Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Plexus Medical Journal

Faktor Risiko Mortalitas pada Anak dengan COVID-19 di Rumah Sakit Dr. Moewardi Surakarta Dzakiyyah, Arifatul; Martuti, Sri; Nur, Fadhilah Tia
Plexus Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v3i3.1032

Abstract

Pendahuluan: COVID-19 adalah penyakit infeksi saluran pernapasan yang dapat menyerang semua usia, termasuk anak-anak. Hingga saat ini, penelitian mengenai faktor risiko mortalitas pada pasien anak dengan COVID-19 khususnya di negara berkembang masih terbatas dengan hasil yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usia, jenis kelamin, komorbid, status gizi, gejala klinis, temuan laboratorium, dan temuan radiologi sebagai prediktor mortalitas COVID-19. Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif desain cross sectional, dilakukan pada bulan Maret-September di Rumah Sakit Dr. Moewardi dengan jumlah sampel sebanyak 70 pasien dengan data sekunder dan diolah menggunakan SPSS analisis chi square dan uji regresi logistik. Hasil: Dari 70 pasien yang diteliti dalam penelitian ini 20% di antaranya mengalami mortalitas. Berdasarkan analisis multivariat terdapa tiga variabel yang memengaruhi mortalitas yaitu komorbid (OR = 82,023, 95% CI: 1,625-4139,152, p = 0,028), status gizi (OR = 43,843, 95% CI: 1,640-1179,148, p = 0,024), dan temuan laboratorium (OR = 70,838, 95% CI 4,222-1188,483, p = 0,003). Sementara variabel usia, jenis kelamin, gejala klinis, dan temuan radiologi tidak menunjukkan hasil yang signifikan pada analisis bivariat. Kesimpulan: Faktor risiko yang memengaruhi mortalitas yaitu pasien dengan komorbid, status gizi malnutrisi, dan temuan laboratorium abnormal.
Hubungan Anemia pada Trimester Ketiga dengan Prematuritas Bayi Baru Lahir di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Permata Sari, Dewi; Martuti, Sri; Tia Nur, Fadhilah
Plexus Medical Journal Vol. 2 No. 6 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v2i6.1028

Abstract

Pendahuluan: Prematuritas merupakan sumber utama dari segala komorbid, komplikasi, hingga kematian bayi. Kondisi anemia pada ibu hamil diduga memiliki pengaruh terhadap perkembangan janin, salah satunya bisa mengakibatkan kelahiran bayi prematur <37 minggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan anemia pada trimester ketiga dengan prematuritas bayi baru lahir. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control, dilakukan secara retrospektif melalui data rekam medis ibu dan bayi baru lahir di RSUD Dr. Moewardi Surakarta pada bulan Januari-Desember 2022. Sampel penelitian terdiri dari 76 sampel yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu 38 bayi kurang bulan/prematur (preterm) dan 38 bayi cukup bulan (term). Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dan uji regresi logistik. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara anemia di trimester ketiga (p=0,006; OR 3,850) dan komplikasi kehamilan (p=0,039; OR 3,331) dengan prematuritas bayi baru lahir. Sementara itu, usia ibu (p=0,289; OR 0,489), paritas (p=0,816; OR 1,241), dan status gizi sebelum hamil (p=1,000; OR 1,000) tidak memiliki hubungan yang bermakna terhadap kelahiran bayi prematur. Kesimpulan: Anemia pada trimester ketiga berhubungan signifikan dengan prematuritas bayi baru lahir. Kadar hemoglobin ibu yang rendah dapat meningkatkan kelahiran prematur sebesar 3,85 kali lebih tinggi. Komplikasi kehamilan merupakan prediktor prematuritas bayi selain anemia di trimester tiga.