Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PLACE-BASED PROJECT LEARNING (PBPL) BERBASIS EKOPEDAGOGI DENGAN BANTUAN APLIKASI IDENTIFIKASI TUMBUHAN BERBASIS AI UNTUK MENINGKATKAN LITERASI EKOLOGIS MAHASISWA Nike Anggraini; Muhammad Khoirul Antony; Sakina Rizqiani; Christina Vivid Handayani
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan bagian dari tahapan implementasi model Place-Based Project Learning (PBPL) berbasis ekopedagogi yang dikembangkan untuk meningkatkan literasi ekologis mahasiswa Pendidikan Biologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keterlaksanaan dan efektivitas model PBPL yang diintegrasikan dengan aplikasi identifikasi tumbuhan berbasis kecerdasan buatan, yaitu PlantNet dan Seek by iNaturalist, dalam meningkatkan literasi ekologis mahasiswa pada mata kuliah Ekologi Tumbuhan. Penelitian menggunakan pendekatan research and development (R&D) pada tahap uji coba terbatas dengan desain one-group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Sriwijaya semester genap tahun akademik 2024/2025. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi keterlaksanaan model, angket respon mahasiswa, dan tes literasi ekologis dengan reliabilitas α = 0,87. Intervensi pembelajaran berlangsung selama empat minggu dengan tahapan eksplorasi lingkungan, perancangan proyek, implementasi proyek lapangan berbasis aplikasi AI, dan refleksi ekopedagogis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan model mencapai 93% (kategori sangat baik), respon mahasiswa terhadap pembelajaran mencapai 91% (kategori sangat positif), dan terjadi peningkatan signifikan pada literasi ekologis mahasiswa dari skor rata-rata 61,5 menjadi 77,2 (t(29)=10,54, p<0,001, Cohen’s d=2,20). Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi teknologi cerdas dalam model PBPL efektif dalam meningkatkan keterlibatan, kesadaran ekologis, dan kemampuan reflektif mahasiswa terhadap isu-isu lingkungan.
ANALISIS STRUKTUR KOMUNITAS DAN POLA INTERAKSI BIOTIK DI TAMAN WISATA GREEN PARADISE PAGAR ALAM Olivia Edgina Aurelia; Didi Jaya Santri; Nike Anggraini
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas dan pola interaksi biotik di Taman Wisata Green Paradise Pagar Alam. Metode yang digunakan adalah jalur jelajah dengan pendekatan eksploratif melalui pendataan jenis organisme dan bentuk interaksinya di sepanjang jalur pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur komunitas di Green Paradise terdiri atas 5 kelompok, yaitu produsen, konsumen primer, konsumen sekunder, tersier dan dekomposer. Contohnya, produsen diwakili oleh berbagai tumbuhan seperti bunga seribu bintang (Melampodium divaricatum) dan pacing merah (Costus woodsonii), Konsumen primer diwakili oleh lebah madu (Apis cerana) dan semut (Camponotus floridanus), Konsumen sekunder diwakili oleh laba-laba bola emas (Nephila pilipes) dan biawak benggala (Varanus bengalensis), serta dekomposer diwakili oleh lalat hijau (Lucilia sericata). Pola interaksi biotik yang ditemukan terdiri dari 5 jenis, yaitu mutualisme, komensalisme, predasi herbivori, kompetisi dan netralisme. Contohnya, mutualisme antara lebah madu (Apis cerana) dan bunga miana (Coleus scutellarioides), Komensalisme antara tawon kertas (Polistes sagittarius) dan pohon pinang (Areca catechu) serta kupu-kupu kuning (Eurema blanda ssp), Predasi herbivori oleh ulat (Polyura schreiber) dan belalang sembah (Mantis religiosa), serta netralisme antara ayam kampung (Gallus gallus domesticus) dan itik serati (Cairina moschata). Hasil ini menunjukkan bahwa ekosistem Green Paradise memiliki keanekaragaman hayati dengan interaksi ekologis yang kompleks dan stabil.