Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

The Effectiveness of Two Writing Portfolios on High School Students’ Writing Achievement Atmarita Atmarita; Mohammad Adnan Latief; Utari Praba Astuti
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 9, No 1: MARCH 2021
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Writing in English teaching and learning is perceived as a difficult skill due to internal and external factors. This study investigated the effectiveness of two writing portfolios (working writing portfolio and showcase writing portfolio) on high school students’ writing achievement utilizing quasi-experimental design. The effectiveness of the two writing portfolios was tested by comparing pre-treatment and post-treatment samples using Independent Samples t test between both treatments. Regarding to .05 significance of level, the p value was compared to .025 for each side of 2-tailed research. The result showed p value .028 which was higher than .025. It signified that there was not significant different effect between both writing portfolios.Keywords: writing portfolios, working writing portfolio, students’ writing achievementAbstrak: Menulis dalam belajar mengajar Bahasa Inggris dianggap sebagai keterampilan yang sulit karena faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dua portofolio menulis (Working Writing Portfolio dan Showcase Writing Portfolio) terhadap prestasi menulis siswa menengah atas dengan menggunakan desain quasi-experimental. Keefektifan kedua portofolio menulis tersebut diuji dengan membandingkan sampel nilai Pre-treatment dan Post-treatment menggunakan uji Independent Samples t antara kedua perlakuan. Merujuk pada tingkat signifikansi .05, nilai p dibandingkan dengan .025 untuk masing-masing bagian dari penelitian 2 arah. Hasil uji menunjukkan nilai p .028 yang lebih tinggi dari .025. Ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan efek yang signifikan antara kedua portofolio tersebut.Kata kunci: portofolio menulis, portofolio karya tulis, prestasi menulis siswa
Gender Inequality and Education: A Content Analysis of Indonesian EFL Textbook Luthfi Mahdya Susanti; Nunung Suryati; Utari Praba Astuti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 6: JUNI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i6.14883

Abstract

Abstract: This study aims to discover the gender inequality in Indonesia EFL textbook and the author's perspective towards gender inequality found. This study is performed through descriptive qualitative. It was found that there is inequality of gender representations in four measuring variables. Males gain the higher amount of four representations in picture, written texts, name appearances, domestic roles, and variations of domestic roles activities. In addition, based on the interview result, it was found that there was no intention to put the gender inequality and stereotype. Stereotype found aimed to generate familiarity to make the learners easier to identify their surroundings.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketidaksetaraan gender dalam buku teks EFL Indonesia dan perspektif penulis terhadap ketimpangan gender yang ditemukan. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif. Ditemukan adanya ketidaksetaraan representasi gender dalam empat variabel pengukuran. Laki-laki memperoleh jumlah empat representasi yang lebih tinggi dalam gambar, teks tertulis, penampilan nama, peran domestlk, dan variasi aktivitas peran domestik Selain itu, berdasarkan hasil wawancara ditemukan bahwa tidak ada niat untuk menempatkan ketidaksetaraan dan stereotip gender. Stereotip yang ditemukan bertujuan untuk menimbulkan keakraban agar peserta didik lebih mudah mengidentifikasi lingkungannya.
Writing Strategies Used by English Department Students with Different Self-Esteem Level to Revise Their Essay(s) Septemdira Intan Sari Suprobowati; Utari Praba Astuti; Ekaning Dewanti Laksmi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 3: MARET 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i3.14630

Abstract

Abstract: This qualitative study investigated writing strategies used by English Department students with different self-esteem levels to revise their essay(s). This study involved six third-year students of the English Language Teaching study program at Universitas Negeri Malang. They have different self-esteem levels (3 students with high self-esteem and 3 students with moderate self-esteem levels). There were three types of writing strategies that the students with varying levels of self-esteem used to revise their essay(s): monitoring, getting feedback, and revising. Those strategies were considered helpful for the students to improve the quality of their essay(s).Abstrak: Penelitian kualitatif ini menginvestigasi strategi menulis yang digunakan oleh mahasiswa jurusan Bahasa Inggris dengan tingkat harga diri berbeda untuk merevisi esai mereka. Penelitian ini melibatkan enam siswa tahun ketiga program studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Negeri Malang yang memiliki tingkat harga diri berbeda tiga  siswa dengan harga diri tinggi dan tiga siswa dengan harga diri sedang). Ada tiga jenis strategi menulis yang digunakan para siswa tersebut untuk merevisi esai mereka, yaitu monitoring, getting feedback, dan revising. Strategi menulis tersebut dianggap membantu para siswa untuk memperbaiki kualitas esai mereka.
The Relationship Between Senior High School Students’ Motivation in Learning English and Their Writing Ability Nisa Mahbubah; Mohammad Adnan Latief; Utari Praba Astuti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 5: MEI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i5.14781

Abstract

Abstract: Numerous researches conducted research on learners’ motivation in learning English. In this research, researcher only studied intrinsic motivation and extrinsic motivation. This study aimed to describe students’ motivation in learning English at two state senior high schools; SMAN 1 Gambut and SMAN 1 Martapura in South Kalimantan. The research design used was correlational research design. There were 129 eleventh graders as research participants in this study. The researcher used a questionnaire and a writing test as instruments to collect data. The finding of the study showed a strong, significant, and positive correlation between motivation in learning English and writing ability.Abstrak: Sejumlah penelitian telah dilakukan untuk memahami motivasi siswa mempelajari bahasa Inggris. Dalam penelitian ini, peneliti hanya mempelajari motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik datang dari siswa, sedangkan motivasi ekstrinsik datang dari luar siswa. Penelitian ini bertujuan menggambarkan motivasi siswa mempelajari bahasa Inggris di dua SMA; SMAN 1 Gambut dan SMAN 1 Martapura di Kalimantan Selatan. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian korelasional. Terdapat 129 siswa kelas sebelas sebagai peserta penelitian dalam studi ini. Peneliti menggunakan angket dan tes menulis untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian menunjukkan korelasi kuat, positif, dan signifikan antara motivasi mempelajari bahasa Inggris dan kemampuan menulis.
Teachers Talking in Very Young Learners Immersion Class: How They Did It Farouq Aji Subroto; Yazid Basthomi; Utari Praba Astuti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 12: DESEMBER 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i12.14210

Abstract

Abstract: This research aimed to describe the language used by the teachers namely teacher talk in VYL English Immersion class whose students’ age ranges from three to six years old and to describe how the language was used effectively in the class. The results showed that there were four types of teacher talk used frequently to help the teachers teach effectively in the class namely (1) giving directions, (2) giving information, (3) asking questions, and (4) praising and encouraging. Those four talks did not work alone in the class; the teachers also use gesture and demonstration to accompany the talks.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tipe-tipe bahasa Inggris yang digunakan guru dalam konteks pengajaran bahasa Inggris pada kelas imersi dengan siswa berusia antara tiga sampai enam tahun dan menjelaskan bagaimana tipe-tipe bahasa tersebut digunakan secara efektif di kelas. Hasilnya, terdapat empat tipe bahasa yang sering digunakan guru untuk menyampaikan materi, yakni (1) pemberian arahan, (2) pemberian informasi, (3) pertanyaan, dan (4) pujian dan dorongan. Keempat tipe bahasa tersebut tidak digunakan secara independen di kelas. Guru juga menggunakan bahasa tubuh serta demonstrasi kegiatan saat menggunakan keempat tipe bahasa tersebut.
Undergraduate Students’ Metacognitive Awareness and Grammar Achievement Amin Kurdi; Mohammad Adnan Latief; Utari Praba Astuti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 1: JANUARI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i1.14382

Abstract

Abstract: This paper aims to find out the correlation between metacognitive awareness and grammar achievement. It employs the correlational design and involves 87 first- semester undergraduate students of English Department. The result reveals that there is a significant positive correlation between students’ level of metacognitive awareness and their grammar achievement. It is also found that evaluation is the most dominant positive predictor in predicting students’ grammar achievement.Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara metacognitive awareness dan grammar achievement. Penelitian ini menggunakan metode korelasi dan melibatkan 87 mahasiswa semester satu program S1 dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada korelasi yang signifikan dan positif antara metacognitive awareness dan grammar achievement. Selain itu, evaluation diketahui sebagai prediktor yang paling dominan dan positif dalam memrediksi grammar achievement mahasiswa.
Efl Students’ Writing Apprehension and How It Is Related to Student’s Writing Performance Satria David Pratama; Utari Praba Astuti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i8.14956

Abstract

Abstract: Writing is an active and productive skill, students learning to write in English deal with multiple challenges and difficulties. One of the problems that might be appear on students is writing apprehension. According to several research one of the impacts caused by writing apprehension is writing performance. This study examined the level of student’s writing apprehension and the degree of relationship between student’s writing apprehension and writing performance. The Subjects of this research were 38 students in English Education Department. There were two instruments used: Writing Apprehension Test and Writing Test.Abstrak: Menulis merupakan suatu aktivitas yang aktif dan produktif, mahasiswa yang belajar menulis dalam bahasa Inggris akan menghadapi berbagai rintangan dan kesulitan. Salah satu yang akan terjadi adalah kekhawatiran dalam menulis. Menurut beberapa penelitian salah satu dampak yang terjadi karena kekhawatiran tersebut adalah performa menulis seoarang mahasiswa. Penelitian ini menguji tingkat kekhawatiran dalam menulis pada mahasiswa dan tingkat hubungan antara kekhawatiran menulis mahasiswa dan performa. Subjek pada penelitian kali ini adalah 38 mahasiswa jurusan English Education Department. Ada tiga instrumen yang digunakan pada penelitian ini, yaitu Tes Kekhawatiran Menulis, dan Tes Menulis.
The Integration of 6Cs of the 21st Century Education into English Skills: Teachers’ Challenges and Solutions Adani Shabrina; Utari Praba Astuti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 7, No 1: JANUARI 2022
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v7i1.15185

Abstract

Abstract: In the 21st Century education, the 6 competencies are necessarily integrated into the classroom remembering the importance to complete students with better competencies. In line with the 6Cs integration, teachers’ challenges and solutions also need to be known. This study investigates English teachers’ challenges in integrating 6Cs of the 21st Century education into English integrated skills, and their solutions to cope with the challenges. This qualitative study elicited data from 20 English teachers through a questionnaire and an interview. The findings showed that students’ low motivation and poor vocabulary, time management, the difficulty in integrating some competencies and designing lesson plans were the challenges faced by teachers in integrating the 6Cs. Then, to cope with the challenges, teachers conducted group work and games, provided interesting videos, used a timer to manage the time, looked for references and discussed with other teachers to create lesson plans.Abstrak: Pada pendidikan abad ke 21, keenam kompetensi (6C) perlu diintegrasikan ke dalam kelas mengingat pentingnya melengkapi siswa dengan kompetensi yang lebih baik. Sejalan dengan pengintegrasian 6 kompetensi, tantangan dan solusi guru juga perlu diketahui. Penelitian ini menyelidiki tantangan yang dihadapi oleh guru bahasa Inggris dalam mengintegrasikan 6 kompetensi pendidikan abad ke-21 ke dalam keterampilan terintegrasi bahasa Inggris, dan solusi mereka untuk mengatasi tantangan tersebut. Studi kualitatif ini mengumpulkan data dari 20 guru bahasa Inggris melalui kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi guru yaitu kurangnya motivasi siswa dan kosakata Bahasa Inggris, manajemen waktu, kesulitan dalam mengintegrasikan beberapa kompetensi dan merancang rencana pelajaran. Untuk mengatasi tantangan tersebut, guru mengadakan kerja kelompok dan permainan, menyediakan video yang menarik, menggunakan pengatur waktu, dan mencari referensi sekaligus berdiskusi dengan guru lain untuk membuat rencana pembelajaran.
Revealing Attitude and Motivation of Young Efl Learners Through Metaphor Analysis: Learning English in the Crisis Time Yossy Sunda Permatasari; Sri Rachmajanti; Utari Praba Astuti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 7, No 5: MAY 2022
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v7i5.15249

Abstract

Abstract: This study aimed to find out learners’ attitude and motivation toward online English learning during COVID-19 outbreak. Eight first graders were involved in an interview session to reveal their perspectives through metaphor. The results of metaphor analysis showed that the learners have low motivation and attitude although they tend to get good score in English subject. Due to many obstacles in its implementation, students, teacher, and parents hope that the English teaching and learning activities can be done face-to-face completely to result in effective learning process.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap dan motivasi siswa terhadap pembelajaran bahasa Inggris online selama wabah COVID-19. Delapan siswa kelas satu dilibatkan dalam sesi wawancara untuk mengungkapkan perspektif mereka melalui metafora. Hasil analisis metafora menunjukkan bahwa siswa memiliki motivasi dan sikap yang rendah meskipun mereka cenderung mendapatkan nilai yang baik dalam mata pelajaran bahasa Inggris. Karena banyak kendala dalam pelaksanaannya, siswa, guru dan orang tua berharap kegiatan belajar mengajar bahasa Inggris dapat dilakukan secara tatap muka sepenuhnya untuk menghasilkan proses pembelajaran yang efektif.
The Effect of Using Wattpad on Process-Genre Approach towards Writing Achievement in Tertiary Level Rendhi Fatrisna Yuniar; Utami Widiati; Utari Praba Astuti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 7: JULI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.172 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i7.12631

Abstract

Abstract: This paper presents the integration between the use of technology and conventional learning and teaching process. Taking advantage of technology in classroom like the use of Wattpad by integrating with process-genre approach helps students to make the classroom activities become more efficient. This objective of this paper is to show the effect of using Wattpad in teaching and learning process by integrating with process-genre approach towards students’ writing achievement. The treatment starts from pre-test, and end with post-test. The result in this study shows after the students teach by using Wattpad gain better writing achievement than before using it.  Abstrak: Penelitian ini berisi tentang integrasi antara penggunaan teknologi dan pembelajaran konvensional pada proses pembelajaran. Mengambil kelebihan dari teknologi pada pembelajaran di kelas, seperti penggunaan Wattpad dengan mengintegrasikan pendekatan Process-genre, hal ini meningkatkan tingkat keefisiensian kegiatan pemblejaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keefektifan penggunaan Wattpad yang diintegerasikan dengan pendekatan process-genre pada proses pembelajaran terhadap penacapaian menulis siswa. Penelitian yang dilakukan dimulai dari pretest dan diakhiri dengan posttest. Hasil dari penelitian ini menunjukkan siswa yang telah belajar menggunakan Wattpad memiliki pencapaian menulis yang lebih baik daripada sebelum menggunakannya.