Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pendampingan Komunikasi Bahasa Inggris bagi Gita Tambora Duta Wisata pada Kegiatan Budaya Barapan Kerbau Kabupaten Sumbawa Umar Umar; Supriadin Supriadin
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.619

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh kelompok UMKM Gita Tambora Duta Wisata, Dusun Pamulung selama kunjungan tamu asing yaitu tidak mampunya mereka berkomunikasi Bahasa Inggris ketika melayani tamu yang berkunjung. Solusi yang ditawarkan yaitu melakukan pendampingan komunikasi ketika ada tamu yang berkunjung ke area UMKM tersebut. Pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan pola komunikasi Bahasa Inggris dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengalaman, informasi, dan pengetahuan baru terkait penggunaan Bahasa Inggris dasar selama tamu berkunjung di area UMKM. Institusi-institusi yang berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian adalah Instansi Kencana Beach Cottages Travel, Sekolah Pascasarjana Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Sekolah Tinggi Agama Islam Sumbawa (STAIS), dan Kelompok UMKM Gita Tambora Duta Wisata dengan pendampingan selama periode tertentu. Kegiatan berlangsung dari tanggal 5 Pebruari 2023, 24 Pebruari 2023, dan 10 Maret 2023. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan lima tahap kegiatan yaitu; 1) kegiatan survey, 2) mewawancara ketua tim, 3) menata area karapan kerbau, 4) memberikan arahan komunikasi dasar Bahasa Inggris, dan 5) bersiap-siap melayani tamu. Adapun hasil dari kegiatan tersebut yaitu; 1) Instansi travel memperoleh kepercayaan pasar pariwisata, 2) Dosen dan Mahasiswa dapat mengimplementasikan keilmuannya, dan 3) Kelompok UMKM dapat meningkatkan pengetahuan baru terkait cara berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris dasar, disamping itu, peningkatan nilai ekonomi dari hasil kunjungan wisata mancanegara.
Analisis Determinan Sosial Terhadap Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Usia 6-11 Bulan Rostinah; Anggriani, Dini; Muttaqin, Mundir; Supriadin
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 3 No. 02 (2024): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v3i02.557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Rasanae Timur Kota Bima NTB. Metode penelitian menggunakan pendekatan analisis multivariat terhadap data survei yang melibatkan 66 ibu dengan bayi usia 6-11 bulan. Variabel yang dianalisis meliputi pengetahuan ibu, usia ibu, pendidikan ibu, dan budaya keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu memiliki pengaruh signifikan terhadap praktik pemberian ASI eksklusif, dengan ibu yang memiliki pengetahuan kurang memiliki risiko 5,5 kali lebih tinggi untuk tidak memberikan ASI eksklusif dibandingkan yang memiliki pengetahuan baik. Namun, usia ibu, tingkat pendidikan ibu, tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap praktik pemberian ASI eksklusif. Di sisi lain, budaya keluarga memiliki dampak signifikan, di mana keluarga dengan budaya mendukung cenderung memberikan ASI eksklusif lebih banyak dibandingkan dengan keluarga yang budayanya kurang mendukung. Kesimpulannya, upaya untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan mendukung budaya keluarga yang positif perlu ditingkatkan untuk meningkatkan praktik pemberian ASI eksklusif di wilayah ini.
Pengaruh Penerapan Pembelajaran Generatif Berbasis Masalah Terbuka Terhadap Kreativitas Mahasisiswa Pada Mata Kuliah Writing IV Fitri Ningsi; Supriadin; Mariamah; Ramli
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa semester IV mahasiswa program studi pendidikan Bahasa Inggris di STKIP taman Siswa Bima melalui penerapan pembelajaran generatif berbasis masalah terbuka. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain tes awal untuk kedua kelompok-perlakuan-tes akhir. Mahasiswa yang dipilih sebagai populasi sekaligus sampel penelitian adalah mahasiswa semester IV yang hanya satu kelas (akan dibagi dua kelompok). Sebelum menerapkan pembelajaran generatif berbasis masalah terbuka terlebih dahulu diberikan tes awal (preetest) untuk mengetahui kreativitas mahasiswa dalam membuat/menyusun karya tulis. Kemudian dilaksanakan pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran generatif berbasis masalah terbuka pada mata kuliah writing yang dilaksanakan selama enam kali pertemuan dan dipertemuan ke tujuh diberikan posttes. Analisis data untuk mengujian hipotesis digunakan uji-t pada taraf signifikan 5 % dan dk = n1+N2-2 (30-2) dengah syarat Ha diterima jika nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel. hasil penelitian menunjukan bahwa Nilai t tabel dengan N1 + N2 -2 = 28 sebesar 1,7011. Hasil analisis data bahwa nilai t hitung diperoleh sebesar 3,937 dengan dk (28). Dengan membandingkan nilai t hitung dengan t tabel (1,7) maka dapat diketahui bahwa hipotesi yang diterima adalah Ha dan Ho ditolah yang berarti Terdapat peningkatan kreatifitas mahasiswa melalui pembelajaran generatif berbasis masalah terbuka
Enhancing English Language Skills through Collaborative Strategic Reading at Makassar Tourism Polytechnic Suparto, Windy Puspitasari; Amirullah, Amirullah; Basri, Muhammad; Salim, Muhammad Arfin Muhammad; Supriadin, Supriadin
ISLAMIKA Vol 7 No 3 (2025): JULI
Publisher : Pendidikan Agama Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/islamika.v7i3.5685

Abstract

Students in vocational higher education, particularly in tourism studies, often face challenges in comprehending English texts related to their field, such as brochures, menus, and service dialogues. This issue hinders their ability to engage in global communication and meet the professional demands of the tourism industry. This study aims to explore the implementation of Collaborative Strategic Reading (CSR) as an instructional strategy to enhance English language skills specifically reading comprehension, vocabulary development, and critical thinking in an English for Specific Purposes (ESP) context at Makassar Tourism Polytechnic. A qualitative descriptive method was employed, involving classroom observations, semi-structured interviews with students and lecturers, and document analysis. The findings indicate that CSR, through its four stages preview, Click and Clunk, Get the Gist, and Wrap Up effectively improved student engagement and comprehension of tourism-related texts. Students showed greater confidence in interpreting and summarizing English materials, while classroom interaction became more collaborative and student-centered. Document analysis also revealed more concise and focused student assignments, reflecting improved understanding and application of reading strategies. The study concludes that CSR is an effective and relevant approach to teaching English in tourism education, as it supports both linguistic and interpersonal skill development. The implication of this research suggests that integrating CSR into ESP curricula can better prepare tourism students for real-world communication tasks and professional interactions in international settings, ultimately enhancing their readiness for careers in the rapidly expanding global tourism industry.
Efektivitas Pemantauan Tekanan Darah Berbasis Aplikasi Mobile dalam Mencegah Krisis Hipertensi pada Pasien Rawat Inap Supriadin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2619

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global. Salah satu komplikasi yang berbahaya adalah krisis hipertensi, yaitu peningkatan tekanan darah mendadak ≥180/120 mmHg yang dapat mengancam jiwa. Pasien hipertensi yang dirawat inap memiliki risiko tinggi mengalami fluktuasi tekanan darah akibat kondisi penyakit yang mendasari, terapi obat, dan faktor psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemantauan tekanan darah berbasis aplikasi mobile dalam menurunkan kejadian krisis hipertensi pada pasien rawat inap. Penelitian menggunakan desain quasi-experiment dengan kelompok intervensi (n=30) yang dipantau menggunakan aplikasi mobile dan kelompok kontrol (n=30) dengan metode pencatatan manual. Tekanan darah diukur setiap 4 jam selama perawatan. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dan uji t independen. Kelompok intervensi hanya mengalami 1 kasus krisis hipertensi (3,3%), sedangkan kelompok kontrol mengalami 7 kasus (23,3%) (p=0,018). Rata-rata tekanan darah sistolik pada kelompok intervensi lebih rendah signifikan dibandingkan kelompok kontrol (135 mmHg vs. 145 mmHg, p=0,04). Pemantauan tekanan darah berbasis aplikasi mobile efektif mencegah krisis hipertensi, meningkatkan kepatuhan pemantauan tekanan darah, dan mempercepat respon tenaga kesehatan. Rekomendasi: Rumah sakit disarankan mengadopsi aplikasi mobile sebagai bagian dari manajemen pasien hipertensi di ruang rawat inap.
The Impact of Implementing the Independent Curriculum on Elementary School Students' Learning Outcomes Fisabilillah, Muh. Irodat; Ahmadi; Supriadin; Ridwanulhaq, Alfina Fauziah; Masudah, Nurhidayatul; Nur, Indah Manfaati; Haris, M. Al; Amri, Saeful
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2025): March
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v9i1.91548

Abstract

The Independent Curriculum is an essential component in Muhammadiyah Elementary Schools in Semarang, supporting the spirit of learning that has developed over time. However, there is an imbalance in student achievement scores between phases that require data-based tracking. This study aims to evaluate the effectiveness of the Independent Curriculum in improving students' cognitive understanding using the factorial design method. This type of research is quantitative descriptive. The research population is Muhammadiyah Elementary Schools in the independent school category, with a sample of four schools selected using the two-stage cluster random sampling technique. Data collection techniques are observation and questionnaires. The application of analysis methods includes descriptive and inferential statistics. The research results show that the implementation of the Independent Curriculum can significantly improve students' cognitive understanding, as reflected in the increase in the average student achievement scores between the 2022/2023 and 2023/2024 academic years. In addition, the analysis of the elementary school phase shows that the Independent Curriculum can support the development of student competencies in stages according to educational needs in each phase, thereby improving the quality of learning.
Teacher-Students Interaction in EFL Classroom: A Study Using Flander Interaction Analysis Categories System (FIACS) Supriadin; wattiheluw, Nurlaila; nurul layali, Baiq
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to look into how teachers and students interact in the EFL classroom. The study was conducted at one of the senior high schools in Indonesia, namely SMA I Monta. This research used a descriptive qualitative research method. The data was analyzed using the Flander Interaction Analysis Categories System (FIACS) to explore the percentage of discussion time between teacher and students during the teaching and learning process. This study's participants include one English teacher and 28 students, 10 of whom are males and 18 of whom are females. The data were collected by monitoring the class 3 meetings with a video recorder, audio recorder, and observation checklist. As shown in this study, students talk more extensively than the teacher talk during the classroom interaction. Based on the results of classroom observation, it was found that in the first meeting, 45.6% of verbal behavior done inside the classroom was student talk. Then, 48.96% was spent by teacher talk verbal behavior, both direct and indirect talk. In the second meeting, 53% of verbal behavior done inside the classroom was student talk, while the English teacher talk only 41.07% in both direct and indirect talk. In the third meeting, students talk increased with a percentage of 53.33%, while the teacher talk only 40.42%. From the three meetings of classroom interaction, the average of students talk was 50.64%, teacher talk was 43.48%, and silence or confusion was 5.84%. Therefore, it can be concluded that students talk is more dominant in verbal classroom interaction than the teacher talk in the context of EFL classroom.
Dinamika Lingkungan Dengan Pergaulan Bebas Pada Remaja: Studi Literatur Valiant Amanta, Bagus; Amanta, Bagus Valiant; Zuhroh, Nur Afiz; Supriadin
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober (On Process)
Publisher : Konsultan Surya Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70214/46gqgy85

Abstract

Kenakalan remaja menjadi salah satu hal yang seringkali menjadi permasalahan di masyarakat. Kenakalan remaja dianggap sebagai bentuk kegagalan individu dalam memenuhi tugas perkembangan yaitu bertanggung jawab sebagai warga negara, bertanggungjawab di lingkungan sosial, serta berkembang dalam pemaknaan nilai-nilai yang ada di masyarakat. Salah satu kenakalan remaja yang saat ini marak terjadi adalah pergaulan bebas. Masalah pergaulan bebas ini menjadi topik yang saat ini menjadi isu yang menjadi perhatian baik di lingkungan masyarakat maupun dari media massa. Pergaulan bebas terjadi karena berbagai faktor antara lain seperti pergeseran budaya, kurangnya perhatian orang tua, pendidikan, teman sebaya, media sosial, dan rendahnya kontrol diri. Adapun lingkungan di sekitar individu yang juga memiliki pengaruh terhadap timbulnya perilaku pergaulan bebas. Kurangnya penanaman nilai-nilai positif dari lingkungan disekitar individu, adanya konflik dalam lingkungan keluarganya, serta pengaruh dari lingkungan sosial medianya. Oleh karena itu, penting adanya edukasi tentang pergaulan bebas untuk memperkaya masyarakat secara pengetahuan dan moral agar masyarakat dapat memberikan kontribusi yang relevan melalui struktur keluarga dan sosial dalam menangani pergaulan bebas. Penelitian dalam artikel ini menggunakan metode studi literatur dengan melakukan pengumpulan dan menelaah data pustaka yang kemudian dikaji dalam penelitian. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kenakalan remaja terutama dalam pergaulan bebas.
OPTIMALISASI PELAYANAN KESEHATAN MELALUI POSTER ALUR POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER: INOVASI PEMBELAJARAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NGORESAN Ubriyanto, Gemintang Antartika; Murti, Bhisma; Fathoni, Afrizal Ikhsanul; Khorudin, Denis; Silamma, Kalvari; Supriadin
SEMAR : Jurnal Sosial dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): Semar : Jurnal Sosial dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/semar.v3i3.2147

Abstract

Background Primary health care services in Indonesia, through Puskesmas and Posyandu, are crucial for improving community health. However, limitations in access and understanding of available services remain significant challenges. Objective This study aims to optimize health services by developing a flowchart poster for the Integrated Primary Health Service (ILP) at Puskesmas Ngoresan. Methodology The methods employed include educating on the service flow using poster media, along with evaluations using pre-tests and post-tests to measure the knowledge and attitudes of the cadres. Results The results indicate that while there were no significant differences in knowledge and attitude scores before and after the intervention, there was an increase in data distribution.Conclusion This activity is expected to enhance the understanding of both cadres and the community regarding health service procedures, as well as encourage active community involvement in health programs. Clear and informative posters serve as effective tools in supporting the cadres' tasks. With the integration of health services, it is anticipated that services will become more efficient and effective, increasing community awareness of the importance of health monitoring.
Influential Factors in Exclusive Breastfeeding: The Role of Advertising Campaigns and Positive Close Relatives Rostinah; Anggriani, Dini; Muttaqin, Mundir; Supriadin
Journal of Public Health Sciences Vol. 3 No. 02 (2024): Journal of Public Health Sciences
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/jphs.v3i02.574

Abstract

This study aimed to investigate the impact of Advertising Campaigns and Positive Close Relatives on exclusive breastfeeding practices among mothers in the postpartum period. A cross-sectional study was conducted among 66 mothers with infants aged 6-11 months in the Rasanae Timur Primary Health Care area in Kota Bima, NTB. Data were collected through structured interviews. Bivariate and multivariate analyses were employed to assess the associations between independent variables (Advertising Campaign, Positive Close Relatives) and the dependent variable (exclusive breastfeeding). The study found significant associations between exclusive breastfeeding and Advertising Campaigns, as well as Positive Close Relatives. Mothers exposed to Advertising Campaigns were more likely to opt for formula feeding over exclusive breastfeeding. Conversely, positive Positive Close Relatives, including encouragement and practical assistance, correlated with higher rates of exclusive breastfeeding. However, Maternal Occupation did not demonstrate a significant impact on exclusive breastfeeding practices. These findings underscore the critical role of both external influences, such as Advertising Campaign, and internal familial support in shaping maternal infant feeding decisions.