Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

THE EFFECTIVENESS OF THE CEFE TRAINING MODEL TO IMPROVE UMKM INDEPENDENCE IN CIMAHI CITY, WEST JAVA PROVINCE Ade Sadikin Akhyadi; Nike Kamarubiani; Jajat S. Ardiwinata; Cucu Sukmana
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/empowerment.v10i2p189-201.2788

Abstract

This study aims to provide a study by describing the effectiveness of CEFE training management in perfecting an entrepreneurship training program. The research method applied is a qualitative approach with an Emic view, then data collection involves MSME actors, assistants, and coordinators as well as data collection tools with observation, documentation, interviews, and tests. Based on the results of the study, it was found that the management of the CEFE training was very helpful in training management and specifically to deal with problems in the business world, then based on the discussion carried out, the management of the training model was more structured and focused when compared to not implementing the training model. This management applies real simulations to the entrepreneurial world which makes this model very suitable to be applied to entrepreneurship training programs. The impact of this research is to create insight into employment opportunities, increase entrepreneurial insight and create a family spirit, and train participants to develop businesses through business partners
Pemberdayaan Keluarga Melalui Kewirausahaan Sosial Berbasis Lingkungan Wulan Ayu Indriyani; Iip Saripah; Ade Sadikin Akhyadi
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v5i2.37124

Abstract

Abstrak: Saat ini kewirausahaan sosial menjadi fenomena menarik dikarenakan berorientasi pada pencapaian tujuan sosial dan tidak mengutamakan perolehan laba serta dapat dijadikan sebagai pendekatan dalam pemberdayaan. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan kajian tentang proses pemberdayaan keluarga melalui program kewirausahaan sosial berbasis lingkungan yang dilakukan oleh salah satu lembaga nonformal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini adalah program kewirausahaan sosial dapat dijadikan sebagai pendekatan dalam proses pemberdayaan masyarakat. Proses pemberdayaan masyarakat dapat dimulai dari lapisan masyarakat yang utama yaitu keluarga. Kemudian, pengelolaan program pemberdayaan keluarga dapat dilakukan dengan pendekatan tujuh komponen sistem. Program kewirausahaan sosial merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi masalah sosial yaitu kerusakan lingkungan yang dapat dijadikan sebagai gerakan aksi sosial dan pemberdayaan keluarga. Family Empowerment through Environmental-Based Social EntrepreneurshipAbstract: Currently, social entrepreneurship is an interesting phenomenon because it is oriented towards achieving social goals and does not prioritize profit gains, and can be used as an approach to empowerment. The purpose of this research is to provide a study on the process of family empowerment through an environmental-based social entrepreneurship program conducted by a non-formal institution. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. The result of this research is that social entrepreneurship programs can be used as an approach in the community empowerment process. The process of community empowerment can be started from the main strata of society, namely the family. Then, the management of the family empowerment program can be done with a seven component system approach. The social entrepreneurship program is an alternative to overcome social problems, namely environmental damage that can be used as a social action movement and family empowerment.
Systematic Review: Strategi Pemberdayaan Pelaku UMKM Menuju Ekonomi Digital Melalui Aksi Sosial Debi S Fuadi; Ade Sadikin Akhyadi; Iip Saripah
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v5i1.37122

Abstract

Abstrak: Seiring perubahan perilaku konsumen di era digital menjadi satu peluang bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) dalam memperluas akses pasar serta menjadi tantangan beradaptasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan pelaku UMKM go digital melalui aksi sosial yaitu Volunter, Komunitas UMKM, Klinik ekonomi digital, Model Desa Cerdas dan Pahlawan ekonomi dengan melakukan pendampingan secara berkelanjutan serta berkolaborasi dengan berbagai pihak. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic review melalui beberapa tahapan yaitu identifikasi pertanyaan penelitiaan, menetapkan data base hasil penelitian, seleksi hasil penelitian yang relevan dan terindeks, ekstarsi data, sintasi hasil dengan metode naratif dan penyajian data. Dari hasil analisis peran komunitas sosial memberikan kontribusi serta solusi terhadap permasalahan yang dihadapi untuk menekan kesenjangan arus digitalisasi antara desa dan kota. Manfaat dari penelitian ini bisa dijadikan bahan referensi dalam merancang kurikulum pengembangan dan pemberdayaan pelaku UMKM dalam menuju digitalisasi. Systematic Review: Strategies for Empowering UMKM Subject Toward a Digital Economy through Social ActionAbstract: Along with changes in consumer behavior in the digital era, there is an opportunity for small and medium enterprises (UMKM) to expand market access and become a challenge to adapt. This study aims to analyze the strategy for empowering UMKM subject to go digital through social actions, namely Volunteers, UMKM Communities, Digital Economy Clinics, Smart Village Models and Economic Heroes by providing ongoing assistance and collaborating with various parties. This study uses a systematic review approach through several stages, namely identification of research questions, establishing a data base of research results, selecting relevant and indexed research results, data extraction, synthesis of results using narrative methods and data presentation. From the results of the analysis of the role of the social community in contributing and solutions to the problems faced in reducing the gap in the flow of digitalization between villages and cities. The benefits of this research can be used as reference material in designing a curriculum for developing and empowering UMKM subject towards digitalization.
Model Pemberdayaan Kewirausahaan Mandiri Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19: Sebuah Kajian Literatur Andika Pratama; Ade Sadikin Akhyadi; Iip Saripah
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v5i2.37141

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak serius bagi sektor kesehatan tetapi juga membuat sektor ekonomi sangat terpuruk. Banyak masyarakat kehilangan pekerjaan bahkan tidak sedikit yang akhirnya menutup usahanya. Salah satu solusi dari permasalahan ini adalah dengan adanya program pemberdayaan kewirausahaan. Artikel ini bertujuan untuk membahas solusi dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat serta berbagai model pemberdayaan kewirausahaan masyarakat di masa pandemi Covid-19 dengan menghimpun dari berbagai artikel yang relevan. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dengan menganalisis berbagai artikel yang membahas mengenai pemberdayaan ekonomi rakyat di masa pandemi Covid-19. Hasil temuan menunjukkan bahwa terdapat berbagai solusi dalam membantu memulihkan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19 yaitu dengan memanfaatkan bantuan stimulus dari pemerintah (top down) maupun program pemberdayaan kewirausahaan yang lahir dari masyarakat itu sendiri (bottom up). Selain itu berbagai model pemberdayaan kewirausahaan mandiri masyarakat yang dilaksanakan dengan memanfaatkan berbagai potensi yang ada sangat membantu mendorong perekonomian masyarakat. Implikasi temuan yaitu model pemberdayaan kewirausahaan sangat menarik untuk dilakukan penelitian selanjutnya agar dapat menjadi landasan maupun inspirasi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di masa Pandemi Covid-19. Community Entrepreneurship Empowerment Model during the Covid-19 Pandemic: A Literature ReviewAbstract: The Covid-19 pandemic not only had a serious impact on the health sector but also made the economic sector very badly affected. Many people lost their jobs, and even a few ended up closing their businesses. One solution to this problem is the existence of an entrepreneurial empowerment program. This article aims to discuss solutions in building community economic independence as well as various models of community entrepreneurial empowerment during the Covid-19 pandemic by compiling various relevant articles. This research method used literature studies by analyzing various articles that discuss the economic empowerment of the people during the Covid-19 pandemic. The results show that there are various solutions to help the community's economic recovery during the Covid-19 pandemic, namely by utilizing stimulus from the government (top down) and entrepreneurial empowerment programs created by the community itself (bottom up). In addition, various models of community-driven entrepreneurial empowerment that are implemented by utilizing various existing potentials are very helpful in encouraging the community's economy. The implication of these findings is that the entrepreneurial empowerment model is very interesting for further research to be carried out so that it can be a foundation and inspiration to improve the community's economy during the Covid-19 pandemic.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Kewirausahaan Menjahit di PKBM Bhina Swakarya Sri Ratnasari; Iip Saripah; Ade Sadikin Akhyadi
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v5i1.37126

Abstract

Abstrak: Jiwa kewirausahaan harus diterapkan pada setiap individu dimana hal ini mengharuskan setiap individu memiliki soft skill dan hard skill  yang baik agar menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Hal tersebut dapat dicapai dengan adanya pemberdayaan perempuan. Tujuan penelitian ini untuk memberikan kajian tentang pemberdayaan perempuan dan kewirausahaan secara nyata sesuai dengan hasil penelitian lapangan. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian yaitu kewirausahaan menjadi salah satu upaya dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi warga belajar. Kewirausahaan dapat menciptakan berkembangnya potensi masyarakat berkembang secara optimal. Pemberdayaan dan pembangunan masyarakat memberikan bimbingan dan dukungan agar masyarakat agar mampu menjalankan peranan dan tugas-tugas kehidupannya. Empowering Women through Sewing Entrepreneurship Training at PKBM Bhina SwakaryaAbstract: Entrepreneurial spirit must be applied to each individual where this requires that each individual has good soft skills and hard skills in order to create quality human resources. This can be achieved by empowering women. The purpose of this research is to provide a study on women's empowerment and entrepreneurship in real terms according to the results of field research. This research method uses a descriptive qualitative approach. The result of this research is that entrepreneurship is one of the efforts in community empowerment, especially for learning citizens. Entrepreneurship can create the development of the community's potential to develop optimally. Community empowerment and development provide guidance and support so that people are able to carry out their roles and duties in life.
Pendekatan Andragogi dan Proses Pembelajaran Jarak Jauh di PAUD Qolbun Salim, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung Reni Suwarni; Ade Sadikin Akhyadi; Iip Saripah
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v5i1.37131

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan, kendala, resistensi, serta faktor yang harus diperhatikan dalam Pembelajaran Jarak Jauh melalui pendekatan andragogi pada Tahun Ajaran 2019/2020 di PAUD Qolbun Salim Desa Jatiendah Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung. Subjek penelitian berjumlah 26 orang tua (ibu) saat pandemi Covid-19. Penelitian ini bersifat eksploratif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh di PAUD Qolbun Salim melalui pendekatan andragogi 92% dapat diikuti, hanya 8% orang tua (ibu) yang tidak dapat mengikutinya. Dari 8% yang tidak dapat mengikuti PJJ sebesar 4% disebabkan  kesibukan berbisnis online, dan 4 %  Handphone yang tidak memadai. Kendala dan resistensi dalam pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh terkait dengan sarana prasarana, kemampuan orang tua serta kondisi lingkungan. Oleh karena itu perlunya kesiapan dari pihak lembaga dan orang tua terutama kesediaan sarana, prasarana pembelajaran yang memadai serta pentingnya pendekatan andragogi pada proses pembelajarannya.Andragogical Approach and Distance Learning Process in PAUD Qolbun Salim, Jatiendah Village, Cilengkrang District Bandung district AbstractThe purpose of this study was to describe the implementation, constraints, resistance, and the influential factors in Distance Learning through the andragogy approach in the 2019/2020 Academic Year at PAUD Qolbun Salim, Jatiendah Village, Cilengkrang District, Bandung Regency. The research subjects were 26 parents (mothers) during the Covid-19 pandemic. This research is exploratory with descriptive analysis. The results showed that the implementation of Distance Learning in PAUD Qolbun Salim through an andragogical approach was 92% followed, only 8% of parents (mothers) could not follow it. Of the 8% who cannot participate in PJJ, 4% are due to busy doing business online, and 4% are inadequate / decent cellphones. Constraints and resistance in implementing Distance Learning are related to infrastructure, parents' abilities and environmental conditions. Therefore the need for readiness from the institutions and parents, especially the availability of adequate learning facilities, infrastructure and the importance of an andragogical approach in the learning process.
MODEL KONSEPTUAL PELATIHAN CEFE UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN UMKM DI KOTA CIMAHI PROVINSI JAWA BARAT Cucu Sukmana; Ihat Hatimah; Uyu Wahyudin; Ade Sadikin Akhyadi
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 14, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v14i1.50838

Abstract

This study aims to to provide a study by describing the conceptual model of CEFE training in perfecting the entrepreneurship training program.method applied is a qualitative approach with Emic's view, then data collection involves MSME actors, assistants, and coordinators as well as data collection tools by observation, documentation, interviews, and tests. Based on the results of the study, it was found that the conceptual model of CEFE training was very helpful in training management and specifically to deal with problems in the business world, then based on the discussion conducted on the conceptual model of the training it was more structured and focused when compared to not implementing the training model, then this management applied real simulation into the world of entrepreneurship which makes this model very suitable to be applied to entrepreneurship training programs. The impact of this research is to create insight into job opportunities, increase entrepreneurial insight and create a family spirit, as well as train participants to develop businesses through business partners. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memberikan kajian dengan mendeskripsikan model konseptual pelatihan CEFE dalam menyempurnakan program pelatihan kewirausahaan. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan pandangan Emic, kemudian pengumpulan data melibatkan pelaku UMKM, pendamping, dan koordinator serta alat pengumpulan data dengan observasi, dokumentasi, wawancara, dan tes. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa model konseptual pelatihan CEFE sangat membantu dalam manajemen pelatihan dan khusus untuk menangani permasalahan di dunia usaha, kemudian berdasarkan pembahasan yang dilakukan mengenai model konseptual pelatihan tersebut lebih terstruktur dan fokus jika dibandingkan dengan tidak menerapkan model pelatihan, kemudian pada manajemen ini menerapkan simuasi nyata ke dunia wirausaha yang membuah model ini menerpkan simulasi model pelatihan, kemudian pada manajemen ini menerapkan simulasi nyata ke dunia wirausaha yang membuat model ini sangat cocok untuk diterapkan pada program pelatihan kewirausahaan. Dampak dari penelitian ini adalah menciptakan wawasan peluang kerja, menambah wawasan kewirausahaan dan menciptakan semangat kekeluargaan, serta melatih peserta untuk mengembangkan usaha melalui mitra usaha.
PENGARUH PRODUK, HARGA DAN TEMPAT TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN MEMBELI MAKANAN DI RUMAH MAKAN SEDERHANA PADANG Klara Septia Landa; Ade Sadikin Akhyadi; Iip Saripah; Fuji Alvi Pratama
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 7, No 1 (2022): Jendela PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v7i1.3196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh produk, harga dantempat/lokasi secara bersama-sama terhadap keputusan konsumen membeli makanan di Rumah Makan Sederhana di Padang. Populasi yang menjadi obyek dalam penelitian ini adalah sebanyak 1500 Konsumen Rumah Makan Sederhana Padang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode perhitungan sampel dengan rumus yang dikemukakan oleh Slovin, dengan menggunakan nilai tingkat kepercayaan 90% dan ᾱ sebesar 10%. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Cross Section. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Maka analisi data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Penggunaan analisis regresi linier berganda dengan metode OLS (Ordinary Least Square). Hasil penelitian adalah Y (Keputusan Konsumen) = 0.820552 + 0.206231(Produk) + 0.472597 (Harga) + 0.560686 (Tempat) + E. Variabel Produk, Harga dan Tempat secara bersama-sama berpengaruh terhadap Keputusan Konsumen membeli makanan di Rumah Makan Sederhana di Padang. Hal ini ditunjukan dengan nilai F-test, dimana Fhitung (54.45870) Ftabel (2.70).  Dari Uji Koefisien Determinasi tampak bahwa variabel Produk, Harga dan Tempat mampu menjelaskan variasi naik/turunnya Keputusan Konsumen membeli makanan di Rumah Makan Sederhana di Padang sebesar 0.629881 atau sebesar 62.99%, sedangkan sisanya sebesar 37.01% dijelaskan oleh variabel-variabel selain Produk, Harga dan Tempat yang tidak dimasukan dalam model regresi ini.Kata kunci: Produk, Harga, Tempat, Kepuasan Konsumen.
EVALUASI PELATIHAN CEFE DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DI KOTA CIMAHI Akhyadi, Ade Sadikin; Sukmana, Cucu; Ardiwinata, Jajat Sudrajat
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i2.8333

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas bagaimana pelatihan CEFE telah dievaluasi dalam hal penguatan program kewirausahaan. Penyelidikan menggunakan teknik kualitatif dari sudut pandang Emic. Dengan penelitian evaluatif, penelitian ini menggunakan teknik kualitatif. Untuk proyek ini, Daniel Stufflebeam menciptakan teknik penilaian program model CIPP (Context, Input, Process, Product). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian diberikan kepada pelaku UMKM, pendamping, dan koordinator, beserta alat pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, wawancara, dan tes. Menurut hasil penelitian, evaluasi pelatihan CEFE sangat berguna dalam manajemen pelatihan, terutama untuk menangani masalah di dunia bisnis, kemudian berdasarkan diskusi yang diadakan tentang pelatihan yang lebih terstruktur dan terfokus jika dibandingkan dengan tidak menggunakan model pelatihan dan terakhir manajemen ini menerapkan simulasi nyata pada dunia wirausaha, sehingga model ini sangat baik untuk digunakan para wirausahawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana jalannya evaluasi program pelatihan CEFE.
COMMUNITY PARTICIPATION IN DRIVING EMPOWERMENT THROUGH TOURISM DEVELOPMENT (Case Study on Wayang Windu Panenjoan Tourism Destinations) Fajri, Muthia Yasmina; Shantini, Yanti; Akhyadi, Ade Sadikin
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 4, No 2 (2022): Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijace.v4i2.53623

Abstract

A tourism development approach that emphasizes community involvement can run optimally in the tourism development process. Tourism is organized with the principle of empowering local communities covering various aspects, such as human resources, destinations, and the utilization of natural and cultural resources. This is inseparable from community participation in the development of Wayang Windu Panenjoan tourist destinations. This study aims to identify the level of community participation in the development of tourist destinations in Wayang Windu Panenjoan, analyze the form of community participation in the development of Wayang Windu Panenjoan tourist destinations, and review the extent of community empowerment in Wayang Windu Panenjoan tourist destinations. This study uses a qualitative method with a case study approach. The research was conducted at the Wayang Windu Panenjoan tourist destination on the people who participated in the development of the Wayang Windu Panenjoan tourist destination and the surrounding community who became respondents with a total of 8 people. The data collection technique is conducted by interview and observation. The steps of data analysis carried out in this study are data reduction, data presentation, and conclusion. From the research, it was found that the community has reached the top of the ladder in the level of participation, also beyond the stage of passive involvement to play a more active role. The community participates in the form of thoughts, energy, thoughts and energy, expertise, goods, and money, and participates in the form of decision making, implementation, receiving benefits, and evaluation. Community participation in the development of Wayang Windu Panenjoan tourism destinations can encourage people to become more empowered. Not only the people who participated became more empowered, but the people around Wayang Windu Panenjoan also felt a good impact on their survival.