Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Budidaya Ikan Lele terintegrasi dengan Sayuran Hidroponik (budikdamber) di Pondok Pesantren Fajrussalam Sentul Listiana Satiawati; Reno Pratiwi; Harin Widiyatni; Yusraida Khairani Dalimunthe; Surya Darma Hafiz
JUPNA: Jurnal Pengabdian Astina Vol 1 No 2 (2023): JIPM: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Astina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55903/jipm.v1i2.74

Abstract

Kegiatan pembudidayaan ikan lele dan tanaman hidroponik ini diajukan sebagai pelaksanaan salah satu dari tridarma perguruan tinggi yang merupakan kewajiban bagi dosen dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Ide dari pelaksanaan pengabdian ini di dasarkan atas pentingnya pelatihan kewirausahaan bagi anak didik di Pondok Pesantren Fajrussalam Sentul. Pemilihan topic Pembudidayaan ikan lele dan sayuran hidroponik (budikdamber) dianggap sebagai pelatihan yang cukup menarik untuk dipraktekkan. Metode ini cukup baru dan cukup efisien dalam pelaksanaannya, karena dalam satu sistem bisa menghasilkan 2 produk. Bahan-bahan yang akan digunakan dipilih yang teknik pemasangan bisa dikerjakan sendiri, misalkan pembuatan lubang2 untuk tanaman sayuran dan pemasangan kran di samping bagian bawah ember dikerjakan sendiri supaya harganya bisa ditekan. Demikian juga pemilihan benih dan pakan akan dilaksanakan sebaik mungkin, karena akan mempengaruhi hasil panen. Pemeliharaan harian diatur sedemikian rupa sehingga semua anggota bisa berpartisipasi. Pada pelaksanaan PKM ini ada beberapa kendala yang dihadapi, yatu karena hawa terlalu panas dan kadang hujan terlalu deras, maka diutuskan untuk membuat rumah-rumahan pelindung bagi peternakan lele ini. Sehingga pelaksanaan menjadi terlambat karena harus membuat bangunan pelindung da juga harus memasang paving untuk dudukan dari meja tempat meletakkan ember.
PEMBUATAN EKOENZIM DARI LIMBAH KULIT BUAH NANAS PADA MASYARAKAT PEDULI LINGKUNGAN DI DESA CIGOMBONG, BOGOR Rini Setiati; Qurotu Aini Besila; Dewi Syavitri; Pri Agung Rakhmant; Harin Widiyatni
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMIN) Vol 5 No 1 (2023): JURNAL ABDI MASYARAKAT INDONESIA (JAMIN)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jamin.v5i1.14031

Abstract

Eco enzyme is a product of organic waste derived from vegetables and fruits, fermented with sugar in a container and allowed to stand for three months to become an active solution. The use of eco-enzyme as a natural cleaning solution contributes to protecting the environment because it treats household-scale organic waste. The community service program aims to enhance Cigombong Village's potential with a community that cares about the environment that has been formed. The eco enzyme can be used to clean all areas of the house, clothes, vegetables, and fruits, fertilize plants, eliminate pests, and improve the quality of plants; the eco enzyme is also very effective in repelling plant pests. The eco enzyme can also be utilized to stimulate plant hormones to enhance fruit and vegetable quality and improve crop yields. Making eco enzymes can be done simply, using easily available equipment. The raw materials for eco enzyme consist of brown sugar, water, and fruit peel waste in a ratio of 1:10:3. The container used for the eco enzyme is a plastic jar with a lid. A training program for making eco enzymes from fruit and vegetable peel waste can protect the environment, increase community plantation yields and make Cigombong village a fruit tourism village.
PENGARUH KOMPOSIT AMPAS TEBU, SEKAM PADI, BENTONITE TERHADAP pH, TDS DAN ADSORBSI ISOTERMAL FREUNDLICH Russaputro, Ahmad Naufal Guthni; Lestari, Lestari; Widiyatni, Harin
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 7, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v7i2.13306

Abstract

Seiring berjalanannya produksi minyak mentah maka semakin banyak air formasi yang terproduksi, jika dibuang ke lingkungan dapat menyebabkan tercemarnya lingkungan sekitar. Masalah ini dapat diselesaikan dengan menggunakan proses adsorpsi. Dalam penelitian ini ingin diketahui keefektifan komposit ampas tebu, sekam padi dan bentonite sehingga memenuhi bakumutu yang ditentukan PERMENLH no 19 tahun 2010 dan adsorbsi dari adsorben dengan menggunakan metode Freundlich isothermal. Untuk perhitungan Total Dissolved Solid (TDS), dan pH pada setiap sampel dari massa sampel yang digunakan sebesar 1 gram, 1.5 gram, 2 gram, 2.5 gram dan 3 gram. Pada sampel 3 gram ampas tebu,sekam padi dan bentonite nilai TDS bertutut-turut sebesar 1153 ppm, 2321 ppm dan 4214 ppm. Untuk nilai pH pada semua sampel berada pada batas baku mutu yang ditentukan pada sekam padi mempunyai nilai pH 7-8, Ampas tebu pH 6-7 dan untuk bentonite pH 7 dan 9. Dimana nilai TDS dan pH awal sebesar 5100 ppm dan 5.Untuk nilai regresi linear yang dihitung menggunakan metode Freundlich isothermal pada ampas tebu dengan nilai koefisien korelasi (R2) sebesar 0.9272, pada ampas sekam padi nilai koefisien korelasi (R2) sebesar 0,9089 dan pada bentonite nilai koefisien korelasi (R2) sebesar 0,8547. Dari penelitian ini ampas tebu nilai koefisien korelasi yang terbaik dikarenakan nilai koefisien korelasinya mendekati satu.
Pendekatan Eksakta dari Kampus ke Pondok Pesantren Satiawati, Listiana; Pratiwi, Reno; Widiyatni, Harin; Dalimunthe, Yusraida Khairani; Hafiz, Surya Darma
Jurnal Peradaban Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Peradaban Masyarakat (JPM)
Publisher : LPPM STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jpm.v4i1.388

Abstract

Pondok Pesantren Fajussalam Bogor merupakan pondok yang cukup maju dan modern dengan perkembangan pembangunan sarana pendidikan yang sangat cepat. Demikian pula dengan kegiatannya pendidikan dan pengajaran sudah cukup maju terutama pendidikan agama sebagai pendidikan yang utama. Tetapi hasil dari dari hasil survey pada 10 Januari 2018 terhadap santri (murid laki-laki) dan santriah (murid perempuan) kelas 7 hingga kelas 9 diperoleh data-data yang menunjukkan kurangnya pendidikan eksakta bagi para murid-murid tersebut. Data juga menunjukkan ada beberapa kekurangan yang terdapat pada satuan pendidikan di pondok ini yaitu jam pelajaran untuk ilmu eksakta kurang dan jumlah ustadz (pengajar laki-laki) dan ustadzah (pengajar perempuan) yang mengajarkan ilmu eksakta juga kurang bahkan sarana belajarnya juga kurang memadai. Kami dari tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi (FTKE) Universitas Trisakti berusaha memberikan sedikit masukan pada masalah tersebut diatas, selain dari kewajiban kami untuk melaksanakan Tri Dharma Peruruan Tinggi yang harus kami laksanakan. Adapun usaha-usaha yang kami lakukan sudah berjalan selama 5 periode tahun akademik. Pertama penjelasan kepada para murid tentang pentingnya mempelajari ilmu eksakta, melaksanakan diskusi dengan para pengajar, memberikan masukan kepada pengurus pondok tentang jam pelajaran yang kurang, memberikan sumbangan-sumbangan yang berupa infocus, buku-buku pelajaran, alat-alat peraga dan diperkenalkan juga dengan pembudidayaan lele dan kangkung. Adapun manfaat yang bisa dirasakan oleh para siswa dan pengajar adalah para pengajar mendapatkan masukan-masukan cara pengajaran, mendapatkan tambahan media belajar berupa buku-buku dan alat peraga sehingga bisa meningkatkan pengetahuan dan ketertarikan mempelajari ilmu eksakta karena lulusan dari pondok ini selain menjadi ahli agama juga diharapkan sebagian mampu bersaing pada bidang eksakta.
Pengolahan Limbah Sisa Sayuran dan Buah menjadi Pupuk Kompos Setiati, Rini; Widiyatni , Harin; Syavitri, Dewi; Rakhmanto, Priagung
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitech.v1i3.99

Abstract

Limbah organik dari hasil pengolahan sayur dan buah-buahan merupakan limbah yang ditemukan sehari-hari. Umumnya limbah organik tersebut tidak melalui proses pengolahan terlebih dahulu, sehingga tidak menghasilkan nilai tambah. Pada dasarnya, limbah organik dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan produk lain dengan nilai ekonomi yang tinggi seperti pupuk kompos. Pupuk kompos merupakan pupuk berbahan dasar organik dengan bahan dasar seperti sayur, daun, buah-buahan, dan bahan-bahan organik lainnya. Pupuk kompos memiliki sejumlah fungsi penting dalam proses perbaikan tekstur dan struktur lahan seperti peningkatan aerasi dan drainase, sehingga meminimalisir terjadinya erosi tanah. Peralatan yang digunakan dalam pembuatan kompos antara lain adalah pencacah sampah, gembor, sapu, karung, sekop, terpal, dan alat penggaruk. Adapun bahan dari pembuatan kompos antara lain adalah sampah organik, larutan berisi mikroba (EM-4), air dan tanah. Untuk menghasilkan kompos, diperlukan sebuah biodekomposer atau aktivator yang digunakan untuk meningkatkan laju proses pengomposan yang membutuhkan waktu setidaknya 1 bulan. Pada tahap akhir pembuatan kompos, terjadi perubahan warna sampah dari hijau ke coklat kehitaman yang menandakan bahwa kompos telah siap untuk dimanfaatkan. Pembuatan kompos terbukti dapat meningkatkan pemanfaatan sampah, seraya menjadi solusi terhadap permasalahan lingkungan. Kemampuan untuk mengolah sampah menjadi kompos ini dapat menjadi komoditas bernilai tambah dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat.
PERHITUNGAN TEKANAN DARI ALIRAN RADIAL FLUIDA INKOMPRESSIBLE PADA RESERVOIR Satiawati, Listiana; Harin Widiyatni; Dalimunthe, Yusraida Khairani
Petro : Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 12 No. 4 (2023): DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/petro.v12i4.17949

Abstract

This research is a continuation of several previous studies that have been published, in general studying fluid flow in reservoirs. There are 2 fluid flows in reservoirs, namely linear and radial, while there are 3 types of fluids, namely incompressible, slightly compressible and compressible. In this study, the pressure and pressure drop of incompressible fluids at a certain distance from the well to the reservoir are calculated. The equation used to calculate fluid pressure is derived from the Darcy Equation. To obtain accurate data, the calculations are carried out repeatedly with 1 ft intervals, namely to get an overview of changes in pressure. The initial calculations were done manually but because the calculations were quite difficult and repetitive, the Fortran software was used to calculate them. Numerical calculations were carried out with some rock permeability data. The calculated results obtained pressure characteristics from a certain radius to the well with several values of rock permeability and these results are expressed by a graph between pressure and radius.
Calculation of Fluid Flow Velocity in a Sloping Reservoir with Variable Datum Levels Satiawati, Listiana; Dalimunthe, Yusraida Khairani; Widiyatni, Harin; Yulia, Prayang Sunny; Abdillah, Ridho
Spectrum: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Spectrum: Multidisciplinary Journal
Publisher : Sapta Arga Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knowledge and calculation of the nature of fluid flow in sloping reservoirs is very important in oil and gas exploration activities, because on its journey from the source rock (source rock) to migrate to the reservoir, the fluid will pass through rocks which are often non-structural in the form of slopes. in the reservoir. Therefore, calculating oil and gas flows for sloping reservoirs is very important. Slope fault theory is a new idea in searching for non-structural reservoirs, because it is increasingly difficult to find large-scale structural reservoirs. Therefore, structural-lithological reservoirs in slope areas have gradually become the focus of exploration, and on slopes are favorable places for oil and gas accumulation. To calculate fluid flow in a sloping reservoir using the derivation of the Darcy equation, the datum level is a variable that can be selected from the bottom point to the top point of the reservoir height. The problem is whether the flow velocity calculation results are the same for any point. This is to make measurements easier in oil and gas fields. This research will prove that random selection of the datum level does not change the flow velocity value of the flowing fluid. Firstly, in this article, the fluid flow velocity will be calculated using the three datum level points used. Calculations use the usual/manual method with a calculator and it is proven that the calculation results are the same. Then all points from the bottom to the top of the reservoir height will be calculated. The method that will be used uses a lot of data to prove the results are the same. Because there are quite a lot of calculations, the calculations will be calculated numerically by coding using the Fortran program. It turns out from the programming results that the fluid flow rate in a sloping reservoir has the same value using datum level data calculated from the bottom to the height of the reservoir with an increase of every 1 ft. So it is concluded that calculations using datum levels can be done anywhere in the height range of oil and gas reservoirs.
EVALUASI FLUID ABOVE PUMP UNTUK OPTIMASI ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUMP PADA LAPANGAN SLN Kurniadi, Ahmad Dzikri; Rahmawan, Sigit; Widiyatni, Harin
Petro : Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 14 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/petro.v14i1.17392

Abstract

The SLN field is a field that has several fields and produces fluids using artificial lift, specifically electrical submersible pumps (ESP). The objective of this research is to obtain the latest recommended value for fluid above the pump (FAP) by evaluating the FAP in each field within the SLN field. This will help determine the minimum fluid above the pump as a reference for future operations in the SLN field. In this study, the method used to calculate the fluid above the pump involves interpolating the FAP data with casing pressure, gas production, and gas-oil ratio (GOR) data. This is done to obtain the best regression graph and determine the minimum FAP value. Based on the research conducted on the evaluation of fluid above the pump in the Dik 01 and Dik 02 fields, the results for the Dik 01 field indicate that when the FAP is low, the gas production rate (Qg) and GOR are also low, indicating the absence of free gas. Conversely, when the FAP is high, there is an indication of free gas. The minimum FAP values obtained for the Dik 01 field are 1918 ft for Qg (Mscf/d) and 1967.44 ft for GOR (scf/stb). The results for the Dik 02 field show that a high FAP value corresponds to a low Qg and GOR, indicating the absence of gas. Conversely, a low FAP value corresponds to a high Qg and GOR, indicating the presence of free gas. The minimum FAP values obtained for the Dik 02 field are 3895 ft for Qg (Mscf/d) and 3776.32 ft for GOR (scf/stb).
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN SABUN DARI MINYAK JELANTAH DI KELURAHAN CURUG KOTAMADYA BOGOR Fathaddin, Muhammad Taufiq; Prapansya, Onnie Ridaliani; RakhmantoPri Agung Rakhmanto, Pri Agung; Widiyatni, Harin; Maulani, Mustamina; Azica, Muhammad Raihan; Rachmaputra, Try
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/akal.v6i222564

Abstract

Minyak jelantah dapat menimbulkan dampak buruk terhadap masalah pada kesehatan. Minyak jelantah juga menimbulkan masalah pada lingkungan. Di sisi lain minyak jelantah dapat diolah menjadi sabun. Sehingga pemanfaatan minyak jelantah dapat mengurangi limbah rumah tangga di Indonesia yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan permasalahan tersebut tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan khususnya kepada Masyarakat di RW 5 yang berlokasi di RW 13, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Madya Bogor. Kegiatan ini mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat setempat. Berdasarkan evaluasi terhadap perbandingan penilaian pre-test dan post-test yang dikerjakan oleh peserta memperlihatkan kenaikan dari nilai rata-rata 35,0 menjadi 80,7 atau kenaikan rata-rata sebesar 130,6%. Selain peningkatan pemahaman dan keahlian mengenai pembuatan sabun, para peserta juga termotivasi menjadi masyarakat yang produktif di samping meningkatkan kepedulian untuk memelihara kelestarian lingkungan.
Numerical Simulation Study using the Explicit Finite Difference Method for Petroleum Reservoir Maulindani, Sri Feni; Prima, Andry; Wibowo, Jati Arie; Rusdi, Pauhesti; Widiyatni, Harin
ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications Vol. 16 No. 2 (2025): ComTech
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/comtech.v16i2.12191

Abstract

The behavior of petroleum reservoirs is inherently complex, making it challenging to determine their performance for both single-fluid and multiphase production systems. To accurately estimate the recovery reserves of a reservoir, a comprehensive understanding of its geometry and internal flow characteristics is essential. Numerical simulation serves as a fundamental tool for reservoir engineers, offering an efficient and reliable method to predict reservoir mechanisms, evaluate pressure variations, and estimate in-place hydrocarbon yield. This study employs mathematical modeling concepts and numerical techniques to analyze the dynamic behavior of petroleum reservoir systems. A flow model based on Partial Differential Equations (PDEs), specifically the diffusivity equation for unsteady-state fluid flow in porous media, is developed and applied. The diffusivity equation is discretized and solved mathematically using the explicit finite difference method to approximate pressure distribution over time and space. The primary objective of this research is to investigate and analyze the pressure distribution that governs reservoir performance under varying conditions. Sensitivity analyses are conducted to evaluate the influence of grid spacing, time step, hydraulic diffusivity, and boundary conditions on pressure reservoir behavior within a Cartesian grid for a one-dimensional, single-phase reservoir. The findings are expected to provide insight into the relationship between reservoir properties and fluid dynamics, supporting improved prediction of reservoir behavior. Ultimately, this research contributes to the optimization of petroleum production strategies and enhances the understanding of reservoir engineering processes through quantitative simulation.