Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Parents’ role in preventing gadget addiction amongst preschoolers living in urban and rural areas: A qualitative study Fahrizal, Yanuar; Mariyana, Dian Mya; Hasan, Shukir Saleem
Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Psychology and Health - Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/pjpp.v9i2.20572

Abstract

Parents frequently give their children electronic devices without considering the consequences. Most typically do this to calm temperamental children, which increases the risk of detrimental effects. This study aims to investigate how parents manage electronic device usage among preschool children. A qualitative research design using a phenomenological method was used. Ten parents with children aged 3-6 participated, selected by purposive sampling. The data collection methods employed included documentation, in-depth interviews, and observation. The trustworthiness strategy included reflexive journaling during the thematic analysis process, bracketing, peer debriefing, and a participant check procedure. The data analysis methodology used was interpretative phenomenological analysis (IPA). The study findings reveal three main themes: 1) the influence of the nuclear family on children’s use of electronic devices; 2) the behavioral patterns associated with the utilization of electronic devices in preschool children; and 3) parental management of electronic devices among preschool children. It is suggested that nurses and health workers collaborate with parents and other family members to prevent preschool children from developing an addiction to electronic devices. It can be achieved through various strategies, such as establishing rules for playing with gadgets, limiting internet access, determining the duration of gadget play, rewarding or punishing children for achievements or negative behaviors, and redirecting them to physical activities outside the home.
Pencegahan Stigma Gangguan Jiwa dengan Pelatihan Community Mental Health Nursing Hidayati, Laili Nur; Fahrizal, Yanuar; Wardaningsih, Shanti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.9479

Abstract

Kegiatan Community Mental Health Nursing (CMHN) memberikan pelayanan kesehatan yang holistik, komprehensif dan paripurna. Pelatihan ini sebagai program peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat untuk memberikan dukungan dalam perawatan kesehatan jiwa. Perawat CMHN berupaya memberikan layanan untuk meningkatkan produktivitas klien dengan gangguan jiwa, yang dalam perkembangannya kurang mendapatkan perhatian dari masyarakat.  Penerimaan lingkungan terutama lingkungan internal atau keluarga mendapatkan tekanan dari lingkungan sosial sehingga berdampak pada cara pandang klien. Pelatihan dilakukan pada kader Kesehatan jiwa perwakilan tiap kabupaten di wilayah DI Yogyakarta sejumlah 52 orang selama 2 hari kegiatan. Program pelatihan hari pertama dilakukan pre-test, pemberian materi secara online dan post-test, kemudian hari kedua melakukan deteksi kepada 10 keluarga secara langsung. Melalui pelatihan CMHN yang dilakukan ini dapat menjadi salah satu upaya pencegahan stigma negatif gangguan jiwa yang ada di masyarakat. Peningkatan kesadaran dari masyarakat diharapkan dapat membangun lingkungan sosial yang mendukung tahap pemulihan klien gangguan jiwa saat dirumah. Hasil evaluasi menunjukkan pengetahuan masyarakat meningkat dari rata-rata skor pre-test 71,51 menjadi 91,76 saat post-test. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah memberikan manfaat dalam upaya promotive dan preventif sehingga status Kesehatan jiwa masyarakat dapat meningkat.
Psikoterapi Islam: Penerapan Terapi Spiritual Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Spiritual Dan Koping Efektif Pada Pasien Pengguna NAPZA: Islamic Psychotherapy: Application of Spiritual Therapy in Improving Spiritual Well-Being and Effective Coping in Drug User Patients Zinatul Mutaalimah; Fahrizal, Yanuar; Triyana
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 4 No. 3 (2025): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v4i3.172

Abstract

Latar Belakang:. Individu yang terlibat dalam penyalahgunaan zat sering kali mengalami berbagai gangguan seperti stress berat, keecemasan yang menetap, depresi mendalam, emosi negative, kurangnya kontrol diri, koping tidak efektif dan kesejahteraan spiritual yang rendah. Salah satu intervensi yang bisa diberikan kepada individu penyalahgunaan NAPZA yaitu psikoterapi Islam berupa sholat dhuha dan dzikir jahr. Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya efektivitas Penerapan Terapi Spiritual dalam Meningkatkan Koping Efektif dan Kesejahteraan Spiritual pada Pasien Pengguna Napza. Metode: Metode penelitian ini merupakan laporan kasus (case report) menggunakan desain pre-test dan post-test dengan menggunakan instrumen Brief Cope dan Spiritual Well Being Scale (SWBS) yang dilakukan pada satu responden laki-laki. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Soerojo Magelang pada tanggal 14 Februari sampai 13 Mei 2025. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perubahan skor hari pertama (pre-test) dalam penelitian didapatkan skor SWBS 53 poin dan hari ke 21 (post-test) 102 poin. Sedangkan kuesioner Brief Cope menunjuukan perubahan skor di hari pertama (pre-test) 53 poin dan pada hari ke 21 (post-test) 102 poin. Kesimpulan: Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa adanya perubahan strategi koping dan kesejahteraan spiritual melalui penerapan terapi spiritual dengan sholat dhuha dan dzikir jahr pada pasien penyalahgunaan NAPZA.
Religious Experiences of Muslim Students Who are Addicted to Online Games in Rural Areas in Countries with A Muslim Majority Fahrizal, Yanuar; Andrea, Ririn
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i5.3420

Abstract

Internet gaming habits may influence teenagers' religious conduct. Gamers are able to survive without doing other activities by sitting for long periods. Many gamers who are hooked to online games are more concerned with the game than with their worship, causing them to get further from God. This study seeks to investigate the spiritual experiences of Yogyakarta students addicted to online games. This study employs a qualitative, phenomenological methodology. Data gathered from eight participants through snowball sampling underwent analysis using the Giorgi method. The study highlights diverse spiritual experiences among online game-addicted students, including parental and student indifference, shifts in activities, pupils' appreciation for spirituality, neglect of religious activities, and integration of internet games and worship for problem-solving. Excessive online gaming results from various factors, yielding varied spiritual experiences, enabling students to understand spirituality's significance and act as problem-solvers.
The Impact of Online Game Addiction on Work Productivity Among Individuals Residing in Urban Areas of Indonesia Fahrizal, Yanuar; Indira, Fatin
JKG (JURNAL KEPERAWATAN GLOBAL) (JKG) Jurnal Keperawatan Global Volume 10 Number 1 Year 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jkg.v10i1.1164

Abstract

Background: Indonesia exhibits high smartphone penetration (210.77 million users, 2021) and substantial online gaming engagement, with 26% of gamers aged 18–24 and 20% aged 25–34. Given alarming gaming disorder prevalence (IGD: 14.6% males, 6.2% females; GD: 7.2% males, 2.8% females) and limited research on productivity impacts in urban Indonesia, this study investigates online game addiction's effect on work productivity among young adults in South Jakarta. Methods: A cross-sectional correlational design recruited 95 participants via purposive sampling (aged 18–26, South Jakarta residents, >3 hours/day non-professional gaming). Data collection utilized the validated Indonesian Online Game Addiction Questionnaire (7-item, Cronbach’s α=0.73) and Individual Work Performance Questionnaire (18-item, Cronbach’s α=0.814–0.871). Normality was confirmed with Kolmogorov-Smirnov testing; SPSS v.28 facilitated Pearson correlation and linear regression analyses. Results: Participants were predominantly male (64.21%), high school-educated (72.63%), and private sector employees (61.05%). Key findings revealed: a significant weak negative correlation between online game addiction and work productivity (r = -0.291, p = 0.04); a strong positive correlation between addiction and gaming duration (r = 0.486, p < 0.001); no correlation between gaming duration and productivity (p = 0.312); and regression indicating addiction explains 9.7% of productivity variance (Adjusted R² = 0.088, β = -0.420, p = 0.002). Conclusion: Online game addiction significantly impairs work productivity among urban Indonesian youth, yet accounts for only 9.7% of variance—underscoring the influence of unaddressed mediators like sleep quality and motivation. Findings necessitate integrating psychiatric nursing interventions within workplace mental health frameworks.
PENGARUH SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN REHABILITASI NAPZA Wardani, Ervina Kusuma; Fahrizal, Yanuar; Baroroh, Baroroh
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28254

Abstract

Penyalahgunaan narkoba mengacu pada penggunaan zat-zat terlarang, seperti opioid, psikotropika, dan senyawa lain yang terlalu membuat ketagihan untuk penggunaannya. Terdapat 275 juta pengguna narkoba di seluruh dunia pada tahun 2018, menurut laporan Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC).  1,80% masyarakat Indonesia yang berusia antara 15 dan 64 tahun melaporkan pernah menyalahgunakan narkoba dalam satu tahun terakhir. Terdapat 3.419.188 penyalahguna narkoba, menurut data prevalensi yang sebanding. Penyalahgunaan obat-obatan mempengaruhi masalah suasana hati, sehingga menekan fungsi otak dan dapat menyebabkan kecemasan. Kecemasan adalah suatu kondisi yang ditandai dengan emosi tidak nyaman, cemas, atau takut yang disebabkan oleh sesuatu yang tidak pasti atau tidak diketahui. Sehingga perlu diberikan intervensi salah satunya yaitu Spiritual emotional freedom technique (SEFT). SEFT merupakan teknik pembebasan emosi yang dikombinasikan dengan spiritualitas dalam diri seseorang, dengan cara mengucapkan bacaan spiritual yang diyakini yaitu dengan nama the set-up, Langkah kedua yaitu the tune-in mengucap keyakinan dan bisa digabung dengan cara selanjutnya, dan langkah ketiga yaitu tapping yaitu mengetuk bagian bagian meridian yang sudah ditetapkan. Tujuan  penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik SEFT terhadap penurunan Tingkat kecemasan. Metode penelitian ini menggunakan laporan kasus dengan pre-post experimental. Subjek yang digunakan seorang pasien dengan masalah kecemasan di Rehabilitasi Napza.  Penerapan menunjukkan bahwa terdapat penurunan Tingkat kecemasan sebelum dan sesudah diberikan intervensi SEFT, dari skor HARS sebelum intervensi 35 yang berarti kecemasan berat menjadi skor HARS 22 yang berarti menjadi kecemasan sedang. Terjadi penurunan tingkat kecemasan pada pasien rehabilitasi Napza sebelum dan sesudah dilakukan terapi SEFT.
Pengaruh Relaksasi Otot Progresif terhadap Kemampuan Mengontrol Marah pada Pasien Risiko Perilaku Kekerasan Di Rehabilitasi Napza Itheng Lestari, Fatonah; Fahrizal, Yanuar; Baroroh
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.28255

Abstract

Napza adalah narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya yang merupakan zat atau obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau bukan tumbuhan baik sintetis ataupun semi sintetis, yang dapat menimbulkan efek hilangnya rasa, perasaan senang, rileks, percaya diri, nyeri berkurang dan dapat menyebabkan penurunan kesadaran. Penyalahgunaan Napza merupakan salah satu permasalahan yang saat ini menjadi isu serius di Indonesia. Prevalensi penyalahgunaan narkoba pada tahun 2023 sebesar 1,95%. Penyalahgunaan narkoba dapat berdampak pada otak sehingga menyebabkan gangguan mood yang berhubungan dengan stres dan emosi. Relaksasi otot progresif (ROP) adalah terapi perilaku dengan melakukan relaksasi otot-otot dengan cara melakukan ketegangan pada otot lalu melakukan relaksasi yang berulang-ulang untuk menurunkan detak jantung dan tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi otot progresif untuk mengontrol marah. Metode dalam penelitian ini menggunakan laporan kasus dengan pre-post experimental. Subjek yang digunakan seorang pasien dengan resiko perilaku kekerasan di Rehabilitasi Napza. Alat untuk pengumpulan data menggunakan Buss-Perry Aggression Questionnaire (BPAQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan intervensi relaksasi otot progresif selama 3 minggu terjadi penurunan nilai BPAQ yang artinya terjadi penurunan sikap agresif pada pasien. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah relaksasi otot progresif berpengaruh terhadap kemampuan mengontrol marah pada pasien dengan masalah keperawatan risiko perilaku kekerasan di bangsal rehabilitiasi napza.
Penerapan Terapi Menulis Ekspresif Terhadap Penerimaan Diri Pada Pasien Penyalahgunaan NAPZA : Application of Expressive Writing Therapy to Enhance Self-Acceptance in Individuals with Substance Use Disorders Nabila Garnis Pramesti; Yanuar Fahrizal; Triyana
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 4 No. 2 (2025): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v4i2.171

Abstract

Latar Belakang: Penyalahgunaan NAPZA berdampak buruk terhadap kondisi psikologis dan sosial individu, termasuk menurunnya tingkat penerimaan diri. Rendahnya penerimaan diri dapat memperburuk proses pemulihan. Salah satu intervensi yang dapat digunakan untuk meningkatkan penerimaan diri adalah terapi menulis ekspresif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi menulis ekspresif terhadap peningkatan penerimaan diri pada pasien penyalahgunaan NAPZA. Metode: Penelitian ini merupakan studi kasus dengan desain pre-post experimental pada satu pasien laki-laki berusia 27 tahun yang sedang menjalani rehabilitasi. Intervensi menulis ekspresif diberikan selama 12 hari dan dievaluasi menggunakan Berger Self-Acceptance Scale. Hasil: Terdapat peningkatan skor self-acceptance dari 110 (kategori rendah) menjadi 135 (kategori sedang) setelah intervensi dilakukan. Kesimpulan: Terapi menulis ekspresif efektif dalam meningkatkan penerimaan diri pada pasien penyalahgunaan NAPZA dan dapat digunakan sebagai bagian dari intervensi psikososial selama rehabilitasi.
Co-Authors Adhe Akbar Rafsanjani Ananda Rizky Akbar Andrea, Ririn Annisa Fadilasari Aprilia, Friska Aulia Fadillah Baroroh Baroroh, Baroroh Bertha Tesma Wulandari Biantara, Irgi Bima Yoga Pratama Cintya Maharani Damayanti, Selvi Rizkia Daulima, Novy Helena David Tor Burbwa Desi Rahmawati Dianing Aulia Puspitasari Dwi Istiana Erma Ayu Fitriyanti Ervina Kusuma Wardani, Ervina Kusuma Fahmi Irfanudin Faiga, Nurul Falasifah Ani Yuniarti, Falasifah Ani Fani Melinda Eka Putri Galang Hidayat Jati Hafizuddin Slamet Irmawan Hasan, Shukir Saleem Ida Rochmawati Indira, Fatin Iqbal Muzizat Rianto Itheng Lestari, Fatonah Laili Nur Hidayati Laili Nur Hidayati, Laili Lestari, Nina Dwi Lutfia Farras Azizah Mariyana, Dian Mya Martin, Neil M Maryanto, Wulan Adelia Putri Muhammad Fahri, Muhammad Muhammad Iqbal Kholidin Muhammad Miqdam Raisul Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mutiara Harul Aini Nabila Garnis Pramesti Nina Dwi Lestari Novy Helena Catharina Daulima Novy Helena Chatarina Daulima Pamungkas, Niki Cucu Pramitha Sari Pratama, Bima Yoga Prima Ardi Nurcahyo Putri, Alyfia Sofyan Rahayu Cahyaningtias Rausan Fikri Priyana Putra Refisya Putri Resti Yulianti Sutrisno Risdiana, Nurvita Rismawati, Anisa Saputri, Reny Nur Sari, Amanda Sesanti Amiasih Shanti Wardaningsih Shanti Wardaningsih Shiva Delpiani Siti Nenti Sarifah Suryana, Rika Sutantri Sutantri Sutarjo, Puji Syahruramdhani, Syahruramdhani Syarifah, Rofiqotus Titih Huriah Triayana Triyana Triyana, Triyana Wahyulianto Wahyulianto Wati, Anisa Risma Zahra Alisya Dewi P Zinatul Mutaalimah