Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Budidaya Maggot Sebagai Solusi Pengelolaan Limbah Rumah Tangga Di Kampung Keatif Sugih Waras Allysa Ramahdia Putri; Dilla Oktya Sari; Zakiyah Nur Azizah; Abdul Ghofururrohim; Muhammad Faiz Alghifari; Amir Hamzah
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1174

Abstract

This study examines the integration of household waste management and Black Soldier Fly (BSF) maggot feed production as a sustainability strategy in Kampung Kreatif Sugih Waras, Palembang. The research used a qualitative approach through observation, interviews, documentation, and literature review. The results show that the utilization of organic waste through maggot cultivation can reduce household waste volume, produce alternative feed, and generate organic fertilizer from the residue of decomposition. This program has positive impacts on environmental, economic, and social aspects, while also strengthening community participation and the development of environmentally friendly MSMEs. Thus, the integration of household waste management and maggot feed production can serve as a community-based sustainability model that is worth replicating in other areas.
The Effect of Number Maze Media on the Beginning Arithmetic Ability of 5-6 Year Old Children at RA Perwanida 3 Palembang Melani Firdha Maharani; Amir Hamzah; Tutut Handayani; Leny Marlina4
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v14i1.22010

Abstract

Cognitive development describes how a child's mind functions and evolves, enabling the development of thinking skills. The use of maze-based learning media can alleviate boredom during the learning process due to its interactive nature and the engaging way the material is presented to children. The objective of this study was to determine the effect of "number maze" media on the early numeracy skills of children aged 5–6 years at RA Perwanida 3 Palembang. This study employed a quantitative experimental method. The population consisted of 51 children in Group B at RA Perwanida 3 Palembang, with a sample size of 17 children. Data collection techniques included observation, testing, and documentation. Data analysis involved several tests: validity, reliability, normality, homogeneity, and hypothesis testing. The hypothesis test was conducted using the t-test in SPSS for Windows (version 30), yielding a significance value (2-tailed) of 0.001 (p < 0.05). Thus, the significance level was below 0.05. It can be concluded that number maze media affects the early numeracy skills of children aged 5–6 years at RA Perwanida 3 Palembang.
Kemampuan Mengenal Huruf Anak Kelompok B Usia (5-6 Tahun) melalui Media Loose Part di TK Negeri Pembina Tanah Abang Pali Vira Dwi Putri Yanti; Amir Hamzah; Lidia Oktamarina; Hartatiana; Elsa Cindrya
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v13i2.22204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media loose part terhadap kemampuan mengenal huruf anak kelompok B di TK Negeri Pembina Tanah Abang Pali.. Penelitian ini menggunakan jenis Pre Eksperimental Designs dengan design One Group Pretest-Posttes Designs. Penelitian ini dilaksanakan di TK Negeri Pembina, Tanah Abang, PALI, dengan subjek anak kelompok B (usia 5-6 tahun). Penelitian kuantitatif eksperimental ini menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design untuk mengetahui pengaruh media loose parts terhadap kemampuan mengenal huruf anak. Sampel penelitian sebanyak 13 anak dipilih menggunakan purposive sampling dari populasi 31 anak. Penelitian ini menghasilkan bahwa, terdapat pengaruh yang signifikan antara media loose part terhadap kemampuan mengenal huruf  anak usia dini atau pada anak kelompok B dengan usia 5-6 tahun, yang diperoleh thitung = 4,806 sedangkan dk = 13-2=11 dengan ttabel = 1,795 karena thitung > ttabel (4,806 > 1,795). Maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya ada pengaruh media loose part terhadap kemampuan mengenal huruf anak kelompok B di TK Negeri Pembina Tanah Abang Pali. Penggunaan Media Loose Part  yang sudah peneliti lakukan sangat berpengaruh di TK tersebut, dimana anak-anak di TK tersebut pertama kali melakukan kegiatan ini. Hal ini dikarena di TK tersebut hanya fokus kepada calistung (membaca, menulis, dan berhitung) sehingga selama kegiatan penelitian berlangsung anak-anak antusias mengikuti kegiatan penelitian sampai dengan selesai. Kegiatan yang membantu perkembangan kemampuan mengenal huruf anak akan terus dilanjutkan oleh tenaga pendidik di TK Negeri Pembina Tanah Abang Pali, dimana peneliti sudah memberikan berupa masukan dan kegiatan untuk membantu pendidik dalam mengembangkan kemampuan mengenal huruf anak usia dini.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT-BASED LEARNING BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA DI MI AN-NAFIRA PALEMBANG Ihsan Fadli; Amir Hamzah; Miftahul Husni; Middya Boty; Al Ihwanah
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 6 No 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/ebtida.v6i1.9541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) berbasis kearifan lokal terhadap keterampilan kolaborasi siswa kelas V di MI An-Nafira Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 30 orang. Instrumen penelitian berupa angket keterampilan kolaborasi yang terdiri dari 15 butir pernyataan berdasarkan lima indikator: partisipasi aktif, produktivitas kerja, fleksibilitas dan kompromi, sikap saling menghargai, serta tanggung jawab. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis Paired Sample t-Test dengan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL berbasis kearifan lokal dilaksanakan melalui enam tahapan dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya Palembang seperti gotong royong, musyawarah, dan tanggung jawab sosial. Terdapat peningkatan signifikan keterampilan kolaborasi siswa dari rata-rata skor pretest sebesar 38,76 menjadi 63,8 pada posttest dengan selisih 25,04 poin. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05 dan t hitung = 14,022, yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan model pembelajaran Project-Based Learning berbasis kearifan lokal terhadap keterampilan kolaborasi siswa.
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Materi Operasi Bilangan Bulat Pada Siswa Sekolah Dasar Khaf Shah; Ahmad Syarifuddin; Amir Hamzah; Tutut Handayani
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol 2 No 3 (2023): JUNI
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v2i3.799

Abstract

Tujuan penelitian: (1) Untuk mengetahui apa saja kesulitan belajar yang dialami siswa belajar matematika materi operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat pada kelas V A di SDN 6 Banyuasin III dan SDN 24 Banyuasin III, (2) Untuk mengetahui faktor-faktor kesulitan belajar matematika materi penjumlahan dan pengurangan operasi bilangan bulat pada kelas V A di SDN 6 Banyuasin III dan SDN 24 Banyuasin III (3) Untuk mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan dalam mengatasi kesulitan belajar matematika materi operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat pada kelas V A di SDN 6 Banyuasin III dan SDN 24 Banyuasin III. Jenis penelitian dalam hal ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan rancangan multisitus dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian di SDN 6 Banyuasin III dan SDN 24 Banyuasin III ditemukannya persamaan dan perbedaan pada siswa yang mengalami kesulitan pada Matematika khususnya materi operasi bilangan bulat. Persamaannya ialah siswa pada kedua sekolah tersebut mengalami kesulitan dalam memahami pembelajaran dikarenakan banyaknya siswa yang kurang mampu dalam membaca dan memiliki daya ingat yang rendah, dan perbedaan di SDN 6 Banyuasin III terdapat kendala pada gurunya yang kesulitan memilih metode pembelajaran dan media yang tepat sedangkan di SDN 24 Banyuasin III siswa mayoritas tidak serius dalam belajar dan lebih banyak bermain. Berdasarkan permasalahan tersebut maka upaya yang dilakukan oleh kedua sekolah tersebut melakukan pengayaan dan remedial.
PENGUATAN KESEHATAN MENTAL SANTRI MELALUI PENDEKATAN PSIKOLOGI ISLAM: IMPLEMENTASI PROGRAM PSIKOEDUKASI DAN KONSELING DI PONDOK PESANTREN CENDEKIA BAZNAS PALEMBANG Amir Hamzah; Shendy Aulia; Deszarah Aurel Setiawan Putri; Elvina Divaliya
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15688

Abstract

The mental health of students in Islamic boarding schools has become a critical issue due to increasing academic pressure, disciplinary demands, and the social and spiritual adaptation processes they undergo. These conditions can negatively impact psychological well-being if not balanced with appropriate support. This study aims to describe the implementation of a mental health strengthening program based on Islamic Psychology through psychoeducation, peer support, group sharing, mood checks, casual counseling, self-hope letters, the tree of hope, and green action at the Cendekia BAZNAS Islamic Boarding School. The study employed a qualitative descriptive approach using a community service method based on the Recognition-based Community Service Program (KKN). Data collection techniques included observation, informal interviews, documentation, and activity reflections. The results indicated that the program’s implementation had a positive impact on enhancing students’ self-disclosure, interpersonal communication skills, emotional awareness, self-confidence, as well as their social and environmental concern. Relaxed counseling sessions and group sharing activities help students feel more comfortable expressing their feelings and personal issues, while the “letters of hope” and “tree of hope” activities boost students’ motivation and optimism about the future. Thus, an Islamic psychology approach combined with participatory methods has proven effective in holistically supporting the mental well-being of students within the pesantren environment.
Upaya Meningkatkan Kreativitas dan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Kegiatan Mewarnai di TK Rifanda Amir Hamzah; An-Nur Alannur; M. Rio Hasyim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1278

Abstract

Pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam mengoptimalkan perkembangan kemampuan dasar anak, khususnya aspek kreativitas dan motorik halus yang menjadi fondasi penting bagi kesiapan belajar pada jenjang berikutnya. Kegiatan mewarnai merupakan salah satu bentuk stimulasi edukatif yang mampu memberikan kesempatan kepada anak untuk mengekspresikan ide, mengembangkan imajinasi, serta melatih koordinasi antara mata dan tangan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya peningkatan kreativitas dan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan mewarnai yang dilaksanakan di TK Rifanda, Kota Palembang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aktivitas mewarnai memberikan dampak positif terhadap kemampuan anak dalam mengenali warna, mengembangkan daya cipta, meningkatkan ketelitian, serta memperkuat keterampilan motorik halus melalui gerakan memegang, mengarahkan, dan mengendalikan alat warna. Selain itu, kegiatan ini juga mampu menumbuhkan rasa percaya diri, konsentrasi, dan kemandirian anak dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. Dengan demikian, kegiatan mewarnai dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk mendukung perkembangan kreativitas dan motorik halus anak usia dini secara optimal.