Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Literatur Review : Gambaran Kecemasan dan Perilaku Pencegahan Covid-19 pada Ibu Hamil Selama Pandemik: Literature Review: The Relationship of Anxiety and COVID-19 Prevention Behavior in Pregnant Women During a Pandemic Tina Mawardika; Umi Aniroh; Alvina Rossida
Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS) Vol. 4 No. 1 (2022): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v4i1.127

Abstract

The number of pregnant women with COVID-19 contributed 0,24% of the number of COVID-19 cases. The implementation of COVID-19 prevention in pregnant women, in the community, including universal precautions, has not gone as expected. This is possible due to excessive factors in the COVID-19 pandemic. To determine the relationship between the prevention of COVID-19 in pregnant women during the pandemic. This research design is literature review. The secondary data source is in the form of articles taken from three databases (PubMed, ProQuest and Google Scholar). The criterion articles that are reviewed are the maximum journal publication time span of 5 years, in Indonesian and English, original articles and available full text. The articles that are eligible for review are 14 articles, namely four in Indonesian and ten in English. Anxiety in pregnant women during the COVID-19 pandemic, most of the categories anxious with category mild, moderate and very heavy. Most of the preventive behaviors in pregnant women during the COVID-19 pandemic were in good or high categories. Anxiety related to the prevention of COVID-19 in pregnant women. pregnant women should increase their understanding of COVID-19 prevention by actively deleting literature or measuring health workers by telephone so that they can reduce understanding and increase prevention. ABSTRAK Jumlah wanita hamil dengan COVID-19 ini menyumbangkan 0,24% angka kasus COVID-19. Pelaksanaan pencegahan COVID-19 pada ibu hamil, di masyarakat meliputi universal precaution belum berjalan sesuai harapan. Hal tersebut dimungkinkan karena faktor kecemasan yang berlebihan dari ibu hamil terhadap pandemic COVID-19. Mengetahui gambaran kecemasan dan perilaku pencegahan COVID-19 pada Ibu Hamil Selama Pandemik. Desain penelitian ini literature review. Sumber data sekunder berupa artikel diambil dari tiga data base (PubMed, ProQuest serta Google Scholar). Kriterian artikel yang di review yaitu rentang waktu penerbitan jurnal maksimal 5 tahun, berbahasa Indonesia dan Inggris, original artikel dan tersedia full teks. Artikel yang layak untuk di review sebanyak 14 artikel yaitu empat berbahasa Indonesia dan sepuluh artikel berbahasa Inggris. Kecemasan pada ibu hamil selama pandemik COVID-19, sebagian besar mengalami cemas (71,4%) dengan kategori ringan (21,6%), sedang (23,6%) dan sangat berat (6,1%). Perilaku pencegahan pada ibu hamil selama pandemik COVID-19, sebagian besar mempunyai kategori baik (69,2%). Kecemasan berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada ibu hamil. sebaiknya masyarakat meningkatkan pemahaman tentang pencegahan COVID-19 dengan aktif berkonsultasi dengan tenaga kesehatan via telefon sehingga dapat meningkatkan pencegahan.
Pengaruh Hypnosis Lima Jari terhadap Kecemasan pada Ibu Hamil Trimester III Primigravida Wahyu Handayani; Tina Mawardika
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.395-404

Abstract

Beberapa ibu hamil mengalami peningkatan kecemasan karena belum pernah hamil sebelumnya. Untuk membantu para wanita tersebut, beberapa dokter memberikan pengobatan untuk mengurangi kecemasan, yaitu hipnotis lima1jari. Hypnosis lima1jari adalah1salah1satu jenis self-hypnosis1yang memiliki banyak efek1relaksasi, yang1dapat mengurangi kecemasan. Penelitian ini dirancang untuk melihat apakah hipnosis lima jari berpengaruh terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester ketiga. Sebanyak 409 wanita hamil dilibatkan dalam penelitian ini. 18 dari mereka berada di kelompok kontrol, dan 18 berada di kelompok intervensi. Penelitian1ini mengukur kecemasan menggunakan Perinatal1Anxiety1Screening1Scale (PASS) dan terapi hipnosis lima jari sesuai SOP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa1terdapat1pengaruh yang signifikan1hipnosis lima jari terhadap1kecemasan pada1ibu1hamil1trimester III. Informasi ini dapat membantu ibu hamil memiliki sikap yang lebih positif tentang kehamilan pertama mereka
Peningkatan Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Putri dengan Metode Teleconference di Masa Pandemi Umi Aniroh; Tina Mawardika; Purbowati Purbowati
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 4 No. 1 (2022): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2022
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.155 KB) | DOI: 10.35473/ijce.v4i1.1509

Abstract

In order to support the government's efforts to provide quality health services to adolescents, especially young women, it is necessary to involve health educators to conduct education about Increasing Knowledge about Adolescent Reproductive Health with the Teleconference Method. Problems during menstruation are not only related to cleanliness but also about the emergence of health problems during menstruation. Education on Increasing Knowledge about Adolescent Reproductive Health with the Teleconference Method needs to be given to young women who are still in school. Schools that can be used as partners in this effort include schools whose students are mostly female so that the education that will be provided is right on target. Based on the survey, it is known that students at the Nahdlatul Ulama Vocational School have never received education about Increasing Knowledge about Adolescent Reproductive Health with the Teleconference Method. The implementation of this community service activity is carried out by providing education to Nahdlatul Ulama Vocational High School students online using a zoom meeting platform. The percentage of evaluation results before being given education was in the category of not understanding as much as 13.88%, quite understanding 21.82%, good understanding 56.71% and very good 7.59%. The understanding of female students has increased after being given education, which is included in the very good category by 28.82%, good 53.94%, sufficient 7.82% and less as much as 9.42%. Thus it is known that after being given education there is an increase in students' understanding of Adolescent Reproductive Health. Based on statistical analysis (Wilcoxon test) obtained a significance value of 0.002 < 0.05, which means that there is a significant difference in the level of knowledge between before and after education. Increasing Knowledge about Reproductive Health for Adolescent Girls with the Teleconference Method.ABSTRAKDalam rangka mendukung upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada remaja, khususnya pada remaja putri maka diperlukan keterlibatan tenaga pendidik bidang kesehatan untuk melakukan edukasi tentang Peningkatan Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi Remaja dengan Metode Teleconfrence. Permasalahan pada saat terjadi menstruasi tidak hanya terkait tentang kebersihannya tetapi juga tentang munculnya gangguan kesehatan saat menstruasi. Edukasi tentang Peningkatan Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi Remaja dengan Metode Teleconfrence perlu diberikan pada remaja putri yang masih berada dibangku sekolah. Sekolah yang dapat dijadikan mitra dalam upaya ini antara lain sekolah yang siswanya sebagian besar perempuan sehingga edukasi yang akan diberikan tepat sasaran. Berdasarkan survey, diketahui bahwa siswi di SMK Nahdlatul Ulama belum pernah mendapatkan edukasi tentang Peningkatan Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi Remaja dengan Metode Teleconfrence Pelaksanaan kegiatan pengabdiaan kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode pemberian edukasi pada siswa SMK Nahdlatul Ulama secara online menggunakan platform zoom meeting. Persentase hasil evaluasi sebelum diberikan edukasi masuk dalam kategori kurang paham sebanyak 13,88%, cukup paham 21,82%, pemahaman yang baik 56,71% dan sangat baik 7,59%. Pemahaman siswa perempuan mengalami peningkatan setelah diberikan edukasi yaitu termasuk dalam kategori sangat baik sebesar 28,82%, baik 53,94%, cukup 7,82% dan kurang sebanyak 9,42%. Dengan demikian diketahui bahwa setelah diberikan edukasi terdapat peningkatan pemahaman siswa tentang Kesehatan Reproduksi Remaja. Berdasarkan analisis statistik (uji Wilcoxon) didapatkan nilai signifikansi 0,002< 0,05 yang berarti terdapat perbedaan bermakna pada tingkat pengetahuan antara sebelum dan setelah edukasi.Peningkatan Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi Remaja putri dengan Metode Teleconfrence.
Pelatihan Kader Kelompok Kerja Kesehatan (Pokjakes) dalam Pemantauan Status Gizi Wanita Usia Subur (WUS) Puji Afiatna; Tina Mawardika; Sugeng Maryanto; Indri Mulyasari
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 5 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2023
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v5i1.2315

Abstract

Nutrition investment on reproductive age women is important for poverty alleviation. Nutritional problems on reproductive age women such as chronic energy deficiency and anemia can continue while they are pregnant until in the 1000 days of life of their babies. It can lead to decrease productivity as adults. Pokjakes in community established to help solve nutritional problems including on reproductive age women. Pokjakes played a role in nutrition screening and report the result to health community center. Based on observation, Pokjakes cadre in RW V Pudakpayung Banyumanik Semarang lack of nutrition screening skills on reproductive age women. This course was conducted using lecture and demonstration method to solve the problem. The course aimed to improve cadre skills and data reported to health community centre more valid. Activity followed by 22 cadres. Skills of cadres increased after training with p<0,05. Course method with lecture and demonstration can improve pokjakes cadres skills on nutrition screening ABSTRAK                 Investasi gizi pada kelompok WUS harus menjadi bagian dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Masalah gizi pada kelompok WUS seperti kekurangan energi kronis dan anemia dapat berlanjut pada masa kehamilan dan berlanjut hingga 1000 hari pertama kehidupan bahkan dapat berdampak pada penurunan produktivitas pada usia dewasa. Pokjakes di masyarakat dibentuk untuk membantu memecahkan masalah gizi termasuk WUS salah satunya adalah membantu penapisan gizi untuk dilaporkan ke Puskesmas. Berdasarkan hasil pengamatan, Kader Pokjakes di RW V Kelurahan Pudakpayung, Banyumanik Semarang masih kurang keterampilannya dalam melakukan penapisan gizi pada WUS. Kegiatan pelatihan dengan metode ceramah dan demonstrasi dilaksanakan untuk mengatasi masalah tersebut. Kegiatan dimaksudkan agar keterampilan Kader meningkat dan data yang dilaporkan ke Puskesmas lebih valid. Kegiatan diikuti 22 orang. Keterampilan kader meningkat setelah pelatihan dengan nilai p<0.05. Metode pelatihan dengan ceramah dan demonstrasi dapat meningkatkan keterampilan Kader Pokjakes dalam melakukan penapisan gizi pada WUS.
Edukasi Kesehatan Menstrual Hygiene Dan Penatalaksanaan Premenstrual Syndrome Di SMK Theresiana Semarang Retno Karminingtyas, Sikni; Pujiastuti, Anasthasia; Mawardika, Tina
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v2i1.37

Abstract

Latar belakang: Pelayanan kesehatan yang berkualitas pada remaja khususnya pada remaja puteri, diperlukan adanya keterlibatan tenaga pendidik di bidang kesehatan untuk melakukan edukasi tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM). Permasalahan yang terjadi yang berkaitan dengan menstruasi tidak hanya tentang kebersihannya tetapi juga tentang munculnya gangguan kesehatan saat menstruasi. Tujuan : kegiatan ini untuk menganalisis pengaruh pemberian edukasi kesehatan menstrual hygiene dan penatalaksanaan premenstrual syndrome terhadap pengetahuan para siswi di SMK Theresiana. Metode : Kegiatan pengabdian ini diawali dengan memberikan penilaian menggunakan kuesioner sebelum dilakukan edukasi (pre test) pada 34 siswi, selanjutnya pemberian edukasi menstrual hygiene dan premenstrual syndrome serta diakhiri dengan evaluasi berupa penilaian dengan kuesioner (post test). Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara online menggunakan platform zoom meeting. Hasil : Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 9 responden (26,47%), cukup sebanyak 22 responden (64,71%) dan kurang sebanyak 3 responden (8,82%). Hasil evaluasi setelah diberikan edukasi pengetahuan siswi mengalami peningkatan yaitu kategori baik sebanyak 23 responden (67,65%), cukup sebanyak 8 responden (23,53%) dan kurang sebanyak 3 responden (8,82%). Analisis statistik dengan uji wilcoxon didapatkan nilai signifikansi 0,004 (<0,05) yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna terkait dengan tingkat pengetahuan sebelum dan setelah edukasi menstrual hygiene dan premenstrual syndrome. Kesimpulan : Pemberian edukasi kesehatan menstruasi berpengaruh terhadap pengetahuan para siswi di SMK Theresiana.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan ASI Eksklusif terhadap Breastfeeding Self-Efficacy pada Ibu Menyusui Widayanti, Arief; Mawardika, Tina
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 4 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jini.v4i2.27673

Abstract

Breast milk (ASI) is the optimal nutrition for infants compared to formula milk. One key factor in the success of exclusive breastfeeding is Breastfeeding Self-Efficacy (BSE), which can be enhanced through health education. This study aims to determine the impact of health education on exclusive breastfeeding on breastfeeding self-efficacy. The research employed a quasi-experimental design with a nonequivalent (pretest and posttest) control group approach. The sample comprised breastfeeding mothers with infants aged 0 to 2 years, totaling 34 respondents divided into intervention and control groups. Purposive sampling was utilized for sample selection. The instrument employed was the Breastfeeding Self-Efficacy Scale Short Form (BSES-SF). Bivariate analysis was conducted using an independent t-test to examine whether there were differences in breastfeeding self-efficacy between the intervention and control groups. Results showed a significant p-value (0.000) < α (0.05), indicating an influence of exclusive breastfeeding health education on breastfeeding self-efficacy among breastfeeding mothers. Abstrak Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi dibandingkan dengan susu formula. Salah satu faktor keberhasilan pemberian ASI eksklusif adalah Breastfeeding Self- Efficacy (BSE). BSE bisa ditingkatkan dengan pemberian pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang ASI eksklusif terhadap breastfeeding self-efficacy. Metode penelitian menggunakan  quasy experimental dengan pendekatan nonequivalent (pretest and posttest) with control group design. Sampel dalam penelitian ini  adalah ibu menyusui bayi berusia dari 0 bulan sampai dengan 2 tahun yaitu sebanyak 34 responden yang terbagi atas kelompok intervensi & kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner breastfeeding self-efficacy scale short form (BSES-SF). Analisa bivariat menggunakan uji independent t test. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai signifikasi p value (0,000) < α (0,05) yang berarti ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang ASI eksklusif terhadap breastfeeding self-efficacy pada ibu menyusui.  
Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Aktivitas Seksual dengan Kecemasan pada Ibu Hamil Yogy Shofiana, Kharisma; Mawardika, Tina
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 5 No 1 (2024): May 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jini.v5i1.31687

Abstract

Pregnancy is an event that changes the physical and psychological state of a woman due to the growth and development of the reproductive organs and fetus. Psychological changes that often occur mothers often feel anxious about the fetus, one of which is the fear of miscarriage if the mother performs sexual activity during pregnancy. Lack of exposure to information and knowledge makes mothers have a negative perception and makes mothers reluctant to do this. The purpose of this research is to determine the relationship between the level of knowledge about sexual activity with anxiety in pregnant women in the Puskesmas Labour Region Lerep. This research is a quantitative research with cross sectional design. The population of this research was all pregnant women in the Puskesmas Labour Region Lerep, a population of 226 pregnant mothers and the sample in this study was determined by purposive sampling with respondents who met the criteria totaling 85 pregnant respondents who live in Ungaran City. This research instrument uses a knowledge level questionnaire about sexual activity and an anxiety questionnaire about sexual activity in pregnant mothers. The results showed mothers with lack of knowledge and experiencing severe anxiety as many as 28 respondents (65.1%). The data analysis of this research used the Spearman Rank test so that the p-value was obtained (0.033). The conclusion of this research is that there is a significant relationship between the level of knowledge about sexual activity and anxiety in pregnant women. It is expected that health workers are able to provide information such as health promotion to pregnant mothers regarding the level of knowledge with anxiety in pregnant mothers, so that the knowledge of pregnant women increases and the anxiety experienced will decrease. Abstrak Kehamilan adalah peristiwa yang mengubah fisik dan psikologis seorang wanita karena pertumbuhan dan perkembangan alat reproduksi dan janin. Perubahan psikologis yang sering terjadi ibu sering merasa cemas terhadap janinnya salah satunya adalah takut mengalami keguguran jika ibu melakukan aktivitas seksual selama kehamilan. Kurangnya terpapar informasi dan pengetahuan membuat ibu memiliki persepsi negatif dan membuat para ibu enggan melakukan hal tersebut. Tujan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang aktivitas seksual dengan kecemasan pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Lerep. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Lerep yaitu sebanyak 226 ibu hamil dan sampel pada penelitian ini ditentukan dengan purposive sampling dengan responden yang memenuhi kriteria berjumlah 85 responden ibu hamil yang berdomisili di Kota Ungaran. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner Pengetahuan tentang aktivitas seksual yang dilakukan selama kehamilan dan kuesioner kecemasan yaitu anxiety in the mother’s primigravida in sexual behaviour. Hasil penelitian menunjukkan ibu dengan pengetahuan kurang dan mengalami kecemasan berat sebanyak sejumlah 28 responden (65,1%). Analisis data penelitian ini menggunakan uji Rank Spearman sehingga didapatkan nilai p-value (0,033). Kesimpulan pada penelitian ini ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang aktivitas seksual dengan kecemasan pada ibu hamil. Pihak petugas kesehatan diharapkan mampu memberikan informasi seperti promosi kesehatan kepada ibu hamil mengenai tingkat pengetahuan dengan kecemasan pada ibu hamil, sehingga pengetahuan ibu hamil meningkat serta kecemasan yang dialami akan menurun. Kata kunci: Kehamilan, kecemasan, pengetahuan, aktivitas seksual
Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Video Animasi Tentang Persiapan Persalinan terhadap Fear of Childbirth (Foc) pada Ibu Hamil: The Effect of Health Education with Animated Video Media About Childbirth Preparation on Fear of Childbirth (FOC) in Pregnant Women Annisa Salsabila Ayuningtia Migunani; Tina Mawardika
Journal of Holistics and Health Sciences Vol. 6 No. 1 (2024): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v6i1.380

Abstract

Fear of pregnant women when facing childbirth is an emotional response that is often experienced by many women when entering the preparation phase for giving birth. This of course makes it very possible for couples to feel afraid and worried, especially for pregnant women who are going through this period. Fear of facing childbirth during pregnancy generally occurs in pregnant women. This can be overcome by providing health education. The aim of the research was to determine the effect of health education using animated video media about childbirth preparation on fear of childbirth (FOC) in pregnant women in the Lerep health center working area. The research design uses a Quasi Experimental nonequivalent with control group design. By using the Independent T-Test. The population of this study were all pregnant women in the Lerep health center working area, totaling 26 pregnant women. The research sample was determined by purposive sampling with respondents who met the criteria totaling 34 subjects. there is a significant influence on Health Education regarding fear of childbirth in pregnant women with a calculated t value (5.913) > t table (2.145) and a p value (0.00) < α (0.05) so it can be concluded that there is an influence of health education with video media on fear of childbirth (FOC) in pregnant women in the Lerep health center working area. The results of this research can add information for pregnant women in preparing for childbirth through health education using video media so that they can increase knowledge and positive attitudes in facing the fear of childbirth.   ABSTRAK Ketakutan pada ibu hamil pada saat menghadapi persalinan adalah respon emosional yang seringkali dialami oleh banyak wanita saat memasuki fase persiapan untuk melahirkan. Hal tersebut tentunya sangat memungkinkan timbul rasa ketakutan dan kekhawatiran bagi pasangan terutama bagi ibu hamil yang tengah menjalani masa ini. ketakutan karena menghadapi persalinan dalam masa kehamilan umumnya sering terjadi pada ibu hamil. Hal tersebut dapat diatasi dengan pemberian pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video animasi tentang persiapan persalinan terhadap fear of childbirth (FOC) pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas lerep. Desain penelitian menggunakan Quasi Eksperimental nonequivalent with control group desain. Dengan menggunakan uji Independent T-Test. Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil di wilayah kerja puskesmas lerep yang berjumlah 226 ibu hamil. Sampel penelitian ditentukan dengan purposive sampling dengan responden yang memenuhi kriteria sehingga sampel pada penelitian ini berjumlah 34 subjek. Ada pengaruh yang signifikan pada Pendidikan Kesehatan tentang fear of childbirth pada ibu hamil dengan nilai t hitung (5.913) > t tabel (2.145) dan nilai p value (0,00) < α (0,05) maka dapat disimpulkan ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video terhadap fear of childbirth (FOC) pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas lerep. Hasil penelitian ini dapat menambah informasi bagi ibu hamil dalam persiapan menghadapi persalinan melalui pendidikan kesehatan dengan media video sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap positif dalam menghadapi fear of childbirth.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang ASI Eksklusif terhadap Paternal Breastfeeding Self Efficacy di Wilayah Puskesmas Lerep: The Influence of Health Education About Exclusive Breastfeeding on Paternal Breastfeeding Self Efficacy in the Lerep Health Center Area Izza Arifiana, Hidayatunnisa; Tina Mawardika
Journal of Holistics and Health Sciences Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS), September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jhhs.v6i2.477

Abstract

Breastfeeding mothers need support from the father so that the mother is able to exclusively breastfeed (paternal breastfeeding self efficacy). Fathers' knowledge of exclusive breastfeeding will influence their perception of paternal breastfeeding self-efficacy. Father's perception of paternal breastfeeding self-efficacy will affect the father's attitude in helping mothers while breastfeeding. Health education with interesting media is needed to increase fathers' knowledge of paternal breastfeeding self efficacy. The purpose of the study was to determine the effect of exclusive breastfeeding health education on paternal breastfeeding self efficacy in the Lerep Health Center area. The research design uses Quasi-Experimental with the nonequivalent with control group design. The population of this study was all husbands of breastfeeding mothers totaling 134 husbands. The research sample was determined by purposive sampling with respondents who met the criteria totaling 34 subjects. By using the Independent T Test obtained p value (0.000) < α (0.05), it was concluded that there was a significant influence between exclusive breastfeeding health education on paternal breastfeeding self efficacy in the Lerep Health Center area. The results of this study can add information for fathers in helping mothers breastfeed their babies through health education with video media so as to increase knowledge and positive attitudes in helping mothers breastfeed their babies.   ABSTRAK Ibu menyusui membutuhkan dukungan dari ayah agar ibu mampu memberikan ASI secara eksklusif (paternal breastfeeding self efficacy). Pengetahuan ayah tentang ASI eksklusif akan mempengaruhi persepsi mereka tentang paternal breastfeeding self efficacy. Persepsi ayah tentang paternal breastfeeding self efficacy akan berpengaruh terhadap sikap ayah dalam membantu ibu saat menyusui. Pendidikan kesehatan dengan media yang menarik dengan melalui vidio animasi diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan ayah terhadap paternal breastfeeding self efficacy. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan ASI eksklusif terhadap paternal breastfeeding self efficacy di wilayah Puskesmas Lerep. Desain penelitian menggunakan Quasi Eksperimental dengan the nonequivalent with control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh suami dari ibu menyusui berjumlah 134 suami. Sampel penelitian ditentukan dengan purposive sampling dengan responden yang memenuhi kriteria berjumlah 34 subjek. Dengan menggunakan uji Independent T Test diperoleh nilai p value (0,000) < α (0,05), maka disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan tentang ASI eksklusif terhadap paternal breastfeeding self efficacy di wilayah Puskesmas Lerep. Hasil penelitian ini dapat menambah informasi bagi ayah dalam membantu ibu menyusui bayinya melalui pendidikan kesehatan dengan media video sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap positif dalam membantu ibu menyusui bayinya.
Studi Komparasi Pengetahuan tentang Sadari Sesudah Pemberian Intervensi Pendidikan Kesehatan Melalui Buklet Print dan Animasi Video Mawardika, Tina; Suwanti, Suwanti
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Supp Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1907

Abstract

Salah satu penyakit pada wanita didunia yang mematikan adalah kanker payudara, termasuk Indonesia. Hal tersebut dapat dicegah dengan Pemeriksaan Payudara Sediri (SADARI). Belum banyak orang mengetahui cara melakukan SADARI maka diperlukan pendidikan kesehatan melalui buklet print dan animasi video. Mengidentifikasi perbedaan pengetahuan tentang SADARI sesudah pemberian intervensi pendidikan kesehatan melalui  bukklet print dan animasi video pada remaja putri. Desain penelitian ini adalah quasi exsperiment. Pada penelitian ini populasi sebanyak 242 remaja putri, sedangkan sampel 19 responden diberikan buklet prin dan 19 responden diberikan buklet print.  Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik purposive sampling. Pengukuran menggunakan kuesioner pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Data dianalisis menggunakan t-test. Ada perbedaan pengetahuan tentang SADARI sebelum dan sesudah pemberian intervensi pendidikan kesehatan dengan media buklet print  p value (0,004) < α (0,05). Ada perbedaan tingkat pengetahuan tentang SADARI sebelum dan sesudah pemberian intervensi pendidikan kesehatan dengan media animasi video p value (0,000) < α (0,05). Ada perbedaan yang signifikan tentang  pengetahuan SADARI setelah pemberian intervensi pendidikan kesehatan dengan media buklet print dan animasi video pada remaja putri dengan p value (0,000) <  α (0,05).