Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovation Research and Knowledge

PERAN SERTA SATUAN PENDIDIKAN NON FORMAL SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB) DAN PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) DALAM USAHA MENEKAN ANGKA PUTUS SEKOLAH DI KABUPATEN BANJAR Yayuk Hartini; Ahmad Suriansyah; Ahmad Alim Bachri
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9726

Abstract

Di Kabupaten Banjar, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) mendapatkan perhatian yang besar dari pemerintah daerah dan dinas pendidikan setempat sebagai usaha untuk menekan angka putus sekolah dan memberikan kesemaptan untuk semua masyarakat usia sekolah untuk mendapatkan ijazah pendidikan sesuai jenjang masing-masing. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif terhadap fenomena dari aktivitas kegiatan pada setiap program di kabupaten Banjar yang berhubungan dengan satuan pendidikan non formal melalui sanggar kegiatan belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Pemerintah Kabupaten Banjar melalui beragam program yang diluncurkan sangat aktif dan responsif dalam usaha menekan angka putus sekolah. Salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan meningkatkan fungsi pendidikan non formal melalui SKB dan PKBM. Angka peningkatan yang menunjukan peningkatan yang tinggi baik dari segi jumlah siswa, jumlah tenaga pengajar dan jumlah satuan pendidikan non formal menunjukan bahwa keberadaan satuan pendidikan non formal di Kabupaten Banjar menjadi pilihan bagi para usia sekolah yang tidak bisa menamatkan pendidikan untuk mendapatkan ijazah setara pendidikan formal. Hal tersebut diharapkan menjadi sebuah jalan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya pendidikan untuk kualitas sumber daya manusia yang lebih baik di masa depan.
PEMBINAAN KARAKTER MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN RELIGIUS PADA SISWA PAUD UNTUK MENCIPTAKAN GENERASI EMAS INDONESIA Yenny Nurul Wulandari; Ahmad Suriansyah; Ahmad Alim Bachri
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9727

Abstract

Karakter religius bersumber dari budaya religius. Budaya religius sendiri merupakan salah satu upaya untuk membentuk karakter agar peserta didik menjadi lebih mudah mencapai tujuan dalam pendidikan baik dari sikap, pengetahuan dan keterampilan dengan konsep-konsep ketuhanan. Budaya religius merupakan cara berpikir dan bertindak warga sekolah yang didasari atas nilai-nilai religius. Dalam penelitian ini, kajian literature harus digunakan secara konsisten berdasarkan asumsi  metodologi.  Artinya  kajian  literatur  harus  digunakan  sehingga  tidak  menimbulkan pertanyaan-pertanyaan  yang  akan  diajukan  kepada  peneliti.  Peneliti  menggunakan  metode kualitatif .Pemerolehan pembelajaran dalam fase fondasi sangat penting untuk tumbuh kembang anak di fase berikutnya agar tujuan pendidikan untuk mencetak generasi emas bangsa di masa depan dapat tercapai. Terciptanya generasi emas bangsa dapat terwujud apabila satuan pendidikan mampu menekankan konsep pembinaan karakter yang , mampu mengembangkan semua jenis kecerdasan anak. Salah satu pembinaan karakter yang dikembangkan dalam pendidikan anak usia dini adalah pembinaan karakter religius. Pembinaan karakter religius memiliki berbagai pentingnya dalam kehidupan seseorang yang dapat membantu dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai moral, membantu mendorong perilaku yang jujur, baik dan bertanggung jawab. Pembinaan karakter religius sering kali mengajarkan empati, kasih sayang, kepedulian dan membantu membangun komunitas yang lebih baik
Co-Authors ,, Dahniar Adenan Adenan Agustina Rahmah Ahmad Suriansyah Akhid Yulianto Akimas, Hari Nugroho Alamsyah Yunus Anna Nur Faidah Aprizal Satria Hanafi Aprizal Satria Hanafi, Aprizal Satria Ardiansyah, Muhamad Faried Ari Aryanto Arif Wahyu Bibiharta Arifin Syamsul Aslamiah Aslamiah Bibitharta, Arif Wahyu Claudia, Meiske Dahniar Dahniar ., Dahniar Dahniar Dahniar Dahniar, Dahniar Dessy Rosiana Dewi, Maya Sar Dian Rizeki Finarti Dinata, M. Fajerin Ekawatie, Rephy Ellyn Normelani Fendy Suhariadi Halimatussa'diyah, Halimatussa'diyah Hamdani Handayani Happy Danni Hardani, Liza Hari Nugroho Akimas Haris Haris Harlina, Yuse Khaidir, Muhammad Linda Khilyatul Azizah Liza Hardani M. Fajerin Dinata Mahrita Mahrita ., Mahrita Maya Sari Dewi Maya Sari Dewi, Maya Sari Muhamad Faried Ardiansyah Muhammad Iman Ramadhan Muhammad Khaidir Muhammad Nawawi Muhammad Nawawi Muhammad Riduansyah Syafari Mujiyat, Mujiyat Neka Erlyani Nur Hidayah Nursofyan, Tony Qomariyatus Sholihah Rahmah, Agustina Rahmawati Rakhman Ardi Ramadhan, Muhammad Iman Rephy Ekawatie Resubun, Ray Melvin Rini Rahmawati Rini Rahmawati, Rini Rosiana, Dessy Royen Bertoni Sitorus Sari, Yulika Puspita Selamat Riadi Sitorus, Royen Bertoni Sri Winarsih Sri Winarsih Sulistiyana, Sulistiyana Sutarto Hadi Sya'ban, Rahmat Syabarrudin, Agus Syarifuddin Syarifuddin Tini Elyn Herlina Tinik Sugiati Tony Nursofyan Udiannoor Utami, Widi Wahyudi, Muhammad Haikal Wandari, Wimby Wanti Wanti Widi Utami Wurnongo, Wulan Yayuk Hartini Yenny Nurul Wulandari Yunus, Alamsyah Yuridka, Fitrah Yuse Harlina