Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

THE ROLE OF TEACHER GUIDANCE IN IMPROVING STUDENT LEARNING OUTCOMES IN MATHEMATICS THROUGH PICTURE MEDIA IN GRADE V OF ELEMENTARY SCHOOL 3, MOROTAI ISLAND Nurhani Mahmud; Nurhamsa Mahmud
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the learning outcomes of mathematics on cylindrical solids through image media in fifth grade students of Elementary School III of Morotai Island. This type of research is Classroom Action Research (CAR) with 22 students as research subjects. This Action Research was conducted in two cycles consisting of planning, implementation, observation and reflection stages. Data collection techniques through observation and tests and data were analyzed in quantitative form. The results of this study indicate that learning mathematics using image media can improve student and teacher learning outcomes in the teaching and learning process. Student learning outcomes from Cycle I score 41% (9 students) who completed, not completed 59% (13 students) increased and in Cycle II there was an increase in score 86% (19 students) who completed and not completed 14% (3 students) classically learning outcomes have reached the KKM standard of 65.
Pembelajaran Berbasis Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar UPT Loliaro SP 4 Kecamatan Morotai Selatan Mahmud, Nurhani; Mahmud, Nurhamsa; Muhammad, Ikmal
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): MEI-AGUSTUS
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v5i2.4542

Abstract

Reading and arithmetic skills are very much needed by the next generation. However, the importance of numeracy literacy to be implemented in schools has not been optimized by several schools. One of them is SD UPT SP 4 Loliaro, South Morotai District. There are not many activities that can be done to improve numeracy literacy in the school. In this service, several activities will be carried out at the school, namely to strengthen Numeracy Literacy and also activities that can optimize Numeracy Literacy at SD UPT SP 4 Loliaro, South Morotai District. Numeracy Literacy strengthening activities are focused on class 2. From the literacy activities that have been carried out, the Numeracy Literacy skills of students at SD UPT SP 4 Loliaro, South Morotai District have increased. In addition, students are interested and happy with the activities that have been carried out.
Analisis Kegiatan Mozaik Pada Kemampuan Kecerdasan Visual Spasial Anak 4-6 Tahun Di SLB TKLB Negeri Ternate Samad, Rita; Oktaviani, Winda; Mahmud, Nurhamsa; Ahmad, Muthmainnah S.
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i2.8921

Abstract

Pendidikan anak usia dini ialah perihal teramat fundamental, sebab perkembangan anak di masa berikutnya akan teramat ditetapkan oleh beragam rangsangan bermakna yang diberikan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kegiatan mozaik pada keahlian kecerdasan visual-spasial anak usia 4-6 tahun di SLB TKLB Kota Ternate. Metode penelitian dengan kualitatif memakai pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian sebanyak 14 orang anak dan 2 orang guru. Teknik pengumpulan data yang dilakukan ialah observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data serta menarik kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian memperlihatkan: 1). Anak mengenal objek, dimulai dari pengenalan bentuk, ukuran, warna serta langkah-langkah yang akan dilakukan sehingga dapat melihat respon anak yang mampu mengenal objek dan anak yang belum mampu mengenal objek. Terdapat 7 dari 14 anak yang belum mampu mengenal objek. 2). Anak mengelompokkan objek, dimulai dari anak akan dibimbing secara individu maupun kelompok sehingga guru akan melihat anak mana yang mampu mengelompokkan objek dan anak mana yang belum mampu mengelompokkan objek. Terdapat 7 anak dari 14 anak yang belum mampu mengelompokkan objek. 3). Anak menyatukan objek, dimulai dari guru akan membimbing dan mengarahkan pada anak untuk menyatukan objek di mana guru harus mempunyai strategi sendiri sehingga dapat melihat anak yang mampu menyatukan objek dan anak yang belum mampu menyatukan objek. Terdapat 7 dari 14 anak yang belum mampu menyatukan objek. 4). Anak memvisualisasikan gambar, dimulai dari guru yang memberikan contoh gambar yang baik atau benar sehingga sangat bermanfaat dan mempermudah anak dalam mengenal gambar. Terdapat 14 anak yang belum mampu memvisualisasikan gambar.
Analisis Kemandirian Dan Disiplin Pada Kegiatan Rutin Untuk Anak Usia 4-5 Tahun Di PAUD Alkhairat Skeep Taib, Bahran; Mahmud, Nurhamsa; Samad, Rita; Wondal, Rosita; Darmawati, Darmawati; Banapon, Sarmija
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i1.7554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemandirian dan disiplin pada kegiatan rutin bagi anak usia 4-5 tahun di PAUD Alkhairaat Skeep. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari guru wali kelas dan peserta didik kelas A di PAUD Alkhairaat Skeep. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian tentang kemandirian dan disiplin pada kegiatan rutin di PAUD Alkhairaat skeep, dapat disimpulkan bahwa: 1). Kemandirian: Guru membiarkan anak melakukan segala sesuatu atau aktivitas dengan cara mandiri, memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan aktivitas di kelas secara mandiri, seperti membuka sepatu, meletakan tas, makan dan mencuci tangan sendiri. 2). Disiplin: Guru memberikan pembiasaan yang berulang kali kepada anak. Dengan metode ini, anak dapat mengingat kegiatan yang sering dilakukan di sekolah dan dapat membantu meningkatkan daya ingat anak. Jika anak mengalami kesulitan atau kebingungan, guru dapat memberikan bimbingan dan pelatihan tambahan.
Pelatihan Pembuatan Media E-Komik Berbasis Literasi Numerasi bagi Guru PAUD di Kota Ternate Mahmud, Nurhamsa; Samad, Rita; Wondal, Rosita; Safitri, Ana; Muhammad, Ikmal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 3 (2024): JPMII - Juni 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.436

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi dari analisis situasi kesulitan anak dalam memahami beberapa huruf, dan ditemukan bahwa guru sulit mengajarkan anak dalam membedakan huruf yang mirip seperti: ‘b, p, d, q, w, m. Guru cenderung menggunakan media papan tulis, kartu sehingga membuat anak menjadi jenuh dengan media yang berulang-ulang dipakai, tanpa ada modifikasi/kreativitas dari guru untuk menciptakan media yang menarik, sesuai dengan era digitalisasi 4.0 yang cenderung membuat anak tidak bosan dalam proses pembelajaran. Perlu adanya pendampingan dan pelatihan terkait suatu pelatihan pembuatan media e-komik berbasis literasi numerasi bagi guru PAUD di Pembina 7 Kota Ternate sehingga dapat membantu permasalahan dalam kesulitan belajar anak PAUD yang sesuai dengan cara belajar anak yakni pembelajaran yang menyenangkan dengan memvisualisasikan konten yang diajarkan lebih hidup dan bermakna sehingga anak mudah mengingat konten pembelajaran yang sulit dijelaskan dengan media biasa. Metode yang digunakan dalam program pelatihan ini adalah dengan melakukan workshop atau lakokarya untuk sekolah sasaran dari narasumber professional dan praktisi profesional. Hasil Program pengabdian ini menunjukkan bahwa program pengabdian ini sangat bermanfaat dan memberikan update pengetahuan dan keterampilan bagi guru-guru pada sekolah mitra PAUD Pembina 7 Kota Ternate untuk dapat membuat media e-komik berbasis literasi numerasi, sehingga guru dapat membuat konten pembelajaran yang sesuai dengan kesulitan yang ditemukan dikelas.
Pelatihan Pembuatan Token Economy untuk Menurunkan Perilaku Disruptif Anak Usia Dini di PAUD Charis Kota Taernate Wondal, Rosita; Mahmud, Nurhamsa; Samad, Rita; Muhammad, Ikmal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 4 (2025): JPMII - Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.861

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi dari analisis situasi kesulitan guru terkadang merasa kesulitan dalam mengatur kelas akibat perilaku anak usia dini yang sangat aktif sehingga kelas menjadi tidak kondusif. Perilaku disruptif pada siswa merupakan perilaku yang tidak pantas yang dilakukan siswa selama proses pembelajaran.  Perlu adanya pendampingan dan pelatihan terkait suatu pelatihan pembuatan token economy untuk menurunkan perilaku disruptif anak usia dini sehingga dapat membantu permasalahan dalam kesulitan guru untuk menurunkan perilaku disruptif.  Metode yang digunakan dalam program pelatihan ini adalah dengan melakukan workshop atau lakokarya untuk sekolah sasaran dari narasumber professional dan praktisi profesional. Hasil Program pengabdian ini menunjukkan bahwa program pengabdian  ini sangat bermanfaat dan memberikan update pengetahuan dan keterampilan bagi guru-guru pada sekolah mitra PAUD Charis Kota Ternate untuk dapat membuat media token economy sehingga guru menurunkan perilaku disruptif dan kelas menjadi kondisif dan siswa menjadi bersemangat dalam berbuat baik.