Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Story Method in Applying Islamic Religious Education Values in Early Childhood Education Students Misra, Misra; Trinova, Zulvia; Nasution, Riskha Hanifa; Mayuni, Windri
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 1 (2022): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/atjpi.v13i1.5741

Abstract

The purpose of this study is to describe the story method and its implications in applying Islamic Religious Education values in early childhood. This is a descriptive qualitative study with data collected through observation, interviews, and documentation. This study analyzed data through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The findings revealed that forming faith, worship, and morals at an early age in learning can be accomplished through the use of the story method, in which the teacher reads directly to students a unique and exciting storybook containing the value of Islamic religious education. Then, the teacher illustrates what is told to the students. It is also enriched with good habits through daily routine activities, exemplary teachers, discipline, and applying the values of faith, worship, and morals in life so that students can understand the materialexplained by the teacher. Concluded, following the implementation of the story method at PAUD Durian Ajung Padang Pariaman, students have applied good morals when entering classrooms by reciting prayers taught by the teacher and performing greetings. Those activities have become habits performed daily.
Membangun Kesadaran Digital: Efektivitas Seminar Interaktif dalam Mengedukasi Dampak Gadget pada Anak Ilhamdan, Diki; Wildano, Tio; Trapol, Fredi; Jusniarti, Jusniarti; Leski, Rina; Yanti, Lisda; Misra, Misra; Lopi, Lopi; Hasanah, Mauizatun; Andera, Wahyu; Fitria, Meza
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 5 No. 2 Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v5i2.4959

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak besar dalam kehidupan anak-anak, terutama dalam penggunaan gadget untuk hiburan dan pembelajaran. Namun, penggunaan gadget yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai permasalahan, seperti kecanduan, gangguan sosial, dan penurunan prestasi akademik. Seminar interaktif tentang kesadaran digital ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak, orang tua, dan pendidik mengenai dampak baik dan buruk penggunaan gadget serta memberikan strategi pengelolaan yang lebih bijak. Kegiatan ini dilaksanakan secara offline dengan metode penyampaian materi, diskusi interaktif, dan simulasi kasus yang melibatkan 48 peserta dari berbagai latar belakang. Hasil seminar menunjukkan bahwa metode interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya pengawasan dalam penggunaan gadget. Orang tua dan pendidik memperoleh wawasan mengenai strategi membatasi penggunaan gadget, sementara anak-anak belajar mengenai keseimbangan dalam penggunaan teknologi. Selain itu, seminar ini menegaskan pentingnya peran guru dalam mengajarkan literasi digital kepada siswa guna membantu mereka memahami penggunaan internet yang aman dan etis. Dengan hasil yang positif, seminar interaktif ini dapat menjadi model edukasi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran digital masyarakat. Keberlanjutan program serupa di masa depan sangat dianjurkan untuk memperluas dampaknya.
Development of Comic-Based Learning Modules to Improve Students' Critical Thinking Skills in Islamic Religious Education and Ethics for Junior High School Students olivia, olivia; Remiswal, Remiswal; Misra, Misra; Sepriyanti, Nana; Trinova, Zulvia; Batubara, Juliana
Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2025): April
Publisher : STIT Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/jie.v4i1.323

Abstract

This research is motivated by the low critical thinking skills of seventh-grade students of SMPN 3 Pancung Soal, Pesisir Selatan Regency in the subject of Islamic Religious Education and Character Building. This occurs because the use of conventional learning modules that tend to be monotonous, less visually appealing, and do not encourage students to actively think or discuss. This study aims to develop a comic-based learning module that is valid, practical, and effective in improving students' critical thinking skills. This type of research is research and development (R&D) with the 4D model (Define, Design, Development, Disseminate). The define stage is carried out through observation, interviews, and documentation to identify needs. At the design stage, a comic-based module design is produced. The development stage involves expert validation, practicality testing by teachers and students, and effectiveness testing through critical thinking ability tests with score analysis, Independent Sample T-Test, and N-Gain. The dissemination stage is carried out by distributing the module in printed and PDF forms. The results showed that the validity of the module obtained a percentage of 86% (very valid). Practicality received a score of 90% from teachers and 86% from students (very practical). The effectiveness test showed a significance of 0.000 (<0.05) and an average N-Gain of 77% (high category). Thus, the comic-based learning module was proven valid, practical, and effective in improving students' critical thinking skills.
Pengembangan Materi Akidah Akhlak Berbasis Pendidikan Karakter Peduli Sosial Yafi, Salman; Nelwati, Sasmi; Misra, Misra
Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/di.v11i1.10410

Abstract

The development of moral creed material must have a contemporary concept. The decline of social concern in adolescents is a problem in today's society. This is shown by the lack of attention to social activities around the house, lack of respect for the presence of others, and lack of sensitivity to the environment. The purpose of this study is to analyze the development of Akidah Akhlak materials based on social care character education at MTsN 5 Padang City. This research is field research, meaning that it is conducted at the place in question. The approach is qualitative which allows understanding of social phenomena or human behavior through descriptive, interpretative, and in-depth analysis. The development of moral creed material in MTs is a complex process and requires deep attention to the needs of students and the environmental context. The character of social care needs to be integrated into the moral creed material considering the recent moral degradation of adolescents. The development of social care-based moral creed material is carried out in several stages. Starting from needs analysis, curriculum preparation, material development, implementation, to evaluation. Teachers of moral creed subjects can use moral creed materials that are integrated with this character education in the hope of improving the morals of their students.
Penerapan Strategi Learning Starts with a Question untuk Meningkatkan Kemampuan Bertanya dan Prestasi Belajar SKI Peserta Didik (Studi di MTs Al-Falah Padang) Misra, Misra; Maria, Rika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13973

Abstract

Iklim pembelajaran yang dikembangkan oleh pendidik mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap keberhasilan belajar. Begitupun kualitas dan keberhasilan pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kemampuan dan ketepatan pendidik dalam memilih dan menggunakan strategi pembelajaran. Pemilihan strategi dan metode yang sesuai dengan tujuan kurikulum dan potensi peserta didik merupakan ketrampilan dasar yang harus dimiliki oleh pendidik. Kenyataannya pendidik yang mengajar SKI di MTs Al-Falah Padang belum menggunakan metode pembelajaran yang mengembangkan iklim pembelajaran kondusif untuk belajar. Hal ini terlihat dari penggunaan metode yang monoton, yakni mencatat, ceramah dan sedikit tanya jawab. Pilihan metode yang kurang tepat ini, diduga sebagai salah satu penyebab kebanyakan peserta didik mengalami kesulitan dalam mengikuti pelajaran SKI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan bertanya dan prestasi belajar peserta didik pada materi pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) melalui strategi learning starts with a question pada kelas VIII MTs Al-Falah Padang semester II Tahun Pembelajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VIII yang berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Observasi digunakan untuk menjaring data kemampuan bertanya dan tes digunakan untuk memperoleh data prestasi hasil belajar peserta didik. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan persentase. Hasil dari penerapan strategi learning starts with a question dalam pembel-ajaran SKI cukup efektif untuk meningkatkan kemampuan bertanya dan prestasi belajar peserta didik. Hal ini ditunjukkan dari hasil penelitian yang dapat meningkatkan kemampuan bertanya peserta didik sebesar 82,14%, dan prestasi belajar peserta didik sebesar 42,86%.
Pengembangan Materi Akidah Akhlak Berbasis Pendidikan Karakter Peduli Sosial Yafi, Salman; Aziz, Ahmad; Putra, Ilham Jaya; Nelwati, Sasmi; Misra, Misra
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.798

Abstract

Pengembangan materi akidah akhlak haruslah berkonsep kekinian. Penurunan kepedulian sosial pada remaja menjadi permasalahan di masyarakat saat ini. Ini ditunjukkan oleh kurangnya perhatian terhadap kegiatan sosial di sekitar rumah, kurangnya menghargai kehadiran orang lain, dan kurangnya kepekaan terhadap lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengembangan materi Akidah Akhlak berbasis pendidikan karakter peduli sosial di MTsN lima Kota Padang. Penelitian ini adalah penelitian lapangan, artinya dilakukan di tempat yang dimaksud. Pendekatannya adalah kualitatif yang mana memungkinkan pemahaman fenomena sosial atau perilaku manusia melalui analisis deskriptif, interpretatif, dan mendalam. Pengembangan materi akidah akhlak berbasis kepedulian sosial dilakukan dengan beberapa tahap. Mulai dari analisis kebutuhan, penyusunan kurikulum, pengembangan materi, implementasi, hingga evaluasi.Guru mata pelajaran akidah akhlak dapat menggunakan materi akidah akhlak yang terintegrasi dengan pendidikan karakter ini dengan harapan adanya perbaikan akhlak pada peserta didiknya.
PROGRAM BAKTI SOSIAL KKN SEBAGAI SARANA PENGABDIAN MASYARAKAT : ANALISIS PENGALAMAN MAHASISWA Ilhamdan, Diki; Leski, Rina; Trapol, Fredi; Tunhasan, Mauizah; Jusniarti, Jusniarti; Yanti, Lisda; Lop, Lop; Fitria, Meza; Andira, Wahyu; Wildano, Tio; Misra, Misra; Maryanto, Muhamad Agus; Meldayani, Okta
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.43847

Abstract

Kuliah Kerja Nyata Terprogram (KKN-T) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan sosial melalui pendekatan akademik. Penelitian ini menganalisis pengalaman mahasiswa dalam melaksanakan program bakti sosial KKN-T serta dampaknya terhadap masyarakat dan pengembangan diri mahasiswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi terhadap peserta KKN-T di berbagai lokasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam berinteraksi dengan masyarakat, mengasah keterampilan sosial, serta meningkatkan pemahaman tentang realitas sosial dan kebutuhan komunitas. Selain itu, kegiatan bakti sosial KKN-T juga memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan kesadaran sosial, edukasi, serta pemberdayaan ekonomi lokal. Kegiatan ini merekomendasikan penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat untuk meningkatkan efektivitas program KKN-T dalam jangka panjang.
Analisis Penerapan Technological Pedagogical And Content Knowledge (TPACK) Dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di kelas X Madrasah Aliyah Padila, Cisia; Nelwati, Sasmi; Misra, Misra; Safni, Pela
PAKAR Pendidikan Vol 22 No 1 (2024): Published in January 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v22i1.484

Abstract

This research aims to analyze the application of Technological Pedagogical And Content Knowledge (TPACK) in the context of learning the History of Islamic Culture in class X Madrasah Aliyah. By considering the complexity of Islamic cultural history material and the need for technology integration in modern learning, this research explains how teachers can optimize technology, pedagogy and content knowledge to increase learning effectiveness. The research methods used include observation, interviews with teachers, and documentation. The results of the research show that teachers in class more or less different from K13. Analysis of TPACK at the teacher level proves that pedagogical and content knowledge is good, but there is room for improvement in integrating technology more effectively. It was found that teachers who can manage technology well are able to create a more dynamic and interesting learning environment for students. The conclusions of this research emphasize the importance of teacher training and professional development in terms of TPACK. Recommendations include providing adequate resources and support to help teachers overcome barriers that may arise in adopting this approach. Overall, this research provides in-depth insight into the challenges and potential of implementation
Penguatan Sistem Informasi dan Literasi Digital Masyarakat Nagari/Desa Sariak Laweh Kab. Limapuluh Kota, Sumatera Barat Azrul, Azrul; Misra, Misra; Saputri, Sherli Dwi Andri
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.19989

Abstract

Background: Literasi dan penerimaan teknologi digital oleh masyarakat nagari/desa menjadi sangat penting saat ini, mengingat potensi manfaat yang dapat diperoleh. Nagari/Desa Sariak Laweh memiliki potensi digitalisasi besar seperti layanan persuratan dan administrasi secara online, Nagari Sariak Laweh telah mempunyai website nagari yang dikembangkan oleh tim pengabdian masyarakat UNP pada tahun 2023 dan aplikasi digital persuratan pada tahun 2024. Oleh sebab itu, dibutuhkan penguatan sistem informasi dan literasi digital untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam pelayanan administrasi dan persuratan. Metode: Kegiatan meliputi pelaksanaan pembelajaran kepada masyarakat tentang materi digitalisasi dalam kehidupan sehari-hari serta praktek pelatihan penggunaan aplikasi Smart Nagari SIPIPI kepada masyarakat. Hasil: Setelah kegiatan pelatihandilakukan pengukuran tingkat penerimaan teknologi digital oleh masyarakat pengguna untuk melihat ketercapaian tujuan pelatihan literasi digital oleh masyarakat nagari sariak laweh. secara keseluruhan aspek penerimaan teknologi digital diterima baik dan positif oleh masyarakat. Secara keseluruhan, jawaban responden pada semua variabel termasuk dalam kategori setuju dengan nilai persentase >70%. Skor tertinggi ditemukan pada aspek keluhan (84,60), meskipun juga ditemukan persentase tinggi pada aspek kegunaan (83,46). Hal ini bermakna bahwa aplikasi layanan digital dapat diterima oleh masyarakat, meskipun muncul berbagai kendala dalam penggunaannya. Penerimaan ini juga dibuktikan dengan penerimaan teknologi digital dari aspek lainnya yang rata-rata berada pada persentase 73-82% Kesimpulan: Secara umum, Persepsi masyarakat pengguna aplikasi digital menganggap bahwa aplikasi digital meberikan kemudahan dalam pengurusan admistrasi setelah dilakukan pelatihan literasi digital.