Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

AKTUALISASI MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SMA NEGERI 5 DENPASAR Marlinda, Ni Luh Putu Mery
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 6 No. 1 (2022): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v6i1.1899

Abstract

AbstrakTujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar FISIKA Pada Siswa Kelas X MIPA 8 Semester II SMA Negeri 5 Denpasar Tahun Pelajaran 2021/2022 setelah aktualisasi model Contextual Teaching And Learning dalam pembelajaran. Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar dengan Metode analisis datanya menggunakan metode deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Model Contextual Teaching And Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada pada awalnya 65,81 setelah diberikan tindakan pada siklus I meningkat menjadi 72,06 dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 81,03. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah implementasi model Contextual Teaching And Learning dapat meningkatkan Prestasi belajar Fisika pada siswa kelas X MIPA 8semester II SMA Negeri 5 Denpasar Tahun Pelajaran 2021/2022.Kata Kunci: model Contextual Teaching And Learning, prestasi belajar, PTKAbstractThe purpose of writing this class action research is to improve physics learning achievement in Class X MIPA 8 Semester II Students of SMA Negeri 5 Denpasar for the 2021/2022 Academic Year after the implementation of the Contextual Teaching And Learning model in learning. The data collection method is a learning achievement test with the data analysis method using a descriptive method. The results obtained from this study are that the Contextual Teaching And Learning Model can improve student learning achievement. This is evident from the result obtained at the beginning of 65.81 after being given the action on cycle I increased to 72.06 and in cycle II increased again to 81.03. The conclusion obtained from this study is that the implementation of the Contextual Teaching And Learning model can improve Physics learning achievement in class X MIPA 8semester II SMA Negeri 5 Denpasar students for the 2021/2022 Academic Year.Keywords: Contextual Teaching And Learning model, learning achievement, PTK
Implementasi Bahan Ajar Mitigasi Bencana Alam Berbasis Masalah Kontekstual untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Mahasiswa Pujani, Ni Made; Sudewa, Putu Hari; Juniartina, Putu Prima; Marlinda, Ni Luh Putu Mery; Putra, Bartolomeus Kristi Brahmantia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 8 No. 1 (2025): JPPSI, April 2025
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v8i1.92340

Abstract

Penguasaan konsep tentang mitigasi bencana alam berperan penting bagi mahasiswa dalam upaya memberikan pengetahuan sebagai Tindakan preventif menghadapi risiko bencana alam di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas bahan ajar Mitigasi Bencana Alam berbasis masalah kontekstual terhadap penguasaan konsep mahasiswa. Metode penelitian ini menyadur 4D Thiagarajan yang dibatasi pada tahap uji efektivitas produk terhadap penguasaan konsep mahasiswa.  Subyek penelitian ini adalah mahasiswa calon guru IPA Universitas Pendidikan Ganesha berjumlah 30 siswa. Desain penelitian ini menggunakan One Group Pretest-Posttest. Instrumen yang digunakan berupa tes penguasaan konsep mitigasi bencana alam yang telah melewati uji reliabilitas. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan uji lanjut Wilcoxon dengan taraf signifikansi 0,05 untuk mengetahui signifikansi perbedaan sebelum dan setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) penguasaan konsep mitigasi bencana alam mahasiswa menunjukkan peningkatan dengan nilai % gain sebesar 40% yang terkategori medium. 2) test penguasaan konsep mahasiswa di akhir perlakuan terklasifikasi pada terkategori baik; 3) hasil uji analisis Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan (p<0,05); Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahan ajar Mitigasi Bencana Alam berbasis masalah kontekstual dapat meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa
Implementasi Bahan Ajar Mitigasi Bencana Alam Berbasis Masalah Kontekstual untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Mahasiswa Pujani, Ni Made; Sudewa, Putu Hari; Juniartina, Putu Prima; Marlinda, Ni Luh Putu Mery; Putra, Bartolomeus Kristi Brahmantia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 8 No. 1 (2025): JPPSI, April 2025
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v8i1.92340

Abstract

Penguasaan konsep tentang mitigasi bencana alam berperan penting bagi mahasiswa dalam upaya memberikan pengetahuan sebagai Tindakan preventif menghadapi risiko bencana alam di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas bahan ajar Mitigasi Bencana Alam berbasis masalah kontekstual terhadap penguasaan konsep mahasiswa. Metode penelitian ini menyadur 4D Thiagarajan yang dibatasi pada tahap uji efektivitas produk terhadap penguasaan konsep mahasiswa.  Subyek penelitian ini adalah mahasiswa calon guru IPA Universitas Pendidikan Ganesha berjumlah 30 siswa. Desain penelitian ini menggunakan One Group Pretest-Posttest. Instrumen yang digunakan berupa tes penguasaan konsep mitigasi bencana alam yang telah melewati uji reliabilitas. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan uji lanjut Wilcoxon dengan taraf signifikansi 0,05 untuk mengetahui signifikansi perbedaan sebelum dan setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) penguasaan konsep mitigasi bencana alam mahasiswa menunjukkan peningkatan dengan nilai % gain sebesar 40% yang terkategori medium. 2) test penguasaan konsep mahasiswa di akhir perlakuan terklasifikasi pada terkategori baik; 3) hasil uji analisis Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan (p<0,05); Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahan ajar Mitigasi Bencana Alam berbasis masalah kontekstual dapat meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa
PKM DESCRIPTIVE ANALYSIS PADA ELY’S CAFE ADIWANA UNAGI SUITE Saraswati, Ni Wayan Sumartini; Muku, I Dewa Made Krishna; Suryawan, I Wayan Dharma; Martarini, Ni Made Lisma; Novitasari, Dwi; Nirwana, Ni Kade Ayu; Agetania, Ni Luh Putu; Yanti, Christina Purnama; Waas, Devi Valentino; Marlinda, Ni Luh Putu Mery; Juniartini, Ni Komang Tri
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v3i2.61

Abstract

Di tengah persaingan yang makin ketat, Business Intelligence (BI) menjadi solusi dalam tantangan bisnis perusahaan yang lebih solutif. BI dalam prosesnya memanfaatkan data historis yang selalu bertumbuh semakin banyak. Dengan BI perusahaan dapat memiliki strategi yang lebih kuat dan pengambilan keputusan yang lebih matang. Penelitian ini membangun BI pada Adiwana Unagi Suites yang menghasilkan visualisasi data untuk mengambil keputusan yang tepat. Adapun tool yang digunakan adalah Tableau, software BI dan visualisasi data yang cepat, powerful, dan efektif digunakan. Dari penelitian ini, dihasilkan tujuh visualisasi data berdasarkan pertanyaan yang telah dikemukakan terlebih dahulu untuk membantu strategi bisnis. Adapun hasilnya berupa visualisasi data dengan berbagai bentuk grafik, seperti butterfly bar chart, vertical bar chat, line chart, tabel pivoting, serta box plot.
PKM Meningkatkan Pendekatan Nilai Pada Anak Sekolah Dasar di Kelurahan Sesetan dengan Value Clarification Technique (VCT) Marlinda, Ni Luh Putu Mery; Novitasari, Dwi; Labasariyani, Ni Luh Putu
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 5 No. 1 (2021): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.042 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v5i1.1436

Abstract

ABSTRAKNilai mempunyai peranan begitu penting dan banyak di dalam hidup manusia, sebab nilai selain sebagai pegangan hidup, menjadi pedoman penyelesaian konflik, motivasi dan mengarahkan hidup manusia. Namun seiring perkembangan media teknologi, nilai-nilai pada anak sekolah dasar mulai mengalami penurunan. Hal ini dikaji berdasarkan banyaknya kasus bullying di sekolah dasar. Melalui organisasi seperti Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) khususnya di desa Sesetan. Selain menangani masalah kekerasan pada anak, organisasi ini juga memiliki kegiatan sosialisasi untuk membantu guru menangani masalah norma di sekolah. Terutama masalah bullying, penelitian ini menekankan pada sosialisasi dengan pendekatan value clarification technique (VCT). Hasil dari penelitian ini adalah peningkatan kesadaran siswa di lingkungan sekolah dasar di desa Sesetan untuk lebih menghargai teman dan juga para guru serta orangtua siswa lebih mengetahui apa itu PATBM. Hasil wawancara dengan mitra dan guru ataupun elemen sekolah tentang kegiatan PKM ini rata-rata responden yang diwawancara memberikan komentar dan jawaban yang positif mengenai pendekatan nilai yang bisa diterapkan dalam pembelajaran tidak hanya dalam sosialisasi. Langkah-langkah penerapan VCT dalam sosialisasi juga dapat diterapkan dalam pembuatan RPP.Kata kunci : nilai, VCT, organisasi PATBM, bullyingABSTRACTValue has such an important role in human life, because the value of life becomes a guideline for conflict resolution, motivation and directing human life. As media technology develops, students’ grades in elementary school begin to decline. This is based on the number of bullying cases in primary schools through organizations such as Community Based Integrated Child Protection or in Indonesian Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) especially in Sesetan village. In addition to addressing the problem of child abuse, the organization also has socialization activities to help teachers deal with norms in schools. Especially the bullying problem, this study emphasizes on socialization with value clarification technique (VCT) approach.The result of this study is to increase student awareness in elementary school environment in Sesetan village to put more appreciation to their friends and also teachers and parents know more about what PATBM is. As a result of interviews with partners and teachers or school elements about PKM activities, the average respondent interviewed gave positive comments and answers about the value approach that can be applied in learning not only in socialization. Steps to implement VCT in socialization can also be applied in the manufacture of RPP.Keywords: value, VCT, organization of PATBM, bullying
Aktualisasi Model Flipped Classroom Berbantuan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Agetania, Ni Luh Putu; Marlinda, Ni Luh Putu Mery; Krisna, Evi Dwi
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 6 No. 1 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v6i1.5375

Abstract

This study aimed to enhance the science learning outcomes of Grade 5 students at SD Negeri 5 Padangsambian by implementing the Flipped Classroom Model. This study is an example of Classroom Action Research (CAR). This study's data were collected by administering a multiple-choice scientific learning achievement examination. In analyzing the obtained data, descriptive analysis was utilized. This investigation generated pre-cycle data, cycle I data, cycle II data, and cycle III data. From the data collected prior to the cycle, it was determined that the average class value was 60.42 and the learning completion rate was only 47%. Given that the KKM for science subjects at this institution is 70, this data falls far below expectations. In cycle one, there was an increase, with the class average reaching 72.11 and the mastery learning rate reaching 76%. In cycle two, the class average for learning has reached 79.47, and the completion rate has reached 82%. In cycle three, an average of 85.53 was attained with a 95% completion rate. In conclusion, the application of the Audio Visual-assisted Flipped Classroom Model can enhance science learning outcomes for students in the first semester VA class at SD Negeri 5 Padangsambian during the Flipped Classroom model's school year. Flipped Classroom, Audio-Visual, Learning Outcomes