Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pelatihan Evaluasi Pembelajaran Interaktif berbasis HOTS dengan Quizwhizzer di MTs Al-Ajhariyyah Cibitung Bekasi Haniefa, Rifda; Masyitoh, Siti; Samsudin, Mohamad; Ch, Hendrawanto
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Vol. 4 No. 2 (2025): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0402.04

Abstract

This community service program aimed to improve the professional competence of teachers at MTs Al-Ajhariyyah Cibitung, Bekasi, in developing interactive learning assessments based on Higher Order Thinking Skills (HOTS) using the QuizWhizzer platform. The program applied Service Learning and Participatory Action Research approaches, including needs analysis, training, mentoring, and evaluation. Teachers gained conceptual knowledge of HOTS and practical skills in designing and implementing interactive quizzes with QuizWhizzer. The results showed improved teacher competence in developing assessment instruments that support students’ critical, analytical, and creative thinking. A four-item satisfaction questionnaire indicated that 71.4% of participants strongly agreed and 28.6% agreed that the training improved their understanding of HOTS-based assessment. In addition, 66.7% strongly agreed and 33.3% agreed that the use of QuizWhizzer was effective for interactive assessment, while 52.4% strongly agreed and 47.6% agreed that the facilitator’s explanations were clear. Moreover, 52.4% strongly agreed and 47.6% agreed that the training enhanced their teaching and assessment skills. This program contributes to improving learning quality in the digital era and supports the achievement of SDG 4 on quality education.    Abstrak Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi profesional guru MTs Al-Ajhariyyah Cibitung, Bekasi, dalam mengembangkan evaluasi pembelajaran interaktif berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) melalui pemanfaatan platform QuizWhizzer. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Service Learning dan Participatory Action Research yang meliputi analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Guru dibekali pemahaman konseptual HOTS serta keterampilan teknis dalam merancang dan mengimplementasikan kuis interaktif berbasis QuizWhizzer. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun instrumen evaluasi yang mendorong kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif siswa. Hasil angket kepuasan yang terdiri atas empat butir pertanyaan menunjukkan bahwa 71,4% peserta setuju dan 28,6% setuju bahwa pelatihan membantu memahami penilaian berbasis HOTS. Sebanyak 66,7% peserta menyatakan sangat setuju dan 33,3% setuju bahwa materi HOTS dan penggunaan QuizWhizzer efektif dalam meningkatkan kemampuan evaluasi pembelajaran interaktif, sementara 52,4% menyatakan sangat setuju dan 47,6% setuju bahwa penjelasan narasumber sangat mudah dipahami dan 52,4% menilai pelatihan sangat setuju dan 47,6% setuju bahwa pelatihan meningkatkan kompetensi mengajar dan mengevaluasi pembelajaran. Program ini berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di era digital serta mendukung pencapaian SDGs poin ke-4, yaitu pendidikan berkualitas. 
Analisis Kebutuhan Materi Pengajaran Qawa'id Berbasis Multimedia Interaktif untuk Tingkat Pemula Masyitoh, Siti; Haniefa, Rifda; Setiadi, Samsi; Bahtiar, Ihwan Rahman; Zulharby, Puti
JURNAL PENA Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/v41gz979

Abstract

This study aims to analyze the need for developing interactive multimedia–based Qawa’id instructional materials for beginner-level students in the Arabic Language Education Program at Universitas Negeri Jakarta. The research focuses on the needs analysis stage as an initial foundation for instructional material development. Data were collected through questionnaires, classroom observations, interviews, and document analysis involving 120 first-year students. The findings indicate that Qawa’id instruction still faces various challenges, particularly related to the limitations of instructional materials and learning media that tend to be theoretical and text-based, thereby hindering students’ understanding of abstract grammatical concepts. Questionnaire results reveal a very high level of need and interest in interactive multimedia–based Qawa’id materials that integrate visual, audio, animation, and interactive exercises. In addition, students demonstrate strong readiness to independently utilize digital instructional materials outside the classroom. Qualitative findings support the quantitative results, showing that visualization and contextual presentation enhance student engagement and comprehension. Based on these findings, it can be concluded that the development of interactive multimedia–based Qawa’id instructional materials is an urgent and strategic necessity to improve the effectiveness of Qawa’id learning for beginner students and to serve as a conceptual foundation for the subsequent stages of instructional material development.