Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA PROFIL DASAR LAUT DAN KARAKTERISTIK SEDIMEN MENGGUNAKAN MULTIBEAM ECHOSOUNDER DI PERAIRAN JAKARTA asmoro, nuki widi; Manik, Henry Munandar; Umam, Choirul; azhari, Ferian; Pranowo, widodo setiyo; Kurniawan, Muhammad Azis; Setiyadi, Johar; Prihantoro, Andi Exyas
JURNAL GEOLOGI KELAUTAN Vol 22, No 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32693/jgk.22.1.2024.843

Abstract

Profil dan karakteristik sedimen dasar laut menjadi informasi penting dalam kegiatan pengerukan alur Pelabuhan. Dasar sedimen yang bervariasi dan area pengerukan yang luas harus dapat dipetakan, serta dianalisa secara tepat agar memudahkan kegiatan pengerukan. Teknologi multibeam echosounder(MBES) dapat digunakan untuk mendeteksi kedalaman dan merekam data pantulan dasar laut, yang kemudian diproses menjadi mozaik pantulan sehingga membantu mengidentifikasi jenis dan morfologi dasar laut. Penelitian ini dilaksanakan di alur Pelabuhan Rukindo perairan Jakarta yang merupakan ordo khusus dengan kedalaman bervariasi. Penelitian ini dilakukan menggunakan data in situ MBES dengan menganalisis nilai hamburan balik (backscatter) metode Angular Range Analysis dan Sediment Analysis Tools (ARA&SAT) dimana hubungan hamburan balik sangat erat dengan ukuran butiran sedimen. Validasi dilaksanakan dengan pengambilan sedimen, menggunakan grab sample sebanyak 12 titik di area penelitian, kemudian melaksanakan pengujian contoh sedimen di laboratorium untuk menghasilkan klasifikasi sedimen skala wenthworth. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran hasil pengujian sedimen dengan nilai backscatter MBES dan hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengklasifikasian sedimen halus berdasarkan nilai backscatter di laut Jakarta. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai intensitas sedimen dari backscatter MBES antara -15 db s.d -30 db dengan 3 klasifikasi sedimen yang didominasi oleh sedimen pasir halus. Berdasarkan nilai backscatter MBES diharapkan diketahui klasifikasi jenis sedimen sehingga berkontribusi untuk perencanaan pengerukan alur pelabuhan terkait dengan jenis substrat bawah laut sehingga kegiatan pengerukan dapat dilakukan dengan aman dan efektif.
PENGUKURAN DAN ANALISIS HAMBUR BALIK AKUSTIK MENGGUNAKAN TEKNOLOGI MULTIBEAM ECHOSOUNDERUNTUK KLASIFIKASI SEDIMEN DASAR LAUT TELUK PALU Farihah, Rizqi Ayu; Manik, Henry Munandar; Harsono, Gentio
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v12i2.28465

Abstract

Nilai Hambur balik dapat menggambarkan kondisi sedimen di dasar perairan, termasuk ukuran butir dari sedimen dasar perairan. Tujuan penelitian ini untuk mendeteksi, mengklasifikasi dan memprediksi tipe dasar perairan berdasarkan nilai hambur balik menggunakan Angular Response Analysis (ARA) dan Support Vector Machine (SVM) sehingga didapatkan peta spasial sebaran sedimen di Teluk Palu. Data batimetri dan intensitas hambur balik diambil pada 5-9 Oktober 2018 menggunakan multibeam echosounder Kongsberg EM 302 dengan frekuensi 30 kHz dan 10 sampel sedimen tahun 2012 milik PUSHIDROSAL. Hasil penelitian menunjukkan sebaran sedimen dasar Teluk Palu dengan metode ARA didominasi oleh pasir (sand) dan lanau (silt) sedangkan dengan metode SVM didominasi oleh pasir berlanau (silty sand), lanau (silt) dan pasir (sand). Hasil uji akurasi untuk metode ARA sebesar 50% sedangkan hasil uji akurasi untuk metode SVM menghasilkan overall accuracy dengan nilai 60%. Prediksi tipe dasar perairan di Teluk Palu yang paling mendekati keadaan sebenarnya adalah hasil prediksi dengan metode SVM yaitu pasir berlanau, lanau dan pasir.
PENCITRAAN STRUKTUR HALUS TERMOHALIN MENGGUNAKAN SEISMIK REFLEKSI MULTIKANAL DI UTARA LAUT MALUKU Manik, Henry Munandar; Atmadipoera, Agus Saleh; Zuraida, Rina; Purwanto, Catur; Firdaus, Randi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v13i1.32346

Abstract

Akustik frekuensi rendah seperti seismik laut yang umumnya digunakan untuk pemetaan geologi sekarang berkembang menjadi perangkat untuk memetakan kolom perairan. Penelitian ini bertujuan memetakan struktur halus termohalin (thermohaline fine structure) sepanjang lintasan seismik di Laut Maluku bagian utara. Data seismik refleksi dari 72 saluran sepanjang lintasan 239 km diproses untuk menggambarkan struktur kolom perairan di Laut Maluku. Penampang seismik oseanografi menunjukkan dengan jelas adanya reflektor pada kedalaman 400 m dan 800 m yang merupakan batas bawah lapisan termoklin musiman dan termoklin permanen. Di antara kedalaman 400 - 800 m terdapat refleksi yang disebabkan oleh perundakan termohalin (thermohaline staircase) seperti yang terkonfirmasi oleh data CTD. Data seismik kolom perairan memperlihatkan adanya struktur seperti gelombang internal di bagian barat laut ambang Tufure dengan tinggi dan panjang gelombang berturut-turut sekitar 102 m dan 17 km. Amplitudo seismik di kolom perairan menunjukkan kesesuaian dengan kontras vertikal parameter fisika oseanografi seperti suhu, salinitas, dan kecepatan suara. Refleksi di kolom perairan bisa disebabkan oleh kontras gradient suhu berkisar antara 0,03°C/m hingga >0,20°C/m. Impedansi akustik pada zona target berkisar antara 0,8 × 106 kg/m3 m/s hingga 2,06 × 106 kg/m3 m/s. Penelitian ini mengungkap bahwa data seismik kolom perairan bisa bermanfaat untuk mempelajari karakteristik kolom perairan di Laut Maluku bagian utara.
KARAKTERISASI RESERVOIR HIDROKARBON MENGGUNAKAN ATRIBUT SWEETNESS DAN INVERSI IMPEDANSI AKUSTIK DI PERAIRAN UTARA BALI Manik, Henry M.; Susilohadi; Pamalik, Aulia Ranggi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 3 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v12i3.32640

Abstract

Reservoir adalah salah satu objek yang menjadi fokus pada tahap eksplorasi dalam industri minyak dan gas. Proses identifikasi dan penggambaran karakter reservoir baik secara kualitatif maupun kuantitatif dilakukan menggunakan data sumur dan data seismik karena kedua data tersebut saling me-lengkapi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis karakter reservoir hidro-karbon di Perairan Utara Bali menggunakan metode atribut sweetness dan metode inversi impedansi akustik berbasis model. Penelitian ini menggunakan empat buah lintasan seismik laut 2D post-stack time migration dan sebuah data sumur (BLJ-1). Metode atribut sweetness dilakukan dengan menurun-kan informasi data seismik berupa amplitudo dan frekuensi, sedangkan metode inversi impedansi akustik berbasis model dilakukan dengan mengin-tegrasikan data seismik dan data sumur agar di-peroleh sebaran nilai impedansi akustik secara lateral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut sweetness dapat mengenali zona reservoir hidrokarbon dari anomali sweet spots pada rentang waktu 750-850 ms. Zona reservoir utamanya tersusun atas batuan karbonat berupa batu gamping (limestone) yang berumur Late Pliocene dan terletak pada kedalaman 680-740 m. Metode inversi berbasis model mampu memberikan nilai korelasi yang tinggi dan galat inversi yang rendah sehingga dapat mendeter-minasi lapisan batuan yang diprediksi mengandung gas. Penggunaan atribut sweetness dan inversi berbasis model, dapat mengidentifikasi dan mampu menggambarkan karakter reservoir dengan baik.
APLIKASI METODE SURFACE CONSISTENT DECONVOLUTION PADA DATA SEISMIK LAUT DANGKAL 2D DI PERAIRAN WAIPOGA, PAPUA Winjaniatun, Siti Novrianti; Manik, Henry Munandar; Nainggolan, Tumpal Bernhard
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v13i1.32784

Abstract

Data seismik yang dihasilkan saat akuisisi mengandung wavelet yang kompleks dan derau seperti multipel yang mengakibatkan menurunnya resolusi temporal penampang seismik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penerapan metode Surface Consistent Deconvolution (SCD) dan dekonvolusi prediktif dalam meningkatkan resolusi temporal penampang seismik pada data seismik laut dangkal 2D lintasan C12, C21 dan L18 di Perairan Waipoga, Papua. Penelitian ini menerapkan metode SCD dan dekonvolusi prediktif. Surface consistent deconvolution dilakukan dengan mendekomposisikan wavelet seismik menjadi sumber, penerima, offset dan midpoint, sedangkan dekonvolusi prediktif dilakukan dengan membuat prediksi dari tras seismik yang mengandung multipel periode pendek. Penampang seismik yang dihasilkan pada penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode dekonvolusi prediktif maupun SCD dapat menghilangkan multipel periode pendek yang terdapat pada penampang seismik. Metode SCD memberikan hasil yang lebih baik dalam meningkatkan resolusi temporal penampang seismik dibandingkan metode dekonvolusi prediktif. Hal tersebut dikarenakan metode SCD memberikan hasil yang lebih baik dalam memampatkan wavelet, meningkatkan kontinuitas lapisan dan mempertajam reflektor.
ATENUASI DERAU ACAK DAN KOHEREN PADA DATA SEISMIK 2D DI PERAIRAN ARU, PAPUA Manik, Henry Munandar; Nainggolan, Tumpal Bernhard; Adrianus, Aldwin
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v13i1.32796

Abstract

Data seismik selalu terdiri dari sinyal utama yang diinginkan dan komponen derau. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meredam derau koheren dan acak pada data dengan menggunakan metode yang berbeda agar dapat meningkatkan resolusi data sehingga interpretasi data menjadi akurat. Derau acak dapat dihilangkan dengan mudah pada proses filter bandpass dan stacking dengan hasil yang signifikan, sedangkan derau koheren harus melalui tahapan yang lebih kompleks karena derau koheren dapat bertumpang tindih dengan data. Perairan Aru yang menjadi tempat data penelitian ini diambil, secara geografis berada pada lokasi bertemunya 3 lempeng benua yang aktif sehingga berpotensi dalam bidang migas. Penelitian ini menggunakan dua metode utama untuk mengatenuasi derau koheren untuk melihat bagaimana perbedaan penerapan kedua metode tersebut pada data. Metode koheren filter memiliki hasil akhir yang memuaskan, dengan target utama untuk menghilangkan swell noise dan berhasil dengan hasil yang signifikan. Metode koheren denoising disisi lain juga memiliki hasil akhir yang memuaskan, derau yang menjadi target adalah derau koheren linear yang bertumpang tindih dengan reflektor permukaan dan berhasil dengan hasil yang cukup signifikan, namun metode ini masih menimbulkan jejak samar dari swell noise pada penampang hasil akhir. Metode koheren filter dan metode denoising koheren cukup efektif dalam mengidentifikasi dan mengatenuasi derau acak maupun koheren pada data namun perbedaan kedua metode terletak pada target derau yang dapat diatenuasi dengan maksimal.
ATENUASI MULTIPLE DENGAN KOMBINASI METODE SURFACE RELATED MULTIPLE ELIMINATION DAN TRANSFORMASI RADON DI LAUT SERAM Manik, Henry Munandar; Nainggolan, Tumpal Bernhard; Nur Fitria, Hanita
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v13i1.32890

Abstract

Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki kekayaan sumber daya laut, selain hasil tangkap perikanan yang melimpah terdapat kandungan minyak dan gas di dalam batuan dasar laut. Eksplorasi minyak dan gas di Indonesia masih banyak dilakukan hingga saat ini. Salah satu metode yang digunakan dalam pencariannya adalah metode seismik refleksi. Metode seismik refleksi memanfaatkan gelombang suara yang dihasilkan oleh sumber, gelombang akan menjalar ke dalam batuan dasar bumi kemudian dipantulkan kembali dan diterima oleh receiver. Penelitian ini menggunakan data seismik 2D laut berupa data lapang hasil akuisisi di Perairan Seram, Papua Barat. Data lapang hasil akuisisi masih bercampur dengan multipel yang disebabkan perbedaan impedansi akustik dari lapisan-lapisan bawah permukaan bumi. Keberadaan multipel dapat menyebabkan kerumitan pada saat interpretasi karena menimbulkan efek reflektor semu. Oleh karena itu perlu diterapkan metode atenuasi multipel yang tepat, untuk mengurangi derau multipel. Penelitian ini menerapkan kombinasi antara Surface Related Multiple Elimination (SRME) dan transformasi Radon yang diharapkan mampu mereduksi water bottom multiple dari penampang seismik. Hasil dari pengolahan data menunjukkan bahwa kombinasi metode SRME dan transformasi Radon efektif untuk menghilangkan multipel periode panjang pada zona near offset, middle offset dan far offset. Penerapan kombinasi metode ini juga menghapus beberapa bagian yang tidak signifikan pada reflektor utama oleh karena bercampurnya sinyal dan multipel dalam domain moveout yang sama. Kombinasi kedua metode ini baik untuk menghilangkan multipel jenis water bottom multiple pada data seismik perairan dalam, dan meningkatkan kualitas sinyal terhadap gangguan.
PENGUKURAN KELIMPAHAN DAN SEBARAN SPASIAL ZOOPLANKTON MENGGUNAKAN SCIENTIFIC ECHOSOUNDER DI SEMENANJUNG UTARA PESISIR BANYUASIN, SUMATERA SELATAN Manik, Henry Munandar; Wijopriono; Amanda Astri Pratiwi Febrianti
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v14i1.36218

Abstract

Perairan Semenanjung Utara Pesisir Banyuasin merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Selat Bangka dan Taman Nasional Sembilang serta memiliki beberapa aktivitas seperti pemukiman, perikanan maupun pelabuhan dan adanya pengaruh perubahan terhadap pertumbuhan maupun kelimpahan dari populasi zooplankton. Zooplankton memiliki peranan penting di perairan, sebagai indikator dan sistem jaring makanan yang dapat berpengaruh bagi organisme tingkat trofik tinggi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan sebaran spasial zooplankton di perairan Semenanjung Utara Pesisir Banyuasin menggunakan metode hidroakustik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2020 menggunakan instrumen single beam echosounder SIMRAD EK-15 di perairan Semenanjung Utara Pesisir Banyuasin. Nilai kelimpahan zooplankton didapatkan dari hasil perekaman data akustik berupa nilai Volume Backscattering strength (SV) dan nilai Target Strength (TS). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan kelimpahan antara waktu pengamatan dan strata kedalaman perairan. Frekuensi kelimpahan zooplankton pada siang hari dominan dari 1000-1500 ind/m3 dengan nilai maksimum yaitu 3595 ind/m3 dan pada malam hari 400-800 ind/m3 dengan nilai kelimpahan zooplankton tertinggi yaitu 2213 ind/m3. Sebaran spasial kelimpahan zooplankton cenderung berkelompok sesuai dengan tingkah laku dari zooplankton tersebut dan adanya faktor arus yang berpotensi menentukan jalur pergerakan dari zooplankton di perairan.
KUANTIFIKASI HAMBUR BALIK AKUSTIK DASAR LAUT MENGGUNAKAN SCIENTIFIC SINGLE BEAM ECHOSOUNDER Manik, Henry Munandar; Totok Hestirianoto; Sri Pujiyati; Elson, La
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v14i1.37184

Abstract

Teknologi hidroakustik mampu melakukan kuantifikasi terhadap substrat dasar laut dan dapat memperkirakan secara akurat dan mendekati real time terhadap karakter akustik yang dimiliki oleh masing-masing jenis substrat. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan kuantifikasi hambur balik akustik dasar laut dalam upaya pengembangan teknologi informasi kelautan. Akusisi data menggunakan instrumen akustik Single Beam Echosounder Simrad EK-15 pada frekuensi 200 kHz. Pengolahan dan analisis data meliputi hambur balik akustik, tipe sedimen, komputasi acoustics bottom backscattering substrat dasar laut dan analisis spasial acoustic backscattering dasar laut di perairan Pulau Lancang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai hambur balik akustik substrat dasar laut berdasarkan nilai SS dan ukuran partikel di setiap stasiun sampling yaitu tipe substrat pasir -21,08 dB sampai -24,55 dB, pasir halus -25,67 dB sampai -26,67 dB, dan pasir halus sekali berkisar antara -27,42 dB sampai -28,03 dB. Berdasarkan rentang nilai hambur balik akustik yang didapatkan dari stasiun sampling diperoleh klasifikasi jenis substrat dasar laut di sepanjang lajur survei yaitu pasir kasar sekali, pasir kasar, pasir sedang, pasir halus, pasir halus sekali, lanau kasar, lanau sedang, lanau halus, lempung kasar dan lempung halus pada rentang nilai -47,85 dB sampai -17,07 dB. Substrat pasir paling banyak ditemukan di lokasi penelitian dengan komposisi yang lebih besar dibandingkan dengan lanau dan lempung. Nilai hambur balik akustik sangat dipengaruhi oleh ukuran partikel, bentuk morfologi dan relief dasar laut.
Karakteristik Sedimen Permukaan Dasar Laut Berdasarkan Data Seismik Di Perairan Bengkalis Utara Kirana, Widiah Dwi; Manik, Henry Munandar; Setyanto, Agus
Jurnal Kelautan Tropis Vol 28, No 3 (2025): JURNAL KELAUTAN TROPIS
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkt.v28i3.28765

Abstract

The northern waters of Bengkalis Island, Riau Archipelago, represent a coastal region vulnerable to abrasion and anthropogenic pressures such as sand mining and marine traffic. This study employs an integrative approach combining seismic reflection methods and grain-size analysis from grab-sampler data to quantitatively assess the characteristics of surface seafloor sediments. Seismic sections from three profiles reveal a relatively flat seabed topography, with depths ranging from 9.5 to 14.9 meters and total sediment layer thickness reaching up to 76.5 meters. Data processing through AGC, FFT, bandpass filtering, and sparse spike deconvolution produced sharp and informative seismic sections, with estimated reflection coefficient values ranging from 0,245 to 0,257. The interpretation results indicate consistency between the reflection coefficients extracted from seismic data and the theoretical values derived from sediment grain sizes of 0,021–0,025 mm, classified as coarse silt. These findings reinforce the effectiveness of hydroacoustic methods in sediment characterization within coastal environments. This approach is considered efficient, broadly spatially covered, and holds strategic potential for shallow marine sedimentology studies.   Perairan Bengkalis Utara, Kepulauan Riau, merupakan wilayah pesisir yang rentan terhadap abrasi dan tekanan antropogenik seperti penambangan pasir dan pelayaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan integratif antara metode seismik refleksi dan analisis ukuran butir sedimen dari penginti comot (grab sampler) untuk mengkaji karakteristik sedimen permukaan dasar laut secara kuantitatif. Penampang seismik dari tiga lintasan menunjukkan topografi dasar laut yang relatif datar, dengan kedalaman seabed antara 9,5 hingga 14,9 meter dan ketebalan total lapisan sedimen mencapai 76,5 meter. Pengolahan data melalui tahapan AGC, FFT, bandpass filter, dan dekonvolusi menghasilkan visualisasi penampang yang tajam dan informatif, serta estimasi koefisien refleksi dalam kisaran 0,245–0,257. Hasil interpretasi menunjukkan kesesuaian nilai koefisien refleksi dari data seismik dengan nilai teoritis berdasarkan ukuran butir sedimen sebesar 0,021–0,025 mm, yang diklasifikasikan sebagai lanau kasar. Temuan ini memperkuat efektivitas metode hidroakustik dalam karakterisasi sedimen di wilayah pesisir. Pendekatan ini dinilai efisien, luas cakupannya, dan potensial menjadi metode strategis dalam studi sedimentologi laut dangkal. 
Co-Authors . Susilohadi Adhi Kusuma Negara Adi Purwandana Adi Purwandana Aditya P. Sidiq Adrianus, Aldwin Agung D. Syakti Agus Atmadipoera Agustina Sartika Yos Ekaristi Manik Agustinus Agustinus Alajuri, M Hasbi Sidqi Alfrida Romauli Amanda Astri Pratiwi Febrianti Anang P. Adi Anang Prasetia Adi Anang Prasetia Adi Andi Achmadi Andi Yaodi Nurani Yamin Angga Dwinovantyo Angga Dwinovantyo Ari Wahyudi Ari Wahyudi Asep Ma'mun Asep Ma’mun Asep Priatna Asmoro, Nuki Widi Augy Syahailatua Azhari, Ferian Bagas O. Siahaan Bernawis, Lamona Irmudyawati Billi R Kusumah Billi Rifa Kusumah Brojonegoro, Irsan S Catur Purwanto, Catur Choirul Umam, Choirul Christian Nugroho Dadang Handoko Deddy Bakhtiar Djoko Hartoyo Domey Moniharapon Dony Apdillah Dwi Charnila Dwiadji Gultom Edi Kusmanto Edy Hartulistiyoso Elson, La Faaris, Said M Fahrulian Fahrulian Fahrulian Fahrulian Fahrulian Fahrulian Fathkhurozak Yunanda Rifai Firdaus, Randi Fredrich Simanungkalit Gentio Harsono Gentio Harsono Handoko, Dadang Haqqu Ramdhani Hargiani, Fransisca Xaveria Hasan, Rozaimi Che Hascaryo, Anom Puji Hawari, Aqil Hawis H Madduppa Hendra Jayanto Hendra Jayanto Henry Andriadi Hestirianoto, Totok Hestirianoto, Totok Hestirianoto Hollanda Arief Kusuma Husal, Siddiq Husaini I Wayan Sumardana Eka Putra Imam Mudita Indah Nurkomala Indra Jaya Indra Jaya Indra Jaya Indra Jaya Indra Jaya Indra Jaya Irsan Soemantri Brodjonegoro Ita Wulandari Jales Veva Jaya Johar Setiyadi Junaedi, Liva Kang, Myounghee Karlisa Priandana Khairul Amri Kirana, Widiah Dwi Krisna Rendi Awalludin Kurniawan , Muhammad Aziz Kurniawan, Muhammad Azis Kusdiana, Dias La Elson, La Elson Lalita, Rayi Khasanah Larasati, Oktavira Dwi Demia Lazuardi, Muhammad Nur Riza Lili Somantri Liva Junaedi M. Agung Sedayu M.Rizal Keulana Manik, Agustina Sartika Muhamad Yulianto Muhammad Farhan Muhammad Firdaus MUHAMMAD ILHAM Muhammad Sanubari Muhammad Siddiq Sangadji Muhammad Zainuddin Lubis Muhammad Zainuddin Lubis Muhammad Zulfikar Muharrom, Eka Yudha Myounghee Kang Nainggolan, Tumpal Bernhard Napitupulu, Gandhi Napitupulu, Moses Nazar Nurdin Negara, Adhi K. Nur Fitria, Hanita Pamalik, Aulia Ranggi Prasetiawan, Agung Prihantoro, Andi Exyas Pujiyati, Sri Pujiyati Purwandana , Adi Putra, I Wayan Sumardana Eka R. Yanuar H. P Rabbani, Mochamad Rafif Radjawane, Ivonne Milichristi Rahmat, Ayi Rahmatullah, Amri Ratna Juita Sari Rina Fajaryanti Rina Nurkhayati Rina Zuraida Rizqi Ayu Farihah, Rizqi Ayu RR. Ella Evrita Hestiandari Saifur Rohman Setiyadi, Johar Setyanto, Agus Situmorang, Edriyan Sofyatuddin Karina Sri Pujiyati Steven Solikin Subarsyah Subarsyah Subarsyah Subarsyah Subarsyah Subarsyah Suhengki, Gemma Cahya Hafifah Suhengki Suhengki, Suhengki Sukoco, Nawanto Budi Sumantri, Willi Supriyanto, Taufiq Susilo Hadi Susilohadi Susilohadi Susilohadi Susilohadi Susilohadi Susilohadi Susilohadi Susilohadi Susilohadi Susilohadi Susilohadi Syahrin, Win Alfi Syahrul Purnawan Syahrul Purnawan Teguh Arif Pianto Tri Aji Tri Nur Sujatmiko Try Febrianto Tumpal B. Nainggolan Tumpal Bernhard Nainggolan Udrekh Udrekh Vincentius P Siregar Widodo S Pranowo Widodo Setiyo Pranowo Wijopriono Windra, Alivio Winjaniatun, Siti Novrianti Yoga Prihantoro Yoga Prihantoro Yulinar Firdaus, Yulinar Zahran, Hafizh