Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Hubungan Sanitasi Lingkungan, Personal Hygiene, dan Kecacingan dengan Status Gizi Pada Siswa Sekolah Dasar Irma; Stefazza Putri Zaama Baden; Devi Savitri Effendy
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i1.114

Abstract

Masalah gizi pada anak usia sekolah masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, salah satunya disebabkan oleh sanitasi lingkungan yang tidak memadai, personal hygiene yang buruk, dan infeksi kecacingan. Di SD Negeri 94 Kendari, terdapat variasi status gizi yang signifikan pada siswa, terutama pada kelas 1 dan 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sanitasi lingkungan, personal hygiene, dan kecacingan dengan status gizi siswa kelas 1 dan 2 SDN 94 Kendari Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan seluruh populasi sebanyak 35 siswa yang terdiri dari kelas 1 dan kelas 2. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, observasi, pengukuran antropometri, dan pemeriksaan feses dengan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan sanitasi lingkungan yaitu Sarana air bersih (p=0.001), Sarana jamban sehat (p=0.038), Sarana pengelolaan sampah (p=0.000), dan Saluran pembuangan air limbah (p=0.008), personal hygiene (p=0.001), dan kecacingan(p=0.000) dengan status gizi siswa. Faktor kecacingan merupakan variabel yang paling dominan mempengaruhi status gizi anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sanitasi lingkungan yang buruk, personal hygiene yang kurang baik, dan infeksi kecacingan berkontribusi terhadap menurunnya status gizi anak. Diperlukan upaya promotif dan preventif seperti edukasi kebersihan diri, perbaikan fasilitas sanitasi sekolah, serta pemberian obat cacing berkala untuk meningkatkan status gizi siswa
Sosialisasi Pemberian Makanan Tambahan Kepada Ibu Hamil di Posyandu Dahlia Kecamatan Abeli Hartati Bahar; Hariati Lestari; Devi Savitri Effendy; Febriana Muchtar; Della Indriani; Hawila Seleng; Khalidah Izzatul Jannah; Rosalina Faiha Kirana
Inovasi Kesehatan Global Vol. 2 No. 1 (2025): Februari : Inovasi Kesehatan Global
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/ikg.v2i1.1356

Abstract

Pregnant women with poor nutritional status will experience nutritional imbalances that can lead to nutritional problems for pregnant women whose KEK is still higher than the WHO target. In an effort to meet the nutritional needs of mothers during pregnancy and increase the possibility of mothers giving birth to babies without LBW, PMT for pregnant women is one initiative to improve the nutrition of pregnant women. The highest number of Supplementary Food for pregnant women with KEK in Indonesia in 2023 was in West Papua, namely 139.2%, while the lowest was in West Java, namely 66.9%. One supplementation strategy to overcome nutritional problems is the provision of additional food (PMT), especially for vulnerable groups. The purpose of this socialization program is to increase awareness of pregnant women at the Dahlia Posyandu, Abeli District, about the importance of eating more to support their nutrition. Lectures accompanied by media, especially leaflets, are the techniques used. Twenty-five pregnant women attended this socialization. With statistical testing using the paired t-test, the results of the socialization showed that the average knowledge before and after receiving socialization and education was different, namely (p <0.05) or 0.000 <0.05. Therefore, it can be said that educating mothers about providing additional food (PMT) to pregnant women will help them become more knowledgeable.
PENGENALAN KUDAPAN SEHAT DENGAN MEMANFAATKAN BAYAM PADA IBU BALITA DI POSYANDU WARASWANAWATI Muchtar, Febriana; Hartati Bahar; Devi Savitri Effendy; Hariati Lestari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 04 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balita membutuhkan asupan gizi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Asupan gizi dapat diperoleh selain dari makanan utama juga dari kudapan. Kudapan yang diberikan bergantung pada pengetahuan orang tua, khususnya ibu balita. Pemilihan kudapan yang diberikan kepada balita harus berasal dari bahan-bahan yang aman serta dapat memenuhi asupan gizi balita. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat adalah untuk mengenalkan kudapan sehat kepada ibu balita dengan memanfaatkan sayuran sebagai pengganti pewarna makanan sintetis. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Posyandu Waraswanawati yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Kegiatan dilaksanakan sesuai jadwal pelaksanaan Posyandu tepatnya bulan Juli 2023. Khalayak sasaran adalah ibu balita yang datang mengunjungi posyandu Waraswanati. Metode kegiatan dilakukan dengan cara sosialisasi dalam bentuk mengenalkan kudapan sehat berupa bolu kukus bayam kepada ibu balita. Hasil kegiatan menunjukan ibu balita mendapatkan pengetahuan tentang pemanfaatan bayam sebagai sayuran yang dapat digunakan sebagai pewarna alami dalam pembuatan kudapan sehat. Secara umum kegiatan pengabdian kepada Masyarakat berjalan lancar dan produk bolu kukus dapat diterima oleh ibu balita sebagai salah satu alternatif kudapan yang dapat diberikan kepada balita, khususnya yang sudah dapat mengonsumsi makanan kudapan.  
GAMBARAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGEPTY PADA DESA LANTAWONUA, KECAMATAN RUMBIA, KABUPATEN BOMBANA, TAHUN 2024 Wa Ode Mutmainnah; Sun Juniar Marno; Arsela Eka Putri; Devi Savitri Effendy; Yasnani; Suhadi; Nurmaladewi; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Hariati Lestari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyamuk Aedes Aegepty merupakan vektor yang membawa virus dengue yang dapat menyebabkan penyakit DBD. Penyakit demam berdarah ini merupakan penyakit demam akut yang bisa menyebabkan kematian. Kasus DBD saat ini sedang meningkat di Provinsi Sulawesi Tenggara, terkhususnya di wilayah Kabupaten Bombana. Tujuan dilakukan kegiatan pemantauan ini untuk mengetahui sebaran jentik nyamuk Aedes Aegepty pada setiap dusun di Desa Lantawonua, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana. Dalam kegiatan ini metode yang digunakan adalah observasi lapangan yang dilakukan pada setiap dusun di Desa Lantawonua. Hasil dari kegiatan ini menunjukan bahwa dari ketiga dusun yang dilakukan pemantauan jentik nyamuk, hanya rumah - rumah pada dusun Lantawonua dan Puntongari yang ditemukan adanya jentik nyamuk. Sedangkan, rumah - rumah pada Dusun Ladoa tidak ditemukan adanya jentik nyamuk.
PENGARUH EDUKASI JAJANAN SEHAT TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU PADA SISWA(I) SDN 21 LANTAWONUA Yumi Cantika; Sitti Normalindah; Devi Savitri Effendy; Yasnani; Suhadi; Nurmaladewi; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Hariati Lestari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian keracunan pangan sering kali masih terjadi dikalangan usia anak Sekolah. Salah satu pangan yang sering dikonsumsi anak usia sekolah adalah Jajanan Anak Sekolah (JAS). Harga yang murah, mudah didapat, menarik, dan bervariasi menjadi alasan anak usia sekolah tertarik untuk membeli makanan jajanan. Anak usia sekolah merupakan usia yang rentan terhadap berbagai penyakit, khususnya yang berhubungan dengan pencernaan seperti diare dan cacingan karena diusia anak sekolah yang masih sering jajan di luar. Berdasarkan Laporan Akhir Hasil Monitoring Dan Verifikasi Profil Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Nasional dalam 10 tahun terakhir, menunjukkan bahwa 98,9% anak jajan di sekolah dan hanya 1% yang tidak pernah jajan. Perilaku jajanan sembarangan dan tidak terkontrol sering menjadi masalah tersendiri bagi anak sekolah. program pengapdian masyarakat dalam bentuk penyuluahan tentang jajana sehat kepada Siswa (i) SDN 21 Lantawonua , sebagai bentuk upaya untuk meningkatakan pengetahuan Siswa (i) dinyatakan berhasil hal ini dapat di buktikan dengan adanya peningkatan pengetahuan setelah di lakukanya penyuluhan hal ini di peroleh dari hasil post test yang di bagikan.
PENYULUHAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG PEMBERIAN VITAMIN A PADA ANAK DI DESA LANTAWONUA Putri Wahyu Enjelita; Windiastuti; Devi Savitri Effendy; Yasnani; Suhadi; Nurmaladewi; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Hariati Lestari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vitamin A adalah zat gizi yang paling penting dikarenakan konsumsi makanan kita sehari- hari yang belum mencukupi kebutuhan vitamin A didalam tubuh, sehigga diperlukan asupan vitamin A dari luar tubuh. Kekurangan vitamin A (KVA) akan meningkatkan angka kesakitan bahkan sampai sampai menyebabkan kematian, keluhan yang sering didapat bila seseorang menderita KVA gejalanya bisa di dapat seperti mudah diserang diare, radang paru-paru, pneumoria, dan akhirnya kematian. Dampak dari pengetahuan yang kurang terutama bagi ibu yang mempunyai balita salah satunya tidak mengetahui pentingnya vitamin A serta manfaat dari vitamin A. Maka dari itu kegiatan edukasih diperlukan kepada masyarakat agar memiliki pengetahuan untuk menghindari bahaya gangguan kekurangan Vitamin A. Berdasarkan hasil kuesioner pre-test dan post-test didapatkan bahwa ada perbedaan yang signifikan rata-rata pre-test yang diberikan sebelum penyuluhan dan post-test diberikan setelah penyuluhan. Hal ini menandakan bahwa penyuluhan yang diberikan serta pemberian leaflet kepada masyarakat sebagai media penyuluhan serta hasil merubah pengetahuan mereka
MENINGKATKAN KESEHATAN DENGAN KEGIATAN SEJURA (SENAM JUMAT CERIA) DI SDN 21 LANTAWONUA Sestika Munawar Dina; Nabila Aprilia Zahra Rahman; Devi Savitri Effendy; Yasnani; Suhadi; Nurmaladewi; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Hariati Lestari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senam adalah latihan tubuh yang dipilih dan diciptakan dengan sengaja dan berencana, disusun secara sistematik dengan tujuan membentuk dan mengembangkan keseluruhan yang harmonis. Senam merupakan salah satu olahraga populer di sekolah. Hasil dari kegiatan senam pagi pada bidang kesehatan masyarakat yang dilakukan mahasiswa KKN-MBKM yang telah dilaksanakan pada hari jum’at tanggal 26 April 2024 di SDN 21 Lantawonua, Kecamatan Rumbia, Bombana. Menjaga kesehatan jasmani sangatlah penting bagi manusia. Dengan melakukan kegiatan senam pagi dapat memberikan manfaat yang baik bagi tubuh manusia dan merupakan salah satu cara kita menjaga daya imun agar tetap kuat dan terhindar dari berbagai virus. Seperti yang sudah di lakukan siswa/siswi di SDN 21 Lantawonua yang mengikuti kegiatan senam pagi dan merasa lebih baik setelah melakukan senam pagi.
PEMERIKSAAN KESEHATAN (TEKANAN DARAH, KOLESTROL, ASAM URAT, DAN GULA DARAH) DI DESA LANTAWONUA Maria Pasolon; Santy Aulya Pratiwi Genda; Siti Nur Rahmawati; Devi Savitri Effendy; Yasnani; Suhadi; Nurmaladewi; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Hariati Lestari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan, pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau, berhak secara mandiri dan bertanggung jawab menentukan sendiri pelayanan kesehatan yang diperlukan bagi dirinya, mendapatkan lingkungan yang sehat bagi pencapaian derajar kesehatan, mendapatkan informasi dan edukasi tentang kesehatan yang seimbang dan bertanggung jawab. Pentingnya pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara berkala menjadi dasar dilakukannya pengabdian kepada masyarakat. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan (tekanan darah, kolesterol, asam urat dan glukosa darah) masyarakat di Desa Lantawonua Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana. Kegiatan dilakukan dengan membagikan kupon kepada masyarakat beberapa hari sebelumnya. Pada hari pelaksanaan, masyarakat melakukan registrasi kemudian mulai memeriksa kesehatan berupa tekanan darah, kolesterol, asam urat, dan gula darah. Hasil pemeriksaan dicatat kemudian dijelaskan bagaimana hasil dari seluruh pemeriksaan yang sudah dilakukan. Berdasarkan hasil dari kegiatan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa hasil dari kegiatan pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah, kolesterol, asam urat dan gula darah dapat digunakan untuk mengetahui keadaan kesehatan masyarakat.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi pada Remaja di Sma Negeri 9 Kota Kendari Sulawesi Tenggara Dea Febrian; Kesya Natania; Istiqomah Irwan; Inun; Dwi Kartika Puspitasari; Ramadhan Tosepu; Hariati Lestari; Febriana Muchtar; Hartati Bahar; Devi Savitri Effendy; Sartiah Yusran; Fadilla Ilmiah
Jurnal Pengabdian Cendekia Vol. 1 No. 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/jpc.v1i2.54

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting dalam mendukung terciptanya generasi yang sehat dan bertanggung jawab. Namun, masih banyak remaja di Indonesia yang memiliki pemahaman terbatas mengenai kesehatan reproduksi, yang menyebabkan tingginya risiko perilaku seksual berisiko. Berdasarkan data nasional tahun 2022, Provinsi Sulawesi Tenggara menempati urutan ke-29 dalam jumlah kasus HIV/AIDS, dengan total 1.516 kasus. Di Kota Kendari sendiri, terjadi lonjakan kasus HIV yang cukup signifikan, yakni meningkat dua kali lipat pada tahun 2022. Tercatat sebanyak 272 orang dinyatakan positif HIV/AIDS dari bulan Januari hingga November di tahun yang sama. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja melalui kegiatan penyuluhan yang diselenggarakan di SMA Negeri 9 Kendari. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dan permainan edukatif Ranking Satu yang diikuti oleh 25 siswa sebagai kelas percontohan. Hasil pre-test menunjukkan skor rata-rata sebesar 92, sedangkan post-test menunjukkan skor rata-rata sebesar 98,6. Dengan demikian, terjadi peningkatan skor rata-rata sebesar 6,6 poin atau sekitar 7,17%. Penyuluhan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran remaja serta dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dengan cara yang benar. Sebaiknya, kegiatan seperti ini perlu rutin dilakukan di sekolah agar banyak remaja yang sadar akan pentingnya menjaga diri sejak dini.