Dermawan, Rahmansyah
Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL AGRIVIGOR

Pengaruh Perendaman Benih terhadap Pertumbuhan dan Produksi Padi Varietas Pare Ambo pada Berbagai Jumlah Populasi dan Dosis Kompos Kaimuddin, Kaimuddin; Yassi, Amir; Iswoyo, Hari; Dermawan, Rahmansyah; Viligius, Viligius
Jurnal Agrivigor VOLUME 13 NOMOR 2, DESEMBER 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v13i2.42967

Abstract

Pertanian masa kini tidak dapat dipungkiri bahwa telah ketergantungan akan penggunaan bahan-bahan agrokimia dibandingkan dengan pertanian yang bersifat organik. Hal ini dikarenakan karena banyak petani yang fokus akan tingginya produksi sehingga tidak memperhatikan akan dampak yang akan ditimbulkan, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengatasi tantangan dalam pengembangan budidaya varietas padi lokal serta penerapan pertanian organik yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh invigorasi benih, dosis kompos, serta jumlah populasi terhadap kualitas pertumbuhan dan produksi tanaman padi lokal Toraja. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Buntu Datu, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja selama 5 bulan dari bulan Januari sampai bulan Mei 2021. Penelitian ini menggunakan rancangan petak-petak terpisah dengan faktor pertama yaitu dosis kompos sebagai petak utama, faktor kedua yaitu jarak tanam sebagai anak petak, dan faktor ketiga yaitu priming POC sebagai anak-anak petak. Hasil penelitian diperoleh bahwa tidak terdapat pengaruh yang nyata jika dilakukan interaksi antara perendaman benih, dosis kompos dan jumlah populasi terhadap pertumbuhan dan produksi padi Pare Ambo, namun jika diberi masing-masing perlakuan menunjukkan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi padi Pare Ambo. Perlakuan perendaman benih menghasilkan produksi tertinggi pada parameter jumlah gabah/malai sebesar 133,92 g, perlakuan jumlah populasi (35 x 35) menghasilkan produksi tertinggi pada parameter tinggi tanaman yakni 163,07 cm dan produksi per rumpun tertinggi yakni 66,74 g, dan perlakuan dosis kompos 6 ton/hektar menghasilkan pertumbuhan terbaik pada parameter tinggi tanaman yakni 163,07 cm dan pada parameter produksi/ petak yakni 11,15 kg.
Study of Wheat (Triticum aestivum L.) Seed Deterioration Pattern Using a Systems Approach Syaefullah, Enrico; Arif, Abdullah Bin; Jamal, Irpan Badrul; Dermawan, Rahmansyah; Kurnianingsih, Astuti; Sefrila, Marlin; Khamid, Miftakhul Bakhrir Rozaq; Tustiyani, Isna; Paisey, Elda Kristiani; Badrudin, Ubad
Jurnal Agrivigor Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 16 NO. 2, DESEMBER 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v16i2.49188

Abstract

Wheat seeds, one of the orthodox seed types, naturally experience a decline in quality during long-term storage. This deterioration is a complex process that involves various factors throughout the seed's lifecycle. However, seed deterioration studies are based on static approaches. Therefore, moving from static to dynamic indicators, which describe changes in the state of seed biological systems over time, would be exciting. The study aimed to estimate the vigor and storability of wheat seeds based on a systems approach. The research was carried out using a systems approach, while the stages of the research were as follows: literature study and data collection from several scientific journals, preparation of flowcharts, models, simulations, and validation. The results showed that the estimation of wheat seed deterioration could be predicted through a systems approach. The estimation of wheat seed deterioration is a system that involves many variables that are interrelated and occur simultaneously. The following equations can estimate the wheat seed deterioration model: ROS(t) = ROS(t - dt) + (-H2O2) x dt; H2O2 = ROS x Changes index of H2O2; MDA = 4.62271 + (18.4012 - 4.62271) x exp (-22.2767 x H2O2 1.70613); FFA = 123.336 x exp (-10.1865 x H2O2); germination = 2.30234 + (109.524 - 2.30234) / (1 + exp (11.4657 x ln ('MDA' / 9.39342))). During storage, antioxidant enzymes that degrade reactive oxygen species (ROS) become inactive. The accumulation of ROS leads to membrane damage, resulting in decreased vigor, which is characterized by reduced germination rates.
Co-Authors . KAIMUDDIN . NURFAIDA Abdullah Bin Arif Adam, Ahmad Fatih Agus Dana Permana Ahmad Faizal Ahmad Rifai Amin, Rusdayani Amin, Rusdayani AMIR YASSI Anugerahwati, Andi Astrada, Muhammad Fachri Rama Dwi Astuti Kurnianingsih Aswin, Rifdah Nafilah Bahrun, Abd. Haris Bintoyan, Winda Brahmi Yanti, Cri Wahyuni Chen Kai Cheng Wen Cheng Wen CRI WAHYUNI BRAHMI YANTI, CRI WAHYUNI BRAHMI Dariati, Tigin Dariati, Tigin Ding Zhaohua Enrico Syaefullah Farid B. D. R., Muh. Faried, Muh. FARIED, MUHAMMAD Feriawan, Andi Haring, Feranita Haring, Feranita Huanying, Xiao Ifayanti Ridwan Saleh Ifayanti Ridwan, Ifayanti Ihsan, Muhammad Takbiratul Irpan Badrul Jamal, Irpan Badrul Isna Tustiyani Iswoyo, Hari Juita, Nirmala Kai, Chen Kaimuddin Kaimuddin, Kaimuddin Karlina Syahruddin Karlina Syahruddin, Karlina Laurenze, Reynaldi Lu Zengbin Mantja, Katriani Meyrliani, Meyrliani Miftakhul Bakhrir Rozaq Khamid Mollah, Abdul Mollah, Abdul Muhammad Irsan Nanda, Rezki Ayu Nurannisa, Sitti Nurlina Kasim P., Artono Adne Paisey, Elda Kristiani Pata’dungan, Lianan Qi Shijun R., Ade Fitria Riadi, Muh. Ridwan Saleh, Ifayanti Rinaldi Sjahril, Rinaldi Rukka, Rusli M. Rukka, Rusli M. S., Fazya Nabilah Saleh, Ifayanti Ridwan Salmiati, St Sampepadang, Novianti Sefrila, Marlin Shadiq, Syarifah Askina Shijun, Qi St Salmiati Sulaeha Sulaeha, Sulaeha Suxian, Zhao Syarifuddin, Reni SYATRIANTY A. SYAIFUL Ubad Badrudin Viligius, Viligius Wang Zhiwu Widiayani, Nuniek Widiayani, Nuniek Winanda, Erdy Xiao Huanying Yanti, Cri Wahyuni B. YUNUS MUSA Zengbin, Lu Zhao Suxian Zhaohua, Ding Zhiwu, Wang