Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Kemandirian Keuangan Daerah Pemerintah Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2019-2022 Talitha Nisriinaa Almira; Dedi Sukarno
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 6 No. 5 (2024): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v6i5.2104

Abstract

This research aims to describe the regional financial independence of the Tasikmalaya City Government for the 2019-2022 fiscal year. Considering that the PAD of Tasikmalaya City is still at a low level in contributing to regional income in Tasikmalaya City in the 2019-2022 fiscal year compared to the element of transfer funds and the regional financial capacity of the Tasikmalaya City Government in managing all sources of local revenue is considered not optimal. This research uses a qualitative approach with a case study research design. This study uses the calculation of the ratio of regional financial independence, the ratio of the degree of fiscal decentralization, the ratio of regional financial dependence, the ratio of PAD effectiveness, and the ratio of PAD efficiency which refers to the theory of Mahmudi (2016). Data collection techniques used in this research are documentation and interviews. The results of the research show that the Tasikmalaya City Government during the 2019-2022 fiscal year has an average regional financial independence is 23.46% with an instructive relationship pattern, the average degree of fiscal decentralization is 18.20% with a category of financial capability is less, the average financial dependence is still classified as very high with a ratio is 77.96%, the average effectiveness of PAD is 98.06% with a moderately effective category, and the average PAD efficiency is 1.82% with a very efficient category.
Implementasi Kebijakan PPDB Tingkat SMA Negeri di Jawa Barat dalam Perspektif Pemerataan Pendidikan Sidik panji pangestu; Asep Sumaryana; Dedi Sukarno
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2729

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA di Provinsi Jawa Barat dengan menggunakan teori Hill & Hupe (2002), yang mencakup tiga dimensi utama: managing policy process, managing inter-organizational relations, dan managing internal and external contacts. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada tiga SMA negeri di lima kabupaten/kota. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PPDB masih menghadapi tantangan pada aspek struktural, teknis, dan sosial. Pendekatan top-down dan lemahnya koordinasi antarlembaga menghambat verifikasi data dan keadilan distribusi jalur afirmasi. Masyarakat cenderung hanya dilibatkan secara administratif, meskipun terdapat inisiatif lokal yang adaptif melalui kolaborasi dengan tokoh masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan bergantung pada sinergi antaraktor, adaptasi kontekstual, dan tata kelola yang inklusif. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan menyeluruh model Hill & Hupe yang dikaitkan dengan aspek input, output, dan outcomes dalam konteks pendidikan menengah di wilayah dengan karakter sosial-geografis yang beragam.