Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan antara Kualitas Pelayanan Barista Tuna Rungu Wicara dengan Kepuasan Konsumen Tania Nurfitria; Anne Ratnasari
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.10872

Abstract

Abstract. Culture shock in an individual occurs because a person enters a new culture to himself which makes him have to adjust to an environment, place, and habits that are different from his previous life. Students of Communication Science at the Islamic University of Bandung class of 2021 experience Culture Shock towards changes in learning from online to offline. This change affects the adaptation of overseas students, because they have to adjust to a new environment, language, and culture. The 2021 batch of Communication Science students at the Islamic University of Bandung experienced crocodile shock because they had to overcome anxiety and anxiety in direct social interaction. The purpose of this research is to examine the adaptation process of overseas students of the Faculty of Communication Science, Islamic University of Bandung class of 2021 after experiencing changes from online to offline learning. The research method in this study uses a qualitative method with a case study approach using the theory of culture shock from Samovar (2010). Then, data sources are obtained through interviews, observation, and documentation with Communication Science Students of the Islamic University of Bandung class of 2021. Data analysis will be carried out using data reduction analysis techniques, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that in the adaptation process, overseas students felt several phases such as Honeymoon Phase, Crisis Phase, Adjusment Phase to Adaptation Phase. Culture shock barriers arise from several internal and external factors such as external factors in the form of environmental changes, to internal in the form of differences in perceptions and habits. The reasons for culture shock are differences in language, culture, habits, perceptions, communication and relationships that they felt were foreign before. Abstrak. Pertumbuhan ekonomi terjadi begitu cepat. Manusia dituntut melakukan kegiatan berbisnis karena kebutuhan yang meningkat. Salah satu bisnis UMKM yang sangat berkembang pesan saat ini ialah bisnis kopi. Dari berangamnya coffee shop yang ada, Serona Coffee Bintaro merupakan coffee shop yang memiliki keunikan karena mempekerjakan barista difabel. Menjaga komunikasi pemasaran dan mempertahankan layanan dengan konsisten menjadikan konsumen puas pada layanan Serona Coffee Bintaro. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara kualitas pelayanan barista difabel dengan kepuasan konsumen Serona Coffee Bintaro yang terdiri dari 5 macam indikator yang akan dibahas yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan empathy. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner, wawancara sebagai data pendukung dan kepustakaan dengan teknik analisis data menggunakan skala likert. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan menyebarkan kuesioner kepada konsumen Serona Coffee Bintaro yang berjumlah sebanyak 98 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis rank spearman. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan terdapat hubungan antara tangibles terhadap kepuasan konsumen, reliability terhadap kepuasan konsumen, responsiviness terhadap kepuasan konsumen, assurance terhadap kepuasan konsumen dan emphaty terhadap kepuasan konsumen. Keseluruhan hasil analisis rank spearman menyatakan seluruh dimensi variabel kualitas pelayanan berkorelasi searah dan positif terhadap variabel kepuasan konsumen. Penelitian selanjutnya dapat mencakup responden lebih banyak dengan objek penelitian yang berbeda.
Bauran Promosi Wisata Edukatif Kebun Binatang di Instagram Alifia Putri Farina; Anne Ratnasari
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i1.11106

Abstract

Abstract. Tourism can contribute to the economic development of a country or region. In Indonesia, 90 percent of zoos are not up to standard, and several wildlife parks scattered across the country have reported mistreatment of animals. Lembang Park & Zoo is an educational tourist destination that combines the concept of an amusement park with a unique zoo. The aim of this research is to analyze the presentation of advertisements, the role of influencers, the role of Key Opinion Leaders, the presentation of events on Instagram, and the Bavarian-inspired concept to foster awareness of wildlife and nature at Lembang Park & Zoo. The research informants are the Marketing Division of Lembang Park & Zoo. The results of the research show that the presentation of advertisements includes bonuses presented on Instagram Ads, Call to Action (CTA) in the form of discounts, and partnerships. Influencers play a role in arousing curiosity and attracting customers at Lembang Park & Zoo. The role of Key Opinion Leaders provides credible information that can build trust among customers. The presentation of events at Lembang Park & Zoo includes the annual Lembang Park & Zoo event and weekly events directly related to animals. The Bavarian-style presented by Lembang Park & Zoo is considered unique and not boring, making customers comfortable to enjoy the atmosphere of Lembang Park & Zoo. The promotional mix conducted at Lembang Park & Zoo is deemed attractive and effective, as evidenced by the content disseminated on Lembang Park & Zoo's Instagram. Abstrak. Pariwisata mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi suatu negara atau daerah. 90 persen wisata kebun binatang Indonesia tidak layak, beberapa taman margasatwa yang tersebar di Indonesia menemukan ada perlakuan semena-mena terhadap hewan. Lembang Park & Zoo merupakan tempat wisata edukasi yang memadukan konsep taman bermain dengan kebun binatang unik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis penyajian iklan, peraninfluencer, peran Key Opinion Leader, penyajian event yang terdapat di Instagram dan konsep ala Bavaria untukmenumbuhkan kepedulian terhadap satwa dan alam di Lembang Park & Zoo. Informan penelitian ini yaitu DivisiPemasaran Lembang Park & Zoo. Hasil penelitianmenunjukan bahwa penyajian iklan berupa bonus yang disajikan di Instagram Ads, Call to Action (CTA) berupadiskon, dan partnership. Peran Influencer di Lembang Park & Zoo dapat menumbuhkan rasa penasaran dan juga menarikperhatian pelanggan. Peran Key Opinion Leader memberikaninformasi yang kredibel sehingga dapat menumbuhkankepercayaan dari pelanggan. Penyajian Event di LembangPark & Zoo berupa event tahunan Lembang Park & Zoo dan event-event mingguan yang berhubungan langsung denganbinatang. Gaya ala Bavaria yang disajikan oleh Lembang Park & Zoo dinilai unik dan tidak membosankan sehinggamembuat pelanggan nyaman untuk menikmati suasanaLembang Park & Zoo. Bauran promosi yang dilakukandilakukan di Lembang Park & Zoo dikatakan menarik dan efektif, dapat dilihat dengan konten-konten yang disebarkan di Lembang Park & Zoo melalui Instagram.
Komunikasi Persuasif Wedding Organizer dalam Menyelenggarakan Event Pernikahan Alfan Irham Ramadhani; Anne Ratnasari
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.13381

Abstract

Abstract. Humans as social creatures depend on communication and language to fulfill their needs and survive, with persuasive communication being an important key, especially for wedding organizers like Megrashy Wedding Planner. In the digital era, social media is effective for building brand awareness. Megrashy Wedding Planner, with its good reputation, unique wedding concept, and artist involvement, uses Instagram and platforms like Bridestory to attract prospective brides and grooms in Bandung. This research aims to analyze the persuasive communication tactics used by wedding organizers at wedding events. To analyze the management of Instagram as a medium for promoting Wedding Organizers in organizing wedding events. To analyze testimonials as an advantage of Wedding Organizer Megrashy Wedding Planner in organizing wedding events. Using a constructivist paradigm, qualitative methods, and a case study approach, this research uses symbolic interactionism theory and triangulation techniques to verify data through observation and interviews. The research results show that Megrashy Wedding Planner is effective in using attractive visual content and personal interactions to attract clients, as well as managing Instagram with a strategy that involves trend research and the use of influencers. Client testimonials are used transparently to build reputation and trust, strengthening Megrashy's position as a trusted wedding organizer. Abstrak. Manusia sebagai makhluk sosial bergantung pada komunikasi dan bahasa untuk memenuhi kebutuhan dan kelangsungan hidup, dengan komunikasi persuasif menjadi kunci penting, terutama bagi wedding organizer seperti Megrashy Wedding Planner. Di era digital, media sosial efektif untuk membangun brand awareness. Megrashy Wedding Planner, dengan reputasi baik, konsep pernikahan unik, dan keterlibatan artis, menggunakan Instagram dan platform seperti Bridestory untuk menarik calon pengantin di Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis taktik komunikasi persuasif yang dilakukan wedding organizer dalam event pernikahan. Untuk menganalisis pengelolaan Instagram sebagai media untuk mempromosikan Wedding Organizer dalam menyelenggarakan event pernikahan. Untuk menganilisis testimoni menjadi sebuah keunggulan Wedding Organizer Megrashy Wedding Planner dalam menyelenggarakan event pernikahan. Dengan paradigma konstruktivis, metode kualitatif, dan pendekatan studi kasus, penelitian ini menggunakan teori interaksionisme simbolik serta teknik triangulasi untuk verifikasi data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan Megrashy Wedding Planner efektif menggunakan konten visual menarik dan interaksi personal untuk menarik klien, serta mengelola Instagram dengan strategi yang melibatkan riset tren dan penggunaan influencer. Testimoni klien digunakan secara transparan untuk membangun reputasi dan kepercayaan, memperkuat posisi Megrashy sebagai wedding organizer terpercaya.
Hubungan Penyajian Informasi Event Scooterist dengan Pemenuhan Kebutuhan Informasi Followers Muhammad Izzati Al Ghifari; Anne Ratnasari
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.15520

Abstract

Abstract. The human need for information will of course include how to fulfill information after the need for survival. Factors that become the reason why humans need information include starting from the gap between the need to meet survival needs and the need for information. The Instagram account @beatboys_id is an option for getting information on sccoterist events. The purpose of this study was conducted to determine the relationship between the presentation of information in the type of information, the attractiveness of the information, and the message style on the Instagram account @beatboys_id with meeting the information needs of followers at scooterist events. The theory used in this research is the New Media theory. This study uses quantitative research methods, with a correlational approach. Collecting data by distributing questionnaires to respondents. The statistical analysis technique uses the Random Sampling technique method. The population in this study amounted to 245, with a sample of 71 @beatboys_id followers in this study. Abstrak. Kebutuhan manusia akan informasi tentunya akan meliputi bagaimana cara memenuhi informasi setelah kebutuhan bertahan hidup. Faktor yang menjadi alasan mengapa manusia membutuhkan informasi diantaranya bermula dari kesenjangan antara kebutuhan untuk memenuhi kebutuhan bertahan hidup dan kebutuhan akan informasi. Akun Instagram @beatboys_id menjadi pilihan dalam mendapat informasi event sccoterist. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan penyajian informasi dalam jenis informasi, daya tarik informasi, dan gaya pesan pada akun Instagram @beatboys_id dengan pemenuhan kebutuhan informasi followers pada event scooterist. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori New Media. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan pendekatan korerasional. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada responden. Teknik analisis statistic menggunakan metode teknik Random Sampling. Populasi pada penelitian ini berjumlah 245, dengan pengambilan sampel 71 followers @beatboys_id pada penelitian ini.
Analisis Pesan Satire Sosial Politik dalam Pertunjukan Kabaret Bandung "Kemelut Nafash Tirani" Muhamad Febry Maulana Hasan; Anne Ratnasari
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v4i1.12344

Abstract

Abstract. Cabaret is a form of performing arts that has various aspects, the main of which are music, satirical comedy, dance, and drama. This is why researchers choose cabaret performances as the object of research. Research has achievements to understand the meaning of denotations, connotations, and myths in socio-political satirical messages contained in dialogues and scenes of the performance "Kemelut Napash Tirani" so that the meaning of satirical messages in social reality contained in this kabaret bandung show can be known. This research uses qualitative research methods with semiotic analysis from Roland Barthes. Data were collected through observation and documentation. Meanwhile, to test the validity of this data, researchers used data triangulation techniques by cross-comparing the data that was successfully obtained. The results of this study show that the art of kabaret bandung can be a means of social and political criticism through the form of satire on the performance stage so that it cannot be charged by law for those who feel insinuated and so that the satire delivered is more entertaining without reducing the essence of criticism in the satire. Abstrak. Kabaret merupakan suatu bentuk seni pertunjukan yang memiliki beragam aspek yang utamanya adalah musik, komedi satire, tari, dan drama. Ini lah mengapa peneliti memilih pertunjukan kabaret sebagai objek penelitian. Penelitian memiliki capaian untuk memahami makna denotasi, konotasi, dan mitos pada pesan satire sosial politik yang terdapat dalam dialog dan adegan pertunjukan “Kemelut Nafash Tirani” supaya bisa diketahui pemaknaan pesan satire pada realita sosial yang terdapat pada pertunjukan kabaret bandung ini. Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif dengan analisis semiotika dari Roland Barthes. Data yang dikumpulkan melalui proses observasi dan dokumentasi. Sementara untuk menguji keabsahan data ini, peneliti menggunakan teknik triangulasi data dengan membandingkan silang data yang berhasil didapatkan. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan kesenian kabaret bandung dapat menjadi sarana kritik sosial dan politik melalui bentuk satire di panggung pertunjukan agar tidak dapat dijerat oleh undang-undang bagi pihak yang merasa tersindir serta supaya satire yang disampaikan lebih menghibur tanpa mengurangi esensi dari kritik dalam satire tersebut.
Penerapan Komunikasi Bisnis Dalam Memberdayakan Pelaku Usaha UMKM Ratnasari, Anne
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Volume 4, No. 2, Desember 2024, Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmk.v4i2.4989

Abstract

Persatuan Pengusaha Sapta Mandiri (PPSM) merupakan perkumpulan pelaku usaha yang termasuk dalam skala pelaku usaha kecil. Pelaku usaha ini berupaya untuk mengaktifkan anggota melalui komunikasi bisnis agar dapat membangun jiwa kewirausahaan, sehingga usahanya berkembang. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis aspek yang dilakukan pengurus dalam menyusun pesan komunikasi antarpribadi, aktivitas pengurus dalam memotivasi pelaku usaha, dan upaya pengurus dalam membangun kemitraan bisnis untuk memberdayakan pelaku usaha. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus. Teknik pengumpulan data penelitian adalah studi literatur, wawancara mendalam, dan observasi. Informan penelitian adalah Ketua, Sekertaris, dan tiga  orang pelaku usaha anggota PPSM yang memiliki bisnis makanan ringan, kue basah, dan sayuran. Hasil penelitian menemukan bahwa pengurus mampu menyusun pesan komunikasi antarpribadi secara verbal dan nonverbal, berkomunikasi interaktif melalui komunikasi tatap muka dan media digital, pengurus membekali pelaku usaha  agar mampu membuat informasi produk  yang diunggah di facebook dan Instagram. Pengurus mampu memotivasi pelaku usaha dengan cara menumbuhkan semangat anggota untuk belajar terkait kewirausahaan, dan pengurus mendukung anggota untuk mampu membangun kemitraan bisnis.
KOMUNIKASI TERAPEUTIK NAKES PADA PASIEN TUNARUNGU Avifah, Rosidah; Yuningsih, Ani; Ratnasari, Anne
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6563

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan komunikasi terapeutik antara tenaga kesehatan (nakes) dan pasien tunarungu di Poli Rawat Jalan RSU Dr. Slamet Garut. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami simbol komunikasi, pendekatan, dan penyesuaian yang digunakan nakes dalam interaksi terapeutik dengan pasien tunarungu. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan paradigma konstruktivisme, melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nakes menggunakan bahasa isyarat, ekspresi wajah, kontak mata, sentuhan fisik, dan gerak tubuh secara terpadu. Pendekatan komunikasi melibatkan penggunaan alat bantu komunikasi dan lipreading untuk mengatasi kendala komunikasi. Penyesuaian dilakukan melalui kesadaran perbedaan, pesan non-verbal yang sesuai, dan feedback dari pasien. Alat bantu komunikasi, sentuhan fisik, dan lipreading terbukti efektif dalam memperjelas pesan, membangun hubungan emosional, dan memfasilitasi komunikasi yang lebih mendalam dengan pasien tunarungu.
Cyberbranding Interactivity in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) of Asbhoel Distro Senjani, Sena; Fardiah, Dedeh; Ratnasari, Anne
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 8 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/xp7vnd33

Abstract

Ashboel Distro entered the fashion industry by branding the use of professional soccer players. The branding is very tantalizing and quite a novelty for the development of the fashion industry in the digital era. The purpose is to analyzing the packaging of Distro Asbhoel  cyberbranding content by using professional soccer players on Instagram. Method: Qualitative with a case study approach and inductive data analysis techniques. Results and conclusions: Asbhoel succeeded in building strong cyberbranding through interactive content packaging, dialogic communication, and consistent management of audience participation on Instagram. The strategy of using professional soccer players also proved effective in increasing brand awareness and building emotional connections with audiences. Implications: Reinforces the concepts of cyberbranding by demonstrating the importance of emotional engagement and two-way dialog in shaping brand loyalty. Provides guidance for businesses to design content, select the right influencers, and utilize audience feedback to build strong and sustainable branding.
Participatory Culture Communication in the Preservation of Sundanese Manuscripts Parama Artha, Luthfi; Ratnasari, Anne; Kurniadi, Oji
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 2 No. 3 (2023): Vol. 2 No. 3 2023
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/jsret.v2i3.229

Abstract

As relics of the past, ancient manuscripts are able to provide information on various aspects of the lives of past communities such as politics, economics, socio-culture, traditional medicine, the veil of earthquakes or natural phenomena, human physiology, and so on. The values of this information are needed to relate the good values of the past to be applied today. Media offerings related to Sundanese manuscripts are limited. Among of limited information from the website, www.kiraga.com emerged as one of the public parties that participated to preservation of this cultural heritage, especially in the scope of Sundanese manuscripts. Participation culture is defined as a new form of culture that develops due to the support of information technology, where individuals or members of a community can participate in the creation and distribution of content. This research is qualitative research with case study method, researchers try to analyze the participatory culture of kairaga.com website in preserving Sundanese manuscripts. The data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. From the results of the research, the website manager collaborated with Pustaka Sunda, Sakola Aksara Sunda Cianjur, Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa), Jagongan Naskah (Jangkah) with various circles of Sundanese manuscript lovers both from within and outside country to become an integral part of cultural expansion because it increases the community's ability to collaborate, namely developing and disseminating news, ideas, and creative works and connecting with people who have the same goals and interests in this case content development.
Penyajian Pesan Iklan Wedding Syar’i di Instagram Mochamad Rizal Santoso; Anne Ratnasari; Yusuf Hamdan
Jurnal Inovasi Komunikasi Volume 1, No. 1, September 2023, Jurnal Inovasi Komunikasi (JIKOM)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jikom.v1i1.2632

Abstract

ABSTRACT: The focus of research on, "How to display Wedding Syar'i Azzahra advertisements on Instagram on the @Azzahra.wo account", which aims to find out: 1). How to order advertisements on Wedding Syar'i Azzahra on Instagram? 2). How is the management of Instagram features at the Azzahra Syar'i Wedding? 3). Why did Azzahra's Wedding Organizer choose the Syar'i concept as the identity of the wedding service provider? The research method used in this research is qualitative with a case study approach and the paradigm used is the constructivism paradigm. The research was conducted using the observation method and field interviews. Research results obtained 1). Message Ad Azzahra :Conveying information about pre- and post-marriage with the procedures taught in the hadiths, the opinions of the scholars and the Koran, as well as the information conveyed following the times/trends on Instagram. 2). Management of Intsagram features at Azzahra's Syar'i Wedding: Azzahra formed 2 programs to manage his features, namely the Ads Program (a form of managing paid features on the Instagram service) and the Organic Program (a form of managing unpaid features on the Instagram service) 3). Azzahra's wedding organizer chose the Syar'i concept as the identity of the wedding service provider: Azzahra wanted a different concept because the syar'i/islamic concept is relatively rarely found in wedding service providers in general, Azzahra wanted to show the syar'i concept with a modern nuance, and Azzahra's event for business and preaching. ABSTRAK: Penelitian ini berjudul Penyajian Pesan Iklan Wedding Syar’i di Instagram (studi kasus pada akun Penydia Jasa pernikahan @Azzahra.wo). Fokus penelitian mengenai, “Bagaimana penyajian iklan Wedding Syar’i Azzahra di Instagram pada akun @Azzahra.wo”, yang bertujuan untuk mengetahui: 1). Bagaimana pesan iklan pada Wedding Syar’i Azzahra di Instagram? 2).Bagaimana pengelolaan fitur Instagram pada Wedding Syar’i Azzahra? 3). Mengapa Wedding Organizer Azzahra memilih konsep Syar’i sebagai identitas penyedia jasa pernikahan? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus dan Paradigma yang digunakan adalah paradigma Konstruktivisme. Penelitian dilakukan dengan metode Observasi dan dan juga wawancara dilapangan. Hasil penelitian yang di dapatkan 1). Pesan Iklan Azzahra :Menyampaikan informasi mengenai pra dan pasca pernikahan dengan tata cara yang diajarkan pada hadist-hadist, pendapat para ulama dan Al-Qur’an, serta informasi yang disampaikan mengikuti perkembangan zaman/tren di Instagram. 2). Pengelolaan fitur Intsagram pada Wedding Syar’i Azzahra: Azzahra membentuk 2 program untuk mengelola fiturnya yaitu Program Ads (bentuk pengelolaan fitur berbayar pada layanan Instagram) dan Program Organik (bentuk pengelolaan fitur tidak berbayar pada layanan Instagram) 3). Wedding Organizer Azzahra memilih konsep Syar’i sebagai identitas penyedia jasa pernikahan: Azzahra menginginkan konsep yang berbeda karena konsep syar’i/islamic terbilang jarang ditemukan pada penyedia jasa pernikahan pada umumnya, Azzahra berkeinginan menunjukkan konsep syar’i yang bernuansa modern, dan ajang Azzahra untuk berbisnis serta berdakwah.