Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PELAKSANAAN FUNGSI LEGISLASI OLEH BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DESA PENINJOAN KECAMATAN TEMBUKU KABUPATEN BANGLI Wiryawan, I Wayan Gde; Surata, I Ketut; Wiyatna, Putu Novarisna
Jurnal Advokasi Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Advokasi
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.588 KB)

Abstract

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menentukan bahwa desa telah menjadi daerah yang istimewa dan bersifat mandiri yang berada dalam wilayah kabupaten. Oleh karena desa memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakatnya, maka desa memiliki kewenangan untuk membuat dan menetapkan peraturan perundang-undangan untuk lingkup desa, atau disebut dengan peraturan desa. Penetapan peraturan desa dilakukan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama dengan Kepala Desa. BPD dalam menjalankan fungsi legislasinya memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam proses pemerintahan di desa karena BPD secara langsung dapat mempengaruhi dinamika kehidupan masyarakat desa, khususnya di Desa Peninjoan, Kabupaten Bangli.Berdasarkan hasil penelitian, peranan BPD di Desa Peninjoan dalam penyusunan Peraturan Desa belum berjalan secara optimal karena pembuatan peraturan desa di Desa Peninjoan yang dilakukan melalui proses penyerapan aspirasi, pembahasan dan penetapan, BPD hanya diposisikan sebagai lembaga penunjang dalam rangka pemenuhan syarat normatif dalam pembentukan peraturan desa. BPD dalam melaksanakan fungsi legislasi dalam praktiknya dipengaruhi faktor pendukung seperti pemerintah desa yang demokratis dan nilai-nilai yang hidup di masyarakat yang mendukung pelaksanaan fungsi legislasi BPD, serta dipengaruhi faktor penghambat yang meliputi Sumber Dana, Organisasi Eksternal dan SDM dari anggota BPD di Desa Peninjoan, Kabupaten Bangli.
PENERAPAN BIOLOGI TERAPAN OLEH SISWA SMP DI KABUPATEN TABANAN Surata, I Ketut; Sudirgayasa, I Gede; Sudiana, I Made; Marhaeni, I Gusti Agung Ayu Nova Dwi
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.56 KB) | DOI: 10.36733/jsp.v8i1.156

Abstract

This study aims to determine the application of applied biology in everyday life by junior high school students in Tabanan District of Bali Province. The method used in this research is survey research method. Respondents who are the subject of this research are grade VIII students from 3 sample schools in Tabanan District. The three sample schools are Public Junior High School 2 Tabanan, Public Junior High School 1 Kerambitan, and Public Junior High School 2 Penebel. Data collection was done by distributing questionnaires to respondents. The questionnaire consists of 25 question items. The collected data is analyzed descriptively by presentation in the form of a complete description with visual data in the form of tables and graphs. Each question item is given a range of 0 to 5. The minimum score is 0, whereas the maximum score is 5. The total score of each student will be converted to a scale of 100. Next is determined the mean-value for each sample school. The mean grade of each sample school was then compared and classified. Categorization of the average value refers to the classification of absolute norms scale 5. Based on the results of research can be concluded that the application of applied biology by junior high school students in Tabanan District is still quite enough. This condition requires all of us who are work in the education sector to find solutions through further studies to a better level. Thus, the expectations of what students have learned in the field of biology are useful to them and their environment.
META-ANALISIS MEDIA PEMBELAJARAN PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI Surata, I Ketut; Sudiana, I Made; Sudirgayasa, I Gede
Journal of Education Technology Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v4i1.24079

Abstract

Latar belakang metanalisis ini adalah masih banyak guru/dosen masih belum mampu mengembangkan media pembelajaran yang efektif dan efisien khususnya untuk pendidikan biologi. Sehingga perlu dilakukan analisis artikel dari hasil-hasil penelitian terdahulu untuk memahami media yang tepat untuk pembelajaran biologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) jenis penelitian yang terkait dengan media pembelajaran biologi; (2) effect size media pembelajaran biologi berdasarkan tingkat Pendidikan; (3) effect size media pembelajaran biologi berdasarkan jenis media; (4) effect size media pembelajaran biologi berdasarkan materi yang digunakan sebagai konten pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah meta analisis (Glass, 1981). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) jenis penelitian yang terkait dengan media pembelajaran biologi antara lain eksperimen, R & D, deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif; (2) effect size media pembelajaran biologi berdasarkan tingkat pendidikan terbaik pada SMP/MTs (1,00) masuk kategori tinggi; (3) effect size media pembelajaran biologi berdasarkan jenis media terbaik pada multimedia (1,00) masuk kategori effect size dengan pengaruh yang tinggi; (4) effect size media pembelajaran biologi berdasarkan materi terbaik pada Spermathopyta (2,00) masuk kategori effect size dengan pengaruh yang tinggi. Berdasarkan simpulan tersebut dapat disarankan untuk penelitian selanjutnya sebaiknya: (1) penelitian media pembelajaran dikembangkan dengan R & D dengan pengujian yang lebih lengkap dan lebih baik; (2) implementasi media pembelajaran terbaik diperoleh dari penelitian pada tingkat Pendidikan SMP/MTs, pada SMA dan PT dapat dilakukan analisis kebutuhan yang lebih mendalam agar media yang digunakan benar-benar efektif dan sesuai dengan psikologi dan kecenderungan pola belajarnya; dan (3) multimedia merupakan media pembelajaran yang paling efektif, multimedia selanjutnya dapat dikembangkan berupa multimedia yang daring, blended, atau berbasis android sehingga lebih mudah diakses oleh peserta didik
HAK ASASI MANUSIA DALAM INDUSTRI PARIWISATA BERWAWASAN BUDAYA Surata, I Ketut
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 6 No 1 (2007): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human Rights paly crucial role in promoting sustainable tourism development. However their implementation in tourism industry has not been widely carried out. This article, therefore, discusses the impotance of understanding human rights concepts and their implementation in the tourism industry.
PENGGUNAAN FUNGSI-FUNGSI TINDAK TUTUR DALAM TUTURAN BERBAHASA INGGRIS PETUGAS FRONT OFFICE PADA BEBERAPA HOTEL MELATI DI KAWASAN WISATA LOVINA KABUPATEN BULELENG BALI Murdana, I Ketut; Juli Rastitiati, Ni Kade; Surata, I Ketut; Pastini, Ni Wayan; ., Hardina
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 16 No 1 (2017): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji penggunaan funggsifungsi tindak tutur dalam tuturan berbahasa Inggris oleh petugas Kantor Depan pada beberapa hotel melati di kawasan wisata Lovina. Data dalam penelitian ini yang berupa tuturan petugas Kantor Depan dikumpulkan melalui teknik rekam. Sampel penelitian ditetapkan dengan purposive sampling dan snowball sampling. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif berdasarkan teori pragmatik, yakni teori fungsi Tindak Tutur (Searle, 1983). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima fungsi tindak tutur ,yakni asertif, direktif, ekspresif, komisif dan deklaratif digunakan oleh petugas Kantor Depan di hotel-hotel kecil di kawasan wisata Lovina, Bulelelng- Bali. Hanya saja kelima fungsi tindak tutur tersebuttidak dipakai secara menyeluruh dalam sebuah peristiwa tutur.
PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN: SEBUAH ENCOUNTER Surata, I Ketut
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 12 No 1 (2013): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata dalam banyak ha[ diyakini sebagai agen pentbahan terhadap budaya masyarakat sebagai tuan rumah dari sualu destinasi wisata. Sebagai representasi budaya global, pariwisata bahkan dapat mengancam kelestarian budaya tuan rumah tersebut. Tulisan ini dimaksudkan untuk mengkaji secara kritis dua isu pokok yang menjadi kekhawatiran mengenai pengaruh pariwisata terhadap keberlangsungan budaya tuan rumah, yaitu ( a) apakah pariwisata memerlukan budaya dan/atau sebaliknya, dan ( b) bagaimana mengelola pengaruh timbal balik di antara pariwisata dan budaya tuan rumah unluk dapat sating bennanfaat satu sama lain.Berdasarkan kajian pustaka dan pengamatan empiris, dapat disimpulkan bahwa pariwisata sebagai wujud budaya global dan budaya masyarakat tuan rumah adalah merupakan sebuah encounter (perjumpaan) yang sating mef!terlukan. Keberlangsungan budaya tuan rumah dan juga usaha pariwisata akan dapat diwujudkan dengan mempertahankan keunikan, ciri khas, atau sesuatu yang berbeda dari budaya tuan rumah di satu sisi dan, di sisi lain, menyelaraskannya terhadap perilaku wisatawan intemasional.
Potensi Ekowisata Lembu Putih Taro Sebagai Konten dan Media Pembelajaran Biologi Berbasis Kearifan Lokal Hindu Bali Sudirgayasa, I Gede; Surata, I Ketut; Sudiana, I Made; Maduriana, I Made; Gata, I Wayan
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v5i2.36424

Abstract

Banyak guru yang belum mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran sehingga tujuan pendidikan belum tercapai selain itu belum mengenal kearifan lokal di lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi Ekowisata Lembu Putih Desa Taro sebagai media pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal Hindu Bali. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumen. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian Ekowisata Lembu Putih Taro menunjukkan: (1) dapat digunakan sebagai konten pembelajaran biologi ditinjau dari materi biologi (taksonomi, genetika, morfologi/fisiologi hewan, ekologi) dan konteks kearifan lokal yang ada di dalamnya; (2) lingkungan asli sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal yang layak untuk diterapkan karena memiliki berbagai keunggulan di antaranya adalah sebagai media asli/nyata dan kontekstual sehingga mampu memberikan pengalaman langsung sehingga informasi lebih mudah dipahami dan lebih diingat, menumbuhkan kecintaan peserta didik akan kearifan lokal budayanya yang sangat bermanfaat, turut serta dalam upaya pelestarian kearifan lokal, secara tidak langsung turut serta dalam mengamalkan ajaran agama, dan meningkatkan kemampuan belajar saintifik peserta didik. Implikasi penelitian ini Ekowisata Lembu Putih Desa Taro sebagai konten dan media pembelajaran diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna.
PEMBELAJARAN MENULIS KARYA ILMIAH MAHASISWA DITINJAU DARI ANALISIS SWOT Surata, I Ketut; Seniwati, Ni Putu; Dwi Marhaeni, I Gst Agung Ayu Nova; Maduriana, I Made; Nayun, I Wayan
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 20 No 2 (2022): SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.896 KB) | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v20i2.484

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai kekuatan (Strengths), Kelemahan (Weaknesses), Peluang (Opportunities) dan Tantangan (Threats) dari pelaksanaan pembelajaran menulias karya ilmiah mahasiswa pada kegiatan sosialisasi dan pendampingan PKM dari IKIP Saraswati pada tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metode survey. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling kepada mahasiswa yang mengikuti sosialisasi dan pendampingan PKM 2022 dari jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi. Instrumen penelitian berupa kesioner terdiri dari 22 pertanyaan yang disebarkan melalui proses daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan dari dari pelaksanaan sosialisasi dan pendampingan PKM 2022 adalah antusiasme mahasiswa yang tinggi dalam mengikuti kegiatan sosialisasi, kelemahannya bahwa masih minimnya pengalaman siswa dalam menulis usulan PKM. Kedepan dengan semakin intensif dan terlatihnya mahasiswa dalam penyusunan proposal dengan ide-ide baru di setiap tauhunnya maka peluang lolos akan semakin besar. Tantangan yang harus dihadapi adalah memaksimalkan dan menyempurnakan pelaksanaan sosialisai dan pendampingan PKM ini agar terlaksana dengan baik dan konsisten.
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF Oktaviani, Yutri; Sudiana, I Made; Surata, I Ketut; Suartana, I Wayan
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 22 No 1 (2024): SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v22i1.689

Abstract

Rendahnya minat belajar peserta didik disebabkan oleh cara mengajar guru yang cenderung mendominasi pengetahuan. Kegiatan pembelajaran berpusat pada guru (Teacher Centered Learning/TCL). Peserta didik menjadi pasif, minat dan motivasinya menjadi rendah karena peserta didik kurang memperoleh pengalaman belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran inovatif (MPI) yaitu dengan model problem based learning (PBL). Data penelitian dikoleksi menggunakan metode kuisioner minat belajar. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa dalam kualifikasi tinggi. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL berhasil mendorong minat belajar peserta didik.
Peran Citra Destinasi Pada Hubungan E-Wom Dengan Minat Kunjungan Wisatawan Di Pantai Losari, Kota Makassar Sarapang, Vinny Corylitha; Surata, I Ketut; Utama, I Putu
EDUTOURISM Journal Of Tourism Research Vol. 3 No. 02 (2021): HOSPITALITY AND TOURISM
Publisher : Samarinda State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53050/ejtr.v3i02.182

Abstract

This study sees and analyzes the direct effect of e-WOM on visit intention and destination image, the direct effect of destination image on visit intention, and the indirect effect of e-WOM on visit intention through destination image. The methods of this study used a quantitative approach. I collected data through online questionnaires with a total sample of 200 respondents. The sampling technique used is purposive accidental sampling. Data analysis used the SEM-PLS method. The results showed that e-WOM has no direct effect and an insignificant positive relationship on visit intention, e-WOM has a positive and significant direct effect on destination image, destination image has a positive and significant direct effect on visit intention, and e-WOM has a positive and significant indirect effect on visit intention through destination image or destination image became a mediator between e-WOM and visit intention.