jarak jauh yang harmonis dan menurunnya kemungkinan terjadinya konflik.
Impact of sales promotion via broadcast message frequency, group information frequency and display picture frequency to the acceptance of promotion message Yayuk Indriyani.S; Primada Qurrota Ayun, S.I.Kom, MA
Interaksi Online Vol 4, No 3: Agustus 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.369 KB)

Abstract

The activity of online bussiness by utilizing both social media and instant messenger was a trend in society. Wide range of products are on offer ranging from apparel, handbags, veils, food, home furnishings, and other service offerings. One of instant messenger that is often used to do this online business is the blackberry messenger (BBM). This application provides a variety of services that can be used as a medium for sales promotion including broadcast message, group, and display picture. This study aimed to determine the effect of sales promotion via broadcast message frequency, group information frequency, and display picture frequency promotional messages to an attitude of acceptance. The rational used in CMC theory (computer mediated communication) and S-O-R theory. This type of research is explanatory study. This study used a non-probability sampling technique was purposive sampling method in determining the sample of 40 respondents who met the criteria that 14-35 year-old audience that uses fuel applications, online sellers have contacts on BBM contacts, join a group of buying and selling in fuel and domicile anywhere. The data analysis used is multiple linear regressions with the help of SPSS. Based on the results of statistical calculations showed the signification of variables simultan is 0,018 where the results do show a value smaller than the 0.05 limit, which means that the sales promotion via broadcast message, group and display picture on blackberry messenger affect the acceptance of promotional messages.
ANALISIS ISI SIKAP MAJALAH HIJABELLA MENGENAI FENOMENA PERKEMBANGAN HIJAB Intan Maylani S.D.; Dr Sunarto; Wiwid Noor Rakhmad; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 3, No 3: Agustus 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.344 KB)

Abstract

Skripsi ini melihat bagaimana sikap media dalam majalah Hijabella yang ada pada setiap informasi mengenai fenomena perkembangan hijab. Skripsi ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode analisis isi. Tujuan skripsi ini adalah mendeskripsikan bagaimana sikap majalah Hijabella dan Republika mengenai fenomena perkembangan hijab. Teori yang digunakan adalah teori Agenda Setting sebagai dasar kategorisasi sikap media. Populasi penelitian ini adalah seluruh informasi dalam majalah Hijabella edisi Juli hingga Oktober 2014 dipilih informasi yang memuat tentang hijab menggunakan teknik sampel sembarang. Teknik analisis data menggunakan uji reliabilitas antarkoder.Hasil uji reliabilitas antar koder diperoleh temuan penelitian menunjukan sikap majalah Hijabella, dari 10 informasi menunjukkan adanya sikap media pada majalah Hijabella. Berdasarkan kategorisasi yang meliputi ukuran informasi, halaman penempatan informasi, pengulasan isi, bentuk informasi, data pendukung, cover both side, penulisan judul, pengungkapan isi, penulisan narasumber, penyebutan aribut penggunaan hijab, dan sudut pandang. Jadi, dalam penelitian tentang analisis isi sikap majalah Hijabella mengenai fenomena perkembangan hijab dapat disimpulkan bahwa Hijabella memiliki sikap media yang memihak. Memihak memiliki pengertian bahwa media dalam menampilkan isi informasi atau penyebutan narasumber dengan satu pihak.
Pencitraan Presiden Jokowi di Surat Kabar (Analisis Framing terhadap pembentukan citra Presiden Jokowi di harian Koran Tempo dan Media Indonesia) Desy Kurniasari; Joyo NS Gono; Primada Qurrota Ayun; Taufik Suprihatini
Interaksi Online Vol 3, No 4: Oktober 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.106 KB)

Abstract

Joko Widodo (Jokowi) adalah presiden pertama yang mendapat penghargaan MURI, sebagai satu-satunya presiden yang mendapat syukuran terakbar dari rakyat. Sejak kemunculannya, sosok Jokowi selalu menarik perhatian publik, tidak terkecuali dengan isu-isu sensasional di masa seratus hari pertaman pemerintahannya. Polemik pemilihan Kapolri Budi Gunawan adalah salah satu kasus yang berhasil membuat situasi politik di Indonesia menjadi memanas. Kasus ini menuntut pembuktian eksistensi Jokowi sebagai pemimpin. Sikap yang ditempuh oleh Presiden Jokowi pada akhirnya akan menciptakan citranya di kalangan masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji citra Presiden Jokowi dalam frame yang dikembangkan oleh media khususnya harian Koran Tempo dan Media Indonesia dalam kasus polemik pemilihan Kapolri yang terjadi pada 14 Januari- 20 Februari 2015 dalam membangun citra Presiden Joko Widodo di mata publik. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruksionis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan analisis framing Zhondang Pan dan Gerald M. Kosicki dengan perangkat framing yang dapat dibagi kedalam empat struktur besar, yaitu sintaksis, skrip, tematik dan retoris.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pemberitaan yang disajikan oleh Koran Tempo mengenai Presiden Jokowi rata-rata menyudutkan Presiden Jokowi. Struktur sintaksis dan retoris Koran Tempo didominasi oleh berita-berita negatif yang menggambarkan bahwa Presiden Jokowi dipengaruhi kepentingan partai dalam menyelesaikan kasus pemilihan Budi Gunawan. Dalam menyiapkan materi konstruksinya, Koran Tempo cenderung menggunakan model bad news sehingga citra yang dimunculkan cenderung merugikan Presiden Jokowi. Sedangkan Media Indonesia, Presiden Jokowi digambarkan secara positif. Secara umum struktur sintaksis dan skrip di isi dengan pemberitaan positif terkait langkah Presiden Jokowi dalam menyelesaikan polemik pemilihan Kapolri. Media Indonesia cenderung menggunakan good news dalam membentuk citra Presiden Jokowi. Sehingga citra yang dimunculkan Media Indonesia cenderung menguntungkan Presiden Jokowi.
PEMAKNAAN KHALAYAK TERHADAP REPRESENTASI FATHERHOOD DALAM FILM NANTI KITA CERITA TENTANG HARI INI Khoirunnisa Nur Fithria; Hapsari Dwiningtyas Sulistyani; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 10, No 1: Januari 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Father's dominance in the family and parenting spheres often leads to conflicts as violence, oppression, and even trauma due to an imbalance roles between fathers and mothers. The issue of fatherhood also appears in the film NKCTHI as a representation of the social reality brought by the filmmakers. With the reception study, the researcher focuses on the interaction between the Z generation audience and the texts that appear in the media so that a picture emerges of how the media is able to influence or not influence the audience in defining the social reality related to fatherhood that appears in the film. Based on these problems, this study aims to determine the position of the audience's reception of the representation of fatherhood in the film Later Kita Stories About Today based on the three positions of Hall's meaning, namely : dominant reading, negotiation reading, and oppositional reading. This study uses a critical paradigm with Stuart Hall's encoding-decoding theory, muted groups, and libertarian radical feminism. There are 6 scenes chosen to see the meaning, such as: (1) Father's attitude in making decisions, (2) Father's communication with his partner, (3) Father's protection efforts, (4) Father's protective attitude, (5) Domestic activities carried out Father, (6) The attitude of the father in explaining to his child. The results showed that the audience's meaning was influenced by various factors such as family conditions, gender identity, consumption of other media, knowledge related to gender, the context of the scene in the film, and personal opinions regarding the social conditions. Although the meanings appear in various receptions, the results of the study show that the majority of informants are still in a dominant position. All male informants and 1 female informant are mostly in dominant positions, while the other two female informants are mostly in negotiating and opposition positions. The reception of informants is still influenced by patriarchal ideology and masculine ways of thinking in interpreting fatherhood in the film. Although there are also feminine thoughts and awareness of gender roles in some scenes, their receptions do not completely leave the patriarchal mindset.
Pembuatan Program Talkshow Wedangan di radio IBC FM Dyah Puspita Saraswati; Indra Prasetya; Primada Qurrota Ayun; Hedi Pudjo Santosa
Interaksi Online Vol 3, No 4: Oktober 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.49 KB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman dan waktu, media dalam bentuk radio mulai banyak ditinggalkan. Saat ini banyak yang lebih memilih menggunakan media televisi atau media-media baru lainnya. Radio cenderung ditinggalkan karena para pendengarnya tidak dapat melihat bentuk visualnya. Namun tidak serta merta radio ditinggalkan begitu saja. Radio sendiri memiliki fungsi dan kegunaan yang unik serta tetap memiliki pendengarnya sendiri.Menyadari adanya perkembangan pada media, radio juga harus melakukan sebuah inovasi agar tidak ditinggalkan para pendengarnya dan tetap menjadi sebuah media yang memiliki banyak fungsi. Dan dengan lahirnya ide-ide baru atau inovasi dalam program radio membuat penulis menciptakan sebuah program dalam bentuk talkshow yang berbentuk hiburan serta informatif. Melalui kerjasama dengan radio IBC FM penulis menuangkan segala ide kreatif untuk lahirnya sebuah program baru yang inovatif serta segar. Dengan menghadirkan nara sumber yang berbeda setiap minggunya membuat program talkshow ini menjadi lebih menarik.Adapun tugas yang dilaksanakan selama pengerjaan program radio Wedangan ini yaitu sebagai creative director. Creative director disini bertugas mengonsep secara keseluruhan program ini. Selain itu, membuat script mulai dari script siar, script iklan, hingga script promo merupakan tugas dan tanggung jawab creative. Tidak hanya itu, dalam membuat design poster mingguan dan melakukan promosi di media sosial juga menjadi tugas creative director. Dengan mengolah sebuah data yang diberikan oleh produser menjadi menarik adalah sebuah tugas yang berat dan bagaimana menjadikan sebuah program ini menjadi program yang menarik dan berbeda dengan program lainnya.Meskipun begitu ada pula beberapa hambatan yang dialami seperti kesiapan dalam membuat script, atau dalam menentukan angle yang akan diangkat menjadi tema besar, maupun topik yang keluar dari yang telah ditentukan. Namun, hambatan serta kesulitan seperti yang di jabarkan diatas, dapat diatasi dan tetap berjalan dengan baik.Selanjutnya, dalam hal pencapaian target pendengar program talkshow Wedangan, ternyata mampu menaikkan jumlah pendengar hingga 50 % dari target awal yaitu menaikkan jumlah pendengar sebesar 35%. Hasil ini didapatkan setelah melakukan survei setelah program berakhir. Meskipun begitu masih terdapat beberapa kekurangan dalam program talkshow ini, seperti kesiapan dalam pra- produksi hingga budgeting. Hal tersebut perlu diperbaiki agar program talkshow Wedangan dapat menjadi program yang lebih baik.
Pembuatan Website Berita www.seputarpewarta.com (Reporter & Fotografer ) Nur Fajriani Falah; M Rofiuddin; Triyono Lukmantoro; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 3, No 4: Oktober 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.56 KB)

Abstract

Memasuki era media baru, konsumen media cenderung mencari berita yangterfokus pada apa yang mereka butuhkan. Begitu pula dalam sebuah lembagaorganisasi, berbagai website resmi disediakan untuk mengakses berita mengenailembaga tersebut.Menyadari tidak adanya website yang memberitakan mengenai bidangjurnalistik di Semarang, maka dibuatlah website berita www.seputarpewarta.com.Bekerjasama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang, selama satubulan website ini secara terus menerus memberitakan isu seputar jurnalistik,kegiatan dan profil jurnalis. Penyebaran informasi mengenai website jugadilakukan dengan memanfaatkan media sosial seperti facebook, twitter, danofficial line.Beberapa tugas yang dilaksanakan selama pengerjaan website ini diantaranya adalah reporter, fotografer, editor, dan desainer grafis. Sebagaireporter, tugas yang dilaksanakan yakni melakukan liputan serta menulis naskah,dan sebagai fotografer pengambilan gambar juga dilakukan saat liputan.Sedangkan sebagai editor, yang dilakukan adalah mengedit naskah berita yangtelah ditulis oleh reporter lainnya. Dan sebagai designer grafis kegiatanmenggunggah berita ke website “Seputar Pewarta” kemudian mempromosikannyake media sosial juga dilakukan.Meskipun begitu ada pula beberapa hambatan yang dialami sepertikualitas foto yang diupload, kesalahan dalam penulisan, hingga kesulitan dalampengaturan jadwal wawancara dengan narasumber. Namun, secara keseluruhanhambatan tersebut bisa diatasi.Selanjutnya, dari hasil perhitungan setelah pelaksanan, sebanyak 40 beritatelah diunggah dan meraih total 14.489 pageviews. Hasil tersebut didapat dari tigakonten yang ada pada website “Seputar Pewarta”, yakni konten berita, artikel, dansosok. Meskipun begitu masih terdapat beberapa kekurangan dalam website,seperti kualitas tulisan berita, tampilan website serta publikasi. Hal tersebut perludiperbaiki agar website “Seputar Pewarta” menjadi lebih baik.
The Tendency of the News on Kompas and Republika Newspaper about Basuki Tjahaja Purnama Nomination as Governor of Jakarta at 2017 Election Sriadi Lintang Kusumadewi; Primada Qurrota Ayun, S.I.Kom, MA
Interaksi Online Vol 5, No 2: April 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.032 KB)

Abstract

At the Jakarta governor election in 2017, racial issues was predicted to be a topic that will following Basuki Tjahaja Purnama in his candidacy for governor. That issue can not be separated from the role of the mass media to influence public opinion. Due to the influence, media are required to always objective in conveying information to the public. This research is descriptive research with quantitative content analysis method. The purpose of this study was to determine the tendency of the news in two national newspapers, namely, Kompas and Republika regarding nomination Tjahaja Basuki Purnama as Jakarta governor in the elections in 2017. This can be seen in the presentation of news, news direction, and factuality balance in their news reporting. Researchers make coding sheet from two coders the results are used to calculate reliability. Judging from the content categories of news, from the results of the analysis unit, the tendency of news about the nomination Basuki Purnama Tjahaja in Kompas daily more neutral, whereas the negative trend in the Republika daily news about Tjahaja Basuki Purnama. By results of different test by using chi square formula no significant difference between both media, it is because the number of samples studied is not too much and both these media has the same characteristics.
Co-Authors Adi Nugroho Adi Nugroho Adi Setiawan, Candra Adi Sukma Waldi Aditya Muhaimin Andika Agus Naryoso Agus Toto Widyatmoko Agus Toto Widyatmoko, Agus Toto Aldana, Dava Alvina Amallia Putri Damayanti Anunsiata Vanda Sanderiana Apriliansyah, Dimas Asti Amalina Widiyasari Atasa Yudha Ergana Aulia Ecallypta, Saffa Cokky _ Deffa Prameyta Desy Kurniasari Dewi Anggraini, Elysia Dilla Maulida Dimas Setiawan Hutomo Djoko Setyabudi DR Sunarto Dyah Puspita Saraswati Fransiscus Anton Saputro Ganes Trihapsari, Ganes Hapsari Dwiningtyas Hapsari Dwiningtyas Sulistyani Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Indra Prasetya Intan Maylani S.D. Jasmine Zahra Joyo NS Gono Joyo Nur S Gono Kania Azzahra Wibowo Khairani, Yulia Khoirunnisa Nur Fithria Klara Laurensia Lintang Ratri Rahmiadji Lintang Ratri Rahmiaji Lovegi David Sanjaya, Lovegi David M Bayu Widagdo M Rofiuddin Makarim, Nabil Martina Aurelia Carissa Maya Lestari Much Yulianto M.Si, Much Yulianto Musyafi Tribun Jateng Nabilah Amarilys Nadif Rizqulloh, Muhammad Naga Mulia, Wim Nandya Finandika Naura Iftika Ramadhanti Nur Fajriani Falah Nurist Surayya Ulfa Nurul Hasfi Nurul Laelatul Latifah Pemelia, Ehma Puji Purwati Rakasiwi Oktaviana Hadi Saputri Ranti Dinda Cintya Restu Ayu Mumpuni, Restu Ayu Riesma Laylinisa Rifqi Aditya Utama S Rouli Manalu Sabila Rosyad, Ananda Santoso, Hedi Pudjo Sarah Veradinata Purba Shafa Amanda, Karina Shafa Amira Rezkananda Shafira Fairuuz Hasnaa, Elza Shinta Maheswari, Irene Sri Budi Lestari Sriadi Lintang Kusumadewi Sunarto Sunarto Tandiyo Pradekso Taufik Suprihatini Taufik Suprihatini Teofani Dela Rosa, Teofani Thriyani Rahmania Trian Kurnia Hikmandika, Trian Kurnia Triyono Lukmantoro Triyono Lukmantoro Triyono Lukmantoro Turnomo Rahardjo Veramitha Indriyani Widya Septiana Simangunsong Wiwid Noor Rakhmad Yanuar Luqman Yayuk Indriyani.S Yuliyanto, Muh.