Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : FKIP e-PROCEEDING

MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBASIS STEM PADA PEMBELAJARAN FISIKA Cendy Eka Erlinawati; Singgih Bektiarso; Maryani Maryani
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran fisika adalah salah satu pembelajaran sains yang mencakup proses, sikap ilmiah, dan produk. Dalam belajar fisika siswa tidak hanya dituntut untuk memahami teori, konsep, maupun hukum-hukum fisika, tetapi juga diharapkan dapat memahami bagaimana gejala fisis tersebut dapat terjadi. Model Project Based Learning adalah salah satu model pembelajaran yang mengorganisasi kelas kedalam sebuah proyek dimana proses pembelajarannya menekankan pada pembelajaran kontekstual melalui kegiatan yang kompleks seperti memberi kebebasan peserta didik untuk mengeksplorasi aktivitas belajar, mengerjakan proyek secara kolaboratif, dan akhirnya dapat menghasilkan suatu produk. Secara tidak langsung, model Project Based Learning dapat melatih siswa untuk bertindak dan berpikir kreatif. Pada abad 21 perkembangan teknologi di berbagai belahan dunia semakin pesat sehingga diperlukan suatu inovasi baru dalam pendidikan agar siswa dapat bersaing di ekonomi baru. STEM merupakan pendekatan interdisipliner yang menggabungkan antara science, technology, engineering, dan mathematics dimana konsep akademik digabungkan dengan permasalahan yang ada pada dunia nyata. STEM dalam pengaplikasiannya bertujuan untuk mengembangkan pemikiran, penalaran, kerja tim, investigasi, serta keterampilan kreatif yang dapat digunakan oleh siswa dalam semua bidang yang ada di kehidupan mereka. Project Based Learning berbasis STEM adalah suatu model pembelajaran dimana siswa diberikan suatu proyek untuk menyelesaikan permasalahan yang dilandasi aspek-aspek STEM yaitu science, technology, engineering, dan mathematics. Kajian ini menekankan bahwa model Project Based Learning berbasis STEM baik diaplikasikan dalam pembelajaran fisika karena dapat membuat siswa menjadi lebih aktif, kreatif, dapat mengeksplor kemampuan yang dimiliki, serta dapat mempersiapkan siswa agar dapat bersaing di era kemajuan teknologi.Kata Kunci: Project Based Learning, STEM, Pembelajaran Fisika
MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBASIS STEM PADA PEMBELAJARAN FISIKA Cendy Eka Erlinawati; Singgih Bektiarso; Maryani Maryani
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran fisika adalah salah satu pembelajaran sains yang mencakup proses, sikap ilmiah, dan produk. Dalam belajar fisika siswa tidak hanya dituntut untuk memahami teori, konsep, maupun hukum-hukum fisika, tetapi juga diharapkan dapat memahami bagaimana gejala fisis tersebut dapat terjadi. Model Project Based Learning adalah salah satu model pembelajaran yang mengorganisasi kelas kedalam sebuah proyek dimana proses pembelajarannya menekankan pada pembelajaran kontekstual melalui kegiatan yang kompleks seperti memberi kebebasan peserta didik untuk mengeksplorasi aktivitas belajar, mengerjakan proyek secara kolaboratif, dan akhirnya dapat menghasilkan suatu produk. Secara tidak langsung, model Project Based Learning dapat melatih siswa untuk bertindak dan berpikir kreatif. Pada abad 21 perkembangan teknologi di berbagai belahan dunia semakin pesat sehingga diperlukan suatu inovasi baru dalam pendidikan agar siswa dapat bersaing di ekonomi baru. STEM merupakan pendekatan interdisipliner yang menggabungkan antara science, technology, engineering, dan mathematics dimana konsep akademik digabungkan dengan permasalahan yang ada pada dunia nyata. STEM dalam pengaplikasiannya bertujuan untuk mengembangkan pemikiran, penalaran, kerja tim, investigasi, serta keterampilan kreatif yang dapat digunakan oleh siswa dalam semua bidang yang ada di kehidupan mereka. Project Based Learning berbasis STEM adalah suatu model pembelajaran dimana siswa diberikan suatu proyek untuk menyelesaikan permasalahan yang dilandasi aspek-aspek STEM yaitu science, technology, engineering, dan mathematics. Kajian ini menekankan bahwa model Project Based Learning berbasis STEM baik diaplikasikan dalam pembelajaran fisika karena dapat membuat siswa menjadi lebih aktif, kreatif, dapat mengeksplor kemampuan yang dimiliki, serta dapat mempersiapkan siswa agar dapat bersaing di era kemajuan teknologi.Kata Kunci: Project Based Learning, STEM, Pembelajaran Fisika
MODEL DISCOVERY LEARNING DENGAN MEDIA E-LEARNING PADA PEMBELAJARAN FISIKA SAAT COVID-19 DI SMA Maryani Maryani; Rema Yuszahra; Bambang Supriadi
FKIP e-PROCEEDING Vol 5 No 1 (2020): Prosiding Webinar Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan model pembelajaran memiliki peran penting di dalam proses pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik fisika dan keadaan pendidikan saat ini adalah discovery learning dengan menggunakan media e-learning. Pada saat ini sistem pendidikan di Indonesia mengalami perubahan dikarenakan adalanya COVID-19 yang berdampak kepada perubahan dalam dunia pendidikan. Model Discovery learning dengan media E- learning ini mengacu pada rancangan dari Meteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dimana pembelajaran dilakukan diluar kelas dan siswa lebih efektif dan mandiri. Dalam pembelajaran fisika menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan media e-learning pembelajaran dilakukan secara online uang difasilitasi dan didukung dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi kemudian siswa menemukan sendiri konsep ilmu pengetahuan, sehingga hasil yang diperoleh dapat melekat dalam ingatan siswa dalam jangka panjang karena siswa melakukan proses penemuan didalamnya. Dengan pembelajaran fisika menggunakan media E- learning, siswa akan tetap mendapatkan pembelajaran meski dalam keadaan COVID-19. Oleh karena itu, model Discovery learning dengn media E-learning merupakan upaya pembelajaran yang efektif guna meningkatkan kemampuan kognitif dan membentuk sikap disiplin dan positif bagi siswa.
PENGARUH MODEL THINK PAIR SHARE DISERTAI E-MODUL FISIKA BERBASIS ALIRAN IRIGASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMAN 3 BONDOWOSO Haniah Nur Fadhilah; Subiki Subiki; Maryani Maryani
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan model dan bahan ajar yang sesuai dapat mendukung tercapainya cara belajar menarik dan dapat memberikan kenyamanan di lingkungkangan pembelajaran, salah satunya dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Model pembelajaran ini melibatkan siswa secara aktif dalam belajar dan berpikir, serta siswa dituntut untuk saling kerjasama dalam memecahkan permasalahan yang diberikan oleh guru dengan tahapan berpikir (Think), berpasangan (Pair), dan berbagi (Share). Selain menggunakan model, bahan ajar yang diberikan juga dapat mendukung proses pembelajaran siswa. Berdasarkan pengamatan di lapangan jarang ditemukan sekolah yang menggunakan bahan ajar fisika yang mengantarkan siswa dari pengalaman sehari-hari ke materi fisika. Oleh karena itu diperlukan modul atau pelengkap bahan ajar untuk mempermudah pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas dan hasil belajar siswa terhadap model pembelajaran Think Pair Share disertai E-Modul Fisika berbasis aliran irigasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah true eksperimental dengan menggunakan dua kelas XI MMIPA di SMAN 3 Bondowoso yang menjadi sampel, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Desain penelitian yang digunakan yaitu post test only control. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan hasil belajar siswa kelas eksperimen menunjukkan pengaruh yang signifikanKata Kunci: Think Pair Share, E-Modul, Hasil Belajar Siswa
PENGARUH METODE MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X MIPA 2 SMA NEGERI RAMBIPUJI PADA MATERI GERAK MELINGKAR Ludfiatul Hasanah; Maryani Maryani; Mukhtar Kelana
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar fisika. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri Rambipuji Jember. Metode pengumpulan data dengan alat ukur tes prestasi belajar fisika pada materi gerak melingkar, dokumentasi, observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan pretest-posttest control group design. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji satu pihak dengan menggunakan data sampel independen t-test dan analisis komparasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh pada penggunaan media mind mapping terhadap hasil belajar siswa.Kata Kunci : mind mapping, gerak melingkar, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE DENGAN METODE TALKING STICK TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA Mita Dwi Agustin; Maryani Maryani; Bambang Supriadi
FKIP e-PROCEEDING Vol 4 No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fisika merupakan pelajaran yang sangat bermanfaat karena berkaitan dengan kehidupan di dunia nyata. Namun, siswa selalu beranggapan bahwa fisika adalah pelajaran yang sangat sulit serta membosankan. Fisika akan menjadi mudah apabila siswa mampu memahami konsep-konsep fisika yang ada. Siswa dapat memahami konsep-konsep fisika dengan cara menanyakan kembali kepada guru atau teman terkait konsep yang masih belum dipahami dan menulis kembali yang telah didiskusikan bersama. Apabila siswa aktif dalam bertanya dan menulis kembali segala sesuatu yang telah didapat, maka siswa akan menguasi dan mampu mengingat konsep-konsep fisika. Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) diharapkan dapat membimbing siswa untuk berpikir, berbicara, dan menulis. Aktivitas berbicara di bantu dengan menggunakan metode talking stick. Metode talking stick adalah sebuah cara yang mewajibkan siswa utuk mengeluarkan sebuah pendapat mengenai suatu materi fisika. Jenis penelitian ini menggunakan true eksperimen. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas belajar yang dapat terjadi pada saat proses pembelajaran serta mengkaji hasil belajar fisika yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) dengan metode talking stick. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dengan metode talking stick berpengaruh terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa SMA.Kata kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW), Metode Talking Stick, Aktivitas Belajar Siswa, dan Hasil Belajar Siswa