Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Performance Propeller Tipe KA4-70 dengan Variasi Flap Angle End Plate dan Sudut Rake Maulana, Muhammad Dhefa; Zakki, Ahmad Fauzan; Manik, Parlindungan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 1 (2020): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (967.917 KB)

Abstract

Kaplan Series merupakan jenis propeller yang sering digunakan pada kapal berdaya dorong (thrust) besar. Perencanaan propeller untuk mendapatkan nilai thrust maksimum, torque minimum, serta efisiensi yang tinggi, diberikan  variasi-variasi, seperti variasi jumlah daun, sudut rake,penambahan nozzle hingga pemasangan endplate pada ujung daun propeller. Penelitian ini, memvariasikan sudut rake propeller dengan flap angle endplate, tanpa pengurangan diameter propeller, untuk mengetahui performance propeller Kaplan Ka4-70 series yang terbaik, dengan pendekatan numerik berbasis software CFD. Hasil simulasi model dengan penerapan variasi sudut rake dan flap angle endplate memberikan hasil nilai thrust, torque, serta efisiensi yang meningkat dibandingkan nilai dari performa kaplan konvensional. Nilai thrust maksimum diperoleh pada variasi rake 6◦ flap angle endplate 0◦, dengan panjang endplate 100mm, menghasilkan nilai 139835 N. Nilai torque minimum diperoleh pada variasi rake 15◦ flap angle endplate 20◦, dengan panjang endplate 50mm sebesar 41452 N.m. Perhitungan efisiensi menunjukkan variasi rake 6◦ flap angle endplate 0◦ menghasilkan efisiensi terbaik sebesar 0.5514 dengan panjang endplate 50mm.
Analisis Olah Gerak dan Nilai Ekonomis Kapal Landing Craft Tank (LCT) Setelah Dikonversi Menjadi Livestock Carrier (Kapal Ternak) Pratiwi, Ovin Ranica; Manik, Parlindungan; Jokosisworo, Sarjito
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.195 KB)

Abstract

Sejak tahun 2015, kapal Landing Craft Tank (LCT) dilarang beroperasi sebagai angkutan penyebrangan. Agar kapal masih tetap dapat beroperasi perlu diupayakan usaha lain sepeti modifikasi atau konversi kapal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengonversi kapal LCT menjadi kapal ternak (Livestock Carrier). Penelitian ini bermaksud untuk melakukan analisis olah gerak kapal sebelum dan sesudah konversi serta analisis ekonomis dari proyek konversi kapal. Peneliti menggunakan software pemodelan 3D dan software seakeeper untuk analisis olah gerak. Hasil dari konversi kapal mengakibatkan perubahan displacement dari 2254,366  ton menjadi 2071,855 ton. Selain itu, perubahan tersebut juga mengakibatkan adanya pergeseran titik berat kapal sehingga mengakibatkan adanya perbedaan olah gerak kapal. Hasil dari analisis olah gerak kapal baik sebelum maupun sesudah konversi telah memenuhi standar olah gerak sesuai dengan jenis kapal tersebut. Kemudian hasil dari analisis ekonomis menunjukkan bahwa proyek konversi kapal mampu mengembalikan biaya modal selama 2,25 tahun. Oleh sebab itu, proyek konversi dari kapal LCT menjadi kapal ternak dapat meningkatkan nilai guna dan ekonomi para pelaku usaha.
Analisa Pengaruh Penambahan Fin Keel terhadap Hambatan, Pola Aliran, dan Stabilitas pada Kapal Ferry Ro-Ro 1000 GT Pratama, Rezky Naufal; Manik, Parlindungan; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal Ferry Ro-Ro merupakan salah satu alat transportasi yang dapat diandalkan untuk melayani penumpang antar pulau karena harga tiket yang relatif murah. Untuk menjaga hal itu maka perlu adanya peningkatan kenyamanan serta keselamatan penumpang dan efisiensi bahan bakar, salah satu cara nya adalah dengan mengurangi hambatan, mengefisienkan pola aliran, serta meningkatkan stabilitas dengan meneliti penggunaan fin keel. Penelitian ini menggunakan software Maxsurf dan CFD dengan variasi tinggi dan posisi fin keel di lunas kapal dan bertujuan untuk membandingkan hambatan, kecepatan aliran, serta nilai GZ maksimum yang lalu dibandingkan dengan analisa kapal asli yang sudah ada. Hasilnya adalah kapal dengan fin keel berbagai variasi memiliki nilai hambatan 0.13%-1.32% lebih kecil dibanding dengan kapal tanpa fin keel, kecepatan aliran 0.01% lebih kecil sampai dengan 0.7% lebih besar dibanding kapal asli, serta nilai GZ maksimal 9.62%-9.81% lebih kecil dibanding kapal asli.
Effect of the Addition of Hydrofoil on Lift Force and Resistance in 60 M High-Speed Vessel Ismail, Izzuddin Nadzir; Manik, Parlindungan; Indiaryanto, Mahendra
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 17, No 3 (2020): October
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kapal.v17i3.28772

Abstract

The development of sea transportation technology is needed to meet the demand for ships that can carry heavier loads and operate at high speeds. Modifications in the form of additional hydrofoil variations were conducted to produce higher lift and reduce the resistance generated by the ship so that the ship can go more efficiently at high speed. This study aims to obtain the effect of adding hydrofoil to ships with variations in the type and shape of foil and find out which types and shapes can reduce resistance on the ship. This research was conducted with several model analysis tests using Computational Fluid Dynamic (CFD) based software, namely Tdyn, at several different speeds. The results of this study show that of the six variation models analyzed, rectangular fully submerged foil models can reduce the total resistance value of the ship by 17.822% from the original ship on Froude Number (Fr) 0.670. The type and shape of the foil is very influential on the lift and resistance produced by the ship.
Studi Karakteristik Hull Form Kapal General Cargo 5700 DWT Rute Pelayaran Jakarta – Belawan Tubongkasi, Yehezkiel Mizzi Nicole; Manik, Parlindungan; Santosa, Ari Wibawa Budi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 9, No 1 (2021): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perancangannya, menjadi aspek penting bagi sebuah kapal untuk memperhatikan faktor keselamatan agar nantinya kapal tiba ditujuan dengan aman. Sebuah kapal harus memiliki stabilitas dan karakteristik seakeeping yang baik, dapat menunjukkan sifat – sifat badan kapal dalam kurva hidrostatik, mengetahui besarnya tahanan kapal sehingga didapat kebutuhan daya mesin kapal . Semuanya itu tercakup dalam Studi Karakteristik Hullform yang menjadi tujuan dalam penelitan kapal General Cargo 5700 DWT ini. Analisa hidrostatik, stabilitas, hambatan , dan olah gerak dilakukan menggunakan software Maxsurf Pro dengan standar dari IMO A.749 (18). Hasil dari perhitungan hidrostatik dan hambatan kapal General Cargo 5700 DWT memiliki displacement (8902,5 ton), cb(0,8), lcb (51,179 m), cm (0,57), dan cp (0,83) serta membutuhkan daya mesin sebesar 673,08 HP untuk mencapai kecepatan maksimumnya (10 knots). Hasil analisa stabilitas menunjukkan nilai lengan GZ pada semua 4 kondisi telah memenuhi syarat IMO. Hasil dari analisa olah gerak. kapal mengalami gerakan heaving tertinggi pada sudut 135° (bow quaertering seas) sebesar 0,980 m, gerakan rolling tertinggi pada sudut 90° (beam seas) sebesar 12,17 deg, dan gerakan pitching tertinggi pada sudut 180° (head seas) sebesar 1,90 deg.
Pengaruh Variasi Bentuk Buritan Kapal Perintis 500 Dwt Terhadap Arah dan Nilai Wake Kapal dengan Mengunakan Metode CFD Tri Putra P Lumbantobing; Parlindungan Manik; K. Kiryanto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 4 (2017): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.096 KB)

Abstract

Dalam setiap aliran air pada badan kapal sampai ke buritan kapal, selalu terjadi wake / arus ikut (w) yang merupakan perbedaan antara kecepatan  kapal dengan kecepatan air yang melalui baling-baling. Wake pada kapal dapat juga terjadi karena pengaruh lambung kapal itu sendiri (dimana air akan mengalir menuju buritan dan membentuk arus). Mengacu pada wake / arus ikut (w) kapal, perhitungan nilai wake  kapal saat beroperasi juga penting karena berpengaruh terhadap aliran fluida serta besarnya kecepatan kapal yang diinginkan dan akhirnya berpengaruh pada nilai ekonomis suatu kapal pada saat beroperasi.Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menghitung arah dan nilai wake kapal serta membandingkan arah dan nilai wake setelah dilakukan variasi bentuk buritan kapal. Penelitian dilakukan dengan cara menganalisa dan menghitung nilai wake/arus ikut kapal menggunakan model 3D pada berbagai variasi bentuk buritan menggunakan CFD yang terdiri dari bentuk V,Epipidiumdan Segilima dengan displacement yang sama. Variasi yang dilakukan adalah dengan membandingkan 3 model variasi buritan dengan kapal sebelum modifikasi,dengan mengambil nilai Wake paling kecil. Berdasarkan hasil analisa kecepatan aliran dan nilai wake pada model Segilima adalah model yang  memiliki nilai wake terkecil sebesar 0,23377 dengan selisih berkurang 28,5936% dari model kapal sebelum modifikasi dan nilai Va sebesar 0,6666 m/s dengan selisih bertambah 13,9176% dari model sebelum modifikasi.
Analisa Hambatan Dan Olah Gerak PVC (Polyvinyl Chloride) Fishing Vessel Dengan Metode Pendekatan Computational Fluid Dynamic (CFD) Haryo Baskoro; Parlindungan Manik; Muhammad Iqbal
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 1 (2017): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.691 KB)

Abstract

Terdapat banyak sekali jenis kapal ikan tradisional yang ada di Republik Indonesia, salah satunya yaitu kapal ikan di daerah Kabupaten Pekalongan Provinsi Jawa Tengah. Memiliki ciri khas dengan menggunakan pipa PVC sebagai lambung kapal. Dengan karakteristik yang seperti ini tentu saja akan menghasilkan hambatan dan olah gerak yang berbeda dengan kapal pada umumnya. Sehingga penulis ingin mengetahui performa kapal ikan yang terdiri dari hambatan, dan olah gerak dengan melakukan variasi draft. Adapun tahapan yang dilalui untuk mencapai tujuan tersebut menggunakan beberapa software perkapalan yang terintegrasi. Pada awalnya adalah pembuatan model menggunakan Rhinoceros. Kemudian dilakukan analisa hambatan menggunakan aplikasi Tdyn, dan analisa olah gerak menggunakan Hydrodynamic Diffraction(ANSYS). Hasil penelitian ini menunjukkan nilai hambatan pada tiap-tiap model dari model 1 hingga 5(7,48 kN; 8,926 kN; 10,502 kN;  12,164 kN; 13,016kN), dan nilai olah gerak pada tiap-tiap model menujukan bahwa dari nilai roll dan Pitch tidak memenuhi kriteria yang ada, namun untuk nilai heaving acceleration untuk semua model memenuhi kriteria yang ada.
Analisa Penambahan Hull Vane dengan Tipe Foil NACA 4412 terhadap Hambatan dan Gaya Angkat pada Kapal Pilot Boat 15 Meter dengan Variasi Sudut Serang dan Kedalaman Foil Menggunakan Metode CFD Surya Yusuf Afriansyah; Untung Budiarto; Parlindungan Manik
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 7, No 1 (2019): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal patroli merupakan kapal berkecepatan tinggi yg digunakan untuk berpatroli mengamankan suatu daerah.. Pada saat kapal berpatroli mempunyai hambatan kapal (resistance). Untuk mengurangi nilai hambatan pada kapal dengan menggunakan  Hull Vane. Hull Vane adalah fixed foil yang terletak di bawah garis air pada bagian buritan kapal. Aliran gelombang disekitar Hull Vane tersebut akan mengakibatkan gaya angkat sehingga dapat menambah gaya dorong kapal dan mengurangi hambatan kapal. Ukuran hull vane yang digunakan pada penelitian ini yaitu panjang chord foil 0,27 m dan span foil 3,312 m. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konfigurasi sudut dan kedalaman foil pada hull vane yang menghasilkan gaya angkat paling besar serta hambatan yang paling kecil. Penelitian ini menggunakan program komputer berbasis Computational Fluid Dynamic (CFD). Penelitian dilakukan dengan menganalisa dan menghitung hambatan total kapal. Berdasarkan hasil analisa menggunakan software Tdyn 12.2.3.0 didapatkan nilai gaya angkat terbesar yaitu 29,4768 KN untuk variasi sudut serang 2 derajat dan kedalaman 100% T. Nilai hambatan total diperkecil 35,112%.. Nilai tersebut terjadi pada Froude Number 1,085.Dari beberapa variasi hull vane yang dilakukan didapatkan variasi hull vane yang paling efektif yaitu untuk variasi sudut serang 2 derajat dan kedalaman 100% T.
PENGARUH JARAK RUDDER DAN PROPELLER TERHADAP KEMAMPUAN THRUST MENGGUNAKAN METODE CFD (STUDI KASUS KAPAL KRISO CONTAINER SHIP) Hugo Digitec E. Sembiring; Deddy Chrismianto; Parlindungan Manik
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1171.918 KB)

Abstract

Aspek penting dalam perencanaan kapal adalah perencanaan sistem propulsi dan  kemampuan olah gerak kapal. Salah satu aspek dari sistem propulsi adalah perencanaan propeller, dan untuk meningkatkan kemampuan olah gerak kapal adalah dengan mengoptimalkan kinerja rudder. Salah satu cara yang digunakan untuk meningkatkan kinerja propeller dan rudder yaitu menganalisa pengaruh variasi posisi rudder dan propeller. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai koefisien thrust terbaik untuk propeller KCS dan nilai koefisien lift dan koefisien drag pada semi-balance rudder. Variasi jarak yang digunakan berdasarkan pada diameter propeller yaitu 54%D, 59%D,65%D,71%D,76%D. Peneliti menggunakan software ansys CFX dengan menggunakan metode CFD dalam mencari nilai nilai yang dibutuhkan. Untuk mengetahui nilai yang paling optimal dari range jarak 0-76%D peneliti menggunakan metode optimasi MOGA pada software ansys workbench. Berdasarkan hasil analisa, didapatkan bahwa nilai koefisien thurst terbaik terdapat pada jarak 54%D sebesar 0.507, pada jarak 59%D sebesar 0,476, pada jarak 65%D sebesar 0,424, pada jarak 71%D sebesar 0,403 dan pada jarak 76% sebesar 0,403. Dan dari hasil Optimasi Moga maka diketahui bahwa nilai Thrust yang optimal ada pada jarak 55,1% D yaitu dengan nilai koefisien  sebesar 0,573.  Sehingga dari hasil ini, jarak yang paling baik yang direkomendasikan yang memiliki gaya dorong terbaik adalah pada jarak 55,1%D dari kemudi.
Pengaruh Modifikasi Kapal LCT (Landing Craft Tank) Menjadi Kapal Ferry Terhadap Performa Kapal Muhammad Rahmat Darmawan; Parlindungan Manik; Berlian Arswendo Adietya
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 7, No 4 (2019): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1100.945 KB)

Abstract

Upaya untuk mencukupi ketersediaan armada angkutan penyebrangan selain memproduksi kapal baru adalah melakukan modifikasi terhadap kapal LCT menjadi jenis kapal ferry. Faktor yang perlu diperhatikan dalam perencanaan serta pelaksanaannya yaitu bagaimana pengaruh modifkasi tersebut terhadap performa kapal yang dinilai berdasarkan aspek stabilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai intact stability dan damage stability pada kondisi kapal sebelum dan sesudah dimodifikasi. Hasil analisis intact stability kapal sebelum dan setelah modifikasi telah memenuhi kriteria pada beberapa kondisi load case dengan nilai sudut maksimal GZ tidak kurang dari atau sama dengan 250. Hasil perhitungan analisis damage stability kapal sebelum modifikasi diperoleh nilai Index A sebesar 0.872006 dan nilai Index R  sebesar 0.490257. Sedangkan untuk kapal setelah modifikasi diperoleh 0.992875 untuk nilai Index A dan 0.692279untuk nilai Index R. Hasil tersebut telah memenuhi standar kriteria yang disyaratkan yaitu Index A lebih besar dari Index R (A>R) dengan menggunakan metode pendekatan probabilistik. Hasil penelitian ini, baik intact stability maupun damage stability telah memenuhi ketentuan serta kriteria yang berlaku menurut IMO MSC. 267 (85) dan SOLAS.
Co-Authors A.F. Zakki Abdurrofi, Arnan Achmad Kurniawan Zakaria Ahmad Fauzan Zakki Akbar Triansyah Alamanda Sulistianingtyas Alfikri Hidayat, Alfikri Alif Fauzan Rachmat Anam, Muhammad Aza Syafiul Ananda Arifin Zul Zihni Andi Satriawan Lubis, Andi Satriawan Andi Trimulyono Andy Wibowo Ari Wibawa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santoso Arief Situmorang Ario Nugroho Prihutomo Ariq Fadhlurrahman Rahardjo Asfala, Davierend Astrid Wulandari Avian Putri Utami Benny A.M Napitupulu, Benny Berlian Arswendo Adietya Biwa Abi Laksana Burhannudin Senoaji Caniago, Fahlan Parezki Chandra Ahmad Venzias Citra Tri Tunggal Dewi Dame Kita Ginting Dan Fianca David Adhi Prasetyo, David Adhi Deddy Chrismianto Dede Nugraha Sentosa HS Dhawala, Pakavy Aqshall Dhea Margaretha Edwin Wijaya Eko Sasmito Hadi Endah Dyah Aprianti Evan Pardede Fakhri, Alfian Fakhrul Arifin Febriana Dian Krismawati Firdhaus, Ahmad Gigih Niagara Good Rindo Haloho, Albert Tua Hanif Hisyam Hernanta Harno, Harno Hartono Yudo Haryo Baskoro Herman Ferdinan Philip Simanjuntak Hugo Digitec E. Sembiring Ighel Bryantama Putra Imam Pujo Mulyatno Indiaryanto, Mahendra Insanu Abdilla Cendikia Abar Ismail, Izzuddin Nadzir Ivel Afra Sevira Jan Shaka Ariandra Noor Josua Siagian Juwanto Juwanto K Kamal Kenteurachmat, Ahmad Khoirul Anam Khusnul Khotimah Kiryanto Kiryanto Kiryanto, K. Kusuma, Ghiyats Abiyyu Lubis, Bobby Parel Antonio Lumban batu, Afriando Mahendra Indiaryanto Marsaut Maurit Rumapea, Marsaut Maurit Maulana, Muhammad Dhefa Muhammad Fadel Alfaressy Samosir Muhammad Ikhsan Muhammad Imam Malik Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Rahmat Darmawan Muhammad Wahyu Prihantoro Musfar, Raka Fadlyan Nainggolan, Diontius Namo Prima Sembiring Novem, Dicky Putra Nurul Huda Ocid Mursid Pani Prima Tambunan Paul CM Permana, M Saptahadi Prasetya, Blinka Hernawan Prasetyo Nugroho Pratama, Rezky Naufal Pratiwi, Ovin Ranica Prayoga, Rhizky Putri, Henna Dellya Zenitta Rachmat Assidiq rajagukguk, mangatas yohannes Reinhard Fernando Hutapea Reza Andrian Saputro Rezky Naufal Pratama Rifandi Aditya Rino Natalia Situmorang Rizaldo, M. Fikry Rizka Cholif Arrahman Rosiana Dewi Sadewo, Guntur Saeful Huda Mursito Sahat Nico Juan Varian Sibarani Samuel Samuel Sapto Wiratno Satoto Sarjito Joko Sisworo Sarjito Jokosisworo Sarjito Jokosiworo Sembiring, Benami I G Siahaan, Fredits A Sinaga, Ebin Ezer Sumintono, Heraldo Petra Surya Yusuf Afriansyah Syaiful Arifin Tambunan, Govinda Daniel Parasian Teguh Sulistyo Hadi, Teguh Sulistyo Tobing, Christabel Giovanny Tri Putra P Lumbantobing Tubongkasi, Yehezkiel Mizzi Nicole Tuswan Tuswan Untung Budiarto Wahyu Masykuri Al Hakim Wesly M Napitu Widya Rahman Fitriadi Widyatmoko, Ari Wilma Amiruddin Wiranda, Ariiq Daffa Wiwit Wirawan Yermias Rahardian Andilolo Yopi Tri Setiadi Yosafat Nugraha Putra