Claim Missing Document
Check
Articles

KANDUNGAN SELULOSA, HEMISELULOSA DAN LIGNIN PAKAN KOMPLIT SAPI POTONG DENGAN SUPLEMENTASI DAUN KELOR (Moringa oleifera) Mulyono, Eko; Mukhtar, Muhammad; Gubali, Syukri I.; Bahri, Syamsul
Jambura Journal of Tropical Livestock Science Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan selulosa, hemiselulosa dan lignin silase ransum komplit yang disuplementasi daun kelor.Penelitian ini dirancang berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan terdiri dari: R0 = jerami jagung75% + konsentrat 25%,R1 = jerami jagung70% + konsentrat 25% + daun kelor 5%,R2 = jerami jagung65% + konsentrat 25% + daun kelor 10%, R3 = jerami jagung60% + konsentrat 25% + daun kelor 15%. Parameter yang diukur adalah kandungan selulosa, hemiselulosa, dan lignin silase ransum komplit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan suplementasidaun kelor sampai dengan taraf 15% tidak dapatmemberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap kandungan selulosa, hemiselulosa dan lignin. Dapat disimpulkan bahwa suplementasi daun kelor dalam pakan komplitsampai denngan taraf 15% tidak dapat meningkatkan kandungan selulosa, hemiselulosa dan lignin. Kata Kunci: Pakan Komplit; Selulosa; Hemiselulosa dan Lignin, daun kelor
Subtitusi Buangan Sayuran Pasar Pada Daun Gamal Terhadap Nilai Nutrisi Silase Pakan Ternak Ruminansia Dama, Subandi H.; Mukhtar, Muhammad; Rokhayati, Umbang Arif
Jambura Journal of Tropical Livestock Science Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSubandi H. Dama. Subtitusi Buangan Sayuran Pasar pada Daun Gamal Terhadap Nilai Nutrisi Silase Pakan Ternak Ruminansia. Dibimbing oleh Muhammad Mukhtar  dan Umbang Arif RokhayatiBuangan sayuran pasar yang merupakan sisa penjualan atau yang sudah tidak terpakai dapat diolah sebagai campuran pakan ternak dalam bentuk silase. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil subtitusi buangan sayuran pasar pada daun gamal terhadap nilai nutrisi silase pakan ternak ruminansia. Penelitian ini dilaksanakan bulan Oktober sampai Desember 2022 bertempat di Laboratorium Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo dan Analisis Kandungan Protein Kasar dan Serat Kasar dilaksanakan di Laboratorium Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin, Makassar.  Penelitian ini dirancang berdasarkan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 4 kali ulangan. Analisis sidik ragam menunjukkan bahwa setiap perlakuan pada bahan organik, protein kasar dan serat kasar berpengaruh nyata (P<0,05). Hasil yang didapatkan dari penelitian ini bahwa nilai tertinggi bahan organik ditunjukkan pada level penggunaan buangan sayuran pasar 0% dan daun gamal 40%, pada protein kasar dengan penggunaan buangan sayuran pasar 10% dan daun gamal 30%, dan pada serat kasar dengan penggunaan buangan sayuran pasar 0% dan daun gamal 40%. Dalam penelitian ini juga bahan organik dan serat kasar menurun dari P1-P5 seiring dengan meningkatnya penggunaan buangan sayuran pasar dalam mensubtitusi daun gamal dari 10% sampai 40%. Namun demikian terjadi peningkatan protein kasar pada level 10% dan 20%.Kata kunci: buangan sayuran pasar, gamal, bahan organik, protein kasar, serat kasar, silase. ABSTRACTSubandi H. Dama. Substitution of Market Vegetable Waste in Gamal Leaves on the Nutritional Value of Ruminant Animal Feed Silage. Under supervised by Muhammad Mukhtar and Umbang Arif Rokhayati,Market vegetable waste that is leftover from sales or that is no longer used can be processed as a mixture of animal feed in the form of silage. The purpose of this study is to determine the results of substitution of market vegetable waste in gamal leaves on the nutritional value of ruminant feed silage. This research was carried out from October to December 2022 at the Laboratory of the Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, Gorontalo State University and the Analysis of Crude Protein and Crude Fiber Content was carried out at the Laboratory of Animal Food Chemistry, Faculty of Animal Husbandry, Hasanuddin University, Makassar. This study was designed based on a complete the randomized design (RAL) with 5 treatments and 4 replications. It were variegated shows that the organic matter, crude proteins and crude fibers differ very significantly (P<0.05). The results obtained from this study that the highest value of organic matter was shown at the level of use of 0% market vegetable waste and 40% gamal leaves, in crude protein with the use of 10% market vegetable waste and 30% gamal leaves, and in crude fiber with the use of 0% market vegetable waste and 40% gamal leaves. In this study, organic matter and crude fiber decreased from P1-P5 along with the increasing use of market vegetable waste in substituting gamal leaves from 10% to 40%. However, there was an increased in crude protein at the level of 10% and 20%.Keywords: market vegetable waste, gamal, organic matter, crude protein, crude fiber, silage.
Pemberdayaan UMKM Melalui Pelatihan Pengolahan Daging Sapi ASUH di Desa Dungaliyo Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo Mukhtar, Muhammad; Sayuti M., Muhammad; Bahri, Syamsul; Antuli, Zainudin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.13124

Abstract

This community service program aimed to empower Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Dungaliyo Village, Dungaliyo Sub-district, Gorontalo Regency through training in beef processing based on the ASUH principles (Safe, Healthy, Whole, and Halal). The training was conducted using a participatory and hands-on approach, involving 30 participants consisting of MSME actors and housewives. The training materials included education on ASUH principles, technical skills for processing value-added beef products such as shredded beef, meatballs, and nuggets, as well as the introduction of simple processing technology and packaging methods. The results of the program showed a significant increase in participants' knowledge and skills regarding hygienic and economically valuable beef processing. The products made during the training met food safety standards and showed potential for further development as independent businesses. Participants' enthusiasm also reflected a growing spirit of local entrepreneurship. This program contributed to strengthening the village's economic capacity and serves as a replicable empowerment model based on local potential
NILAI NUTRISI ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) YANG DIFERMENTASI MENGGUNAKAN LEVEL SUPLEMEN ORGANIK CAIR BERBEDA Saud, Nur Fazri; Bahri, Syamsul; Mukhtar, Muhammad; Syahruddin, Syahruddin
Jambura Journal of Tropical Livestock Science Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai nutrisi eceng gondok (Eichhornia crassipes) yang difermentasi dengan suplemen organik cair (SOC). Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari : P0 (Eceng gondok tanpa penambahan SOC); P1 (5 ml SOC: eceng gondok); P2 (10 ml SOC : eceng gondok) dan P3 = (15 ml SOC : eceng gondok). Parameter yang diukur adalah protein kasar, serat kasar dan lemak kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 (5 ml SOC) sangat nyata (P<0,01) meningkatkan kandungan protein kasar dibandingkan dengan P0 dan perlakuan P2 dan P3 (11,73% vs 8,38%; 9,55%; 9,50). Perlakuan P1 juga sangat nyata (P<0,01) menurunkan kandungan serat kasar (P1; 24,77%) dibandingkan dengan P0 dan perlakuan P2 dan P3 (24,77% vs 28,10%; 25,77%; 25,99%). Perlakuan P2 (10 ml SOC) dapat meningkatkan lemak kasar dari 3,32% menjadi 3,56%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan 5 ml SOC pada fermentasi eceng gondok merupakan level optimal yang dapat meningkatkan kandungan protein kasar dan menurunkan serat kasar.Kata kunci: Eceng gondok, fermentasi,
PELATIHAN PEMBUATAN TILIAYA BERBAGAI VARIAN RASA DI DESA BINAAN FAKULTAS PERTANIAN UNG Taha, Siswatiana Rahim; Mukhtar, Muhammad; Tine, Nurhayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah dan memanfaatkan pangan asal hewan sekitar menjadi pangan yang memiliki nilai ekonomi tinggi yaitu pelatihan pembuatan Tiliaya makanan khas Gorontalo, timbulnya kesadaran dan keinginan masyarakat untuk memanfaatkan pangan yang bermuatan kearifan lokal yang melimpah menjadi pangan olahan yang lebih bervarasi, berkembangnya konsep usaha agribisnis pertanian yang terpadu antara peternakan dan pertanian, sehingga semua produk dari masing-masing bidang dapat termanfaatkan secara maksimal. Luaran yang akan dihasilkan adalah berupa Tiliaya varian rasa.  Pengabdian ini telah dilaksanakan di Desa Pentadio Timur Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Beberapa program kegiatan yang akan dilaksanakan di lokasi kegiatan adalah program pengolahan tiliaya dengan berbagai varian rasa dan pemasaran hasil. Metode yang digunakan yaitu pemberdayaan kelompok sasaran diantaranya teknik pembelajaran dalam bentuk pemberian teori dan simulasi kepada masyarakat sasaran dan selanjutnya praktek secara langsung pembuatan tiliaya varian rasa bersama mahasiswa dan masyarakat.Kata Kunci: Tiliaya, Jenis Telur, Pemberdayaan Masyarakat 
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Di Desa Wonggahu Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo Bahri, Syamsul; Mukhtar, Muhammad; Purnomo, Sutrisno Hadi; Hippy, Mohammad Zubair; Ervandi, Mohamad
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.6723

Abstract

Increasing the production of sweet corn plants to meet the food needs of the community faces quite big challenges, especially in terms of providing environmentally friendly fertilizer. This activity aims to provide training in making liquid organic fertilizer from cow urine for sweet corn fertilizer needs. The location for the activity is in Wonggahu Village, Paguyaman District, which has the potential for cultivating sweet corn because it has the carrying capacity of land and cattle farm waste as raw material for organic fertilizer. The method for making organic fertilizer uses the fermentation method using cattle urine as the raw material. Making liquid organic fertilizer is done by mixing all the ingredients evenly and putting them in a container. Ripening takes place in 7 days. Based on the results obtained, it can be concluded that making liquid organic fertilizer in Wonggahu village can be an alternative fertilizer provider for farmers.
Pelatihan Metode Seleksi Dan Perkawinan Untuk Pengembangan Sapi Potong Bagi Warga Kecamatan Paguyaman Dan Wonosari Provinsi Gorontalo Ilham, Fahrul; Bahri, Syamsul; Ervandi, Mohamad; Mukhtar, Muhammad
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7554

Abstract

Community Service (PPM) aims to increase the knowledge and skills of residents in Paguyaman and Wonosari Districts regarding selection and mating methods for beef cattle. This PPM activity was carried out on 15 and 16 September 2023 in Paguyaman District, Boalemo Regency, precisely at the Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengembangan Ternak Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo. Participants in the activity are beef cattle breeders who work as cattle breeders from the Paguyaman and Wonosari Districts. This PPM activity consists of 3 stages, including preparation, implementation, and evaluation stages. The activity method carried out at the implementation stage is counseling by means of lectures and discussions with participants. The results obtained after all stages of activities were carried out show that training on selection and mating methods for beef cattle development for cattle breeders in Paguyaman and Wonosari Districts has been carried out well and as expected. The response of breeders during the training activities was quite good, as indicated by the presence of all invited participants, the creation of discussions and exchange of experiences between fellow participants, and the submission of questions by training activity participants during discussion sessions. This training activity will be maximized if recording beef cattle production from breeders is available so that methods and selection that suit the breeders' real conditions can be carried out.
Pelatihan Pembuatan Silase dan Fermentasi Jerami Padi Bagi Masyarakat Desa Bongopini Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Syahruddin; Mukhtar, Muhammad; Djunu, Sri Suryaningsih; Fathan, Suparmin; Laya, Nibras K.; Dako, Safriyanto; Bumulo, Sahrain
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v1i3.153

Abstract

Potensi limbah tanaman pangan seperti jerami padi dan jerami jagung di Desa Bongopini dan sekitarnya banyak tersedia pada waktu musim panen tiba. Tetapi peternak hanya memanfaatkan sebagian kecil limbah tersebut sebagai pakan ternak. Pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peternak agar dapat mengolah jerami jagung dan jerami padi menjadi pakan dalam bentuk silase dan jerami padi fermentasi. Sehingga peternak dapat memaksimalkan pemanfaatan limbah tanaman pangan sebagai pakan ternak serta tidak mengalami kendala penyediaan pakan hijauan pada saat musim kemarau. Pelatihan menggunakan metode partisipatif dengan 50% teori dan 50% praktek aplikatif. Materi yang disajikan dengan ceramah, diskusi dan praktek langsung di lokasi tempat pengabdian masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat memperlihatkan bahwa semua peternak merespon dengan baik pelaksanaan kegiatan pengabdian ini karena dapat menambah pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mengolah jerami jagung dan jerami padi menjadi pakan ternak yang murah, mudah didapat dan melimpah. Pengolahan pakan dengan cara silase dan fermentasi jerami padi dapat meningkatkan nilai nutrisi dan palatabilitas pakan serta dapat mengatasi kekurangan pakan hijauan pada musim kemarau. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini peternak di Desa Bongopini dapat membuat silase dan jerami padi fermentasi, sehingga dapat meningkatkan pemanfaatan limbah tanaman pangan sebagai pakan ternak.
KUALITAS TELUR AYAM KAMPUNG YANG DIAWETKAN DENGAN TANIN DARI DAUN JAMBU BIJI, KELOR DAN ECENG GONDOK Adi Saputra, Ari Yanto; Ilham, Fahrul; Mukhtar, Muhammad
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.36126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tanin dari daun jambu biji, kelor, dan eceng gondok terhadap kualitas telur ayam kampung selama penyimpanan. Sebanyak 68 butir telur ayam kampung digunakan dalam penelitian yang dilaksanakan pada Desember 2024 di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Gorontalo. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan dua faktor, yaitu lama penyimpanan dan jenis bahan tanin. Telur direndam dalam larutan ekstrak daun jambu biji, kelor, dan eceng gondok sebanyak 300 gram masing-masing selama 12 jam sebelum penyimpanan. Variabel yang diamati meliputi penurunan bobot telur, indeks putih telur, dan indeks kuning telur. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA), dan apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak daun kelor mampu menghasilkan penurunan bobot paling kecil selama 28 hari penyimpanan. Sementara itu, perlakuan menggunakan ekstrak eceng gondok terbukti paling efektif dalam mempertahankan stabilitas indeks putih telur dan kuning telur. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan variasi konsentrasi serta kombinasi antarjenis ekstrak untuk meningkatkan efektivitas pengawetan.
Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Menggunakan Metode Promethee pada Primkopti Jakarta Selatan Muhammad Mukhtar; Satriyo Adhy
Jurnal Masyarakat Informatika Vol 10, No 2 (2019): JURNAL MASYARAKAT INFORMATIKA
Publisher : Department of Informatics, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.721 KB) | DOI: 10.14710/jmasif.10.2.31496

Abstract

Primkopti Jakarta Selatan dalam rangka meningkatkan kinerja karyawannya akan memberikan bonus kepada karyawannya dengan memilih karyawan terbaik. Proses pemilihan karyawan terbaik masih memliki beberapa kendala. Kendala utama adalah membandingkan banyak karyawan dengan kriteria yang sudah ditentukan. Hal ini menyebabkan waktu yang diperlukan dalam melakukan proses perankingan menjadi lebih lama. Kriteria yang digunakan dalam pemilihan karyawan terbaik antara lain kedisiplinan, tanggung jawab, inisiatif, kerjasama, kejujuran, kerapihan, dedikasi, dan mutu kerja. Tujuan dari tugas akhir ini adalah menghasilkan aplikasi sistem pendukung keputusan pemilihan karyawan terbaik menggunakan metode promethee. Dapat disimpulkan bahwa aplikasi pemilihan karyawan terbaik menggunakan metode promethee pada Primkopti Jakarta Selatan dapat menghasilkan rekomendasi pemilihan karyawan terbaik yang mendapatkan bonus, yaitu dengan cara membandingkan nilai kriteria pada masing-masing karyawan sehingga nilai tertinggi dari karyawan dijadikan sebagai rekomendasi karyawan terbaik.