Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengujian Kualitas Isolasi Transformator Daya di PT. Indah Kiat Pulp and Paper Perawang Ondrialdi, Rifky; Situmeang, Usaha; Zulfahri
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 4 No. 2 (2020): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v4i2.6288

Abstract

Degradasi isolasi/penuaan merupakan salah satu penyebab utama kerusakan transformator. Bagian terlemah dari sistem isolasi adalah kerentanan terhadap kadar air, oksigen, terhadap panas berlebih dan tekanan mekanis. Pemburukan atau kegagalan isolasi dapat menyebabkan kegagalan operasi atau bahkan kerusakan transformator. Salah satu metode untuk mengetahui kondisi isolasi adalah dengan melakukan pengujian pengujian power factor (PF) atau Dissipation factor (DF) isolasi dan pengujian rasio belitan. Pengujian ini dilakukan berdasarkan standart IEEE C57.152-2013 dimana nilai standar pengujian 0,5 % dalam keadaan baik, apabila melebihi dari 0,5 % dianggap mengalami pemburukan. Nilai pengujian PF/DF untuk transformator IP954-T01 adalah 0,243 % masih kecil dari standart 0,5 % yang mengidentifikasi kondisi isolasi masih bagus. Sedangkan untuk pengujian PF/DF transformator IP254-T02 adalah 0,655 % lebih besar dari 0,5 % yang mengidentifikasi terjadinya penurunan kualitas isolasi. Pengujian PF/DF isolasi minyak untuk transformator IP954-T01 hasil uji dari tegangan 10 kV adalah 0,054 % dan IP254-T02 hasil uji dari tegangan 10 kV adalah 0,144 % masih kecil dari 0,5 % yang mengidentifikasi kualitas isolasi minyak masih bagus. Untuk hasil pengujian ratio belitan/tegangan untuk transformator IP954-T01 nilai persen deviasi belitan pada posisi Tap changer 3 bernilai 0,288 %, persen devisiasi masih kecil dari 0,5%. Sedangkan transformator IP254-T02 nilai pada posisi Tap changer 3 bernilai 1,440 % besar dari 0,5 % mengindikasikan adanya masalah pada belitan.
Rekonfigurasi Jaringan 20 kV Feeder Balam Dengan Metoda Binary Particle Swarm Optimization (BPSO) Di PT. PLN (Persero) Bagan Batu Simanjuntak, Roberto; Tanjung, Abrar; Zulfahri, Zulfahri; Putra Halilintar, Masnur
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 5 No. 2 (2021): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v5i2.6326

Abstract

Distribution of electrical energy by PT. PLN (Persero) Bagan Batu Rayon is supplied by a 20 kV feeder Balam distribution channel through Bagan Batu Substation. The total length of the Balam feeder network is 85,550 kms, the Balam feeder load to meet electrical energy needs is quite high. So that it causes power losses and voltage drop is quite high. To reduce the occurrence of voltage drop and on bus 10, 11,12,13,14 and 15 with the lowest voltage at the end of the channel reaches 16,7 kV. Analysis with Newton Rapshon method using MATLAB (R2007b) software is used to determine the results of voltage and power loss to be minimized. Based on the results of the discussion on the condition of the lowest voltage of 16.7 kV with an active power of 0.045 MW and reactive 0.121 MVAr on the bus 10.11,12,13,14 and 15. After reconfiguration using Newton Rhapson method with MATLAB (R2007b) software, obtained the lowest voltage of 19.2 kV with an active power of 0.039 MW and reactive power of 0.101 MVAr on the second reconfiguration. The results of the research show that by designing two new channels with the Binary Particle Swarm Optimization (BPSO) method can find a new configuration that minimizes losses. Active power losses resulting from the new reconfiguration are 0.027 MW and reactive power is 0.092 MVAr.
Pengaturan Grouping Proteksi Titik Kontingensi pada Peralatan Switching untuk Menurunkan ENS Nafiarman, Ade; Situmeang, Usaha; Zulfahri, Zulfahri; Arlenny, Arlenny
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 5 No. 2 (2021): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v5i2.6427

Abstract

Sistem distribusi merupakan bagian terpenting dalam proses penyaluran tenaga listrik, karena merupakan penghubung dari sumber ke konsumen. Gangguan yang mengalami pada sistem tenaga listrik 20 kV di Riau dapat mengakibatkan terputusnya penyaluran tenaga listrik kepada konsumen. Gangguan-gangguan tersebut mengakibatkan tingginya Energy Not Supplied (ENS), PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Riau merupakan unit bagian dari PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Riau & Kepulauan Riau yang mengelola operasi sistem Distribusi 20 kV. Salah satu faktor yang mendapat perhatian adalah gangguan berulang dan lamanya durasi padam sehingga berdampak pada hilangnya potensi dalam penjualan tenaga listrik. Dari 118 penyulang terintegrasi SCADA ada 6 penyulang yang memiliki titik kontingensi pada peralatan Switching. Ke 6 penyulang tersebut mampu menurunkan nilai Energy Not Supplied (ENS) Penyulang Kontingensi di tahun 2017 sebesar 333.206 kWh sedangkan di tahun 2018 nilai ENS turun sebesar 24.892 kWh, dapat dikatakan Pengaturan Grouping Proteksi Titik Kontingensi Pada Peralatan Switching bekerja dengan baik sehingga saat mengalaminya gangguan, pemadaman baik pemadaman terencana maupun tidak terencana, pelanggan tidak mengalami padam dan ENS tidak terlalu besar.
Analisis Keandalan Sistem Distribusi 20 kV dengan Metode FMEA pada Penyulang Akasia dan Lele PT PLN (Persero) ULP Kota Barat Lestari, Citra Afri; Zulfahri, Zulfahri; Situmeang, Usaha
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 6 No. 1 (2021): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v6i1.7408

Abstract

The level of reliability of a distribution system is very important to ensure the continuity of electricity supply to consumers. This final project was made with the aim of calculating the reliability index using the Failure Modes And Effects Analysis (FMEA) method. This research was conducted on Akasia Feeders and Lele Feeders at PT. PLN (Persero) ULP Kota Barat Pekanbaru.The existing condition of the Akasia Feeder in 2019 obtained SAIFI results of 6,419 disturbances/customers and in 2020 it was 2,814 disturbances/customers. While the 2019 Lele Feeder obtained SAIFI results of 5,005 disturbances/customers and in 2020 it was 2,196 disturbances/customers. While the SAIDI Akasia Feeder results in 2019 were 353,329 minutes/customer and in 2020 it was 105,080 minutes/customer. While the 2019 Lele Feeder obtained SAIDI results of 270,191 minutes/customer in 2020 of 111.424 minutes/customer. Considerable savings after maintenance at the Akasia Feeder and Lele Feeder. From the calculation obtained savings of Rp. 41,215,943.94 on Akasia Feeder and Rp. 10,806,099.21 on Lele Feeder for one year. The results obtained after repair efforts by scrounging trees to a safe distance for the network carry out routine network infections, so that they can more quickly map out disturbances to feeders. Limiting the number of customer outages by installing reclosers, LBS and sectionalizers. Based on the evaluation results, these two feeders are categorized as reliable, because they are below the standard value that has been determined.
Studi Perbandingan Konsumsi Energi Listrik Pada Motor Kompresor Air Conditioner Jenis Inverter dan Non Inverter Masri, Jumasri; Zulfahri; Monice; Darmansyah
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 8 No. 2 (2024): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v8i2.10897

Abstract

Penggunaan energi listrik untuk rumah tinggal sebagian besar digunakan oleh Air Conditioner. AC memerlukan sumber energi listrik yang cukup besar sebagai tenaga penggerak motor kompresor. Untuk itu dibutuhkan AC yang hemat energi listrik, agar biaya yang dikeluarkan menjadi sedikit. Teknologi pada AC inverter dikatakan lebih hemat energi dibandingkan dengan AC non inverter. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai “Studi Perbandingan Pemakaian Konsumsi Energi Listrik Pada Motor Kompresor Air Conditioner Jenis Inverter dan Non inverter” Agar dapat membuktikan hal tersebut. Dari hasil pengujian dan analisa yang dilakukan pada ruangan pengujian 3 x 3,5 meter dengan beban pendinginan 6882,089 Btu/h, diperoleh bahwa Konsumsi energi listrik pada AC Daikin inverter FTKQ20SVM4 selama 1 bulan pada suhu seting 25°C adalah 28,82 kWh dengan biaya Rp.41.636. Sedangkan konsumsi energi listrik pada AC Sharp non inverter AH-A7SAY selama 1 bulan pada suhu seting 25°C adalah 78,1 kWh dengan biaya Rp.112.831. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa AC inverter lebih hemat energi dibandingkan AC non inverter
ANALISIS PEMANFAATAN SISTEM PENGENDALI DAN MONITORING BEBAN PADA KWH METER PRABAYAR R-1 BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT). Handayani, Sri; Zulfahri, Zulfahri; Setiawan, David; Marzuarman, Marzuarman
MULTITEK INDONESIA Vol 18, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/mtkind.v18i1.9081

Abstract

Energi listrik merupakan objek vital dalam aktivitas manusia dan kita melihat berbagai aktivitas manusia sangat bergantung pada listrik. Namun kita harus bijak dalam memanfaatkan energi listrik  agar nilai efisiensinya tidak terjadi pemborosan. Sebelumnya sudah dilakukan penelitian terkait pemantauan penggunaan energi listrik dengan memanfaatkan sensor PZEM-004T dan dengan menggunakan platform web untuk menampilkan data-data yg di-monitoring. Penelitian tersebut baru sampai ketahap monitoring dan belum sampai ke tahap pengontrolan. Pada penelitian ini penulis ingin membuat sebuah sistem pengendalian dan monitoring pada kWh meter prabayar R-1 agar beban bisa dikendalikan dan di-monitoring secara manual dan otomatis berbasis internet of things menggunakan aplikasi blynk. Sistem ini didesain  menggunakan nodeMCU ESP8266, arduino uno, PZEM004T, LCD 20x4, keypad, buzzer, modul relay dan modul mini UPS. Pengujian dilakukan membandingkan alat multifunction dengan alat monitoring yang dibuat dengan tingkat akurasi yang diperoleh sebesar 99,32%. Alat monitoring ini memiliki tingkat erornya sangat rendah dan sangat cocok digunakan sebagai alat monitoring dan pengontrolan pemakaian energi listrik. Jika ingin mendapatkan hasil yang lebih maksimal, pengujian bisa dilakukan dalam waktu yang lebih lama dan variasi beban lebih banyak lagi serta tampilan widget box perlu di upgrade ke akun premium untuk mendapatkan fitur-fitur lebih banyak lagi pada tampilan aplikasi blynk
Akuntabilitas Pelayanan E-KTP Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Wajo Syamsiar Syamsiar; Muh. Hasbi Abbas; Bakri Bakri; Zulfahri Zulfahri
Journal of Research and Development on Public Policy Vol. 3 No. 1 (2024): Maret : Journal of Research and Development on Public Policy
Publisher : Lembaga Pengkajian Dan Pengembangan Sumberdaya Pembangunan (lppsp)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58684/jarvic.v3i1.117

Abstract

This study aims to determine Service Accountability at the Wajo District Population and Civil Service Office using a quantitative research approach. Accountability is one of the factors in improving the quality of E-KTP services at the Wajo Regency Population and Civil Registration Office.The results of this study indicate that Accountability at the Wajo Regency Population and Civil Registration Office is in the very good category with an ideal score.
Analisis Ketidakseimbangan Beban Jaringan Distribusi Tegangan Rendah menggunakan ETAP Rizky, Rizky Tambara Ginting; Zulfahri, Zulfahri; Arlenny, Arlenny
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 6 No. 2 (2022): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v6i2.9648

Abstract

In order to meet the demand for electrical energy, the load distribution was initially evenly distributed, but due to the unequal installation or usage time. This causes a load imbalance due to inconsistent installation time and usage of these loads, which has an impact on the supply of electrical energy. The load imbalance between each phase (R phase, S phase and T phase) causes current to flow in the neutral section of the transformer. PLN as a supplier of electricity for the community must be able to serve the electricity needs of the community with a good and good quality level. In order to get efficient and effective work results, high productivity is needed. From the load imbalance analysis at the ST 263 distribution substation, Jalan Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, against the neutral current, there are 0.383 kW losses during the day and 0.662 kW at night, from simulations and calculations using stages the losses during the day are 0.344 kW and 0.583 kW at night. day. There is a difference of 0.023% during the day and 0.047% when calculating the measurements with the stages. Based on the load imbalance standard, the ST 263 200 kVA transformer still meets the IEEE std 446-1995 standard, which is 5% - 20%. The greater the IN neutral current flowing in the transformer neutral conductor, the greater the losses generated.
Analisis Pemasangan Filter Pasif Single Tuned Untuk Mereduksi Harmonisa Pada Motor Listrik Satu Phasa Irawan, Andika; Zulfahri; Monice
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 9 No. 1 (2024): SainETin
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v9i1.10913

Abstract

The use of a non-linear load in the form of a single-phase electric motor results in the emergence of harmonics in the electric power system. In improving the quality of power that decreases due to harmonics, equipment that can reduce harmonics is used, namely a harmonic filter. Harmonic filters that are often used are single tuned passive filters. The purpose of this study is to recognize and examine the effect of using a single tuned passive filter to perform harmonic reduction and then to simulate the installation of a single tuned passive filter through the use of the Matlab program, by comparing the effect of a single tuned passive filter with lead on the global reference IEC 61000-3-2 Class D. The research method is a simulation, starting from collecting data, measuring harmonics, filter modeling, and estimating filter parameters. The assessment is carried out on devices that use single-phase electric motors. From this measurement obtained a value of Total Harmonics of voltage (THDv) and value of Total Harmonics of current (THDi. The reference load and filter are simulated using the Matlab program. The results show that: (1) Assembling a single tuned passive filter, can reduce THDi by 68, 24% and THDv of 0.95% for the load of the washing machine, as well as THDi of 79.22% and THDv of 0.99% for the load of the water pump, (2) Assembly of a single tuned passive filter can reduce harmonics from the 3rd order to the 29 in accordance with the IEC 61000-3-2 Class D tolak ukurd, (3) The single tuned passive filter gets a reduction in the current Individual Harmonic value (IHDi) which is 19.2% for the washing machine load and 46.62% for the water pump load. Keywords: Harmonics, Single Tuned Passive Filter, THDi, THDv
Straregi Pengembangan Usaha Katalog Coffe Roastery Dengan Menggunakan Metode Business Model Canvas Dan Analisis SWOT Zulfahri; Indah Ramayani; Resky Faradibah Suhab
Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar Vol 5 No 1 (2025): Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITBM Polman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/ebussiness.v5i1.168

Abstract

Industri kopi di indonesia semakin meningkat, potensi ini ditunjukkan semakin meningkatnya konsumsi kopi dari berbagai kalangan dimasyarakat. Coffe Katalog Roasterety merupakan salah satu contoh bisnis yang memanfaatkan peluang tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan kondisi Business Model Canvas dari Katalog Coffe Roastery, serta mengetahui nilai dari Strengths, Weakness, Opportunities, dan Thearts yang dimiliki untuk menghasilkan saran dan strategi Bisnis yang dapat meningkatkan daya saing dan pangsa pasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif melalui pendekatan BMC dan SWOT. Data penelitian yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan Ceo Katalog Coffe Roastery sebagai responden penelitian. Hasil dari penelitian Katalog coffe Roastery BMC membantu dalam memetakkan elemen – elemen kunci dalam operasional katalog Coffe roastery dan Hasil dari Analisis SWOT menunjukkan bahwa sumbu X yang berada pada nilai 1,8 dan sumbu Y berada pada nilai 0,8 bertemu pada titik berbeda di kuadran I dimana dikuadran I memiliki strategi agresif yang artinya peluang lebih besar dari pada kekuatan maka Coffe Katalog Roastery memanfaatkan peluang untuk menciptakan strategi agar perusahaan terus berkembang dan meraihkesuksesan ke dapannya, maka strategi yang cocok untuk Katalog Coffe Roastery adalah Strategi Agresif. Dengan mengintegrasikan BMC dan SWOT, perusahaan mampu merancang strategi pengembangan usaha yang komprehensif. Perusahaan dapat memenfaatkan peluang untuk menciptakan kekuatan internal dan eksternal untuk memaksimalkan kelemahan sekaligus mengantisipasi ancaman dengan memperkuat area yang lemah.